NovelToon NovelToon
ISTRI PILIHAN

ISTRI PILIHAN

Status: tamat
Genre:Romantis / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:3.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: Safarina

Istri pilihan menceritakan tentang.

Dina Nabila, Nabila kecil selalu bahagia, selalu ada senyum, dan canda tawa yang menghiasi hari - harinya dengan dikelilingi oleh orang - orang yang menyayanginya.

Tapi, semua itu berubah semenjak sang Ayah pergi untuk selama - lamanya.

Bukan sesuatu hal yang mudah baginya untuk menerima kenyataan setelah di tinggal pergi untuk selama - lamanya oleh orang yang sangat sangat di cintainya yaitu Ayahnya.

"Dasar anak pembawa sial, menyesal aku pernah melahirkan mu kedunia ini."

Dia pun harus berjuang sendiri melawan dan melewati seluruh rintangan yang di depannya sudah menghadangnya. Hingga suatu ketika entah nasib baik atau buruk, dia terpilih menjadi istri seorang pemuda yang terkenal kayak raya dan cukup populer namanya di dunia bisnis.

Akankah Nabila menemukan kebahagiaan setelah menikah ?

Atau malah sebalinya, penyiksaan, caci maki dan air mata menjadi teman setianya dalam mengarungi bahtera rumah tangga dan harus kah berpisah adalah jalan terakhir yang harus mereka tempuh?


Simak ceritanya dalam "Istri pilihan."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Safarina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19.

"Ada keperluan apa Anda datang kemari Nona? tanya ku sopan.

Ghea pun tersenyum, "Maaf Nona saya kesini karena di suruh Tuan Adam untuk menjempumu!" ucap Ghea.

Aku pun menautkan alisku tanda tak mengerti dengan maksud wanita yang sekarang berdiri di hadapan ku ini.

"Maksud Anda apa Nona?" tanya ku tak mengerti.

"Sebelumnya maaf kita belum kenalan," ucap Ghea sopan seraya tersenyum ramah.

Aku pun tersenyum menaggapi kata - kata wanita yang kini berdiri di hadapanku ini.

Aku pun mengulurkan tangan ku untuk berjabat tangan, "Anda bisa memanggil ku dengan nama, nama ku Nabila."

Ghea pun menyambut uluran tanganku, "Nama ku Ghea Maulida Permana. Anda cukup memanggiku dengan nama Ghea," ucap Ghea seraya melepaskan jabatan tanganku.

"Oh iya masuk kedalam," ucap ku mempersilahkan tamu ku untuk masuk.

Ghea pun menolak ajakan ku, "Tidak usah Nona, saya kesini ingin menjemput Nona atas dasar perintah Tuan Muda," ucap Ghea.

"Ada apa dia mencariku," gumam ku dalam hati.

Sejenak aku berfikir dan melamun, namun kemudian, "Nona ... nona ... apa anda baik - baik saja?" tanya Ghea.

Aku pun terjaga dari lamunanku, "Ya tadi anda bicara apa, bisa di ulang!" perintahku sama Ghea.

"Ah ... itu ... sudah lah lupakan saja."

"Lalu apa maksud Anda datang kesini nona?" tanya ku yang entah keberapa kalinya.

"Saya kesini di suruh Tuan Adam untuk menjemputmu Nona."

"Ya sudah saya ganti baju dulu," ucap ku pada Ghea seraya berjalan bersama - sama menuju teras rumah.

Setelah di teras, "Silahkan duduk, saya masuk kedalam dulu untuk ganti pakaian," ucap ku lalu berbalik memunggungi Ghea.

Ghea pun hanya menganggukan kepala, lalu kemudian duduk di salah satu kursi yang ada di teras rumah.

...Beberapa saat kemudian....

Kini aku sudah menapaki tangga satu persatu untuk turun, Ibu yang melihat itu, "Mau kemana kamu rapi begitu?" tanya sang Ibu.

"Nabila mau pergi bersama Ghea."

"Ya sudah hati - hati," ucap sang Ibu bernada tak suka.

"Iya Bu," ucap ku seraya meraih punggung tangannya lalu menciumnya.

"Assalamualaikum."

"Waalaikumsalam."

Kini aku sudah berada di luar.

"Bisa kita pergi sekarang?" tanya ku membuyarkan aktifitas Ghea yang sedang memainkan poselnya.

Ghea pun menoleh ke arahku. Lalu berdiri seraya berucap, "Wah Nona anda sungguh cantik."

Aku pun berjalan mendekat ke arah Ghea, "Kamu bisa aja. Kamu juga cantik," ucap ku memuji kecantikan Ghea yang benar - benar sangat cantik.

"Kamu bisa saja," ucap Ghea seraya memukul lembut lenganku, aku hanya bisa tersenyum menyaksikan itu hingga dia pun tersadar, "Maafkan saya Nona karena sudah berani menyentuhmu," ucap Ghea menyesali perbuatannya.

"Jadi, bagaimana bisa kita pergi sekarang?" ucap ku mengulang pertanyaan.

Sambil mengaggukkan kepala, "Bisa Nona bisa." ucap nya.

"Ayo silahkan," ucap Ghea lagi.

Beberapa saat kemudian kini aku dan Ghea sudah di dalam mobil, dan mobil yang aku tumpangi bersama Ghea sudah melaju kejalan raya.

...**********...

...Di perusahaan Dharmawangsa grup...

"Eh ... kamu pegawai baru, jangan mentang - mentang kamu adik bos makannya bisa seenak jidat mu ya main handphone tanpa melakukan aktifitas sejak tadi pagi," ucap salah satu karyawan wanita yang kebetulan mulai awal hingga sekarang selalu diam - diam memperhatikan gerak - gerik pegawai baru yaitu Arumi.

Dengan bernada sewot Arumi pun menanggapi ucapan karyawati itu, "Suka - suka aku, yang capek juga tanganku bukan kamu, so urus dirimu sendiri, kalau dah benar baru kamu berkomentar tentang aku. Lagi pula perusahaan ini tuh punya Ayah ku, aku mau kerja atau tidak itu urusan aku. Kalau kamu tidak suka silahkan keluar dari sini," ucap Arumi dan suaranya cukup menggema di dalam ruangan dan membuat mata karyawan yang lain menatap tajam ke arah mereka.

"Apa ini ribut - ribut," tanya Akbar yang kebetulan lewat, dan mengampiri di mana sang Adik duduk.

Arumi pun berdiri, "Dia duluan Kak yang cari masalah dengan Arumi."

Dengan tenang karyawati itupun berucap, "Saya hanya memperingatkan Tuan untuk tidak main handphone di jam kerja."

Akbar pun menoleh ke arah sang adik lalu menoleh kembali ke arah karyawati itu, "Sudah, sudah saya tak ingin lagi mendengar keributan dari kalian berdua. Jika saya dengar lagi kalian siap - siap menerima hukuman dari saya," ucap Akbar tegas dan menatap tajam ke arah mereka berdua lalu menatap tajam keseluruh karyawan yang ada di sana.

...Kini aku dan Ghea sudah tiba di tempat tujuan....

Rumah berlantai tiga, dengan nuansa neoklasik dengan pemandangan yang sejuk, halaman yang bersih dan rapi dengan bunga - bunga bermekaran menambah kesan sejuk bagi siapa pun yang memandangnya. Dan satu lagi rumah ini berada di tepi pantai. Jadi, tidak usah jauh - jauh untuk refresing dan jika mau berenang dengan nuansa yang berbeda tinggal nyemplung deh di belakang rumah. 😂😂😂

...❤❤❤...

...Terima kasih untuk yang sudah mampir memberikan like dan komentar, dan terima kasih yang sudah like dengan mode diam. Untuk yang promo silahkan promo tapi sebelum itu like karya author ya dan tinggalkan pesan di kolom komentar nanti aku berkunjung ke karya anda - anda semua nya. Terima kasih mari saling mendukung....

...🙏🏻🙏🏻🙏🏻...

...❤❤❤...

1
Cb c
tokohnya cantik 🥰
Harice Funay
banyak bicara
Kurnaesih
udah mulai seru nih semangat Thor 💕💪👍
Kurnaesih
hadir kak 👍👍
Martina Alfarizqi: terimakasih...dukung karya ku yang lain ya.... salam kenal 🙏☺️
total 1 replies
Memelia Paixao
Baby Honey
I love you pulll😘😘💋💋
Memelia Paixao
kok Nabila tidak ketemu sama Tuan Adam, kok ketemu terus sama nenek
Susanna Nancy Macpal
thor,kalau aku sih sudah di sakiti n di hina,aku tdk mau lg kembali.biar dia mati dlm penyesalan
Susanna Nancy Macpal
Nabilakan punya butik thor
Martina Alfarizqi: iya selain ada butik dia juga punya galeri seni...... terimakasih atas hadirnya. kalau boleh silahkan berkunjung kekarya aku yang lain ya yg berjudul mertua dan ipar toxic, terimakasih
total 1 replies
Susanna Nancy Macpal
semangat thor ♥️
N1SW4N Z4F4
katanya si Arumi udah berubah.. bagian mna nya yg brubah sifatnya?...yg ada mlh makin mnjdi
Martina Alfarizqi: terimakasih bunda🙏🙏dah berkenan hadir dan berkomentar. silahkan kunjungi karya ongoing saya jika berkenan dengan judul mertua dan ipar toxic
total 1 replies
abcdefghi__lmnopqrstuvwyz
maaf thor bukan apa" panggilan nya terlalu berlebihan lebih baik biasa aja gitu biar yg baca juga gak ngulang" terus bosen
ini sekedar masukan doang thor
Mamah zaki
ga enak bnget dnger nya ..pipi mimi...coba ganti panggilan nya
Martina Alfarizqi: ok terima kasih atas masukannya 🙏🙏, dukung karya tina yang lain ya judulnya mertua dan ipar toxic. makasih🙏
total 1 replies
Imas Mulyani
Yey g suka tuh akhirnya hati yg berpaling
Martina Alfarizqi: Bukannya hati yg berpaling. cuman kekasih Chandra kan meninggal krn kanker....jadi kesan berpaling itu krn tiara gak mau memberikan harapan palsu sama Chandra makanya dokter yg merawat tiara dijadikan pacar sementara biar chandra benci tiara. terimakasih untuk dukungannya. dukung karya author yg lain ya🙏🙏
total 1 replies
bukan Sehun
Alhamdulillah mati juga nenek lampir 🤭🤭😄😄
hafid nadhif
sabar candra
Martina Alfarizqi: terimakasih 🙏
total 1 replies
Naryati
Jadi ikut terhura mendengar cerita Chandra.. semangat Up..
Martina Alfarizqi: 😂😂😂 makasih
total 1 replies
Lenkzher Thea
Lanjut
Lenkzher Thea
Srmangat thor
hafid nadhif
lanjut
Naryati
Sabr ya Candra kamu harus tahu bahwa Tiara juga membutuhkanmu. dan semoga author nya nanti kembali menyatukan kalian.. 😁😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!