NovelToon NovelToon
Time Travel Of A Chemist

Time Travel Of A Chemist

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / TimeTravel / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Yeni Sw

~ Seorang Ahli kimia abad 21 bernama Aurora dengan kecerdasannya dapat meracik berbagai macam obat medis maupun tradisional, membuatnya merasakan kesuksesan diusia muda, namun orang-orang disekitarnya merasa iri dengan kesuksesannya itu, begitupun dengan ibu dan saudara tirinya yang selalu berusaha menghancurkan hidup Aurora bagaimanapun caranya, namun usahanya tidak pernah berhasil, hingga pada suatu ketika sebuah tragedi menimpanya, membuat rohnya melewati lorong waktu ke abad 14 ke zaman Dinasti Ming.


Aurora yang dinyatakan meninggal dunia kembali dihidupkan di zaman yang berbeda di masa lampau, rohnya memasuki tubuh seorang permaisuri buruk rupa yang diasingkan pangeran Dinasti Ming yang juga seorang pangeran kutukan.


Bagaimanakah kisahnya menjalani kehidupan keduanya? Adakah cara untuknya kembali ke zamannya? Atau mungkin ia akan menetap disana hingga akhir?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yeni Sw, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Merindukan

Sesampainya di rumah gadis itu Lian cheng membaringkan lelaki paruh baya tersebut di ranjangnya

"Aku akan memeriksanya" Fangyin memegang lengannya, melihat luka lebam pada sekitar wajahnya "Sepertinya tidak ada luka yang serius, apa ada minyak aromatherapi?" Xian mei langsung mencarinya di kotak obat

"ini tuan" Xian mei memberikannya pada Fangyin, Fangyin menghirupkannya pada lelaki paruh baya tersebut, tak lama kemudian ia sadar.

"Putriku….Xian mei... " Ucapnya lirih

"Tenanglah, putrimu ada disini" Ucap Fangying, lelaki itu beranjak bangun

"Ayah" Xian mei menggenggam tangan ayahnya dan menitikan air mata, lelaki paruh baya itu mengusap wajahnya

"Kau tidak papa nak?" ucapnya sambil berurai air mata "Maafkan ayah nak tidak bisa menjagamu" lelaki itu menunduk dan menghapus air matanya.

"jangan bicara seperti itu ayah, aku baik-baik saja, mereka berdua yang menolongku" Ucap Xian mei

Fangyin melepas cadarnya "Kau perempuan? Maaf ku kira... " ucapan Xian mei terpotong

"Iya, perkenalkan namaku Fangyin, dan ini temanku Lian cheng" Fangyin dan lian cheng memperkenalkan dirinya

"Apa kalian seorang kesatria?" Tanya Xian mei

"Emm apapun itu yang pasti kami berdua sedang mengembara saat ini" Ucap Fangyin

"Kemana kalian akan pergi nak?" tanya lelaki paruh baya tersebut dengan memegang tangannya yang masih sakit

"Kami akan pergi ke pegunungan batu, tapi kami akan mencari tempat istirahat di desa ini" jawan Lian cheng

"benar pak" sahut Fangyin

"Bagaimana jika kalian menginap di rumah kami saja, kebetulan kami memiliki 2 kamar kosong" Ucap lelaki paruh baya tersebut, Fangyin dan Lian cheng saling menatap. 

"Wah kebetulan kalau begitu pak!!" ucap Fangyin dengan antusias

"Apa tidak merepotkan?" Tanya Lian cheng

Fangyin berbisik padanya

"Hey kapan lagi kita dapat tempat tinggal gratisan kan, kita kan harus mengirit" Fangyin menarik kedua alisnya ke atas, Lian cheng hanya diam dan sedikit menggelengkan kepalanya. 

Dia ini selalu mencari keuntungan. Batin Lian cheng

"Tidak merepotkan sama sekali nak, justru kami ingin membalas kebaikan kalian" ucap lelaki paruh baya tersebut

"Yasudah terimakasih pak, oh iya kami harus memanggilmu apa?" tanya Fangyin

"Namaku Yi hua" jawab lelaki paruh baya tersebut

"Oh baiklah aku akan memanggilmu pak yi saja ya" Fangyin tersenyum lebar padanya

"Baiklah, sekali lagi terimakasih atas bantuan kalian, jika tidak ada kalian mungkin... " ucapnya sambil menundukkan kepala.

"Sudahlah,... kami sesama manusia wajib saling tolong menolong bukan? ibuku selalu mengajarkanku untuk berbuat baik pada siapapun" jawab Fangyin, pak yi hanya tersenyum dan mengangguk

"boleh kami istirahat pak? Rasanya badanku ini sudah lengket aku mau membersihkan diri dulu" ucap Fangyin

"Xian mei antar nak Fangyin"

"Baik ayah, mari nona" Fangyin dan Xian mei pergi ke belakang sementara Lian cheng pergi ke kamarnya untuk merebahkan diri. 

"Xian mei di daerah sini ada sungai tidak?" Fangyin terus memperhatikan daerah sekitarnya.

"Ada nona tapi di ujung sana dekat hutan" Xian mei menunjukkan tempat yang sedikit jauh disana.

"Oh lain kali saja aku akan mandi disana"

***

Di malam hari Fangyin yang tak bisa tidur memutuskan untuk keluar mencari udara segar, ia duduk di atas pohon sambil mengamati indahnya bulan purnama dengan taburan bintang yang menghiasi langit malam kala itu

Hemm apa kabarnya ayah dan Lin lin di istana ya? Dan bagaimana kedaan mereka disana? Apa mereka dijahati atau tidak ya? Rasanya aku merindukan mereka… dan Pangeran dong ming?......Ehh kenapa juga aku malah memikirkannya!! Sangat tidak penting!! Xiao yu kapan kau kembali ke tubuhmu ini? Dan bagaimana caraku agar bisa pulang?...

Fangyin yang merasa pegal karna duduk di pohon akhirnya turun ke bawah dan berbaring di rerumputan hijau dengan semilir angin malam yang menusuk kulit, karna terlalu merasa nyaman hingga membuatnya tertidur pulas dibawah sinar rembulan.

Lian cheng yang tersadar bahwa Fangyin tidak ada di kamarnya ia memutuskan untuk mencarinya

Malam malam begini dia pergi kemana?

"Yin'er" Lian cheng terus memanggil namanya mencarinya ke setiap sudut rumah dan halaman, sampai ia melihat seseorang terbaring di rerumputan, Lian cheng mendekatinya

"Yin'er! Kau malah tertidur disini" Lian cheng mencoba membangunkannya namun karna terlalu pulas Fangyin tidak terbangun sama sekali walau Lian cheng sudah mencoba membangunkannya beberapa kali, Lian cheng memperhatikan wajahnya yang terkena sinar rembulan. 

Kau terlihat cantik saat tidur Yin'er, sebenarnya kau berasal dari mana? zaman modern yang selalu kau bilang itu seperti apa? Apa suatu hari nanti kau akan pergi meninggalkanku dan pergi dari kehidupan ini?. Batin Lian cheng

Karna Fangyin tak juga bangun akhirnya Lian cheng mengangkatnya masuk ke dalam

ha, pulas sekali tidurmu. Lian cheng tersenyum dan membalutkan selimut padanya

"Selamat malam yin'er"

***

Sementara di sisi lain Dong ming sedang mengasingkan diri karna setiap terjadi bulan purnama ia akan berubah menjadi serigala, Dong ming akan mengasingkan dirinya ke hutan dan tinggal untuk sementara.

Dong ming melolong di atas bebatuan duduk sendiri menatap langit (Kasian sih sendirian bae haha 😁)

Yu'er dimana kau? Aku mencarimu kemanapun namun tak pernah ada yang melihatmu, tolong kembalilah…..Maafkan aku…..

.

.

.

.

.

.

.

.

Makasih untuk yang sudah baca 🙏😊

1
Andira
👍
Andira
🙂
Andira
👍
Andira
👍🙂
Andira
👍
Andira
🙂
Andira
mmm
Andira
🙂
Andira
👍
Andira
🙂
Alfa Kristanti
/Heart//Heart//Heart//Heart/
Memyr 67
𝗃𝗎𝖽𝗎𝗅𝗇𝗒𝖺 𝗋𝗂𝗆𝖾 𝗍𝗋𝖺𝗏𝖾𝗅 𝗈𝖿 𝖺𝗅𝖼𝗁𝖾𝗆𝗂𝗌𝗍. 𝗆𝖺𝗇𝖺 𝖺𝗅𝖼𝗁𝖾𝗆𝗂𝗌𝗍 𝗒𝗀 𝗍𝗂𝗆𝖾 𝗍𝗋𝖺𝗏𝖾𝗅? 𝖼𝗎𝗆𝖺 𝖺𝗎𝗋𝗈𝗋𝖺 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁, 𝗒𝗀 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝖽𝗂𝗍𝗂𝗉𝗎 𝖺𝖽𝗂𝗄 𝗍𝗂𝗋𝗂𝗇𝗒𝖺
Memyr 67
𝗒𝖺 𝗌𝖺𝗅𝖺𝗁 𝖻𝖺𝗉𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺 𝖺𝗎𝗋𝗈𝗋𝖺. 𝗆𝖾𝗇𝗂𝗄𝖺𝗁𝗂 𝗎𝗅𝖺𝗋 𝖻𝖾𝗍𝗂𝗇𝖺 𝗒𝗀 𝖽𝖺𝗁 𝖻𝖾𝗋𝖺𝗇𝖺𝗄
Hariyanti
ceritanya menarik dan menyenangkan 😘😘😘😘
Hariyanti
aneh🤔🤔🤔 sahabat diangkat jadi selir.......🤔jadi repot sendiri akhirnya 😏
Hariyanti
maaf😏😏😏😏enak bener😡
Murni Murniati
kok dia masih sajavlmh ya, tak cocok
Murni Murniati
dia jijik xiao yu buruk rupa, tp dia tak sadar, bila ktauan sm yg lain gmn wajahnya
Murni Murniati
biasa selir d pggil bkn yg mulia, bila pun ada tetap ada selirnya
Murni Murniati
yg lain mau sm dia krn mereka tak tau soal dia kena kutukan, tp keknya fang yin uga lp soal iru
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!