NovelToon NovelToon
Penyesalan Seorang Istri

Penyesalan Seorang Istri

Status: tamat
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Tamat
Popularitas:120.5k
Nilai: 5
Nama Author: 💫✰✭𝕸𝖔𝖒𝖞𓅓 𝕹𝕷✰✭🌹

Danisa adalah istri Kaivan yang sangat menyayangi dan mencintai nya sehingga Kaivan selalu melakukan yang terbaik buat Danisa.
Kaivan selalu ingin membahagiakan istri nya itu, tapi Danisa tidak menyukai cara Kaivan memperlakukan dirinya yang menurut Danisa Kaivan terlalu over dan banyak bicara hingga Danisa ingin membuat Kaivan menceraikan nya.
Sehingga Kaivan meminta bantuan kepada salah satu dokter cantik untuk membantu dirinya terlepas dari Kaivan.
Tapi kebersamaan Kaivan dan dokter cantik itu semakin dekat, dan membuat sikap Kaivan juga berubah hingga membuat Danisa merasa cemburu dan menyesal dengan apa yang sudah dia lakukan.

Apa Kaivan akan memaafkan Danisa atau malah memilih untuk berpisah kuy kita simak selanjut nya di karya aku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 💫✰✭𝕸𝖔𝖒𝖞𓅓 𝕹𝕷✰✭🌹, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Baad Mood

Danisa menatap ke arah Kaivan yang sedang di cium oleh Dinda, hati nya merasa panas terbakar melhat Kaivan di cium oleh wanita lain.

"Wanita itu makin berani saja dengan mas Kaivan." Gumam Danisa dengan wajah cemburu nya.

Danisa mulai melajukan kembali mobil nya mengikuti mobil Dinda yang di kemudikan oleh suami nya.

Kaivan memarkir kan mobil nya di pinggir jalan tepat nya di depan rumah yang ia tinggali dengan Danisa.

Baru juga Kaivan keluar dari mobil nya, Danisa datang dan memarkir kan mobil nya di halaman rumah.

Dengan wajah di tekuk nya Danisa keluar dari dalam mobil lalu masuk ke dalam rumah tanpa memperdulikan Kaivan.

"Sayang." Teriak Kaivan lalu melangkah kan kaki nya mengikuti Danisa.

Danisa tidak menoleh sedikit pun kepada Kaivan, hati nya merasa terbakar ketika melihat Kaivan di cium sama Dinda.

Kaivan langsung masuk ke kamar dan melihat Danisa yang sedang duduk di tepi tempat tidur.

"Kamu kenapa sayang?" Tanya Kaivan sambil ikut duduk di samping Danisa.

Bukan nya menjawab, Danisa memilih pergi dan masuk ke kamar mandi.

Kaivan hanya menghela nafas nya dengan berat, Kaivan tidak mengerti dengan sikap istri nya sekarang, tapi bagaimana pun sikap Danisa, Kaivan akan selalu sabar menghadapi nya.

Kaivan memilih pergi ke dapur dan membuat makanan untuk makan malam.

Dengan cekatan Kaivan membuat masakan kesukaan istri nya, mungkin dengan di buatkan makanan kesukaan nya mood Danisa akan kembali baik.

Dengan penuh kasih sayang dan penuh kesabaran Kaivan menyajikan masakan nya.

Tidak berapa lama Danisa keluar dari kamar dengan mengenakan piyama nya.

"Malam sayang." Ucap Kaivan sambil tersenyum manis.

"Hem." Jawab Danisa dengan wajah ketus nya.

"Kamu kenapa? ada apa? Capek ya?" Tanya Kaivan sambil memeluk Danisa dari belakang.

"Lepaskan dan cepat mandi, aku ngga mau mencium bau wanita lain." Ucap Danisa sambil mendorog tubuh Kaivan.

"Wanita lain?" Tanya Kaivan yang belum menyadari nya.

"Mau makan bersama atau aku langsung tidur, kalau mau makan bersama mandi dan ganti baju nya, kalau tidak aku akan langsung tidur." Ucap Danisa dengan penuh emosi.

"Baiklah sayang aku mandi dulu." Kaivan tidak mau berdebat panjang lebar, walaupun tidak mengerti dengan sikap istri nya, Kaivan memilih sabar dan mengalah.

"Ada apa sih sebenar nya dengan Danisa." Gumam bathin Kaivan sambil masuk ke dalam kamar mandi.

Setelah kepergian Kaivan, Danisa pun menatap makanan di atas meja yang di masak oleh suami nya.

"Kepiting pedas." Gumam Danisa dengan wajah yang berbinar.

Danisa memang sangat menyukai kepiting pedas ini dan sudah lama Danisa belum mencicipi nya lagi.

Dengan wajah tersenyum Danisa menikmati kepiting pedas nya tanpa menunggu suami nya.

"Masakan kamu memang enak sekali sayang, aku sudah bergantung pada makanan olahan kamu ini." Danisa menikmati kepiting pedas nya dan sejenak melupakan kekesalan nya kepada Kaivan.

Kaivan yang memang sudah selesai mandi dan sudah memakai piyama nya menghampiri Danisa.

Kaivan melihat wajah Danisa berbinar di kala dia menikmati kepiting pedas buatan nya.

"Bagaimana sayang, enak tidak?" Tanya Kaivan sambil duduk di depan Danisa.

Kedua mata Kaivan terus menatap istri nya yang sedang menikmati kepiting pedas nya dengan begitu nikmat.

"Enak." Jawab Danisa dengan sangat singkat sekali.

Kaivan hanya tersenyum, walaupun sikap Danisa memperlihatkan kalau dia lagi marah, tapi Kaivan terus mencoba bersabar untuk menghadapi nya.

Di saat lagi menikmati makanan nya, suara ponsel Kaivan berdering membuat Kaivan dan Danisa langsung menatap ponsel Kaivan yang di simpan di samping nya.

"Mau apa dia." Gumam Kaivan lalu melirik ke arah Danisa.

"Apa? terima saja, bila perlukalau mas di suruh datang ke rumah nya datang saja." Ucap Danisa tanpa melihat Kaivan.

Danisa yakin kalau yang menghubungi suami nya itu Dinda.

Kaivan merasa ngga enak dengan istri nya lalu menyimpan kembali ponsel nya yang masih berdering tersebut.

"Terima saja mas, berisik tahu, ganggu orang lagi makan aja." Ucap Danisa dengan ketus.

Kaivan yang memang tidak mau membuat Danisa marah pun langsung menerima nya.

"Malam Din, ada apa?" Tanya Kaivan sambil meng loud spesker kan ponsel nya.

Kaivan tidak mau istri nya salah paham dengan ada nya Dinda yang menghubungi nya malam-malam.

"Mau apa lagi sih wanita itu, apa seharian ini tidak cukup bareng mas Kaivan terus." Gumam bathin Danisa sambil memasang telinga nya.

"Kamu sudah makan malam mas? Kalau belum temani aku makan malam ini dong, aku kesepian tidak ada teman ngobrol, udah gitu nafsu makan ku hilang kalau nga ada teman nya." Jawab Dinda yang sangat jelas terdengar oleh Danisa.

"Awal nya ngobrol lama-lama nyaman dan akhir nya? Tidak, ini tidak boleh terjadi, stop Nis, bukankah kamu ingin berpisah dari mas Kaivan, sudah lah biarkan saja dia mau berbuat apa pun justru dengan begitu kamu malah mudah unruk meminta berpisah dari nya." Bathin Danisa sedang berperang hingga membuat Danisa pusing sendiri.

Kaivan melirik ke arah Danisa, terlihat wajah kesal nya membuat Kaivan langsung menjawab dan menutup panggilan nya.

"Sudah Din tadi sama istri saya, maaf ya saya mau tidur." Ucap Kaivan dan langsung mematikan ponsel nya dan bahkan menon aktif kan nya.

Kaivan ngga mau Dinda terus menghubungi nya lagi yang nanti nya akan menyebabkan salah paham dengan Danisa.

Danisa bangun dari duduk nya lalu mencuci tangan dan meninggalkan ruang makan.

"Padahal tadi mood nya sudah kembali, gara-gara Dinda menghubungi ku kembali mood nya jelek." Gumam Kaivan lalu mencuci tangan nya dan mengikuti Danisa yang sudah masuk ke kamar duluan.

Dengan perlahan Kaivan membuka pintu kamar nya, terlihat Danisa sedang berbaring sambil memeluk guling nya.

"Sayang kenapa? Kamu marah ya?" Tanya Kaivan sambil mengelus kepala Danisa dengan lembut.

Danisa hanya diam tidak menjawab nya, Danisa bingung dirinya harus bahagia atau sedih.

Danisa masih berperang dengan bathin nya, di satu sisi dia ingin menjauh dari Kaivan, dia ingin berpisah dengan Kaivan, tapi di satu sisi Danisa masih merasakan cemburu ketika melihat Kaivan bersama Dinda, Danisa benar-benar sedang dilema.

Ingin sekali Kaivan bicara panjang lebar seperti biasa nya dengan Danisa, tapi melihat raut wajah Danisa yang memang seperti nya dalam keadaan mood yang tidak baik membuat Kaivan hanya bisa terdiam dan menghela nafas nya pelan.

"Apa kamu cemburu sama mas sayang? Kalau benar berarti rasa cinta kamu masih besar terhadap mas." Gumam bathin Kaivan sambil terus mengelus kepala Dansia.

1
Sripuan
nama nya kan Danisa kok jadi christin
Dyah Oktina
kla tahu seneng..dah tembak langsung.. lamar.. jd nikah deh..
Dyah Oktina
Luar biasa
Safa Almira
bagus
Tony Manru
wanita anjing ni istri nya
Partini Minok Nur Maesa
orang tua dan usaha sama kaivan dimana
Anis Rohayati
wah kya nya denish akan lahiran ank nya cowo galak bgt 🤣😂
Hanisah Nisa
lanjut upnya
Hanisah Nisa
lanjut
Hanisah Nisa
lanjut upnya
Hanisah Nisa
lanjut
Elena Sirregar
jangan main api nanti terbakar. report kaivan!!!
Eti Maryati
cuma sedikit tanggu bc nya lanjut
Hanisah Nisa
lanjut
Rohad™
Tamatin aja thor, dah happy end nih. 😄
Rohad™
Parah, Danisa kok bisa berbuat seperti itu?
Hanisah Nisa
la wan saja...pelakor ya....danisa.....
Hanisah Nisa
lanjut upnya
Ani Agustina
kalau mau bodoh, shrsnya dari awal jujur dg istrinya agar rtnya tdk runyam lagi
mochamad taufan
bisa gitu ya ni cerita... bisa begitu ga jelasnya...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!