Clarisa merasa terkejut saat pagi hari nya dirinya hanya menggunakan selimut putih. ingatanya seketika melayan saat semalam dia bercinta dengan pria asing, yang bahkan Clarisa sendiri tak mengenalnya . hingga pria itu tidak mau bertanggung jawab dan malah menghinanya sambil melemparkan selembar cek yang berisi nominal yang sangat besar. di tambah pula Clarisa di usir oleh orang tua nya sendiri dan tidak di anggap anak oleh kedua orangtuanya.
Bagaimana kehidupan Clarisa selanjutnya?
akankah Clarisa bisa berjuang sendiri tanpa adanya suami bahkan orang tua?
mampukah Clarisa bertahan hidup dengan cacian dan hinaan dari penduduk sekitar?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Phatric, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
LELAH
Sesampainya Clarissa di sekolah, Clarissa tidak melihat satu anak pun di sekolah itu, jelas saat ini sudah menunjukkan pukul satu siang, sedangkan sekolah itu selesai dari jam 11 siang. Clarissa cemas saat dia tidak menemukan dia buah hatinya di sekolah. Wajahnya langsung pucat keringat tak berhenti membanjiri wajah cantiknya. Clarissa langsung bertanya kepada security yang memang sedang bertugas.
" Permisi pak apa anda melihat alexa dan alexo?. "Tanya Clarissa
" Ohh saya melihatnya tadi nona, dan sepertinya dia di jemput oleh daddy nona. " Jawab security
" Daddy nya? maksudnya gimana ya pak? Ohh atau bapak tau ciri-ciri orang yang menjemput kedua anakku. "Tanya Clarissa
Di saat security itu mau menjawab, Tiba-tiba dering ponsel Clarissa langsung berbunyi, di lihat siapa yang menelepon, ternyata dari nomor telepon rumahnya, Clarissa langsung mengangkat teleponnya.
" Halo sayang apa kalian sudah sampai di rumah?. " Tanya Clarissa
" Sudah mom kami sudah di rumah, mami tak usah cemas ya. "Jawab alexo
" Astaga, syukurlah apa kalian pulang sendiri?. " Tanya Clarissa
" Ndak mom, kami di antalkan sama uncle tampan dan tekalan uncle tempan tuda pulang. "Jawab alexa
" Ih begitu, baiklah kalau begitu mommy pergi kerja dulu ya dan sebentar lagi onty jinny akan datang, ingat selalu pesan mommy. Jangan membukakan pintu untuk orang asing, selain aunty jinny dan uncle nathan mengerti?. "Tegur Clarissa
" Mengerti mom. " Jawab twins
Panggilan pun berakhir, Clarissa memutuskan untuk kembali ke kantor sebelum alex datang duluan.
* * *
" Lexto aku ingin beltemu lagi dengan uncle alex bagaimana calanya ya. " Tanya alexa
" Kau akan setiap hari bertemu dengannya lexa, tapi kita harus memastikan satu hal dulu. " Jawab alexo
" Apa tuh? " Tanya alexa
" Apa kau tidak merasa kalau uncle alex mempunyai wajah yang sangat mirip denganku? Aku mencurigai kalau uncle alex adalah daddy kita. "Jawab alexo
" Ah iya lexto benal, aku juga melasa sepelti itu, tapi kalo memang dia daddy kita, kenapa dia ndak tahu nama kita?. " tanya alexa
" Itu yang harus kita selidiki, kau inginkan kita berkumpul bersama daddy?. " Tanya alexo
" Hmm, tentu lexta ingin berkumpul belsama sama. "Jawab alexa
Tok!
Tok!
" Itu pasti onty jinny, ingat jangan bicara apapun tentang kejadian tadi kau mengerti. " Bisik alexo
" Hmm, mengelti bos. " Jawab alexa
Alexo pun membukakan pintu untuk jinny, dia terlihat cukup khawatir dengan keadaan kedua ponakannya itu.
" Kalian baik-baik saja kan? Kalian tidak di culik?. " Tanya jinny khawatir
" Onty jinny ini bagaimana sih, kalau kami di culik mana mungkin kami di sini. "Jawab alexa
" Oh ya onty lupa, yasudah sekarang kita makan siang yuk, kalian pasti belum makan siang kan?. " Ajak jinny
" Onty dan lexa duluan saja, akau ada tugas sedikit. " Sahut alexo
" Kita makan dulu sayang tugasmu nanti onty bantu. "Jawab jinny
" Aku bisa mengerjakan sendiri onty. " Alexo pun langsung pergi ke kamar, tanpa mendengar jawaban dari jinny
" Astaga anak ini kerasa sekali kalau di beri tahu . " Gunam jinny
Di dalam kamar alexo mengunci kamarnya dan menyalahkan komputer pemberian nathan, alexo membuka situs pencarian dan mengetik nama alex di situs pencarian itu.
" Benar ini orangnya. " Gumam alexo
Tak pusa dengan hasil yang ada, alexo terus mencari tahu lebih dalam dan tempat dimana alex bekerja, dan tiba-tiba wajah alexo mendatar dan berubah menjadi aura menyeramkan. Disana tertulis kalau alex tidak pernah menikah dan mempunyai calon istri yang mana seorang model dunia yang sangat terkenal.
" Lalu kami apa? Kalau dia tidak pernah menikah? Apa dia menyakiti mommy? Kalau benar seperti itu, aku harus membalaskan dendam mommy padanya, tak perduli seandainya dia daddy ku siapapun yang menyakiti mommy aku akan membalaskan nya. " Ucap alexo
Tok!
Tok!
" Sayang sudah belum, kita makan dulu yuk. "Ajak jinny
" Ya sebentar onty. "Jawab alexo dari dalam kamar
" Tunggulah aku dewasa dad, aku akan membalaskan rasa sakit mommy, dan kupastikan kau akan menderita. " Gumam alexo
Alexo pun akhirnya memutuskan untuk keluar dari kamar dan makan siang bersama jinny dan juga saudara kembarnya, wajah alexo yang memang selalu datar dan dingin. Kini wajahnya tambah menyeramkan untuk anak usia dirinya, ada aura kebencian dan kemarahan yang terpendam, seolah tak mampu ia keluarkan.
" Sayang apa kau ada masalah di sekolah?. " Tanya jinny
" Tidak. " Jawab alexo singkat
" Lalu kenapa kau murung begitu hmm. "Tanya jinny lembut
" Tidak apa-apa onty, tolong jangan paksa aku untuk mengatakan sesuatu yang bahkan onty sendiri akan terkejut mendengar nya. " Jawab alexo dengan tegas
Glukk!
" Bagaimana anak seimut dia bisa se menyeramkan seperti ini. "Batin jinny
" Baiklah, onty tidak akan bertanya hal privasi mu, tapi kamu wajib terbuka dengan mommy, dia adalah orang tua mu, dia bisa sangat sedih, kalau kau tidak mau terbuka dengannya. " Jawab jinny memberi nasehat
" Hmmm. " Jawab alexo
\* \* \*
Sesampainya di kantor, Clarissa melihat ada mobil alex yang sudah terparkir rapi di luar kantor, Clarissa berusaha untuk menetralkan wajahnya agar tidak kelihatan gugup ataupun ketakutan.
" Tenang clar, jangan takut, justru kau bersyukur kalau kau di pecat dari perusahaan terkutuk ini. "Gumam Clarissa
Clarissa memasuki area kantor dan langsung memasuki ruangan nya, ruangannya melewati ruangan alex, dan tiba-tiba ada suara yang sangat aneh di telinga Clarissa,
" Sura apa itu?. " Gumam Clarissa
Clarissa pun membuka sedikit pintunya yang memang tidak tertutup rapat, mulutnya menganga lebar saat melihat alex sedang bercinta dengan seorang wanita yang Clarissa kenal, dia adalah Jennifer seorang model cantik yang sangat terkenal di seluruh dunia.
" Ckk sekali cassanova, ya tetap aja akan seperti itu selamanya. "Gumam Clarissa
Clarissa pun langsung membalikkan badannya dan terkejut saat ada David di belakangnya, terlihat dengan jelas ada kecemasan di wajah David, yang sedang dia tutupi.
" Ahh maaf tuan, tadi pintunya tidak tertutup, jadi saya berinisiatif untuk menutup pintunya. "Elak Clarissa
" Yah, kembalilah ke ruangan mu. " Perintah David
Clarissa pun pergi dari sana menuju ruangannya, setelah kepergian Clarissa. David yakin sekali tuannya pasti akan sangat pusing saat dirinya melaporkanada Clarissa yang melihat aksi alex.
" Entah apa yang terjadi nanti. " Gumam David
Tok!
Tok!
" Kau pakailah bajumu. " Perintah alex
" Tapi permainannya belum selesai honey,bagaimana bisa kau menyuruhku berhenti? . " Protes Jennifer
" Pakai bajumu sekarang, atau akau akan melemparmu dari atas gedung ini. " Ancam alex
Glukk!
Perempuan bernama Jennifer itu ketakutan dan langsung memakai bajunya kembali sambil terus bergumam.
" Siapa. " Tanya alex
" Ekhmm, saya tuan. " Jawab David
" Oh, kau masuk saja kalau begitu. "Perintah alex
" Tapi apakah nona Jennifer suda selesai berias? " Tanya David
" Jangan perdulikan dia, cepat masuk. " Perintah alex
" Honey kenapa kau seperti itu?Apa kau rela tubuh kekasihmu di pandangi orang lain. " Protes Jennifer
" Bukannya memang tubuhmu sering di lihat banyak pria? Lalu saat kenapa kau berlagak sok suci?. " Ledek alex
" Sekalinya ****** tetaplah ******, aku mau menjadi kekasihmu itu karena hubungan kakekku dan kakekmu dulu yang begitu erat. Tapi bukan berarti kau bisa menjadi isteriku. " lanjut alex
" Tuan, saya masuk. " Ucap David
Cklekk!
" Ada apa vid?. " Tanya alex.
" Ini ada berkas yang harus anda tanda tangani tuan dan juga... " David tidak langsung mengatakannya, karena dia tidak mau Jennifer mendengarnya , David cukup tau watak perempuan itu seperti apa.
" Pergilah. " Perintah alex
" Aku? Kau mengusir ku honey?. " tanya Jennifer
"Ada banyak hal yang harus aku bicarakan padanya, sedangkan kau? Disini tamu yang tidak berkepentingan. " jawab alex
" Lagipula kenapa tidak langsung katakan saja? Memangnya aku mengerti masalah pekerjaan kalian. " gerutu Jennifer
" Mau itu kau mengerti atau tidak, kau tidak berhak tahu apapun tentang urusan ku, termasuk urusan pribadiku, jadi sekarang pergi sebelum aku membunuhmu. " Ancam alex
" Di saat alex sudah mengancam dirinya, Jennifer tidak bisa lagi berkutik, dia segera keluar dari ruangan itu, padahal pakaiannya belum terpasang dengan benar, setelah kepergiab Jennifer, alex langsung tanda tangan berkas yang di bawah David tadi.
" Tadi apa yang ingin kau katakan?. " Tanya alex sambil menandatangani
" Sebelumnya saya ingin bertanya pada anda tuan, saya tahu mungkin saya tidak berhak bertanya seperti ini, tapi ini untuk kebaikan anda sendiri tuan. " Ucap David
" Katakanlah. " Jawab alex
" Apa anda mencintai nona Clarissa? Lalu langkah apa yangakan anda lakukan untuk mengambil hati Clarissa? Karena begini tuan, tuan nathan yang kenal dengan nona Clarissa selama 5 tahun lebih, tapi nona Clarissa sama sekali tak mencintainya, lalu apa anda yakin kalau nona Clarissa aka mencintai anda? . "tanya David
" Apapun akan aku perjuangkan untuknya, tidak perduli siapapun yang aku hadapi, apa sampai sini kau mengerti?. " Jawab alex
" Tadi nona Clarissa melihat anda sedang bercinta dengan nona Jennifer, terlihat sangat jelas wajah sedih kesal dan kecewa di wajahnya. "Jelas David
" Apa kau bilang? Clarissa melihat aku bercinta dengan Jennifer?. " Teriak alex
" Benar tuan. "Jawab David
Tanpa banyak bicara alex langsung pergi ke ruangan Clarissa, di sana Clarissa tengah sibuk menatap layar komputer di hadapannya, melihat bosnya datang, Clarissa langsung berdiri membungkuk hormat.
" Ada yang bisa saya bantu tuan?. " Tanya Clarissa
"Kau sedang apa?. " Tanya alex
" Bekerja tuan. " Jawab Clarissa bingung
" Apa kau melihat aku bercinta dengan seorang wanita? " Tanya alex
" Ah iya benar tuan, tapi tuan tenang saja saya tidak akan memberitahu ke siapapun kok, saya pandai menjaga rahasia. "Jawab Clarissa
" Ini tidak seperti yang kau bayangkan, ya memang aku sempat ingin bercinta dengannya, tapi aku selalu membayangkannya dengan...., " Ucap alex menggantung
" Stop! Sungguh saya tidak masalah tuan, itu hak anda ingin bercinta dengan siapapun , tapi tidak dengan saya. " Jawab Clarissa
" Menikahlah dengan ku, aku janji aku akan mengganti waktu yang telah aku sia-siakan, tapi aku bisa menggantikan waktu... " ucap alex tertahan
" Mengganti waktu yang pernah terbuang? Lalu saya di jadikan istri kedua dan nona Jennifer menjadi istri pertama begitu? Sudah cukup aku di hina sebagai seorang ******,aku tidak mau di hina menjadi perusak rumah tangga orang lain. Aku mengakui ini semua memang salahku, salahku karena aku bertemu denganmu dan akhirnya bercinta dengan mu, seharusnya kubiarkan diriku mati karena over dosis obat perangsang sialan itu hiks,.. " Tangis Clarissa pun pecah
Sungguh dia lelah menghadapi kejamnya hidup ini, orang tuanya yang tidak mau mengakui dirinya lagi sebagai anak, di hina banyak orang bahkan darah daging yang tak bersalah pun harus ikut di hina. Andai waktu bisa di putar kembali tak apa dirinya mati pengaruh obat perangsang itu, daripada hidupnya harus menderita seperti ini, ia lelah ia ingin sekali menyerah, tetapi keadaan tidak bisa menyuruhnya untuk menyerah,ada kedua malaikat kecilnya yang masih membutuhkan dirinya.
Clarissa tidak mau kedua malaikat kecilnya akan menderita setelah kepergian dirinya, ingin rasanya dia berbagi semua penderitaan ini ke orang lain, tetapi pada siapa dia harus berbagi penderitaan ini? Dia sudah cukup menyusahkan jinny dan Nathan yang memang sudah tulus membantunya.
" Tidak clar, kau akan tetap menjadi satu-satunya di hatiku. Habya ada kau dan kedua anak kita saja, tidak akan ku biarkan orang lain menghinamu dan kedua anak kita. "Alex memeluk dan mencium pucuk kepala Clarissa, dia mungkin tidak pernah tahu seberapa menderitanya Clarissa pada saat dulu maupun saat ini. Tetapi alex yakin sesungguhnya Clarissa hanyalah wanita mudah rapuh, hanya saja dia harus menjadi kuat demi anaknya.
" Hahaha.... Anak kita? Lucu sekali ya kehidupan ini, rasanya kehidupan ini penuh dengan teka-teki dan misteri hiks... Dahulu bahkan dirinya enggan untuk mengakui darah daging nya. " Clarissa mendorong tubuh alex
" Iya aku tahu aku salah, aku adalah pria brengsek pengecut, dan pria sialan, tapi apa pria seperti ini tidak boleh menjadi pria yang jauh lebih baik? Agar kedua buah hatinya bisa memanggil dengan sebutan daddy bukan uncle lagi. " Ucap alex penuh sesal
" Maksudmu apa? Ap - apa kau sudah menemuinya?. " tanya Clarissa
" Ya, aku sudah menemuinya di sekolah. " Jawab alex
Mendengar jawaban alex membuat Clarissa bersujud di bawah kaki alex sambil memohon.
" Aku mohon jangan pisahkan aku dengan kedua anakku, aku mohon padamu , hanya mereka sumber kekuatanku selama ini. Hanya dia harta yang ku punya saat ini, hiks.... " ucap Clarissa
" Hey, clar bangunlah apa yang kau katakan? Mengambil? Mengambil apa?. " Tanya alex
" Jangan ngambil kedua anakku, jangan pisahkan kami berdua hikss,... Aku mohon padamu kau bebas melakukan apapun yang kau suka, tapi tolong jangan pisahkan kami hiks.... , mati-matian aku membesarkannya di tengah-tengah hinaan yang terus berdatangan, aku bisa kuat hiks,... Dari hinaan itu berkat mereka berdua, kalau kau mengambil mereka, entah apa yang terjadi padaku selanjutnya hiks... " Clarissa sungguh tidak sanggup hidup tanpa kedua anaknya.
"Ah aku mengerti sekarang, maaf clar sepertinya aku harus menggunakan cara ini agar kau bisa bersamaku. " Batin alex
" Tenang saja sayang aku tidak akan mengambil anak kita, karena mana mungkin aku mengambil anak kita , jadi lebih baik kita menikah saja bagaimana? " Alex terpaksa menggunakan kelemahan Clarissa agar Clarissa bisa bersamanya
" Aa-ku tidak bisa lex hiks... " Jawab Clarissa
" Baiklah, tapi jangan salahkan aku, kalau aku merebut paksa kedua anakku, kau tidak berhak menjauhkan aku dari kedua anakku. " Bentak alex