NovelToon NovelToon
Dream Wedding

Dream Wedding

Status: tamat
Genre:Anak Haram Sang Istri / Keluarga & Kasih Sayang / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Penyesalan Suami / Hamil di luar nikah / Cintapertama / Tamat
Popularitas:5.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Lunoxs

Sejak bangku SMA Lili dan Anjas bersama, berangan-angan menikah dan memiliki pernikahan impian, memiliki banyak anak dan hidup menua bersama.

Rencana itu begitu indah, hingga sebuah malapetaka menguji cinta mereka.

"Gugurkan, dia bukan anakku," ucap Anjas.

Lili termenung, menyentuh perutnya yang berdenyut nadi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lunoxs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DW Bab 19 - Selama Ini Salah

Malam yang paling menyebalkan bagi Anjas akhirnya berakhir. selepas malam ini dia tidak akan pernah lagi mau tidur dengan Lili.

Pagi itu Gala, Gisel, Usman dan Robby langsung pamit pulang, tak lama setelah meraka semua selesai sarapan bersama.

"Kami pamit dulu, jaga diri baik-baik," ucap Usman pada Lili. Robby tidak bicara apa-apa, hanya mengusap puncak kepala Lili dengan kasar. Baginya Lili dan Gisel sudah seperti adik sendiri.

Mereka semua juga saling memeluk sebagai salam perpisahan.

Kehangatan itu jelas begitu terasa di sana, namun kemudian saat semua orang sudah pergi kini mendadak keadaan jadi sangat dingin.

Senyum yang tadi sempat terukir di bibir Anjas seketika hilang, mulutnya pun sontak terdiam seribu bahasa, tak sudi berbicara dengan istrinya sendiri.

Selama masih ada anak itu, jangan anggap Anjas akan memperlakukan Lili dengan baik.

"Huh." Dan Lili hanya mampu membuang nafasnya dengan kasar.

Hari pun bergulir.

Senin tiba dan waktunya semua orang beraktivitas masing-masing. Anjas dengan kesibukannya dan Lili pun begitu.

Jam 8 mereka berdua tiba di kantor dengan mobil masing-masing.

Hari ini ada rapat umum untuk semua karyawan di jam 10, jadi Lili buru-buru ke meja kerjanya untuk menyiapkan beberapa hal.

Perusahaan Dwiguna adalah perubahan yang bergerak di bidang jasa perjalanan, Tour dan Travel.

"Li, nanti kamu yang baca laporan ya. bulan ini banyak keluhan konsumen yang masuk, aku takut salah," ucap Marta.

"Hii, jangan aku, aku juga takut, biar pak Arif saja," jawab Lili dengan berbisik. Pak Arif adalah ketua tim mereka, bagian custumer servis.

"Biar aku yang laporan," Timpal Rendi penuh tanggung jawab.

"Whoo keren!" salut Marta dan Lili hingga membuat semua orang tertawa.

Sebelum jam 10, semua karyawan berkumpul di ruang rapat utama, duduk sesuai dengan tim mereka masing-masing.

Hampir jam 10 tepat Anjas di dampingi asisten dan sekretarisnya masuk ke dalam ruang rapat itu juga.

Marta langsung menyenggol kaki Lili, menggoda saat suaminya datang.

Lili hanya mampu tersenyum malu-malu, bersikap seolah hubungan rumah tangganya baik-baik saja, padahal? hah, cukuplah Lili sendiri yang mengetahuinya.

Putra memimpin jalannya rapat, tiap Tim mulai melaporkan hasil kerja mereka selama 3 bulan terakhir.

Dalam rapat kali ini, Lili sedikit tak berkonsentrasi, dia justru terus melihat kedekatan antara Anjas dan sekretarisnya Felin.

Terlihat jelas jika keduanya berulang kali saling bicara dan entah kenapa pemandangan itu terasa begitu menyesakan dadda bagi Lili.

Pasalnya selama ini Anjas tak pernah lagi bicara sehangat itu dengannya. Bahkan Anjas pun tersenyum kecil ke arah Felin.

"Li, jangan melamun," bisik Marta dan sontak membubarkan semua pikiran wanita cantik itu. Lili tersenyum kikuk dan mengangguk kecil.

Ya Tuhan, sabar Li, sabar. batinnya, bicara sendirian.

Satu-satunya cara yang bisa Lili gunakan untuk menenangkan hatinya yang gundah hanyalah mengelus perutnya sendiri.

Tak ingin larut dalam kesedihan dan coba menikmati semuanya, coba hidup bahagia hingga anak ini pun bisa merasakan kebahagiaan juga.

Setelah menguatkan hati, Lili akhirnya coba fokus pada rapat itu, terlebih sekarang giliran tim mereka yang melaporkan hasil kerja.

Rendi maju ke depan, Lili dan Marta memberi dukungan dengan senyum lebar dan sedikit lambaian tangan.

"Pak, silahkan minum teh nya," ucap Felin, lalu mendekatkan teh milik sang Boss yang telah tersedia di sana.

"Fokuslah pada rapat," jawab Anjas penuh penekanan. Lili tak menghadap ke arah sini, tak ada alasan pula dia bicara dengan wanita ini.

Mendengar kata-kata menyakitkan itu, membuat Felin perlahan menjauh.

Selesai rapat Lili tak bisa tinggal diam saja, ada sebuah pertanyaan besar yang ingin dia perjelas pada sang suami.

Jadi keluar dari ruang rapat itu Lili langsung mendatangi ruang kerja suaminya. Kali ini Lili bahkan menatap dingin pada Felin, tak seramah selama ini.

"Anjas," panggil Lili setelah dia masuk dan menutup pintu.

"Jaga bicara mu, panggil aku Pak kalau sedang berada di kantor," jawab Anjas, bicara tanpa menatap. Dia sibuk sendiri, melepaskan jas dan duduk di kursi kerjanya.

"Apa maksud mu tadi? selama ini aku tidak pernah melihat mu sedekat itu dengan Felin." tuntut Lili langsung. Permasalahan mereka hanya tentang anak ini, bukan orang ketiga.

"Aku berhak melakukan apapun yang aku mau, sama seperti kamu Li," balas Anjas, kini dia pun membalas tatapan sang istri dengan tatapan yang lebih dingin.

"Apa maksud mu An?"

"Sepertinya selama ini aku salah, sekarang aku mulai sadar mungkin saja kamu tidak benar-benar terpuruk atas kejadian itu, mungkin saja saat itu kamu menikmatinya juga, sampai bersedia mengandung anaknya," jelas Anjas.

Sebuah penjelasan yang teramat sangat menyakitkan bagi Lili.

Astaga, Lili sampai tak bisa berkata apapun, daddanya sesak dan nafasnya seketika tersengal.

Bagaimana bisa Anjas dengan tega mengatakan hal itu.

1
Ibrahim Efendi
wajar kalau anjas masih terluka menghadapi fakta ini. namun lili juga lebih terluka. perlu lebih sabar dan ikhlas menghadapi semua. biarkan waktu yang perlahan akan membuat luka mengering dan sembuh.
Ibrahim Efendi
novel yang bagus. membacanya membuatku tak ingin berhenti dan penasaran ingin melihat kelanjutannya. dari awal, kita sudah disuguhi dengan konflik. berupa perang batin dan pengorbanan. novel ini sepertinya memang dikhususkan sebagai novel 'tears'. dan itu berhasil. good.
Ibrahim Efendi: akhirnya, semuanya perlu waktu untuk berubah ke arah yang lebih baik. karena itu, sabar dan khlas adalah kuncinya.
total 2 replies
Ibrahim Efendi
mantap kali.....
Ibrahim Efendi
memang dilema. di satu sisi, naluri seorang ibu memang sangat kuat melindungi anaknya. di sisi lain, suami mana yang tak kecewa melihat janin yang bukan darah dagingnya. aku tak bisa menyalahkan yang manapun.😞
Maria Magdalena Indarti
lily diperkosa???
Sunarmi Narmi
ITU PILIHANMU LI...SEMUA LELAKI AKAN KECEWA DGN KEPUTUSAN SEPERTIMU..10 BANDING 1 KLO ADA..KAMU JGAN SERAKAH..PENGEN ANJAS TETAP DISISIMU DGN CINTA KALIAN TPI KAMU MENGANDUNG HAL YG MEMBUAT SEORANG LAKI" HANCUR..WALAU TUJUANMU BAIK UNTUK KEMANUSIAAN..MUNGKIN KLO KAMU MSIH SINGEL BISA DITERIMA TPI KMU SDH MENIKAH...SULIT
Sunarmi Narmi
Klo Lili pngen mertahanin kandungan memang hrs menjauh dri Anjas..biar Anjas ngak sakit hati...mlah kerja dn bilang lgi hmil..yg bener aja Li..bangga hamil hsil pelecehan..itu reputasi jg perlu buat semua
Sunarmi Narmi
Klo aku pribadi sdh dri awal kan kesalahan ini...dn suami bisa terima..klo resiko hamil ya memang hrs digugurkan...dtipda aku berat dibayi tpi pernikahan kita hancur...kan runyam..klo anak pas besar ngak tau blas budi..kita jg sakit hati..kecuali klo hsil dri pernikahan kan bisa itu kesalahan anak dipikul breng" dgn cara pola asuh kerjasama suami istri..ini blm keluar suami jls ogah terima...harga dri..kecuali hati seluas samudra...klo aku setipis tisu ngak bisa tetep pilih gugurin aja.
Eli sulastri
jadi ingin ikut nangis sama Dimas bagaimanapun juga dia anaknya
Rezeki
mending pisah li..
rasa sayangmu pada anakmu itu wajar walaupun hasil pelecehan.
dan rasa sakit hati anjas juga wajar karna hargadiri laki itu besar
yg salah kalian tidak bicarakan tuntas dr awal sebelum menikah...
Rezeki
dari awal seharusnya dicek dulu ada isi gak..,ini malah digauli🤦🏻.
tidak ada anak haram dan rasa sayang pada anak itu alami bagi setiap ibu terlepas itu hasil dr hal bejat.
Nia Nara
Apa cuma saya yg berharap dimas dan lili bersama ?
bosqu bosqu
harusx arsylia anggara adiguna..biar adil
Anonim
syukur lah tunangan sma bella
Bie
Ya karena anak itu hidup di badan lili, artinya anak kandung lily, msa dia hrus membenci anak kandung sndri??! ogeb!!
Lina ciello
wooo kok ga jujur dari awal to Li 😒
Lina ciello
dyar
Lina ciello
walahhh kamprett
Lina ciello
sopoo iki jall 😤
Lina ciello
tapi jano pelakune sopoo woii
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!