NovelToon NovelToon
My Ghost Friends

My Ghost Friends

Status: tamat
Genre:Teen School/College / Dunia Lain / Matabatin / Misteri Kasus yang Tak Terpecahkan / Horor / Tamat
Popularitas:180.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Maya Melinda Damayanty

Sekar empat belas tahun ditakuti semua temannya. Gadis pendiam dengan rambut panjang terurai, terlebih Sekar begitu pendiam.

Sekar termasuk gadis cerdas di kelasnya. Ia juga cantik dan berkulit putih pucat. Namun, ada satu yang membuat ia ditakuti seluruh teman-temannya. Sekar suka bicara sendiri.

Sekar pernah dibawa ke psikiater oleh majikannya yang baik. Tapi dokter mengatakan Sekar baik-baik saja. Diobati ke orang pintar hingga melakukan ruqyah. Sekar sama sekali tidak bereaksi.

Petualangan Sekar dimulai saat ada kasus bunuh diri di toilet anak perempuan di sekolahnya. Bagaimana kelanjutannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maya Melinda Damayanty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KONSULTASI DOKTER

Rita pergi dari kamar Sekar, wanita itu menyuruh sang gadis bersiap, Sekar harus menurut agar, ia juga ingin tau apa dia memiliki gejala skizofrenia itu.

"Sekar ... ayo Nak!" seru wanita itu.

"Nyonya, putri saya mau dibawa kemana?" tanya Tinah khawatir.

"Jangan takut Mbok. Aku ingin memeriksakan putrimu ke psikiater," ujar Rita.

"Kenapa ... ada apa dengan putri saya Nyonya?" kali ini Tono yang bertanya.

"Pak jangan khawatir ya. Saya ingin memastikan jika Sekar tidak mengidap skizofrenia yakni sebuah gangguan kejiwaan halusinasi tinggi," jelas wanita itu.

"Anak saya nggak gila," cicit Tono.

"Pak, Sekar nggak gila kok. Tapi dia tadi bicara sendirian saya hanya menginginkan agar apa yang diajak bicara Sekar itu hilang," jelas Rita lagi.

"Pak, Bu, nggak apa-apa kok," ujar Sekar.

Ketiga orang itu menoleh pada Sekar. Gadis itu begitu cantik dengan mini dress sederhana yang dibelikan ibunya ketika ulang tahunnya kemarin. Sebuah minidress warna hijau pupus begitu kontras dengan kulit pucat Sekar. Rambutnya yang hitam digerai mengenakan bandana warna senada dengan dress-nya.

"Kau cantik sekali," puji Rita terpesona.

Baik Tono dan Tinah tak menyangka melihat putrinya berubah jika berdandan seperti itu.

"Kau cantik sekali Nak," puji ayahnya.

"Makasih Pak, Bu. Sekar pamit ya," ujar gadis itu.

"Tenang Bu, Sekar baik-baik saja," lanjutnya menenangkan ayah dan ibunya.

"Bawa ponselmu Nak," pinta sang ayah.

"Ini dalam tas Pak," ujar Sekar lalu menunjukkan tas selempang yang ia bawa.

"Tunggu sebentar," tahan Rita.

Wanita itu mengambil lip blam dari tasnya lalu menorehnya di bibir pucat Sekar.

"Nah ... begini jauh lebih cantik," ujar wanita itu.

"Ayo," ajaknya kemudian mengandeng gadis itu.

Keduanya keluar mansion bersamaan dengan datangnya Reynold. Pemuda itu menatap Sekar tak berkedip. Rita sengaja mengabaikan tatapan putranya.

"Ayo sayang!"

"Mau kemana Mom?" tanya Reynold seperti baru tersadar.

"Mau bawa Sekar jalan-jalan," jawab Rita berbohong.

Keduanya naik mobil yang supir telah siap. Kendaraan mewah itu bergerak. Reynold menepuk keningnya, pemuda itu tersadar.

"Kenapa nggak ikut!" decaknya kesal.

Akhirnya pemuda itu pun masuk dalam hunian mewahnya. Jika di mana-mana pemuda mapan seperti dirinya memilih hidup sendiri di apartemen. Reynold memilih tinggal bersama kedua orang tuanya. Rita yang meminta atau bisa dibilang memaksa dua putranya itu tinggal bersama.

"Nanti ... kalo kalian berkeluarga baru boleh tinggal di hunian sendiri!" alasan wanita itu.

Perjalanan menuju klinik langganan Rita ditempuh selama dua puluh menit. Mereka akhirnya sampai pada sebuah bangunan yang sangat berkelas. Sekar sedikit takut masuk.

"Tidak apa-apa sayang," ujar sang wanita.

Rita menggandeng tangan Sekar dan membawa gadis itu ke sebuah ruang periksa. Sekar sama sekali tidak melihat semua teman astralnya ikut kali ini. Jadi Sekar bisa fokus pada semua sesi pertanyaan dan juga sesi hipnotis.

"Sekar baik-baik saja, Nyonya Anjaya," ujar dokter setelah memeriksa Sekar.

"Tidak ada gangguan bahkan gejala skizofrenia di diri Sekar," lanjutnya.

"Tapi tadi dia berbicara sendiri Dok!" ujar Rita yakin.

"Kadang anak gadis seperti Sekar memiliki daya khayal tinggi tapi itu bukan halusinasi," jelas dokter lagi.

"Apa yang pernah kau katakan kemarin ketika di taman itu Sekar?" tanya Rita.

"Kau pernah seperti bermain dan berbicara dengan seseorang?" lanjutnya.

"Saya tidak punya teman Nyonya. Di sekolah juga hanya Danar teman saya," jawab gadis itu.

Mereka pun keluar dari ruangan itu. Rita tak langsung membawa pulang Sekar. Ia mengajak sang gadis berbelanja. Rita memang ingin mendadani Sekar menjadi sosok putri cantik jelita.

"Nyonya ... ini sangat mahal. Saya tidak bisa menerimanya," tolak Sekar.

"Sayang hanya gaun ini saja ya," pinta Rita memohon. "Aku akan sedih jika kau menolaknya!"

Pemaksaan Rita diterima dengan berat hati. Gaun seharga uang sekolah selama satu tahun sudah menjadi milik Sekar belum lagi sepasang sepatu, tas dan juga beberapa aksesoris.

"Ini terlalu banyak Nyonya," cicit Sekar takut.

"Sayang, dengar. Aku sangat ingin mengangkatmu jadi putriku, tapi aku yakin kau pasti menolaknya. Aku ingin memberimu sayap agar terbang setinggi mungkin," jelas Rita panjang lebar.

"Nyonya ... kamu baik sekali," puji Sekar haru.

Rita memeluknya. Ia memang sudah jatuh hati pada gadis itu. Ia bahkan berharap jika salah satu putranya berjodoh dengan Sekar.

"Mommy harap kau membalasnya dengan nilai-nilai baik," ujar Rita. "Tapi jangan dipaksakan ya."

Sekar mengangguk, keduanya pulang ke mansion. Kedua orang tua Sekar bersyukur dan mengucap terima kasih yang begitu dalam atas masih sayang sang majikan pada putrinya.

"Berusahalah jadi orang baik Nak. Kami tidak pernah menuntutmu jadi orang sukses" Rita mengelus sayang kepala Sekar.

Sekar menatap semua temannya di salah satu sudut ruang mansion mewah itu. Di sana lah mereka membangun kerajaan di sudut itu.

"Kenapa kau malah membuat mansion ini jadi salah satu hunianmu?" tanya Sekar berbisik.

"Hanya titik itu yang paling bagus dan bersentuhan dengan segitiga area kami," jawab salah satu mahkluk astral.

Re dan Ri memimpin ribuan mahkluk yang sederajat dengan mereka. Semua masuk pada celah kecil yang gelap dan pengap.

Istana setan yang begitu mewah sangat memukau siapa saja yang terjerumus ke dalamnya. Mereka meletakkan kursi dengan hiasan permata yang indah di pandangan manusia.

"Kami telah membuat singgasana untukmu Sekar," ujar Re memberitahu temannya itu.

"Aku tak tertarik Re," sahut Sekar.

"Kau pasti suka Sekar. Ada bunga mawar dan bunga anggrek bulan kesukaanmu," ujar Re.

"Lihatlah," lanjutnya.

Sekar di hadapkan satu sisi utara. Di sana celah kecil terbuka lebar. Pemandangan sangat indah dan cantik. Bangunan mewah berdiri begitu kokoh.

"Itu istana kami Sekar. Kau bisa jadi ratu dan Ri jadi rajanya," ujar Re dengan lendir darah menetes di sela bibirnya.

"Lihat singgasananya, indah bukan?" lanjutnya.

Sekar terpesona dibuatnya. Gadis itu menatap taman anggrek dan taman mawar yang begitu cantik. Mega berwarna ungu, matahari terbit begitu sejuk dan purnama tampak terang di angkasa.

"Ayo Sekar!" Re menuntun gadis itu mengajak ke istana mereka.

Re berubah bentuk jadi pria yang begitu tampan dan gagah. Sesekali Re mengecup pucuk jemari sang gadis. Sekar melambung dengan perbuatan Re.

"Kau cantik sekali," puji mahluk astral itu.

"Sekar!" teriak Rita mencari keberadaannya.

"Sekar!" gadis itu tergagap, ia masih berdiri di depan pintunya.

"Saya Nyonya!" gadis itu beranjak mendatangi majikannya.

"Loh ... kok belum ganti baju!" tanya Rita heran.

"Tadi ke ke kamar mandi di samping Nyonya. Kebelet,' jawab sang gadis berbohong.

"Oh ya sudah. Kamu ganti baju dulu nanti ke kamar Brenda ya," pinta wanita itu sembari menyuruh Sekar.

"Iya, Nyonya!" sahut sang gadis.

Bersambung.

😱

next?

1
Hilmiya Kasinji
ustadz nya kalah ilmu dari pak Ahmad
Hilmiya Kasinji
ijin baca kak
Nur Bahagia
jangan dikasih visual nya Thor 😱
Nur Bahagia
kenapa semua hantu pada menyingkir kalo ada Danar 🤔
Nur Bahagia
wuahhh buanyakkk amatt 😱
Nur Bahagia
huahh baru aja aku tadi memujimu baik Brenda.. aku cabut lagi ah pujian nya
Nur Bahagia
anak majikannya bak banget.. Brenda 🤗
Nur Bahagia
kejadian apa? 🤔
suci ika rachmawati
Novel ini...terlalu eman2 kalau ditinggalkan...critanya enteng, enak buat dibaca
Laila Zayn
haduuuuuh ga tau harus bilang apa deh....!!! pokoknya ceritanya best banget...... 👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻🥰🥰🥰🥰🥰🥰
sukses terus untuk author dalam berkarya yaaa...... ☺😘😘😘😘😘
Laila Zayn
permisi...... saya mau mampir ya, thor ☺
Madreyol Com
what!!!sudah tamat!¡! padahal aku masih penasaran...tapi good job ,..sangat menarik
Madreyol Com
deg degan aku...boleh nanya,apa semua cerita ini berdasarkan kisah nyata... sepertinya author pernah mengalami sendiri..bener ga...
Madreyol Com
Luar biasa
Aquarius26
kyknya bagus ceritanya,,,salam kenal kak
Siti patma
cerita bagus dan tak ribet dibaca isukses terus thor/Good//Good//Good//Good//Good/
Yuni Martopo
Luar biasa
Suharnani
Harusnya kamu ambil Beasiswa mu Danar
Suharnani
Guru yg baik dan sabar
Suharnani
Aduh duh Raymond
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!