NovelToon NovelToon
Sistem Informasi Mingguan

Sistem Informasi Mingguan

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Crazy Rich/Konglomerat / Fantasi
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rachmat Rachimullah

Suatu malam, entah kenapa, muncul semacam notifikasi aneh di kepala Doni — seperti pesan sistem di game, tapi ini nyata. Sistem ini memberinya satu informasi akurat setiap minggu: bisa berupa saham yang akan melejit, barang langka yang harganya bakal meroket, atau peluang bisnis kecil yang menguntungkan. Masalahnya, modal Doni nyaris nol. Jadi cerita ini bukan tentang tiba-tiba kaya, tapi soal gimana Doni pelan-pelan memutar informasi terbatas jadi modal, sambil tetap kuliah, kerja part-time, ngurusin teman-teman kos yang berisik, dan menghindari kecurigaan orang-orang di sekitarnya kenapa dia tiba-tiba "beruntung" terus.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rachmat Rachimullah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ngitung Kapasitas

Balai desa, Sabtu pagi. Doni duduk di depan meja panjang, buku catatan terbuka, dua puluh tiga nama anggota koperasi berjejer di kolom sebelah kiri. Satu-satu warga dipanggil buat ngasih data produksi.

"Pak Marto, biasanya sebulan bisa produksi berapa kilo gula aren?"

"Kalau musim normal, sekitar delapan puluh kilo, Nak. Kalau musim kemarau panjang, bisa turun jadi lima puluhan."

Doni mencatat. "Oke, Pak. Bu Sri, Ibu gimana?"

"Ibu paling banyak, Nak, bisa seratus dua puluh kilo sebulan. Anak-anak Ibu bantuin nyadap." jawab Bu Sri

"Wah, mantap, Bu." Doni mencatat lagi, jarinya mulai pegel nulis terus-terusan.

Satu jam berlalu, semua anggota udah dicatat. Doni ngitung total di kalkulator HP-nya, dahi berkerut serius.

"Jadi totalnya... seribu delapan ratus lima puluh kilo per bulan kalau kondisi normal."

Pak Marto yang duduk di sampingnya nyeletuk, "Itu cukup nggak buat tender yang kamu bilang, Nak?"

"Saya belum tau persis kebutuhan mereka, Pak. Makanya saya harus tanya langsung ke perusahaannya."

"Kalau kurang gimana?" tanya pak Marto

"Kalau kurang, mungkin kita bisa gandeng koperasi desa sebelah juga, Pak. Tapi itu rencana cadangan dulu." jawab Doni tenang

Senin pagi, Doni ke kota, langsung ke kantor PT Agro Sejahtera Nusantara yang gedungnya jauh lebih mentereng dari yang dia bayangkan kaca-kaca besar, satpam berseragam rapi, lobi ber-AC dingin yang bikin Doni yang cuma pake kemeja batik pinjaman ngerasa minder sendiri.

"Selamat siang, saya mau ketemu bagian pengadaan, mau tanya soal tender pemasok gula aren," katanya ke resepsionis, suaranya sengaja dibikin seyakin mungkin meski dalemnya deg-degan.

"Atas nama koperasi apa, Pak?" tanya resepsionis itu

"Koperasi Tani Makmur Sejahtera." jawab Doni tegas

Resepsionis itu ngecek komputer, lalu manggut. "Sebentar ya, saya panggilkan."

Beberapa menit kemudian, seorang pria berkemeja rapi, name tag bertuliskan "Pak Yusuf Divisi Pengadaan," muncul dari lift.

"Selamat siang, ada yang bisa dibantu?"

"Selamat siang, Pak. Saya mewakili Koperasi Tani Makmur Sejahtera dari Desa Kenanga. Kami mau ikut tender pemasok gula aren."

Pak Yusuf mengangkat alis, sedikit terkejut. "Koperasi baru ya? Saya belum pernah dengar nama ini sebelumnya."

"Baru resmi berbadan hukum minggu lalu, Pak. Tapi anggota kami udah produksi gula aren turun-temurun."

"Kapasitas produksi berapa?"

"Seribu delapan ratus lima puluh kilo per bulan, Pak, dari dua puluh tiga anggota."

Pak Yusuf mencatat sesuatu di tabletnya. "Kebutuhan kami minimal dua ribu kilo per bulan buat kontrak ini. Kalau koperasi Bapak maksud saya, kamu cuma bisa seribu delapan ratus, itu masih kurang."

Doni menelan ludah, cepat mikir. "Kami bisa gandeng koperasi desa tetangga, Pak, buat penuhi kekurangannya. Totalnya bisa tembus dua ribu dua ratus kilo."

"Kalau begitu, submit proposal resmi minggu ini juga. Tender ditutup Jumat depan."

"Siap, Pak. Saya usahakan."

Keluar dari gedung itu, Doni langsung telepon Pak Hardianto.

"Pak, kebutuhannya dua ribu kilo, kita cuma bisa seribu delapan ratus. Saya mau gandeng koperasi desa sebelah."

"Kamu kenal orangnya?"

"Belum, Pak."

"Kalau gitu, cari kontaknya cepat. Biasanya tiap desa ada penyuluh pertanian yang bisa bantu hubungkan."

"Siap, Pak. Saya coba cari."

Doni telepon bapaknya lagi, minta tolong tanya ke penyuluh pertanian kecamatan. Sore itu juga dia dapet nomor Pak Wardi, ketua kelompok tani gula aren di Desa Sukamaju, desa tetangga yang jaraknya sekitar satu jam naik motor dari kampungnya.

"Halo, Pak Wardi? Saya Doni, dari Koperasi Tani Makmur Sejahtera, Desa Kenanga."

"Oh, yang bikin heboh soal harga gula aren naik itu ya? Ada apa, Nak?"

"Begini, Pak, kami dapat kesempatan tender pasok gula aren ke perusahaan besar, tapi kapasitas kami kurang. Apa Desa Sukamaju mau gabung, Pak? Sistemnya sama, harga lebih adil dibanding jual ke tengkulak."

"Boleh aja, Nak, tapi kita perlu ngobrol detail dulu. Kapan bisa ketemu?"

"Besok bisa, Pak? Saya ke sana langsung."

"Oke, besok siang di rumah saya aja."

Malam itu, Doni duduk di kamar kos sendirian, Herman masih di kampung, laptop pinjaman nyala terang nyusun draft proposal tender. Dia ngetik pelan-pelan, sesekali berhenti buat mikir kalimat yang pas.

"Kapasitas produksi gabungan, sistem pembayaran transparan, jaminan kualitas..."

Dia berhenti ngetik, menghela napas panjang.

"Semoga ini cukup," gumamnya sendirian, menatap layar laptop yang mulai berat di matanya.

Sebelum tidur, dia sempat mikir, seandainya info sistem dateng malam itu juga soal hasil tendernya, pasti bakal jauh lebih tenang. Tapi kenyataannya, kali ini dia harus nunggu kayak orang biasa nggak ada bocoran, nggak ada jalan pintas, cuma kerja keras dan doa.

1
Wk Annuar
satu perjalanan yang memperispirasikan buat teladan pemuda
Aisyah Suyuti
good
Wk Annuar
😍😍
Mamat Stone
🤩
Mamat Stone
🥰
Mamat Stone
/Proud/
Mamat Stone
/Smile/
Mamat Stone
/Sneer/
Mamat Stone
/Smirk/
Mamat Stone
/Determined/
Mamat Stone
/Angry/
Mamat Stone
/Casual/
Mamat Stone
/CoolGuy/
Mamat Stone
/Casual/
Mamat Stone
/CoolGuy/
Mamat Stone
/Casual/
Mamat Stone
/CoolGuy/
Mamat Stone
/Casual/
RR: terimakasih banyak untuk supportnya, izinn namanya nanti saya masukan sebagai salah satu karakter di beberapa bab kedepan 😁🙏
total 1 replies
Mamat Stone
/CoolGuy/
Mamat Stone
/Determined/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!