NovelToon NovelToon
My Hot Baby

My Hot Baby

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Badboy / Cintamanis / Tamat
Popularitas:31.2M
Nilai: 4.6
Nama Author: Miracle

Zareena sungguh tidak menyangka jika kedatangannya ke rumah sang kakak malah bertemu sosok pria menyebalkan bernama Tristan. Lebih parahnya lagi, saudaranya malah menitipkan dirinya kepada pria itu. Lantas, apa yang terjadi? Tristan yang merupakan casanova dan Zareena yang ingin melepaskan kegadisannya. Siapa di antara mereka yang akan takluk lebih dulu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miracle, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Taruhan

"Tempat latihan yang bagus," ucap Tristan.

"Kau belum pernah berlatih tinju di sini, kan? Itu sebabnya aku mengajakmu," ucap Miles.

"Gabungan dari para atlit. Aku sering latihan di tempat biasa yang tidak terlalu ramai, tetapi gedung ini cukup bagus.

"Itu sebabnya aku mengajakmu untuk latihan di sini. Kita juga bisa cuci mata," ucap Miles, lalu berbisik, "ada para gadis tangguh di sini."

Pandangan Tristan terarah ke pintu yang baru saja terbuka. Ada beberapa wanita yang keluar dan matanya membelalak melihat Zareena yang ikut bersama gadis yang memakai baju putih dengan sabuk dipinggang.

"Yo, siapa ini?" tegur Tristan.

Miles kaget karena Tristan mengenal salah satu atlit Judo. Mendengar teguran Tristan, para wanita itu berhenti melangkah. Mereka saling melihat siapa kiranya yang ditegur oleh pria tampan di depan mereka.

"Kau mengenal mereka?" bisik Miles, lalu menambahkan, "jangan macam-macam. Kita bisa dibanting."

Tristan maju selangkah. "Halo, Nona, nona. Aku memanggil kekasihku, Zareena."

Mata Zareena melotot mendengarnya. Sementara temannya yang lain mulai menggoda dan mengatakan hal yang tidak benar. Mereka malah menganggap Tristan adalah pria romantis yang setia menunggu kekasihnya selesai latihan.

"Hei, kau tidak bilang padaku kalau kau tau tempat ini," kata Miles.

"Nanti aku jelaskan," sahut Tristan kemudian melangkah mendekati Zareena. "Nona, nona, bisakah kalian memberiku kesempatan untuk bersama kekasihku?"

"Kenapa tidak?" sahut yang lain. "Kami sudah selesai latihan dan harus pulang."

"Miles, aku akan menyusulmu sebentar lagi," kata Tristan.

"Oke, telepon aku nantinya."

Miles dan rombongan atlit judo meninggalkan Zareena dan Tristan berdua saja. Zaree bersedekap tangan, sedangkan Tristan melihat sosoknya dari atas sampai bawah. Cantik, kuat, dan tangguh. Ia suka penampilan Zareena. Bisa dibayangkan betapa ganasnya wanita itu di atas tempat tidur.

"Rupanya dunia ini begitu sempit sampai aku bertemu denganmu," kata Zareena.

"Bukan sempit, tetapi kita berjodoh," sahut Tristan.

"Kau ingin apa?"

"Membuat taruhan denganmu."

Kening Zareena berkerut. "Taruhan?"

"Bertanding denganku." Tristan semakin mendekat, ia bergeser sampai kemudian berbisik di telinga Zareena, "Kalau kau kalah, tidur bersamaku."

Zareena mendecakkan lidah. "Bagaimana kalau aku yang menang?"

"Apa pun yang kau minta, aku akan menurutinya."

Zareena tersenyum. "Deal! Dalam tiga ronde."

Keduanya masuk ke ruang latihan. Zareena bersiap begitu juga Tristan. Keduanya saling berhadapan dan siap untuk menyerang.

"Sayangnya kita tidak punya wasit," kata Tristan.

"Kau musuhku. Jadi, kita tidak perlu wasit."

Dengan cepat Zareena menangkap tangan Tristan, lalu membantingnya di atas matras. Pria itu mengumpat karena lengah.

"Ronde pertama aku yang menang," ucap Zareena.

"Sial! Aku belum siap," teriak Tristan.

"Aku sudah bilang kalau kita ini musuh."

Tanpa diduga, Tristan membuat Zareena berlutut dengan menekuk kakinya. Ia dapat bangkit dengan menahan kaki Zareena.

"Lepaskan!" kata Zareena.

"Kau banyak bicara, Sayang. Katakan jika kau ingin menyerah."

Zareena berusaha untuk membebaskan diri, tetapi Tristan begitu kuat. Tristan bisa mengalahkannya dengan salah satu teknik Judo.

"Kakimu akan patah jika kau tidak menyerah sekarang juga. Kau masih ingin memakai sepatu hak tinggi, kan? Menyerah sekarang juga!" ucap Tristan dengan mengeratkan kunciannya.

"Aku menyerah," ucap Zareena akhirnya. "Aku mengaku kalah."

Barulah Tristan melepas kunciannya, lalu membantu Zareena untuk bangkit berdiri. Tampak dari raut wajah gadis itu yang memerah karena marah.

"Jangan terlalu sombong, Nona," ucap Tristan. "Aku akan menghubungimu untuk malam panas kita."

Tristan mengedipkan mata kemudian keluar dari ruang latihan. Zareena mengumpat marah, tetapi sudah terlanjur terjadi. Ia harus menepati janji.

Bersambung

1
Marhaban ya Nur17
miles ama Colin wkkwkw
Marhaban ya Nur17
Brian ama miles cucok kaya nya wkwkw
Marhaban ya Nur17
ok miles 🤭🤭🤭🤭
Marhaban ya Nur17
salah target wkwwk
Marhaban ya Nur17
miles 🤣🤣🤣🤣
Marhaban ya Nur17
g bakal mau lah jd adik mah
Marhaban ya Nur17
korban lagi se Brian wkwwkk
Marhaban ya Nur17
jail y Brian 😄
Marhaban ya Nur17
kaya film dramanya Hollywood ini wkkwkwkk yg jd tristanya brad Pitt trs jd zareenanya drew barimor or Sandra bulok
Marhaban ya Nur17
yg Oon neh Tristan wkwwkk
Marhaban ya Nur17
tuh yg gw suka ama zareena 👏👏👏
Marhaban ya Nur17
keren pendiriannya dan tegas klo menurut gw
Marhaban ya Nur17
video
Marhaban ya Nur17
korban neh se chris
Marhaban ya Nur17
Tristan kan mau enaknya doank wkkwkkw y g mau lah se cewek
Marhaban ya Nur17
yg bermasalah se Tristan se klo menurut gw
Marhaban ya Nur17
manusiawi se klo menurut gw zareena 👏👏👏
Marhaban ya Nur17
liarnya zareena mungkin krn Tristan y tp bener se yg namanya cewek butuh setatus
Marhaban ya Nur17
visualnya ok
Marhaban ya Nur17
nakal
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!