NovelToon NovelToon
Ternyata, Sahabatku Mertuaku

Ternyata, Sahabatku Mertuaku

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Patahhati / Tamat
Popularitas:450.8k
Nilai: 4.4
Nama Author: najwa aini

Setelah lebih dua tahun menjalankan pernikahan dengan lelaki yang tak pernah mencintainya, akhirnya Sherin Mumtaza menyerah. Ia putuskan untuk membatasi kesabarannya karena menyadari bahwa cinta Alarick William—sang suami— tak akan pernah bisa,ia genggam selamanya.

Tapi di saat langkahnya mantap untuk meninggalkan segala harap yang tertuang dalam doa permohonan, Sherin dihadapkan pada sebuah kenyataan yang membuat langkahnya harus berhenti dan tetap memilih bertahan.

Quinsha Daneen—sahabat Sherin—juga mengalami kisah cinta tak jauh beda darinya. Hampir dua tahun ia menyebut nama Bayhaki Arfan dalam doanya, tapi berakhir dengan lelaki itu melabuhkan hati pada satu nama, yang bukan namanya.

Di saat bersamaan, hadir seorang Rafardhan Malik yang seolah datang sebagai penawar luka. Namun sebenarnya, artis muda terkenal itu, hanya ingin membawa Quinsha dalam pusaran luka di masa lalu yang belum selesai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon najwa aini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

Di rumah sakit.

Aura Aneshka memang telah mendapatkan kesadarannya kembali, berkat cinta yang luar biasa dari sang suami—Damaresh William—kembalinya Aura disambut suka cita oleh semuanya. Bahkan Claudya William—ibunda Damaresh—hari ini juga datang menjenguk Aura. Ia memperlakukan sang menantu dengan penuh kasih sayang dan kelembutan.

Kelembutan Aura dan ketulusannya memang telah mampu merebut cinta kasih Claudya yang bahkan sempat sesumbar untuk tak akan pernah merestui pernikahan putranya—Damaresh William dengan Aura. (BACA: CINTAKU TERHALANG TAHTAMU. Untuk mengetahui bagaimana perjalanan cinta Damaresh dan Aura Aneshka)

Alarick yang notabenenya tau dan sangat mengenal bagaimana kepribadian kakak sulungnya itu—Caludya William—kini jadi sangat terpana melihat pemandangan yang tersaji di depan matanya. DI mana saat itu, Claudya tengah menyuapi Aura dengan penuh kasih sayang.

Laki-laki itu sampai berdiri terpaku di tengah pintu. Bukan karena pertemuan dengan saudara kandungnya, yang membuatnya begitu terpaku. Tapi sikap Claudya yang diyakininya telah berubah 180 derajat itu. Sherin pun ikut menghentikan langkahnya, dan menatap Alarick tanpa kata.

“Kak Clau!” sapa Alarick. Ia tak dapat menahan diri untuk tidak menyapa wanita cantik nan anggun yang telah bertahun tak pernah dijumpainya itu.

“Kamu!?” kaget Claudya melihat siapa yang telah menyapanya. Wanita itu bahkan sampai bangkit dari duduknya.

“Kamu, Al-Alarick?”

“ya, Kak,” sahut Alarick dengan senyum tipis.

“Ya ampun, Alarick!” seru Claudya dan serta merta ia menghampiri tubuh gagah itu dan dipeluknya dengan sepenuh kerinduan. Kerinduan seorang kakak pada adik bungsunya yang telah sekian lama tak pernah berjumpa. Sesaat bahkan terlihat punggung Claudya bergetar menahan isak dalam dekapan Alarick yang juga hanyut dalam haru yang menyeruak.

“Apa kau baik-baik saja Al? Apa kau hidup dengan baik selama ini?” Claudya menangkup wajah adiknya itu dengan kedua tangan, seakan sang adik adalah seorang anak kecil yang telah lama kabur dari rumah dan baru ditemukan sekarang.

“Seperti yang kau liat, aku baik-baik saja, Kak.”

“Al, maafin aku,” pinta Claudya dan ia kembali memeluk adik bungsunya itu dengan air mata yang kembali berlinang. “maafkan aku yang tak pernah berhasil menemukanmu. Maafkan aku yang tak pernah bersungguh-sungguh mencarimu,” isak Claudya.

Alarick masih 24 tahun ketika memutuskan keluar dari mansion Pramudya, dan melepas nama besar William dari namanya. Keputusannya untuk pergi sangat disesali oleh semua saudaranya. Namun demikian mereka percaya, kalau Alarick pasti akan kembali. Karena pemuda itu pasti tak akan sanggup hidup mandiri tanpa nama besar keluarga William. Oleh sebab itulah, baik Claudya ataupun yang lain tak ada yang serius mencari keberadaan Alarick yang bak hilang ditelan bumi.

Nyatanya, Alarick tak pernah kembali. Ia membuktikan diri mampu hidup sendiri tanpa menyandang nama William yang adalah pengusaha kaya raya dan terkenal seantero negeri. Dengan segala usaha dan kerja kerasnya selama ini, Alarick hampir menguasai seluruh perkebunan teh di daerah Wonoasri. Ia bahkan sudah punya pabrik pengolahan teh sendiri dan menghasilkan produk teh dalam kemasan dengan nama yang cukup dikenal dan diminati.

“ini istriku, Kak,” tunjuk Alarick pada Sherin yang berdiri di sampingnya.

“Kau sudah menikah?”

“Ya.” Alarick mengangguk pasti. Claudya segera memalingkan pandangannya menatap wanita cantik berhijab sebagaimana menantunya itu.

“Saya, Sherin Mumtaza.” Sherin segera memperkenalkan diri seraya menyorongkan tangan hendak menyalami Claudya. Tapi wanita cantik itu segera menarik tubuh Sherin dalam dekapan hangat seraya berkata, “Aku Claudya, kakaknya Alarick. Terima kasih kau telah menjadi istri adikku.”

Sherin hanya mengangguk-angguk dengan rasa terharu, hingga tak ada kata yang terucap karena lidahnya terasa kelu. Sekian lama ia dambakan bisa bertemu dengan keluarga Alarick yang tak pernah dikisahkan kepadanya—siapa dan bagaimana—oleh suaminya itu. Kini keinginan itu terwujud dan Claudya menyambutnya sehangat itu, Sherin sungguh sangat berbahagia.

“Sebentar,” ucap Claudya setelah melepas dekapannya pada Sherin, dan menatap wanita berhijab itu dengan seksama. “kau terlihat sangat muda, seperti seumuran dengan menantuku,” lanjut Claudya sembari menatap pada Aura.

“Kami memang berteman sejak dari pesantren,” sahut Sherin.

“Wahh!, seru Claudya takjub, setelah mendapat anggukan dari Aura atas pengakuan dari Sherin. “ini kebetulan sekali. Kebetulan yang manis,” imbuhnya penuh suka cita.

Selanjutnya, Alarick dan Claudya melanjutkan acara temu kangennya di luar ruangan, dan suami Aura—Damaresh William—turut serta bersama mereka.

Aura memberi isyarat pada Sherin untuk mendekat.

"Kamu di sini saja, biar mereka saling melepas rindu di sana."

"Aku pikir juga begitu," sahut Sherin. Ia segera duduk di kursi samping bed hospital. "Mertuamu, terlihat begitu hangat padamu ya," cetus Sherin kemudian setelah duduk dengan nyaman.

"Mertuaku itu, kakak iparmu, lho." Aura tertawa renyah dikuti Sherin juga. Masih gak percaya rasanya, kini keduanya juga dipersatukan oleh ikatan keluarga dari arah suami. "Ya, Subhanallah, Sherin. Aku sangat bersyukur sekali tentang Mommy Claudya. Allah yang Maha membolak-balikkan hati. Tak ada yang tak mungkin bila Allah sudah menghendaki."

"Mudah-mudahan hal itu juga akan berlaku untuk suamiku ya," harap Sherin.

"Aamiin. Jangan berhenti bersabar dan ikhtiyar ya. percayalah, tak ada sesuatu yang sia-sia."

Sherin mengangguk. Saat ini ia masih merasa yakin, entak esok atau lusa. "Quinsha belum datang juga ya," ucap Sherin mengalihkan pembicaraan.

"Mungkin sebentar lagi."

1
Rahmawati Putri Harsap
masya allah suka ceritanya kak dari kisah Aura dan Arres tdk perna bosan baca dari awal sampai akhir🥰🥰🥰
Rahmawati Putri Harsap
suka ceritanya 🥰🥰🥰🥰🥰
YuWie
istri imitasi..heheh
Deuis Lina
selalu ada pelajaran yg baik dan harus d ambil d setiap bab dan d setiap novel yg kak nazwa tulis terimakasih pencerahannya ,,,terus berkarya dan sehat teruus
Najwa Aini: Amiin Ya Rabb..
Hanya dua kata utk semua kebaikan hati kakak...
Terima kasihh...🥰🥰🥰
total 1 replies
Deuis Lina
wow sweet banget aku gak bosen baca novel ini berkali kali aku ulang2 v tetep aja bikin guemes sama pasangan ini,,,
Deuis Lina
sama rafardhan Tante quinshanya
Isti Qomah
kak, knpa novel yg brjudul Bertaruh Cinta Diatas Takdir blm up lg,,
msh stia menunggu kisan Meidina & Irfan Arafka Wafdan,, Davinna & Ra Fattan..
Isti Qomah
wah jangan2 nanti jodoh ny Quinsha anak ny Alarick lg,, kalau Alarick aja adik mertuanya Aura..
kurnia rahayu
Luar biasa
Ayudisa Mecca
tor, itu novel judul dia bukan surgaku kenapa di hapus..
aq nunggu kelanjutanya lho
Ayudisa Mecca: aq tunggu ya..
semangat💪
total 2 replies
Zahwa Putri Bunda
aku bantu promosikan kak...ayo semua yg baca novel ini baca ya... bertaruh cinta di atas takdir..cerita tentang Irfan arafka wafdan...sangat...sangat ..bangus ceritanya....di jamin gak bakalan kecewa ..👍🏻👍🏻
Najwa Aini: Alhamdulillah.. Terima kasih banyak ya kk
total 1 replies
Zahwa Putri Bunda
aku suka dengan karakter Raffa kak...terkesan slenggekan,cuek,tapi menghanyutkan...😄😄
Zahwa Putri Bunda
saya heran deh...novelnya kak Najwa itu bagus² Lo..tapi kenapa komennya selalu dikit ya..ayo kak..tetep semangat...aku dukung semua novel kak Najwa...👍🏻👍🏻👍🏻
Najwa Aini: Alhamdulillah kak..sudah menilai novelku bagus2..
mungkin rejekinya aku di NT hanya sebatas ini kak..yg like dan yg komen dikit..
Dan terima kasih banyak utk kakak atas dukungannya ya
total 1 replies
Rissa Reviana
Luar biasa
Risa Aprilia
ceritanya bgus,, tp bnyk typo di tanda baca di beberapa part,,lumayan bikin rada puyeng bacanya,,
Rubiyanti
Kecewa
Rubiyanti
meleleh thor
Rubiyanti
Kecewa
Rubiyanti
bagus banyak ilmunya
Wahidah Husni
Biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!