Menceritakan seorang CEO cantik yang bernama Raihana Fika Cantika dia selalu dituntut dia seorang wanita mandiri sejak dia masih SMP kedua orang tua sudah meninggal menjadikannya wanita cuek dan ketus kepada siapapun
Tapi pertemuan dengan seorang pelajar SMA ini membuat selalu darah tinggi karena ulah yang dia buat
Dia bernama Arka Bryan Dhekson
Gimana kelanjutannya langsung aja kita simak
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isma wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bulu babi
Pertandingan pun sebentar lagi akan dimulai semua murid berkumpul disana
Kedua tim sama-sama memasuki lapangan
"Muka lu gak enak banget Ar ngapa?dicuekin bini lu?"Ucap Willy
"Gak papa"Ucap Arka
"Ketua kita kok jadi pendiem setelah punya istri jangan-jangan tadi malam jatah kurang"Ucap Gio dan dia tertawa
"Apa sih hah bukan itu"Ucap Arka
"Terus apa?tadi malam gak peluk waktu tidur?"Ucap Bagus dan mereka semua tertawa
"Dah gw mau pulang kalau kalian masih gini"Ucap Arka yang ingin berdiri tapi Willy langsung mencegatnya
"Lu sensi amat sih hah jadi laki?oke gak bercanda lagi,lu ceritain kenapa lu jadi gini?"Ucap Willy
"Bila bilang dia suka sama gw"Ucap Arka
Gio,bagus dan Hero melotot mendengar ucapan Arka
"Lu serius bro"Ucap Gio
Arka menganggukkan kepalanya
"Dia kan sahabat lu mulai dari SMP masa iya suka masa lu?wah gila sih"Ucap Hero
"Gw juga gak tau,makanya gw marah banget sama dia dan gw mutusin persahabatan gw Karena dia gak tulus bersama sama gw selama ini"Ucap Arka
"Tapi lu juga gak harus kaya gitu sama dia Ar"Ucap Hero
"Dah lah jangan bahas!"Ucap Arka
"Tuh Bila Ar"Ucap Willy sambil menunjuk Bila yang ada diseberang mereka Karena Bila adalah pemandu sorak bagi sekolah Arka
Arka menatap Bila tapi tatapannya dingin dan Bila juga menatap Arka tatapan mereka bertemu tapi dengan cepat Arka membuang wajahnya membuat Bila menjadi sedih
Pertandingan pertama sekolah Arka kalah membuat musuh merasa diatas angin
"Anjir kan gw bilang apa?mereka jago bat ***"Ucap Gio
Willy berdiri dan berteriak
"Woy yang bener main!apa perlu emak-emak komplek gw yang gw suruh main hah!"Ucap Willy
Membuat Bagus,Gio dan Hero tertawa sedangkan Arka diam bahkan tak perduli
Salah satu pemain SMA pelita 99 mendekati Bila
"Hai boleh kenalan gak?"Ucap Nya sambil menyerahkan tangannya ingin bersaliman
Bila menatap tangan itu sambil diam
"Hay namaku Billy,kamu siapa"Ucap Nya lagi
Bila tetap diam dan malah menatap Arka dan Arka juga menatap kejadian itu
Bila menjauhi orang itu begitu saja tanpa sepatah kata pun membuat Billy kesal
"Awas kau!"Ucap Billy
Pertandingan pun dimulai lagi
SMA pelita kembali memimpin 10-7
Billy pun saat ini mendribble bola dan dia berhenti dan dengan sengaja mengarahkan bola itu dan melemparkannya k e Bila membuat Billa jatuh dan bahkan pingsang sontak kejadian itu membuat semua terkejut tak kecuali Arka dia langsung berdiri dan berlari menuju lapangan menghampiri Billy
Dia langsung menarik baju Billy
"Kurang ajar lu bangsat!"Ucap Arka dan langsung membogem wajah Billy dan mengenai hidungnya para sahabatnya langsung menahan Arka jika dia biarkan bisa-bisa Billy babak belur
"Lepasin gw anjing!bakal gw abisin lu"Ucap Arka yang masih mengamuk
Tidak ada yang berani mendekat karena mereka semua tau bagaimana Arka hanya para sahabatnya saja yang berani mendekat dan menahan Arka
"Lepasin gw!"Ucap Arka
"Lu tenang Arka baru kami lepasin"Ucap Gio
"Gimana gw mau tenang hah dia sengaja ngelempar bola ke Bila"Ucap Arka
Para temen Billy menolong Billy berdiri tapi tidak berani ikut campur
"Arka kalau dengan begini gak bakal selesai kalau gak gini aja kita lawan mereka main basket"Ucap Willy
Arka diam tapi hatinya masih panas
"Gimana?"Ucap Willy
"Oke!"Ucap Arka
Arka dan para sahabatnya pun menghampiri pelatih
"Pak ganti semua pemain yang menurut bapak kurang becus biar kamu berlima yang gantikan"Ucap Willy
Pelatih tersenyum karena dia tau bagaimana kemampun kelima siswa ini
"Baiklah"Ucap Pelatih
Arka menggunakan nomor punggung 10 sedangkan Willy 7 dan Bagus,Gio dan Hero 13,15, dan 17
Arka menatap tajam kearah Billy
Lapangan menjadi ricuh sorak poranda apalagi sang primadona yang bermain di lapangan membuat para kaum wanita menjadi senang
Bola berada ditangan SMA pelita 99 dengan cepat Arka mengambil bolanya dan mendribblenya menuju keranjang dan langsung memasukannya
Arka dan para sahabatnya dengan licah mengecoh lawannya apalagi Arka berkali-kali dia melemparkan bola dengan sengaja ke Billy dan mengenai perutnya
Arka berjalan melewati Billy dan membisikan sesuatu
"Jangan harap pulang dari sini lu aman"Ucap Arka dan berjalan kembali
Billy menjadi ketakutan dengan ancaman Arka
Permainan kedua dimenangkan Arka cs membuat Lapangan riuh akan sorakan
Bila pun sudah siuman dan dia duduk untuk menyaksikan pertandingan tapi dia tidak diizinkan oleh para temen-teman nya untuk menjadi pemandu sorak lagi
"Arka tadi ngamok loh Bil liat Lo pingasan gara-gara dilempar bola,terus supaya menghindari pertengkaran Willy nyuruh buat main aja terus Arka mau"Ucap Anggi temannya Bila
Bila diam tapi matanya tetap menatap Arka
"Kamu tadi bilang persahabatan kita putus tapi disini aku bisa lihat kamu perduli sama aku Arka"Ucap Bila dalam hati
"Dan ini lah yang bikin aku suka sama kamu sejak dulu"Ucapnya lagi
"Gw bantai sekolahan lu sampai orang-orang nya!"Teriak Arka
Pertandingan sangat seru apalagi melihat keapikan Arka dan para sahabatnya menggiring bola membuat musuh tak berkutik
"Segitu aja kah kemampuan kalian hah?bikin cewe pingsan jago kok masukin bola ke keranjang kami gak bisa?"Ucap Willy
"Udahlah mainnya gak usah serius lawannya kaya TK gini"Ucap Bagus
"Kasih gw bolanya!"Ucap Arka
Dan Hero pun melempar bolanya kepada Arka dan memasukkan bolanya kekeranjang
"Skornya tinggal 3 lagi nih tuntasin gak nih?"Ucap Willy
"Tuntasin aja sekarang gw udah pengen pertandingannya selesai dan menghajar yu orang"Ucap Arka sambil menunjuk Billy
Pertandingan pun selesai dan dimenangkan oleh Arka CS,Bila ingin menghampiri Arka tapi Arka sudah menghilang
Arka dan para sahabatnya berada dikantin Karena pertandingan tadi membuat mereka haus
"Lu gak mau ngambil pialanya Ar?"Ucap Gio
"Ngapain gw gak butuh intinya gw udah puas tapi belum puas banget sih gw bakal beri efek jera ja ke dia nanti"Ucap Arka
"Ah lu Arka ada-ada ja"Ucap Bagus
Ternyata SMA pelita itu juga kekantin dan Billy juga disitu Arka langsung menghampirinya
"Weh...gw kira lu udah cabut dari sini ternyata masih tebar pesona"Ucap Arka
"Urusan kita udah selasai"Ucap Billy
"Kata siapa hah?pulang bareng ya nanti gw anterin ke rumah sakit"Ucap Arka
Billy diam bahkan badan gementar
"Wih jadi ngajakin temen gw kenalan lu lancar banget ngomong nya kenapa diem?bisa seketika kah?"Ucap Arka
Billy tetap diam membuat Arka menjadi semakin marah dia mengebrak meja dengan sangat kuat membuat semua terkejut
Bug!
Satu pukulan mengenai bibir kiri Arka sampai mengeluarkan darah tapi Arka malah tersenyum
"Berani gw lu yak!"Ucap Arka dengan senyum
Arka menatap Billy sebentar dan langsung menarik baju Billy dengan sangat kuat
"Ikut gw!"Ucap Arka
Billy berontak membuat Arka semakin menggila
Para sahabat Arka tidak berani ikut campur jika sudah begini
Arka membawa Billy ketengah lapangan dan perkelahian pun terjadi,mereka berdua menjadi pusat perhatian
"Gak bisa dibiarin woy,halangin bisa-bisa mati ti anak orang"Ucap Willy
Mereka pun menghalangi Arka
"Udah Arka ingat bini dirumah"Ucap Gio
"Gak dia udah bikin Billa pingsan gw gak bisa diem aja"Ucap Arka
Para teman Billy juga mengahalangi Billy
"Kita balik aja bro,bisa-bisa lu mati konyol"Ucap Temannya
Billy diam dan para teman menyeretnya
"Woy jangan cabut lu!"Ucap Arka
"Arka!"Ucap Ibu kepala sekolah
"Apa hah!"Ucap Arka dan menoleh dia langsung melotot ternyata yang memanggil nya adalah ibu kepsek
Disekolah ini yang paling dia takuti hanya Ibu kepsek jika yang lainnya tidak bahkan guru-guru takut dengan amukan Arka
"Ikut saya!"Ucap Ibu kepsek
"kan!"Ucap Willy
Arka mengaacak-acak rambutnya
Arka pun mengikuti keruang kepala sekolah
"Duduk Arka"Ucap Ibu kepsek
"Kamu hari ini baru sekolah kan?"Ucap Ibu kepsek
"Iya Bu"Ucap Arka
"Kalian ngapain ikut?"Ucap Ibu kepsek melihat para sahabatnya Arka yang ikut duduk disamping Arka
"Kami takut Bu penyakit bulu babinya Arka kambuh"Ucap Gio
"Hah kamu yang benar?"Ucap Ibu kepsek
"Iyah Bu makanya kami ikutin,Arka itu gak boleh kelelah apalagi stres bisa-bisa kambuh Bu"Ucap Bagus
"Seharusnya Arka pulang Bu,kan dia tadi baru main basket"Ucap Hero
Ibu kepsek diam
"Tapi ibu harus tau kenapa kamu mukulin anak sekolah lain?"Ucap Ibu kepsek
"Dia salah Bu!karena udah dengan sengaja melempar bola ke Billa sampai dia pingsan"Ucap Arka
"Tapi gak seharusnya kamu ngehajar dia Arka"Ucap Ibu kepsek
"Apa saya akan diam jika sahabat perempuan saya dibuat pingsan Bu?"Ucap Arka
"Tidak Bu,papah saya mengajarkan ke saya jika perempuan tersakiti jika kita bisa membantu kenapa tidak?"Ucap Arka
Ibu kepsek diam
"Boleh saya pulang Bu?"Ucap Arka
"Tunggu tapi sekali lagi kamu kaya gini ibu akan panggil wali kamu Arka"Ucap Ibu kepsek
Arka menganggukkan kepalanya
"Ya kamu boleh pulang"Ucap Ibu kepsek
Arka benar-benar pulang-pulang dengan wajah babak belurnya