Viona Adisti wanita berumur 25 tahun adalah seorang janda yang ditinggal mati suaminya, akibat kecelakaan pesawat ketika itu Azlan selaku suami dari Viona yang menjadi pilotnya.
Viona menikah kembali dengan Zico Wijaya Kusuma 29 tahun, pemilik perusahaan terbesar WK Group selaku suami dari sahabatnya yaitu Alea Anggita Winarti, Alea telah meninggal dunia dan meninggalkan seorang putri cantik bernama Alika Queenara Kusuma.
Alea meminta Zico suaminya agar menjadikan Vio sebagai ibu sambung Alika yang masih berusia enam bulan, bisakah Vio menjadi ibu yang baik buat Alika dan bahagiakah Zico dengan Vio...?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Indry saputri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter SSS 19
"Tapi kenapa ya? kayaknya mas Zico benar-benar sudah berubah 90 persen deh dari sikapnya yang kemaren, bahkan jadi kelihatan romantis gitu, apa dia sudah mulai jatuh cinta sama aku?" begitu banyak pertanyaan yang ada di otak Vio dengan perubahan sikap Zico sekarang.
Vio duduk di sofa yang ada di ruangan nya itu dan hanyut dalam fikiran nya tentang perubahan sikap Zico yang menjadi romantis menurut nya, dan tak lama kemudian dia ingat kalo harus mengabari Benny, bahwa dia tak jadi datang ke boutique nya Benny.
Vio beranjak ke meja kerjanya dan duduk di kursi kerja sembari mengutak atik ponsel mencari nomer ponsel Benny, setelah ketemu Vio langsung menghubungi nya dan segera diangkat sama Benny.
(pembicaraan lewat telfon)
"Hallo my Princess.. " jawab Benny
"Hallo prince, lagi sibukkah?" tanya Vio
"Tidak sibuk kok princess" ucap Benny
"Bagus lah kalo gak sibuk, begini prince, aku hari ini gak jadi datang ya" jelas Vio
"Kenapa memang nya princess...?" tanya Benny
"Itu prince, konsumen yang memesan gaun pengantin itu, minta ketemuan sekarang, tadinya sih jam 11 tapi barusan dia telfon asisten aku, bilangnya minta undur jadi jam 2" jelas Vio lagi
"Oh yaudah gak apa apa, besok aja kesininya princess" balas Benny
"Oke my prince, besok aku akan datang lebih awal" tutur Vio
"Okey princess aku tunggu ya" ucap Benny
"Yaudah aku lanjut kerja lagi ya, bey prince" ucap Vio
"Bey princess" seru Benny dan mematikan ponselnya
(Panggilan berakhir)
Waktu sudah menunjukkan pukul dua siang, tiba-tiba pintu ruangan Vio di ketuk kembali, dan Vio berseru "masuk" dari dalam ruangan, seketika pintu ruangan Vio dibuka dan menampakkan Fani masuk kedalam ruangan.
"Permisi Mba Vio, konsumen kita Mba Tari sudah datang" beritahu Fani
"Langsung suruh masuk aja Fan..." ucap Vio
"Oke Mba kalo begitu saya permisi dulu" undur diri Fani
"Oke" ucap Vio singkat dan fokus ke laptopnya yang ada di depan mata
Usai Fani keluar dari ruangan Vio, Fani mempersilahkan konsumen mereka masuk ke dalam ruangan Vio.
"Silahkan masuk Mba Tari.. Mba Vio menunggu didalam" ucap Fani ramah
"Baiklah terimakasih Mba" ucap Tari dan masuk keruangan Vio
Membuka pintu ruangan tersebut dan memanggil nama Vio.
"Permisi.. selamat siang Viona Adisti" ucap Tari
"Selamat siang juga.........." ucap Vio mengalihkan pandangan nya ke arah Tari
"Ta... ri.. Tari Putri Handoko.. " kaget Vio dan ternyata konsumen yang memesan gaun pengantin itu sahabatnya waktu kuliah
Vio dan Alea memang berbeda kampus ketika kuliah, tetapi mereka tinggal satu rumah dan di besarkan dengan ibu yang sama, yaitu ibu Rahmi ibu kandung dari almarhum Alea.
Tari dan Vio berpelukan dan melepas rindu yang telah bertahun-tahun terpisah, lalu Vio mempersilahkan Tari duduk di sofa.
"Jadi.. yang memesan gaun pengantin itu kamu Tar..?" tanya Vio
"Iya.. " jawab Tari singkat dan terkekeh
"Kok gak langsung telfon aku aja"
"Tadinya mau nelfon kamu Vio, tapi aku lupa kalo aku udah gak punya nomer ponsel kamu, soalnya handphone aku yang ada nomer kamu hilang Vi.." jelas Tari
"Terus aku langsung datang kesini, aku kira bakal ketemu kamu, eh taunya kamu lagi sibuk, dan asisten kamu kasih aku no ponsel kamu, pengen nelfon sih, cuma pas aku pikir pikir mending kasih suprise aja, makanya bila ada yang ingin aku tanyakan, aku selalu menelfon asisten mu" jelas Tari lagi dan tersenyum manis ke Vio
"Huuuu mau ngasih surprise rupanya, oh ya kapan kamu balik ke Indonesia?" tanya Vio
"Aku udah mau sebulan di indo Vi..." ucap Tari
"Apa baju pengantin nya buat kamu?" tanya Vio
"Ya iyalah buat aku Vio, masa aku pesan buat orang lain sih kan gak lucu" ucap Tari
"Waw mau merried ya kamu Tar.. akhirnya si cewek anti sama cowok merried juga ya? sama siapa? kok gak ngundang aku?" ledek Vio
Memang waktu masih sama-sama kuliah dulu Tari sangat anti deket sama cowok gara-gara di khianati terus sama setiap mantan kekasihnya, dan kebanyakan cowok hanya mau sama Tari karna hartanya saja.
"Iya Vio, aku di jodohin sama anak rekan bisnis Daddy, tadinya aku tidak mau, cuma ya setelah aku jalani, lalu mulai memahami sikap dan kepribadian nya yang baik, dia gak pernah memandang harta orang tuaku, dia mandiri dan juga penyayang, aku jadi tertarik dan mau menerima perjodohan ini" jelas Tari lagi
"Dan ini undangan buat kamu" ucap Tari lagi seraya menyerahkan sebuah undangan untuk Vio
"Wah ternyata aku di undang juga ya" ucap Vio dan mengambil undangan yang di berikan Tari
"So pasti lah, gak akan lupa aku ngundang kamu Vio.. gaun pengantin aja aku mau kamu yang rancang, betapa spesial nya kamu coba buat aku"
"Uwuuu kok aku jadi terhura sih Tar.. "
"Terharu Vioooo" ucap Tari dan seketika mereka berdua tertawa bersama
Setelah melepas rindu dengan Tari, Vio mulai memperlihatkan gambar desain gaun pengantin itu ke Tari, dan Tari sangat suka sama desain nya bahkan tak ada komentar dari Tari.
"Kamu suka Tari?" tanya Vio setelah selesai memperlihatkan desain nya
"Suka sekali Vio... gak sabar aku Vi, pengen pakai gaun itu" ucap Tari
"hhmm yang bakal jadi pengantin baru" ledek Vio lalu mereka sama-sama terkekeh
"Oh ya Vi, aku lupa bilang kalo Gavin ngajakin kamu buat datang bareng ke acara aku" ucap Tari
"Gavin..?" tanya Vio yang lupa siapa Gavin
"Ya elah nih orang lupa sama Gavin ternyata, kasian banget lu Vin... sang pengejar cinta Viona, sampe sekarang masih aja di tolak" ledek Tari dan Vio hanya mengerutkan dahinya
"Kamu beneran gak inget sama Gavin Vi..?" tanya Tari yang di jawab dengan anggukan sama Vio
"Astaga Vio... itu loh Gavin yang sering nembak kamu waktu kuliah, tapi gak pernah kamu terima, karna kamu cuma cinta sama... maaf ya Vio, kak Azlan almarhum suami kamu" jelas Tari dan meminta maaf saat menyebut nama suami Vio yang telah tiada takut Vio jadi teringat masa lalu dangan Azlan
"Gak apa apa Tari, aku udah ikhlasin semuanya, dan ya.. aku udah ingat sama Gavin, dia Gavin Pranata kan?" tanya Vio
"Bener banget Vi.." ucap Tari
"Tapi.. kenapa dia malah ngajakin aku?"
"Katanya sih dia masih suka sama kamu Vi, sampe sekarang dia masih jomblo dan juga masih mengharapkan kamu, terus dengan status kamu yang sekarang dia mau jadi pengganti almarhum Kak Azlan katanya" jelas Tari lagi
Apa aku harus kasih tau Tari kalo aku sekarang udah nikah lagi, eh tapi nanti dulu aja lah aku sama mas Zico kan belum jelas banget masih dalam tahap sama-sama belajar mencintai~ batin Vio.
.
.
.
.
.
Jangan lupa buat like, komen, rate bintang 5, sama vote terus favorit kan juga ya kak biar tau up selanjutnya 😊😊
See you next chapter guys 😘😘😘
#CemangattThor😍