NovelToon NovelToon
Biang LaLove

Biang LaLove

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Diam-Diam Cinta / Cintapertama
Popularitas:6.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ayu Anfi

Spin-of Baby's breath untuk Aretha

Arlo dan Queena sudah bersahabat sejak kecil, sebenarnya di bilang sahabat juga bukan atau lebih tepatnya musuh bebuyutan. Lebih pada Queena adalah sasaran empuk kejahilan dan kenakalan Arlo, si cantik putri dari pasangan Rega dan Rhea tersebut sudah menjadi target keusilan putra Hana dan Leo sedari Queena masih bayi.

“Apa? Mi-mom jangan bercanda, ya!” Arlo terkejut saat mi-mom Hana memberikan usulan untuk menikahkan Arlo dan Queena diusia mereka yang masih muda.

Arlo mengusak rambutnya frustasi, kecerobohannya memanjat balkon kamar Queena membuatnya terjebak dalam situasi yang membuat kedua orang tuanya dan orang tua Queena murka. Dan satu-satunya orang yang harus di salahkan adalah kakak sepupu Arlo yang tidak lain adalag Gavin.

Lalu apa alasan Arlo dan Queena menyembunyikan pernikahan mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu Anfi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22 # Galaunya Queena

Pagi itu langkah kaki Queena terasa amat berat, bahkan beberapa kali dia menghela napas. Pagi tadi papa Rega baru saja memberitahunya tentang rencana kedua orang tua Arlo. Sebuah rencana yang sama sekali tidak terpikirkan oleh Queena ... menikah dengan Arlo, bukan hanya soal menikah. Tapi juga usia mereka yang masih terbilang muda.

Bukan hanya Queena, bahkan Dean sama terkejutnya dengan sang kakak. Jika biasanya remaja tersebut meledek sang kakak, kali ini dia tidak mengatakan apapun. Dean tidak berani ikut bicara jika sang papa tidak bertanya tentang pendapatnya, namun Queena dapat melihat sorot mata Dean yang seolah berkata bahwa dia akan mendukung apapun keputusan sang kakak.

Queena kembali menghela napas, dia berdiri melamun di depan loker. Semua ucapan papa Rega kembali berputar-putar di kepalanya, tentang alasan papa menyetujui rencana mi-mom Hana. Hingga dia teringat perbincangannya dengan mama Rhea sebelum berangkat ke kampus.

Pagi tadi Queena bahkan sempat menangis, hingga membuat mama Rhea harus menyusulnya ke kamar. Mama Rhea selalu bisa membuat putrinya tersebut merasa lebih tenang.

“Kakak tidak harus mengikuti apa yang papa inginkan. Kalau memang El-Meeranya mama ini punya pilihan sendiri, mama dan papa akan menghargai keputusan kakak. Karena mama yakin, kakak akan mendapatkan yang terbaik.” Mama Rhea memeluk Queena, dia mengusap lembut punggung putrinya tersebut.

“Seandainya Ueena tidak mau menikah dengan Arlo, apa mama akan marah?” tanyanya.

“Kenapa mama harus marah, El-Meera sayang?” begitulah mama Rhea yang akan memanggil nama tengah Queena saat sedang menenangkan putrinya yang sedang dalam suasana hati tidak baik.

“Tapi papa?” Queena mendongak, sorot mata sendunya menatap sang mama.

Mama Rhea tersenyum. “Papa tidak akan marah,” jawab mama Rhea.

Queena masih melamun di depan loker, bahkan kedatangan dua sahabatnya tidak dia hiraukan.

“Woi! Pagi-pagi sudah ngelamun,” Intan menepuk pundak Queena, hingga dia berjingkat karena terkejut.

“Lemas banget,” sahut Raya saat melihat Queena tidak bersemangat, biasanya dia yang paling bersemangat saat harus masuk laboratorium dibandingkan kedua sahabatnya.

“Belum sarapan,” jawab Queena, karena tidak mungkin dia mengatakan pada Raya maupun Intan tentang masalahnya. Terlebih pada Intan yang adalah fans Arlo.

“Tumben? Seorang Ueena tidak sarapan itu wow sekali lhoh,” ujar Intan diangguki Raya.

“Tidak sempat, tadi kesiangan. Tapi mama sudah bawain bekal kok,” tunjuk Queena pada tas bekal yang teronggok di kursi panjang yang ada di ruangan tersebut.

Kalau bisa hari itu rasanya Queena malas pergi ke kampus, dia ingin rebahan saja di dalam kamar. Sayangnya hari itu dia juga harus bertemu dengan Prof. Lucas, entah ada apa dosennya tersebut ingin bertemu dengan mereka setelah Queena dan dua sahabatnya menyelesaikan kegiatan di Laboratorium.

“Mending kamu sarapan dulu, Ueena. Dari pada nanti pingsan,” ucap Raya, kegiatan mereka di Laboratorium cukup padat. Mereka harus mengisi energi penuh agar bisa fokus melakukan beberapa kegiatan Laboratorium.

“Aku sama Raya tunggu di dalam. Kamu tidak usah buru-buru,” imbuh Intan.

Queena mengangguk lesu.

Raya dan Intan sudah masuk ke dalam Laboratorium, sedangkan Queena masih duduk di kursi panjang ruang loker. Queena membuka tas bekal yang di siapkan mama Rhea, dia harus tetap makan sebelum memulai aktivitas. Dia tidak ingin membuat jadwalnya maupun yang lain kacau jika dirinya tumbang.

“Mama,” Queena mengusap sudut matanya yang berair saat membaca sticky note yang menempel pada kotak bekalnya.

Galau juga butuh energi, karena itu anak mama harus tetap sarapan. Biar tidak di tertawakan anak-anak bakteri dan virus.

Mama Rhea selalu bisa membuat Queena tersenyum, mama Rhea memang selalu begitu ... penuh perhatian dan juga kasih sayang, dan selalu mendengarkan putra putrinya dari berbagai sudut pandang.

Queena melahap toast penuh cinta dari sang mama, tak lupa dua botol air minum yang selalu mama Rhea siapkan. Air mineral dingin dan es coklat yang kalau Dean bilang es coklat terenak dan tiada duanya.

Putri sulung papa Rega tersebut menghabiskan toast buatan sang mama, setelah itu dia siap untuk memulai aktivitasnya bersama anak-anaknya di dalam Laboratorium.

***

Jika Queena sudah ada di kampus, lain halnya dengan Arlo. Tidak tidur semalaman membuat kepalanya pusing, hingga membuat putra sulung papi Leo tersebut memutuskan untuk tidak ke kampus.

Tok ... Tok

“Abang, sarapan dulu. Sudah di tunggu papi sama mi-mom,” Aqila sampai harus memanggil Arlo, karena sang kakak tak kunjung turun untuk sarapan.

“Duluan saja! Hari ini aku tidak ke kampus,” sahut Arlo.

“Abang oke?” khawatir Aqila saat mendengar suara serak sang kakak.

“Oke, Qil. Hanya kurang tidur,” jawab Arlo.

“Oke,”

Aqila kembali ke ruang makan, dia memberitahu mi-mom kalau sang kakak sepertinya kurang enak badan.

“Abang libur, mom. Pusing,” ucap Aqila, dia duduk di kursi dan mulai mengambil sarapan.

Papi Leo menatap istrinya.

“Selesai sarapan aku lihat Arlo,” ucap mi-mom Hana, dia paham arti tatapan sang suami.

Pagi itu mereka sarapan tanpa Arlo, bahkan hingga papi dan sang adik berangkat ... Arlo masih belum turun untuk sarapan. Mi-mom Hana akhirnya melihat kondisi putranya tersebut.

“Mi-mom masuk ya, nak.” Mi-mom Hana membuka pintu kamar Arlo, dia melihat putranya tersebut hanya mengeliat dan kembali menarik selimut menutupi tubuhnya.

Mi-mom Hana tersenyum, dia tidak langsung menghampiri putranya. Mi-mom lebih dulu membuka tirai kamar Arlo, agar cahaya matahari dan udara pagi menyapa masuk ke dalam kamar.

“Tidak demam,” mi-mom Hana menyentuh kening putranya.

“Siapa yang bilang aku demam, mom? Aku hanya kurang tidur,” jawabnya dengan suara khas bangun tidur.

“Tidak bisa tidur karena mikirin Ueena?” mi-mom Hana meledek putranya.

“Ck ... siapa yang mikirin dia. Ogah banget,” jawab Arlo, dia masih bergelung di bawah selimut. Kedua netranya tidak bisa terbuka, seolah ada perekat yang sangat kuat hingga membuatnya ingin tidur kembali.

“Sekarang ogah. Lihat saja nanti kalau sudah halal,” lanjut mi-mom Hana. “Mau mi-mom bawakan sarapannya ke kamar?” tanyanya kemudian.

“Tidak usah, mom. Arlo belum lapar, hanya butuh tidur. Nanti Arlo cari sendiri kalau sudah lapar,”

“Kalau begitu mi-mom pergi dulu, mau ketemu bunda Kia. Kamu jangan lupa bicara sama Ueena,” pinta mi-mom.

“Bicara apa, mom?”

“Tentu saja bicara tentang pernikahan kalian,”

Arlo menyibak selimutnya, dia bangun dan duduk menghadap mi-mom Hana yang duduk di tepian tempat tidur.

“Memang Queen setuju, mom?” tanya Arlo.

Mi-mom Hana hanya mengangkat kedua bagunya. “Kamu tanya sendiri sama Ueena.” Mi-mom Hana beranjak dari sana. “Mi-mom playdate dulu sama kakak ipar tercinta,” lanjutnya pergi keluar dari kamar putra sulungnya.

Arlo menghela napas, dia kembali menghempaskan tubuhnya keatas tempat tidur. Makin rumit kalau begini ceritanya.

1
muthia
sehat selalu ❤
a yulaela_fa(Ayu Anfi): siap kk... kk jg ya❤️❤️❤️
total 1 replies
muthia
❤❤❤❤❤❤❤
muthia
❤❤❤❤❤❤❤❤
muthia: sehat selalu 🙏❤
total 2 replies
Nur Asiatun
Alhamdulillah...semangat thor
a yulaela_fa(Ayu Anfi): kakak juga ya 💗💗
total 3 replies
Enz99
Bagus
a yulaela_fa(Ayu Anfi): terimakasih kk💗💗
total 1 replies
zhelfa_alfira
keren
a yulaela_fa(Ayu Anfi): terimksh kkk 💗💗💗
total 1 replies
muthia
ayo Arlo
muthia: ❤❤❤❤❤❤
total 4 replies
muthia
gegara itu l akhirnya Arlo nikah sama Queen
muthia: 😂😂😂😂😂😂❤❤❤
total 2 replies
Anto D Cotto
menarik
a yulaela_fa(Ayu Anfi): terimakasih kk.. 🙏🙏🙏
total 1 replies
Anto D Cotto
lanjut crazy up thor
Anto D Cotto: ok,,see 👍
total 2 replies
muthia
semangat dan sehat selalu thor 🙏
muthia: ❤❤❤❤❤❤❤
total 2 replies
muthia
Langsung mampir
a yulaela_fa(Ayu Anfi): trimaksh kk cntikq ❤️❤️❤️💗
total 1 replies
Niken Dwi Handayani
Waduh dalam sehari udah triple kill aja ngisengin Uena😮‍💨
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🤣🤣🤣🤣 emg biang rusuh kan ya dia... anehnya cm ke ueena aja dia gt
total 1 replies
Niken Dwi Handayani
Yuhuuuuu..akhirnya cerita si babang Arlo yang sedari orok ngekeep si neng cantik Uena launching juga🥳🥳.
a yulaela_fa(Ayu Anfi): ❤️❤️❤️❤️ berkat dkgn kk jg akhirnya mrk bs lauching
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!