NovelToon NovelToon
Tawanan Cinta Sang Raja

Tawanan Cinta Sang Raja

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Cintapertama / Balas Dendam / Obsesi / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: renita april

Follow IG : renitaria7796

Aran Odelia Courtney seorang raja berkuasa yang menyukai gadis bernama Sara Helowit. Raja menginginkan Sara menjadi selir keempat puluh satu. Namun sayangnya Sara sudah memiliki seorang kekasih.

Bagaimana Aran akan menaklukkan Sara? Lalu mampukah sang kekasih menyelamatkan Sara dari belenggu Aran?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon renita april, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pesta Kehamilan

Raja Aran mengumumkan calon pewaris selanjutnya kepada seluruh rakyatnya. Pesta di adakan di seluruh desa untuk merayakan berita kebahagian itu. Rakyat miskin diberi santunan dan rakyat diperbolehkan untuk masuk ke halaman istana demi melihat ratu dan raja di atas balkon.

Kesempatan itu tentu tidak dilewatkan rakyat begitu saja. Mereka yang penasaran akan wajah penguasa negara, berdatangan hanya untuk menyapa sang raja dan ratu. Termasuk ibunda dari Sara yang jauh-jauh datang hanya untuk menemui putrinya.

Berbekal kain yang ia jahit, roti yang wanita tua itu buat, ibunda Sara berniat memberikan bawaannya kepada Sara. Termasuk hadiah untuk ratu yang mengandung karena rakyat yang berkunjung ke sana membawa hadiah untuk ratu.

Izzy dan Aran melambaikan tangan mereka. Tersenyum lebar menunjukkan keramahan kepada rakyat yang hadir. Tumpukkan hadiah menggunung di depan istana. Ada hasil panen, buruan serta bahan pakaian.

Jessica serta pangeran Alister yang berada di belakang hanya diam mendengar rakyat mengelukan dan berdoa agar kehamilan ratu Izzy Bren selamat dan selalu dalam perlindungan semesta.

Ibunda Sara yang menyelinap ke posisi depan, tidak dapat melihat putrinya karena memang Sara tidak berada di sana. Putri malangnya masih terkurung di dalam kamar.

"Raja, raja," seru sang Ibu yang menerobos masuk ke deretan pengawal.

"Hei, jaga sikapmu!" ucap pengawal yang hendak melayangkan tongkat pemukul.

Raja mengangkat tangan. "Hentikan! Biarkan orang tua itu."

Ibu Sara berlutut, memohon ampun kepada sang raja. "Ampuni saya, Yang Mulia. Saya hanya ingin bertemu dengan putri saya satu-satunya."

"Di mana putrimu? Apa dia di culik?" tanya Aran.

"Tidak, Yang Mulia. Dia menjadi pelayan di sini. Namanya Sara. Saya mohon untuk bertemu dengannya."

Aran tersentak mendengar pengakuan dari wanita itu. "Pengawal! Bawa orang tua ini masuk istana."

"Baik, Yang Mulia!"

Ibu Sara mengucapkan banyak-banyak terima kasih karena ia diizinkan masuk ke dalam istana demi menemui putri tercintanya. Acara kembali dilanjutkan. Rakyat yang datang disuruh pulang dengan diberi dua koin emas.

Rakyat sangat bersyukur dan berdoa agar sang raja diberi umur panjang dan juga kemakmuran bagi kerajaan Whiteland.

"Acara yang sangat meriah, Yang Mulia," ucap Jessica.

Aran melirik istrinya. "Waktu kamu mengandung Alister, aku membuatkan pesta untukmu juga, kan?"

"Aku hanya memuji," jawab Jessi.

Aran meraih tangan Izzy dan membawa sang ratu kembali ke kamarnya untuk istirahat. Jessica masih tidak percaya jika Aran masih saja terus marah kepadanya. Sudah sebulan, tetapi Aran masih saja belum meredakan amarahnya.

Selepas mengantar Izzy ke kamar, Aran menemui selir tawanannya. Pintu kamar dibuka, Sara yang melihat kedatangan Aran, langsung berdiri menyambutnya.

"Bagaimana kabarmu?" tanya Aran sembari mengusap pipi Sara.

"Seperti yang terlihat."

Aran meraih dagu Sara dan menatap mata yang jika dilihat semakin dekat, sangat jelas warna hijau pekatnya. Aran menunduk menyentuh bibir Sara. Sebulan ini ia tidak merasakan hangatnya bibir itu. Aran menginginkan luka-luka di tubuh Sara menghilang semua, dan sekarang luka itu sudah sembuh.

"Aku ingin memberi kejutan untukmu," kata Aran. "Pengawal!"

Pengawal yang berada di depan masuk ke dalam kamar. "Iya, Yang Mulia."

"Bawa kemari wanita itu."

Pengawal mengiyakan perintah Aran. Selagi menunggu pengawal datang membawa ibu Sara, Aran kembali mencicipi bibir manis selirnya. Ia ingin meniduri Sara malam ini. Merasakan hangat tubuh itu saat bersentuhan dengan tubuhnya.

Beberapa saat, pengawal datang dengan membawa wanita tua. Sara yang melihat wanita itu, kaget, tidak percaya jika ibunya berada di istana.

Sara berlutut di depan Aran. "Terima kasih, Yang Mulia. Terima kasih."

Aran memegang kedua pundak Sara agar berdiri menghadapnya. Satu kecupan pria itu berikan di kening. "Aku akan membiarkan kalian berdua sampai sore ini. Hanya sampai sore saja."

Sara meraih tangan Aran dan mengecupnya. "Terima kasih, Yang mulia."

Aran berlalu pergi setelah Sara dan ibunya memberi hormat. Pintu kamar tetap dibuka dan pengawal berjaga di depan.

"Kenapa ibu bisa ada di istana?"

"Raja mengundang rakyat datang. Ibu tidak menyia-yiakan kesempatan ini. Raja sangat baik, Sara. Sepertinya dia sangat menyayangimu."

Sara tersenyum, "Dia akan baik jika kita menurut padanya."

"Ibu membawakanmu roti dan juga bahan kain."

Sang ibu dengan bahagianya membongkar bahan bawaannya. Sorot matanya bahagia ketika Sara senang dengan kain bawaannya dan juga roti yang langsung di makan oleh wanita itu.

"Aku sangat rindu dengan roti buatan Ibu."

"Syukurlah kamu mau menerimanya."

"Apa maksud Ibu? Tentu aku akan menerima semua pemberian Ibu." Sara meraih tangan ibunya, lalu menulis mengunakan jari sembari melirik pengawal.

Sang ibu mengerti tulisan Sara di telapak tangan yang menanyakan keberadaan Elios. Sang ibu lalu membalas tulisan itu dengan menggambar simbol pengkhianat.

Sara melotot, "Apa benar?"

Sang ibu mengangguk, "Doakan dia bisa menjemputmu, Sayang."

"Kenapa Ibu membiarkannya pergi?"

"Ibu sudah mencegahnya, tetapi dia bersikeras."

Sara langsung memeluk ibunya. Kesedihan kembali melanda Sara. Kekasih yang ia cintai akan menghantarkan nyawa demi menyelamatkan dirinya. Sara tidak senang, malah takut terjadi apa-apa pada Elios.

Waktu berputar cepat. Ibunda Sara diharuskan keluar dari istana. Biarpun singkat, tetapi keduanya sangat puas bisa saling melepas rindu.

Malam harinya, adalah pesta bagi anggota kerajaan. Pengawal, menteri, keluarga bangsawan hadir memberi ucapan selamat. Hadiah dari mereka tidak terhitung banyaknya. Para selir tidak diizinkan ikut karena mereka akan ada tempat tersendiri, yaitu pada malam berikutnya.

...****************...

Pesta untuk para selir juga digelar pada malam berikutnya. Masing-masing selir memberikan hadiah untuk ratu Izzy termasuk Sara yang memberikan kain bawaan dari sang ibu.

"Ratu, saya hanya punya bahan kain ini," kata Sara sembari menyerahkan hadiahnya.

"Sangat bagus, selir. Aku akan membuat pakaian dengan kain ini," kata Izzy dengan mengambil kain itu.

Sara tersenyum, "Terima kasih sudah menerimanya."

Aran tersenyum karena Izzy seperti tidak iri terhadap Sara. Satu hal yang Aran tidak sukai, adalah rasa iri ratu dan selirnya. Seorang raja hanya menjadi milik dirinya sendiri, dan bukan milik dari selir dan ratu.

Sara memandang sekilas Jessica yang telah menipunya. Meski marah di dalam hati, tetapi Sara tidak dapat berbuat banyak. Jessica, adalah penguasa, sedangkan ia hanyalah bawahan.

Tarian, makanan lezat, musik yang mengalun merdu menghiasi harem. Selir-selir itu menikmati pesta mereka. Sara juga turut bahagia. Ada senyum yang tersungging di bibirnya dan Aran memperhatikan itu.

"Yang Mulia, " tegur Izzy.

"Iya."

"Malam ini aku ingin bersamamu. Maafkan aku, Yang Mulia. Mungkin malam ini giliran ratu Jessica, tetapi aku ingin bersamamu karena bayiku." Kehamilan ini harus dimanfaatkan, bukan?

Aran tersenyum, "Baiklah, Ratu."

Bersambung

Dukung Author dengan vote, like dan koment.

1
akukaya
kau kn raja utk rakyat... kau tak mahu dimiliki .. hanya mahu memiliki... padahal aku dah tahu jln cerita ini... saling serunya... aku ulang baca ..🤣🤣🤣
akukaya
kihkuhkihkih... sama sama pengkhianat... sesuai
akukaya
kau masih belum tahu.... Jessica nikah dgn kau kena nk merebut takhta kau... diorg dah rancang lama... huhuhu...( aku kn mata mata )
akukaya
,kau pun jahat... menutup kejahatan Jessica... bukan selidik dgn benar... Raja Bodoh... Sex saja yg dia tahu.. bongok .. geram aku
akukaya
lalim lalim lalim lalim lalim lalim lalim lalim lalim lalim lalim lalim lalim lalim
Nur Aini81
🤭🤭🤭 gill kaget ya 🤣🤣🤣
Nur Aini81
kalo menurut sy Aran sebenarnya baik hati tp ya namanya laki-laki apalagi Aran itu raja pasti marah dan cemburu kalo denger pacarnya mesra" an Ama cowok lain. 🤭🤭🤭
Nana Niez
raja model aran memang hrs diberi pelajaran yg setimpal
Nana Niez
sara lemah,,
💖 sweet love 🌺
mau dibilang sara kejam, nyatanya beginilah hidup dalam istana kan..
Krn istana bukan cuma rumah utk suami, istri dan anak, tp ada bnyk kehidupan didalamnya yg saling menjatuhkan utk bertahan hidup
💖 sweet love 🌺
visual 👍👍👍
💖 sweet love 🌺
keren
💖 sweet love 🌺
pinter kamu Thor.. tau cara2 dan seluk beluk intrik utk cerita istana..
💖 sweet love 🌺
karma utk Jessica, Krn dia yg udh menghasut Izzy utk membunuh anak yg dikandung sara..
Jessica juga yg jadi penyebab kematian ibunya sara
💖 sweet love 🌺
seperti nya author nya terinspirasi dari cerita abad kejayaan dan Jodha Akbar
💖 sweet love 🌺
bener sih vibes nya kyk cerita film nya kerajaan turki
Rere
persis Kya cerita nya king Sulaiman
Reanny Wijaya Oesin
satu kata untuk Sarapan👍
Lella Tunnur
Luar biasa
Febri Ana
mampir thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!