Seruni Kamila seorang gadis berhijab hidup dengan saudara yang sangat membencinya,gadis tersebut menerima takdirnya sebagai gadis yang buruk rupa,setiap ada pria yang datang melamar sudah dipastikan bukan dirinyalah yang terpilih,pada kenyataannya wajah buruknya itu diakibatkan oleh sang Ibu yang tidak segan-segan menyiksanya bahkan dengan tega mencakar nya tanpa ampun.
Gadis itu pasrah keadaan dia terus bersyukur atas karunia sang pencipta masih diberikan umur panjang dan juga Ayah yang baik juga senantiasa melimpahkan kasih sayangnya dengan ikhlas.
Walau banyak pria yang menolak nya Seruni menerima dengan lapang dada,Namun takdirnya berkata lain disaat hatinya semakin terpuruk seorang pemuda datang dan masuk dalam kehidupannya,pemuda itu sangatlah sempurna dari wajahnya maupun dari hartanya.
Lambat laun perkenalan mereka berubah menjadi cinta yang sama-sama tidak berani saling mengungkap,ketika pemuda itu sudah memantapkan hatinya pada Seruni dan ingin mengutarakan rasanya pada Seruni tiba-tiba wanita masa lalu sang pemuda datang mengacaukan segalanya,hingga Seruni memutuskan pergi sejauh mungkin agar menghilang dari kehidupan pemuda yang telah menyatakan cintanya pada Seruni,namun demi rasa tanggung jawab kekasihnya pada wanita masa lalu dia pun pergi membawa kesedihan yang mendalam.
Akankah kesalah pahaman antara dua sejoli itu berakhir...?
Yuk kepoin novel pertama aku berjudul "Cinta Dalam Diam "...
HAPPY READING READERS.....
✍🏻❤💓💖💗
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurul afla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
POV Kenan end
handphone ku terus saja bergetar kulihat dilayar nya Fiona menelpon,aku sangat kesal sebenarnya tapi dia bisa berbuat nekat kalau aku tak menuruti keinginannya dengan berat hati aku pamit pulang,gadisku mengantarku sampai kedepan berat rasanya melangkahi kakiku karna akan lama tidak bertemu dengannya untuk mengisi waktunya Fiona,kulihat air mata gadisku lolos lagi, hatiku sedikit tercubit melihat kesedihannya,aku merasa gadis itu masih ingin aku disitu tapi keadaanku tak mendukung, dalam tangisnya dia bisa mengubah mode senyum ada rasa tenang mengalir di hatiku''hanya sebentar sayang aku akan kembali untukmu kali ini izinkan aku pergi ,lepas aku dengan senyummu,aku pergi untuk kembali''lega rasanya hatiku melihat senyumnya seperti jawaban atas kepergian sementaraku,ingin ku peluk dirinya tapi aku takut pelukanku tanpa izinnya akan membuat kami menjauh,akhirnya aku langsung masuk ke mobil pergi dari hadapannya,kulihat gadisku masih mematung melihat kearah ku,tapi aku harus menyelesaikan semua.
satu Minggu aku tidak menghubunginya tapi aku masih sibuk dengan Bisnisku,dengan tingkah Fiona yang makin menjadi-jadi,ingin kukatakan padanya aku sudah tidak mencintai Fiona,ingin kuberi tahu dunia bahwa aku sangat mencintai dia gadis kerudungku,aku begitu rindu padanya,aku ingin sekali menghubunginya.
Tidak tahan lagi kuraih benda pipih ku kutekan nomor telepon gadisku panggilan ku belum dijawab,kupanggil lagi akhirnya suara pengobat hatiku terdengar juga,lama aku berbincang dengannya aku mengubah mode telfon ke mode video call,aku bahagia saat melihat gadisku terpampang di layar handphoneku,ingin ku didekatnya,ingin ku peluknya,ingin ku cicipi bibir mungilnya,seminggu aku tidak jumpa dengannya dia semakin cantik,beginilah rasa menggilai seseorang,beginilah rasanya wanita yang menggilai ku sekarang akupun merasakan hal serupa,aku berbincang dengannya walaupun kami tidak dinegara yang sama tapi gadisku bagai selalu dekat denganku.
aku berusaha sekuat tenaga menyelesaikan pekerjaan ku di negara orang ,ingin ku terbang langsung mendarat didekat gadis kerudungku.
beberapa Minggu kemudian aku siap terbang kenegaraku kembali,negara dimana gadisku berada ,aku semakin merindukan negaraku yang didalamnya terdapat bidadari ku.
setelah turun dari pesawat aku langsung memesan taksi pulang ke apartemen untuk menyegarkan badanku dulu,setelah selesai semua aku langsung menuju kerumah mbak bunga,hatiku sangat berdebar-debar,begitu aku masuk langsung disambut ramah oleh art dirumah itu,tak lama kemudian mbak bunga datang dia memberitahu ku bahwa gadisku sedang santai di gazebo belakang ,aku segera melangkah menuju dimana pujaan ku bersantai, dapat kulihat dari kejauhan gadisku sedang melamun sambil menghayunkan kakinya.
aku mendekatinya tapi gadisku masih belum menyadarinya semakin aku dekat dengannya dia masih belum menoleh sama sekali,aku melihat wajah yang sangat ku rindukan menatap kedepan ,entah apa yang dipikirkan aku berharap dia memikirkan ku,lalu aku mengucap sesuatu ku lihat tingkah nya sangat menggemaskan seperti sedang mendumel sesuatu akupun berucap kembali dengan cepat dia menoleh kehadapanku dia sangat cantik,mata teduhnya menatap lekat kearah ku,aku mencintainya,merindukannya,menyayanginya,itulah kata kata tulus yang terucap dalam hatiku.
kuraih dagunya, begitu lembut tatapannya ingin ku kurung untuk selamanya dalam hidupku,tapi sayang gadisku masih milik ayahnya.
seminggu setelah pertemuan pertama kami ,aku menghubungi nya lagi mengajaknya makan malam,malam itu aku langsung tancap gas mengemudi dengan hati yang bahagia menuju tempat tinggal gadis ku.
begitu sampai aku langsung disambut oleh bang Rio yang kebetulan teman ku,aku berbincang-bincang sambil menunggu sang pujaan hatiku turun.
aku terpana saat melihat gadisku yang menuju kearahku dengan senyuman manis menghiasi wajah cantiknya,pakaiannya sangatlah cocok di badannya,aku terpaku dengan kesederhanaan yang dimiliki gadisku,bang Rio membuyarkan lamunanku ,aku malu sekali tapi cintaku padanya menutupi segalanya.
dimobil aku melirik kearahnya dia hanya diam,aku berbasa basi dengannya masih saja dia menjawab tanpa menolehkan wajah cantiknya itu.
aku menepikan mobil dan menatap tajam kearahnya ,aku kecewa karna mata cantik itu tak menatapku dia bingung aku langsung menggenggam tangannya erat dia pun kaget tapi dan berusaha melaepaskan tangannya tapi aku sudah terlalu nyaman aku semakin mengeratkan nya ,kulihat dia pasrah ku kemudikan mobilku kembali dengan tangan satunya,dalam perjalanan tanganku tak lepas darinya kadang ku lihat dia menarik pelan bisa kurasakan keringat yang muncul ditangannya entah takutlah entah grogikah masa bodoh yang penting aku nyaman😁😎
kami sampai di restauran masih aku genggam tangannya,tapi dia melepaskan diri dari genggaman ku,aku masih tak perduli bahkan mata pengunjung tertuju kearah kami,betapa kecewanya aku saat gadisku mengatakan hal yang paling membuatku sedih dan kecewa,langsung kulepsskan tangannya aku berlalu masuk kerestaurant diikuti olehnya,aku memilih duduk dimeja pojok,aku sengaja memilih disitu agar bisa menyatukan kelap kelip lampu restauran dengan wajah cantik pujaan hatiku,saat sudah duduk dan memesan makanan aku melihat dia menatapku tapi hatiku sedang kecewa kupasang wajah dinginku hingga makanan datang ,kami makan dengan tenang tanpa ada dialog apapun.
gadisku bangun dan mendekatiku,dia minta izin ketoilet karna mode ku masih dingin jadi jawabanku hanya sekedar saja,diapun melangkah kearah toilet setelah mendapat izin dariku,aku melihatnya sampai dia hilang berbelok kearah toilet.
tiba-tiba....
''jadi ini kesibukan mu kenan''ucap seorang wanita.
aku menoleh dan kaget.
''fiona,,,kamu''ucapku.
''kenapa?kaget kalau aku memergoki mu dengan jalangmu itu.''cibir Fiona
''apa maksudmu mengatakannya jalang,dia gadis baik baik''sentak ku karna tak terima Fiona mengatakan wanitaku jalang.
aku melihat semua pengunjung menatap kearah kami semua,aku segera memanggil pelayan untuk membersihkan meja kami,jijur aku bahkan tidak memikirkan gadisku .
kubawa Fiona menjauh dari sana aku langsung menarik Fiona ketaman dekat restorant,sungguh Fiona merusak acara pentingku ,dia selalu saja menyalahkan gadisku ,aku membujuknya karna Fiona mengancam dirinya ,aku takut dia bisa membunuh dirinya sendiri,aku terus saja membujuknya.
tanpa kusadari Fiona menciumiku,aku tidak membalas aku sangat malu Fiona bertindak seperti itu didepan umum,Fiona terus saja ******* bibirku tanpa kubalas,kubiarkan saja supaya otaknya dingin dan tak berbuat macam-macam,segera kulepaskan Fiona,ada hati yang harus kujaga saat ini tapi bukanlah Fiona melainkan gadisku walaupun belum kumiliki ,ciuman tadi tak berasa apa-apa,berbeda dengan gadisku hanya saling menatap saja gairahku bangkit.
begitu selesai aku membujuk Fiona aku kembali lagi kerestoran,tapi kulihat kursinya kosong aku sangat khawatir apakah dia masih ditoilet kususul ketoilet tapi nihil tak ada siapapun juga,lalu aku bergegas keparkiran ,hatiku lega melihat bidadari yang kucari sedang menungguku di luar mobil.
aku memanggilnya diapun menoleh ,matanya sembab dia pasti baru saja menangis wajahnya pucat ,aku sangat khawatir aku menyarankannya untuk kerumah sakit,tapi dia menolaknya dengan lembut sambil tersenyum,dia hanya ingin cepat pulang dan tidur ,untuk menghargainya aku langsung bergegas membawanya pulang.
diperjalanan aku meliriknya kesamping, gadisku sedang bersandar memejamkan matanya,aku tau dia tidak tidur karna air matanya mengalir.saat mobil kami memasuki kawasan tempat tinggal gadisku dia ingin turun ,aku mencekal tangannya dia menoleh bingung,aku langsung memberikan kotak beludru kotak yang sudah dari tadi ingin kuberikan saat ingin aku menyatakan cintaku padanya tapi gagal karna fiona,dia mengambil kotak tersebut kulepaskan genggaman ku agar dia bisa membuka kotak tersebut,lama dia menatap.
aku sangat kecewa saat dia menutup kotak beludru itu dan mengembalikannya pada ku,dia menolak dengan alasan tidak masuk akal,apa dia marah karna aku menyentuhnya,aku bingung ada apa dengannya,dia bahkan berteriak-teriak ingin segera turun,dia sangat berbeda.
tanpa pikir panjang aku menghubungi kakaknya meminta izin kembali untuk membawa seruni agar bisa menyelesaikan masalah kami,dan aku mendapatkan izin.
Ada rasa khawatir dan takut kulihat diwajahnya saat aku mengemudi kembali,dia terus saja mengedor jendela dan membuka pintu mobil yang sudah dikunci,aku membawanya kearah pantai bagiku pantai adalah tempat yang tenang semoga aku mengerti ada apa dengannya itu doa ku dalam perjalanan.
sampai di pantai aku membuka kunci pintu mobil kembali dan keluar dengan menutup pintu mobil kasar,aku menunggu dia keluar tanpa kupaksa ,kusenderkan bokongku sambil melipat tangan di dada di depan mobil,kulihat dia masih menangis disana dan itu masih kubiarkan.
akhirnya dia keluar dia ingin pulang,tapi aku akan mengantarnya pulang setelah mengetahui alasan penolakannya itu.pertama dia enggan menjawab,tapi akhirnya karna terpaksa dia mengungkapkan fakta yang sangat menyayat hatiku,jadi selama ini aku didekatnya hanya membuatnya sedih tapi aku mencintainya tekadku bulat kalau sudah mencintai harus kumiliki.
aku tidak mau memperpanjang lagi masalah kami,aku mengantarnya pulang sebelum dia turun aku memaksa dia ,dengan sedikit ancaman yang membuatnya ciut,aku memakaikan gelang di tangannya,kulihat dia sudah pasrah dan langsung turun tanpa menoleh lagi,aku melihat kesedihan yang besar di wajahnya ,senyuman yang diberikan tadi diparkiran adalah senyuman yang dibuat buat,aku bisa melihat dari pancaran mata canduku itu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
pembaca yang bijak jangan lupa tinggalkan jejak ya.....👣👣👣👣
💗💖❤️
👍👍👍😘😘😘
smpai ke sentuh ke hatii 🥺😫😭😭