NovelToon NovelToon
Tuan Jendral Cintai Aku

Tuan Jendral Cintai Aku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action
Popularitas:803.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: enny76

Arsen coline harus menelan pil pahit dalam hidupnya, Marlen Lee istri yang baru saja ia nikahi harus ternodai karena ulah seseorang yang memperkosa istrinya dimalam pertama.

Cinta Arsen yang begitu besar pada Marlen Lee. Harus berkhir dengan kekecewaan.

"Jangan pernah kau sentuh diriku! bagi ku kau hanyalah kotoran debu yang berserakan, rasanya kau tak pantas untuk ku sentuh! Hardiik Arsen.

Seorang Jendral muda bernama Alan Smith, datang sebagai perisai dan pelindung bagi Marlen. Ia sanggup menghancurkan siapa saja yang menyakiti wanitanya.

Akan kah Arsen akan menerima kembali Marlena sebagai istrinya? atau sebuah perceraian yang terjadi?"

Mampu kah Alan mengembalikan kepercayaan Marlen padanya...?

@Ada unsur Dewasa 21 + tolong bijaklah dalam membaca.


Yuk ikuti terus kisahnya🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon enny76, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengalah Demi mu

Arsen dan Alan sudah duduk disebuah kursi saling berhadapan, dengan meja bundar ditengahnya, Mereka dikelilingi banyak tamu yang ingin menyaksikan pertandingan adu minum dua orang penting itu. kini mata keduanya saling bersitatap, garis tegas wajah Alan sebagai seorang jenderal sangat terlihat jelas, pria yang dingin, angkuh tapi berwibawa, tidak ada senyum sama sekali diwajahnya dengan ekspresi datar. sementara Arsen selalu terlihat tersenyum sinis, menandakan orang yang suka sepelekan orang, Arogan, dan sombong.

Seorang bartender menaruh puluhan botol minuman di tengah meja dan menaruh satu gelas masing-masing depan Alan dan arsen, seorang wasit berdiri diantara keduanya, sementara seorang bartender membuka penutup botol dan menuangkan kedalam gelas masing masing, Marlen yang berdiri disamping Arsen terlihat kesal dan malu, terlihat wajahnya memerah menahan tangisannya, semua mata tertuju padanya, bisik-bisik para wanita seakan sedang membicarakan dirinya, sungguh Marlen merasa terhina dengan perbuatan Arsen yang mempertaruhkan dirinya demi sebuah lahan ditepi pantai.

Wasit sudah memberi aba-aba dan pertandingan pun dimulai.

"3,, 2,,1,, mulai,,,"

Keduanya mulai meminum wine yang berada di depannya, satu botol habis, dua botol, tiga botol, waktu terus berjalan hingga keduanya sudah mnghabiskan sepuluh botol wine, tapi keduanya masih kuat dan bertahan.

Seorang Pria tiba-tiba datang dan mendekat pada Alan, dan ia berdiri disamping Alan, lalu ia berbisik padanya.

"Alan, bisa bicara sebentar, ada yang perlu kita bicarakan."

Alan hanya diam membisu, sorot matanya menatap tajam pada Arsen, pria itupun berbisik kepada seorang wasit wasit itupun mengangguk setuju.

"Baik kami beri waktu untuk istirahat pada keduanya selama sepuluh menit."

Alan beranjak dari duduknya dan berjalan mengikuti langkah seorang pria yang tadi berbisik kepadanya, mereka berjalan kesuatu tempat yang jauh dari area orang-orang yang berada didalam pesta.

"Ada apa Edward? katakanlah waktuku tidak banyak, hanya sepuluh menit untuk meneruskan pertandingan."

"Alan apa yang sedang kau lakukan?! untuk apa kau bertaruh demi seorang wanita yang berstatus istri dari Arsen Collins"

"Aku hanya ingin menolongnya saja!

"Bukan begitu cara ingin menolong seorang wanita, kau seorang jenderal, abdi negara, jangan kau pertaruhkan jabatan dan nama baikmu untuk seorang wanita, apalagi ia istri seorang Arsen, keluarga Arsen pun sangat berpengaruh didunia politik, apa kata mereka diluar sana bila kau menang dan mendapatkan istri seorang Collins, pikirkanlah masa depanmu dan keluargamu, Ayahmu orang penting dan berpengaruh di pemerintahan, ia sangat terpandang, bila kau melakukan sedikit saja kesalahan karirmu dan masa depanmu akan hancur, keluargamu juga akan malu."

Alan masih terdiam ia mencerna kata-kata Edward

"Aku ini sahabatmu yang selalu mengingatkanmu, kau jangan ceroboh Alan" menepuk pundak Alan "lihat banyak paparazi disekitar kita, banyak musuhmu yang mengintai dan ingin menjatuhkanmu, aku tau kau seorang peminum yang hebat, berhati-hatilah karena kau bisa mendapatkan masalah dengan cara menang dari Arsen dan mendapatkan istrinya, sama saja kau merebut istri Arsen Collins dengan menang taruhan, lalu istri Arsen akan dianggap rendahan oleh semua orang, apa kau tidak pikirkan perasaannya?"

Helaan nafas kasar keluar begitu saja dari bibir Alan, ia menoleh pada Edward dan tersenyum tipis "Terima kasih sudah mengingatkan aku bro!" ucapnya dengan sorot mata suram.

"Aku mengerti perasaanmu, niatmu baik untuk menolong Marlen, tapi lihat posisimu berita akan cepat menyebar, kupikir ini adalah jebakan Arsen agar ia bisa mendapatkan lahan itu"

Alan mengangguk anggukan kepalanya tanda setuju.

"Bro! masih ada cara lain untuk membebaskan Marlen."

"Baik lah, aku harus kembali, kurasa kita sudah melewati sepuluh menit"

Alan melangkahkan kakinya di ikuti Edward di sampingnya berjalan menuju tempat pertandingan, para tamu masih berkumpul dan terus menunggu hasil dari minuman terkuat, Arsen sudah berada ditempat duduknya, Alan menatap iba wajah Marlen yang terlihat gelisah dan tegang, sungguh Alan kasihan melihat keadaan Marlen yang tertekan, sungguh menjadi seorang jendral bukanlah hal mudah karena karir dan nama baiknya akan selalu jadi taruhannya, Alan merasa bersalah tapi ia tidak bisa terang terangan untuk menolong Marlen.

Pertandingan dimulai kembali, bartender menuangkan wine kedalam gelas mereka masing-masing, beberapa tegukan sudah habis dan dituang lagi, wajah suram Alan terus menatap Marlen yang terlihat pucat bagai mayat hidup, ia berkata dalam hatinya.

"Marlen maafkan aku, kali ini aku gagal menyelamatkanmu, tapi aku berjanji akan terus melindungimu, percayalah aku pastikan kau akan terbebas dari Arsen."

"Prakk! suara gelas yang ditaruh kasar oleh Alan diatas meja, Alan sebenarnya masih kuat minum tapi kali ini misinya harus gagal untuk menyelamatkan kehormatan Marlen, iapun sadar Marlen masih berstatus istri sah Arsen.

"Sayang kau harus kalah, kau tidak boleh menang dan mendapatkan istrinya Arsen, jangan pernah rendahkan dirimu demi wanita yang sudah memiliki suami" terdengar suara sinis di telinga Alan, ia menoleh arah suara yang berada disampingnya.

"Shinta! kau jangan pernah ikut campur dengan urusanku! hardik Alan dengan sorot mata tajam.

Alan melihat Arsen sudah mulai sempoyongan, matanya memerah, beberapa kali teguk lagi dia pasti sudah K.O, tapi Alan harus mengalah dan ia tidak mau egois karena akan banyak orang yang terluka karena keputusannya, terutama Keluarganya sendiri dan sudah pasti Marlen lah yang akan mendapatkan masalah.

"Brakk!

Tiba-tiba kepala Alan jatuh diaatas meja, semua orang terlihat kaget, padahal masih dua botol wine lagi yang tersisa, Arsen tersenyum bangga melihat Alan tak kuat lagi minum, seorang wasit memberikan waktu pada Alan untuk bangun, wasit mulai memberi aba-aba, tapi sayang Alan tidak juga bangun.

"10,,,9,,,8,,,7,,,6,,,5,,,4,,,3,,2,,satu,,"

"Yeah aku menang! teriak Arsen senang, sebenarnya iapun sudah tak kuat untuk menopang tubuhnya, tapi demi sebuah pertandingan bergengsi ia berusaha untuk kuat, Asisten Hans yang sudah berada di belakang Arsen memegangi tubuhnya yang mulai gontai.

"Pemenangnya adalah Tuan Arsen Collins" suara wasit menggema di room itu, suara riuh tepuk tangan bergemuruh, teman teman Arsen memberi ucapan atas kemenangannya.

"Akhirnya Aku mendapatkan lahan itu Tuan jendral, ternyata kau tak sehebat yang banyak orang katakan" Batin Arsen tersenym penuh kemenangan.

'Muehehehehe,,,," Arsen terkekeh.

"Ayo angkat Tuan jendral ke kamarnya" perintah Edward pada Anak buah Alan yang berada di belakangnya, mereka merangkul pundak Alan dan membawa nya pergi dari tempat itu, Edward menoleh pada Marlen yang masih berdiri terpaku ditempatnya, lalu ia pergi meninggalkan tempat itu.

Marlen menatap kepergian Alan, entah apa yang sedang ia pikirkan saat ini, apakah ia senang kalau Alan kalah? atau kah sebaliknya malah bersedih, hati Marlen bergetar dan sedih saat Alan pergi bersama orang orangnya.

"Ayo Nyonya, kita pulang,," Hans membuyarkan lamunan Marlen dan ia mengangguk pelan lalu berjalan mengikuti langkah asisten Hans.

'

'

'

'

'

''

'

@BERSAMBUNG

@AYO TERUS DUKUNG AUTHOR DENGAN CARA

@LIKE

@KASIH HADIAH

@RATE BINTANG 5 (JNGN LUPA YA)

@KOMENTAR POSITIF NYA

@ JANGAN LUPA IKUTI JUGA NOVEL TEMAN AUTHOR 😍

1
Sumawita
lanjut kak
naomi
ini selesai critanya smp disini
naomi
duh kenapa sy masi blm bisa move on dr novel ini, semakin di tengok tiap hari, semakin terasa lama banget, tdk update2, kl memang hiatus, di info bunda, sayang sih, critanya bagus tp nggantungnya uda 1 taun lebih
Margareth Alexander
dasar wanita keras kepala..hrsnya biar aja di perkosa
naomi
smp sekarang blm di lanjut cerita ini, sptnya hiatus
Agustia Anggraini Sinaga
KK knp si gk update lg.sayamg ceritanya bagus tp gk update lg
naomi
setiap hr sy tengok novel ini, masi tetep belum di lanjutin, sdh genep 1 tahun, sdh tergantung2, hiatus tdk lanjut tdk, bener2 maranas sy, bunda
Dewi Ariyanti: pindah ke fizo judulnya pria yang merenggut kesucianku dah bab 45 disana tp blm up juga dah lama
total 4 replies
Sumi Yati
saya nungguin dah 1 thn lom up juga bun
lecy
sk sm crtnya baru awal aja udh suka,semoga sukses ya bunda author,semangat
Bunda Ayy
bunda..bisa gak ceritanya di lanjutin please🥰🥰🥰🥰
Salmah
suka
welni daniati(nadhira)
baru baca novel...ini
Christin Natalia
kok blm ada up nya ya
Lie naa
ini kpn dilanjut ya....apa mmg SDH stop sampe disini
OrrieOn
kalau betul betul cinta,harusnya selidiki penyebab terjadinya peristiwa malam itu.
tapi mmg itu skenario nya Thor 🤭🤭
Widi Retaj
mana lanjutannya hampir 1th nih
Fitria Fitria
knp skrg novel toon bnykan yg up gk pernah selesai pdhal critanya bagus...udh sor awak baca udh gk ada kelanjutannya
Fitria Fitria
up lagiii dong thooor
Fitria Fitria
wah....Alan...kau sangat lariiis...
💞🖤Icha
Belum up lagi Bunda seru penasaran Bunda menanti kelanjutannya Bunda lov u 😘😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!