calla terlahir dr keluarga yang sederhana dan memiliki impian menikahi orang kaya tetapi seiring waktu ia tidak ingin menikahi orang kaya karena takut tidak setara dan takut dikucilkan oleh orang sekitar,calla berusaha untuk mencari uang untuk kehidupannya dan kedua orang tua tiba-tiba saya dipaksa menikah untuk membayar utang ayah saya dengan seorang mafia yang kaya raya dan terkenal dgn kekejamannya.
apakah calla bahagia atau sebaliknya?
mampukah calla lari dr kehidupan mafia yg keji itu?
yuk dibaca novel pertama saya,maaf jika ada yang kurang karena ini pengalaman pertama saya membuat novel.
Semoga suka dengan novel ini 🥰
start: 2 Januari 2021
finish: 24 juli 2021
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cindy Elvina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 18
sesampainya sampai di butik calla dan axel langsung masuk ke butik tsb
"waahh cantik cantik banget gaunnya"guam calla
calla melihat gaun yang sangat cantik dan calla sangat ingin mencobanya
"axel apa aku boleh mencoba yg ini"tanya calla
"coba saja yang kau suka"balas axel
"miss calla ingin mencoba gaun ini?"kata pegawai itu
"hmm iaa"ucap calla
calla diajak oleh pegawai itu ke ruang ganti dan calla di bantu oleh pegawai pegawai agar mudah mengunakan gaun itu
calla melihat ke arah cermin gaun ini sangat indah
"aku menikah dengan orang yang memiliki semua yang dia ingin kan,dari dulu aku ingin menikahi orang kaya permintaan ku dikabulkan tapi akankah pernikahan ku bertahan hingga tua nanti dan axel tidak mencintai ku dia memiliki wanita yang dia sukai lalu aku hanya dijadikan boneka oleh nya"batin calla aku pun menangis
"miss mengapa menangis?"tanya pegawai itu
"tidak apa apa aku hanya terharu biarkan aku sebentar disini"ucap calla
"baik miss kita permisi dulu ya miss"ucap pegawai
"tunggu kalau axel bertanya bilang saya sedang mempersiapkan diri jangan bilang saya menangis"ucap calla
"baik miss"ucap pegawai itu lalu pergi
betul saja axel bertanya mengapa calla tidak keluar dan pegawai itu mengatakan apa yang calla suruh
tidak lama calla keluar menggunakan gaun yang sangat indah
axel menatap calla hingga tidak berkedip dan tidak bergerak
calla merasa axel menatap ia,calla pun jadi merasa aneh
"axel apa tidak bagus?"tanya calla
"ehm ehm baguss kok"ucap axel
"lalu mengapa kau melihat ku seperti itu"tanya calla
"emm seperti nya ada yang kurang gaun yang itu"alasan axel
"coba itu"ucap axel sambil menunjuk sebuah gaun
calla mencoba gaun yang tadi axel suruh coba
calla keluar menggunakan gaun pilihan axel
"emm bagus apa kau suka?"tanya axel
"suka"jawab calla
"gaun yang saya suruh buat apa sudah selesai?"tanya axel kepada pegawai itu
"oh sudah tuan"ucap pegawai dan mengeluarkan gaun yang axel suruh
"coba pakai gaun itu"ucap axel
calla bingung kapan axel merancang gaun ini?
"bagus juga yg ini ok aku memilih gaun ini dan gaun pertama yang ia coba"ucap axel dan mengajak calla pergi dari butik itu
"axel apa kita pulang sekarang?"tanya calla calla tidak ingin pulang ia ingin jalan jalan sebentar ia sangat bosan di rumah
axel menganggukan kepala
"kau tidak mencoba jas mu?"tanya calla
"tidak"balas axel
"kenapa?,ayo pergi aku ingin melihat"ucap calla bersemangat
"tidak"balas axel
"ayoo lahh ya ya pleasee"ucap calla memohon
axel memutar arah dan menuju ke tempatnya fitting jas axel
"axel coba pakai ini"ucap calla sambil menunjukan jas pilihan axel
axel pun mencoba baju nya
"wahh baguss"ucap calla terkesima melihat axel
axel menghiraukan ucapan calla
"jas yang kemarin aku pesan mana?"tanya axel
pegawai yang disana mengeluarkan jasnya
"bagus ga?"tanya axel
"bagus kok"ucap calla
"ya sudah aku memilih dua baju ini ayo pergi" ucap axel
calla dan axel sudah di dalam mobil
"axel yuk ke cafe aku bosen di rumah terus"ajak calla
axel tidak menjawab apa apa,calla melihat ini bukan arah jalan pulang
"axel kita mau ke mana?"tanya calla lagi lagi axel tidak menjawab pertanyaan calla
biasanya cerita nya cenderung lebih greget2 gmn GT🤣😂🤣