NovelToon NovelToon
Cerita Kita

Cerita Kita

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:233.4k
Nilai: 5
Nama Author: Dewi Meitania

Pradina Hartono seorang gadis sederhana. Yang berjuang untuk kehidupan keluarganya agar lebih baik. Bekerja paruh waktu sambil berkuliah di perguruan tinggi swasta di Kota Y. Dina begitu dia disapa selalu berpenampilan sederhana.

Dina hanya memiliki ibu dan seorang adik. Ibunya hanya seorang pedagang kecil-kecilan di rumahnya. Sementara Ayahnya telah berpulang ke pangkuan yang maha Pencipta saat Dina duduk di bangku SD kelas 5. Setelah itu Dina terus berjuang mencari beasiswa agar dirinya bisa bersekolah.

Rionaldo Wijaya seorang pengusaha muda sukses. Namun kesuksesannya tak semulus kisah cintanya. Aldo begitu dia disapa harus kehilangan istri dan calon anaknya karena kecelakaan. Semenjak kejadian itu Aldo selalu menghindari wanita dan bersikap dingin kepada setiap wanita yang ingin mendekatinya.


Seperti apa ceritanya??? Kita lanjut ya... Jangan lupa Like, komen dan kasih tips nya ya bagi yang punya. 🙏🙏🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Meitania, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kangen

Dina menjalani hari-harinya seperti biasa. Segala bujuk rayu Handoko tak membuatnya gentar. Dina tetap dengan pendiriannya untuk bisa mandiri tanpa bantuan pamannya tersebut.

Kedekatan Dina dengan keluarga Wijaya semakin intens. Hanya saja Dina sedikit menjaga jarak dengan Aldo. Dina tak ingin perasaannya salah.

💌 Din, sibuk ga?

Satu pesan masuk di ponsel Dina. Dina melihat sepintas. Tertulis nama "Mba Anggun". Dina pun lantas langsung membuka pesan tersebut dan membalasnya.

💌 Ngga Mba. Kenapa?

💌 Mau antar Mba ke dokter ngga? Ini jadwal kunjungan Mba. Mas.Valdi keluar kota. Mba udah minta ijin pergi sama Kamu.

💌 Boleh Mba. Jam berapa?

💌 Satu jam lagi Mba tunggu ya Dek.

💌 Oke Dina siap-siap dulu ya Mba. Nanti Dina ke sana.

Dina pun langsung bersiap-siap memoles sedikit wajahnya dengan riasan tipis. Setiap kali Dina akan datang ke rumah keluarga Wijaya hatinya selalu berdetak tak karuan. Ada rasa bahagia menyelimuti berharap bertemu dengan yang dirindukan namun semua itu mampu Dina tutupi dengan perasaan takutnya. Takut kecewa dengan rasa yang dia miliki.

Sampai di rumah keluarga Wijaya Dina di sambut hangat oleh security. Dina memasuki rumah utama dengan perasaan yang tak menentu. Dina menoleh ke kanan dan kekiri.

"Din, cari siapa?"

"Eh,, Mami bikin kaget aja deh?"

"Lagian kamu mindik-mindik. Cari siapa?"

"E... Eh, itu Mih cari Mba Anggun." Jawab Dina gugup.

"Kamu kenapa gugup sih?"

"Gugup! Ah, ngga Mih. Mamih lagi ngapain disitu?"

"Lagi liatin kamu."

"Mamih bisa aja. Mba Anggun sudah siap Mih?"

"Sepertinya sudah. Masuklah sayang. Bener kamu cuma cari Anggun."

"Iya Mih. Tadi Mba minta anter ke dokter buat kunjungan."

"Ooowwhh.... Baiklah."

Bu.Lastri pun membawa Dina kedalam. Anggun sudah menunggu Dina di sofa ruang keuarga.

"Mba, maaf Dina lama."

"Ngga ko. Mba juga baru turun."

"Kalian pergi berdua?"

"Bertiga Mih." Jawab Anggun.

"Mamih ikut?" Sambar Dina sumringah.

"Ngga. Tapi sama supir. Tuh supirnya." Tunjuk Anggun pada Aldo.

Seketika raut wajah Dina memerah. Tatapan Aldo begitu dalam. Ingin rasanya Dina menghambur kedalam pelukan Aldo meluapkan rasa rindunya.

"Mau saling tatapan begitu terus? Kapan jalannya dong?" Goda Anggun pada keduanya.

"Mih, Kita pergi dulu ya." Pamit Anggun sambil mengedipkan matanya pada Bu Lastri. Bu.Lastri pun membalas senyum jahil anak menantunya.

"Mih, Dina pamit antar Mba.Anggun dulu ya."

"Iya sayang. Hati ya. Al, jagain anak-anak Mamih ya."

"Iya Mih..." Jawab Aldo kesal.

Sepanjang perjalanan menuju rumah sakit ketiganya hanya diam. Anggun hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah adik iparnya.

"Al,"

"Ya Mba?"

"Ga kangen?"

"Sama siapa?"

"Ealah Al,,, ga usah di tutup-tutupi sama Mba."

"Yang di kangenin juga ga kangen sih kayanya Mba."

Dina hanya diam menanggapi obrolan kaka beradik itu. Anggun hanya tersenyum mendengar keluhan adik iparnya.

"Dina, kamu ga kangen?"

"Sama siapa Mba?"

Anggun menghela nafas kasar. "Kalau pun ada harus segera di hilangkan Mba. Dina takut."

"Takut apa?" Tanya Aldo penuh penekanan.

"Ko ngegas Al." Jawab Anggun.

"Eh, ngga ah." Jawab Aldo malu-malu.

"Takut apa Dek?"

"Takut salah rasa Mba."

Seketika Aldo menatap tajam Dina.

"Mas, awas." Teriak Dina. Aldo pun segera menguasai kembali kemudinya.

Dina tampak syok. Ingatannya kembali pada kejadian beberapa tahun lalu yang merenggut nyawa Ayah Rehan. Dina menutup matanya. Seluruh tubuhnya bergetar.

"Din, kamu baik-baik saja?" Tanya Anggun cemas. Dina hanya diam. Aldo menepikan mobilnya. Setelah menghentikan mobilnya Aldo langsung membawa Dina kepelukannya.

"Maaf." Bisik Aldo pada Dina. Anggun masih tidak mengerti apa yang terjadi dengan Dina. Anggun hanya mengelus punggung Dina yang berada di pelukan Aldo.

"Maafkan Mas. Tenanglah semua baik-baik saja. Tidak terjadi apapun dengan kita."

Perlahan Dina mulai sedikit lebih tenang. Nafasnya mulai teratur kembali. Aldo melonggarkan pelukannya.

"Minumlah Dek." Ucap Anggun sambil menyodorkan air minumnya kepada Dina. Aldo mengambil alih botol minumnya dan mendekatkan ke bibir Dina untuk diminumnya.

"Al,,"

"Dina trauma mendengar rem mobil Mba."

Anggun pun mengerti dan menganggukan kepalanya. Anggun mengusap lengan Dina dari jok belakang. "Tenanglah Dek. Semua baik-baik saja. Kita pulang saja Al. Nanti Mba telfon dokternya untuk meminta jadwal besok."

"Tidak perlu Mba. Dina baik-baik saja. Kita lanjutkan saja Mas."

"Kamu yakin?"

"Yakin Mba. Lagian ini sudah dekat."

Aldo pun kembali melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Aldo lebih berhati-hati lagi dalam menyetir.

Tbc...

1
Rosita Hendriyani
wah pinter beladiri kok cengeng ya????
Rosita Hendriyani
so sweet
beybi T.Halim
Ardina??or..Pradina???? namanya yg mana??
beybi T.Halim
diih yg SDH lope..lope sekebon ..,makin mekar aja😍Mamas aldo
beybi T.Halim
kita kasi bunga dl.,Krn ceritanya tdk bertele-tele dan alur nya sedikit cepat👍
beybi T.Halim
mulai menarik.,aku suka karakter cewek yg jago bela diri.,pengennya sih jago nge-dance juga..,🤭ngarepp
Amirah iz
apa yg keskip tiba2 si dina dah kaya AP
susi 2020
🥰🥰🥰😘
susi 2020
🤔🤔😘😍
susi 2020
😘😘😍🥰
susi 2020
😍🥰🤔🥰
susi 2020
😘😘😘😘
susi 2020
💕💕😍😍🥰
Dul...😇
ini gimana nggak ada lanjutannya Dina sama p Handoko, hadeeeh 🤦
Dul...😇
bukannya tadi Anggit y yang meriksa Dina.
Dul...😇
maksudnya aliran apa y 🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔😴
Dul...😇
kalau cuma pake abjad saja di baca nya kok nggak enak gitu y.
Dul...😇
memutar mobil, masuk kedalam kemudi.🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔😴
Dul...😇
🤔
Dul...😇
jadi nggak enak kalau ada kayak gini nih 😔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!