NovelToon NovelToon
Aku Bukan Perusak ( Membawa Benih Kakak Ipar )

Aku Bukan Perusak ( Membawa Benih Kakak Ipar )

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Single Mom / Penyelamat
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: R-kha

Mengandung benih calon kakak ipar membuat Rahma terusir dari rumah nya sendiri meski Rahma sudah menjelaskan kenapa semua itu terjadi tapi ibu dan kakaknya lebih percaya pada calon kakak iparnya.

Sebenarnya apa yang terjadi sampai Rahma harus mengandung benih calon kakak iparnya ?

Apa mungkin Rahma dan calon kakak iparnya memang saling mencintai sampai sampai Rahma tega merusak kebahagiaan kakaknya sendiri ataukah ada sebab lain sampai hal itu bisa terjadi ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R-kha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pesan Seorang Ayah

Pak Candra menatap ke arah Rahma yang terlihat ragu untuk mengatakan apa yang sudah terjadi dan juga alasan di balik keputusan kenapa Kahfi menikahinya dengan terburu buru.

" ada apa, kenapa ayah merasa kamu ragu untuk menyampaikan semua itu ?" tanya pak Candra yang masih menunggu Rahma menjelaskan yang sebenarnya terjadi.

" sayang, kartun kesukaan Caca sepertinya sudah mulai " ucap Rahma yang tak ingin membicarakan semua itu dihadapan Caca.

" iya Tante " ucap Caca yang langsung bangkit dari duduknya menuju ruang keluarga yang tak jauh dari ruang tamu rumahnya.

" ada apa ?" tanya pak Candra yang semakin yakin jika ada hal besar yang sudah terjadi pada putrinya ini.

" ayah ingat malam dimana Rahma tidak pulang dan saat Rahma pulang mba Via dan ibu mengusir Rahma ?" tanya Rahma yang kembali mengingat malam kelam yang tak pernah ingin iya ingat tapi terpaksa iya ingat untuk bisa menjelaskan semuanya.

" ya " jawab singkat pak Candra.

" akibat malam itu, Rahma mengandung anak mas Aslan " ucap Rahma yang tak bisa menutupi rasa sakit bercampur sesal dalam hati atas apa yang sudah terjadi pada dirinya malam itu.

" apa maksudmu ?" tanya pak Candra.

" bukan kah Aslan bilang jika dia tak menyentuh mu ?" tanya pak Candra yang memang sempat berbicara berdua dengan Aslan setelah kepergian Rahma hari itu.

" mas Aslan berbohong " ucap Rahma.

" mas Aslan telah menodai Rahma terlepas jika kami berdua di jebak temannya mas Aslan "

" tapi intinya, mas Aslan telah menodai Rahma dan anak yang ada dalam rahim Rahma ini adalah anak nya " ucap Rahma sedih.

" jika kamu memang hamil anak Aslan lalu kenapa nak Kahfi ingin menikahimu sedangkan jelas jelas ayah dari anak yang kamu kandung itu anak Aslan ?" tanya pak Candra yang masih bingung kenapa Rahma malah menikah dengan Kahfi.

" karena saya ingin bertanggungjawab atas anak yang ada dalam kandungan Rahma dan saya juga ingin menjadikan Rahma ibu untuk Caca " ucap Kahfi.

" hanya ibu untuk Caca ?" tanya pak Candra yang ingin putrinya juga bisa di cintai oleh pasangannya karena bagaimanapun Rahma juga berhak bahagia.

" mungkin dengan bertanggung jawab atas kehamilan Rahma saat ini dan menjadi ibu untuk Caca hanya alasan saya untuk membuat Rahma tetap berada di sisi saya karena saya sendiri pun tak tau sejak kapan saya mulai tergantung pada Rahma dan saya tak ingin Rahma pergi meninggalkan saya dan juga Caca " ucap Kahfi tapi jawaban itu tak serta merta membuat pak Candra puas dengan jawaban yang Kahfi berikan.

" saya hanya ingin melihat Rahma bukan hanya di sayangi tapi juga di cintai karena bagaimanapun Rahma juga berhak untuk di cintai dan hidup bahagia dengan orang yang mencintainya " ucap pak Candra lagi.

" rasanya untuk mengatakan perasaan saya ini sebagai cinta mungkin terasa terlalu cepat tapi saya menyukai Rahma dan bagi saya Rahma wanita yang spesial yang tak akan bisa saya temui di kemudian hari " ucap Kahfi yang berusaha meyakinkan pak Candra untuk menerima dirinya sebagai calon suami dan ayah untuk anak yang Rahma kandung.

" apa Aslan tau jika kamu mengandung anak nya ?" tanya pak Candra tapi Rahma menggeleng dengan cepat dan itu sudah menjawab rasa penasaran pak Candra saat ini.

" Rahma tak ingin memberitahu jika saat ini Rahma mengandung anak mas Aslan dan sampai kapan pun Rahma tak akan memberitahu kebenaran ini !" ucap Rahma yang tak ingin menjadi alasan hancurnya pernikahan Via dan Aslan nantinya.

" baiklah, ayah hargai keputusan mu tapi asal kamu tau jika Aslan sudah menduga jika saat ini kamu sedang hamil karena kamu dan nak Kahfi ingin menikah secara tiba tiba dan terburu buru "

" dan jika yang kamu khawatirkan itu pernikahan Via dan Aslan, pernikahan itu sudah hancur saat ini karena sekarang Aslan terobsesi padamu " ucap pak Candra sambil menatap ke arah Kahfi.

" jadi jika memang kamu ingin menikahi Rahma dan itu bisa terjadi saat ini juga maka bapak setuju menikahkan Rahma saat ini juga " ucap pak Candra panjang lebar.

" tentu saja bisa pak karena saya memang sudah mempersiapkan semuanya " ucap Kahfi lega.

" tapi ingatlah satu hal, Rahma yang kamu nikahi ini sedang mengandung anak dari laki laki lain jadi agar nasabnya tak tercampur jangan menyentuhnya sampai anak ini lahir nanti " ucap pak Candra mengingatkan.

" baik pak, akan saya ingat " ucap Kahfi.

" sayang, bersiaplah "

" aku akan menghubungi pihak kantor urusan agama dan memberitahu mereka jika kita akan menikah hari ini " ucap Kahfi yang memang terlihat bahagia saat mengatakan semua itu.

" iya pak " ucap Rahma yang membuat pak Candra bertanya kenapa Rahma masih memanggil Kahfi bapak.

" kenapa kamu memanggil Kahfi, pak ?" tanya pak Candra penasaran

" mungkin karena Rahma terbiasa memanggilnya bapak jadi sampai saat ini masih sulit Rahma rubah " jelas Rahma apa adanya.

" jangan seperti itu sayang "

" ingat, sekarang Kahfi itu calon suami mu dan coba cari panggilan yang baik yang akan membuat Kahfi senang dan juga bahagia saat kamu memanggil nya " ucap pak Candra menasehati.

" iya yah, tapi Rahma masih malu untuk memanggil panggilan yang pak Kahfi mau " ucap Rahma sambil menundukkan wajahnya.

" memang panggilan apa yang Kahfi ingin dengar dari mu ?" tanya pak Candra penasaran.

" yang " ucap Rahma tapi masih bisa di dengar oleh ayahnya.

" jika ayah boleh memberi saran, mulai saat ini biasakan memanggil Kahfi dengan panggilan itu karena dari hal kecil seperti itu bisa membuat ikatan kalian semakin kuat dan bisa menimbulkan rasa cinta yang mungkin sampai saat ini belum sepenuhnya hadir di hati kalian " ucap pak Candra yang bisa merasakan baik dari Rahma maupun dari Kahfi keduanya belum benar benar saling mencintai.

" jagalah ikatan ini dan jangan pernah membiarkan apapun merusak ikatan yang baru saja kamu buat " ucap pak Candra yang tak ingin kedua putrinya merasakan kegagalan berumah tangga seperti yang sudah terjadi pada Via dan Aslan.

" iya yah, akan selalu Rahma ingat semua nasihat ayah " ucap Rahma yang paham kenapa ayahnya berkata seperti itu.

" ya sudah, bersiaplah " ucap pak Candra saat melihat Kahfi yang kini sudah terlihat rapih dengan kemeja putih lengan panjang dipadu celana hitam panjang membuat Kahfi terlihat gagah.

" sayang, bersiaplah " ucap Kahfi yang memang sudah membiasakan memanggil Rahma dengan panggilan sayang.

" apa aku terlihat gagah ?" bisik Kahfi saat Rahma berdiri tak jauh darinya saat ini.

" ya, calon suami ku terlihat sangat gagah " ucap Rahma tanpa sadar tapi saat setelah mengatakan itu Rahma langsung berlari menuju kamarnya dan hal itu di lihat juga oleh pak Candra sedangkan Kahfi hanya bisa tersenyum malu pada calon mertuanya.

" setelah ibunya tiada, Rahma tinggal bersama saya dan ibunya Via tapi sejak saat itu senyum yang selama ini menghiasi Rahma hilang karena selalu saja ada drama yang di buat Via dan ibunya " ucap pak Candra yang entah kenapa menceritakan semua itu pada Kahfi saat Kahfi baru saja duduk bersama dengan Caca tak jauh darinya.

" mungkin Rahma terlihat kuat dari luar tapi ayah tau Rahma selalu menyembunyikan rasa sakitnya selama ini seolah semuanya baik baik saja "

" Boleh ayah meminta satu hal ?" tanya pak Candra sambil menatap ke arah Kahfi yang juga sedang menatap ke arahnya.

" ayah titip Rahma karena mungkin setelah ini ayah tak akan mudah bertemu dengan Rahma" ucap pak Candra lagi.

" ayah ?"

" kenapa ayah berkata seperti itu ?"

✍🏻✍🏻✍🏻 apa sebenarnya yang di sembunyikan pak Candra hingga pak Candra berkata seperti itu seolah dirinya akan pergi jauh meninggalkan Rahma ? Atau mungkin ini pertemuan terakhir Rahma dan pak Candra ?

Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya

Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya

Love you moreee 😘😘😘

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!