NovelToon NovelToon
ANAK HASIL PERSELINGKUHAN

ANAK HASIL PERSELINGKUHAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor / Cerai / Penyesalan Suami
Popularitas:741
Nilai: 5
Nama Author: NeyNaa

Perselingkuhan di balas dengan selingkuh, hingga menghasilkan buah hati dalam hubungan terlarang!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NeyNaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Siasat Lastri

Satu minggu setelah peristiwa di kost itu, kehidupan rumah tangga Sulis dan Irwan tampak kembali normal,Irwan kembali pulang setiap malam,lebih sering makan bersama keluarga,bahkan beberapa kali mengajak Dito dan Rara berjalan-jalan di akhir pekan.

Orang tuanya pun mulai merasa lega,mereka percaya Irwan telah menepati janjinya,bahwa hubungan dengan Lastri benar-benar sudah berakhir,namun kenyataannya tidak demikian.

Pada awalnya Irwan memang berusaha menjauh,Ia menghapus nomor Lastri,menghindari tempat-tempat yang biasa mereka datangi,bahkan sempat beberapa hari tidak memberi kabar sama sekali,tapi semakin ia mencoba melupakan, semakin sering wajah Lastri muncul dalam pikirannya.

Saat bekerja,menyetir,bahkan saat sedang duduk bersama keluarganya,perasaan yang seharusnya sudah selesai justru terus menghantuinya.,

...****************...

Suatu malam, ketika Sulis dan anak-anak sudah tertidur, sebuah pesan masuk dari nomor yang tidak dikenal.

"Mas, aku cuma mau tahu kabar Mas baik-baik saja atau tidak."

Irwan langsung mengenali siapa pengirimnya.

Lastri.....

Ia menatap layar ponselnya cukup lama,hatinya berperang,antara janji yang telah ia ucapkan di depan orang tuanya dan keinginan untuk kembali menemui perempuan itu.Pada akhirnya, ia membalas,dari satu pesan itu, semuanya dimulai kembali.

...****************...

Pertemuan pertama setelah perjanjian itu terjadi di sebuah rumah makan kecil di kota sebelah,mereka sepakat bertemu jauh dari lingkungan tempat tinggal mereka.Lastri datang mengenakan pakaian sederhana dan jilbab berwarna krem,ketika melihat Irwan memasuki ruangan, matanya langsung berkaca-kaca.

"Aku kira Mas benar-benar ninggalin aku."

Irwan terdiam.

Lastri kemudian bercerita tentang hari-harinya setelah kejadian di kost,tentang rasa takut,kesepian,serta bagaimana dirinya merasa ditinggalkan begitu saja,perlahan, percakapan itu membuat rasa bersalah Irwan tumbuh,Lastri tahu persis bagian mana dari hati Irwan yang harus disentuh.Ia tidak marah,menuntut,atau memaksa sifat itulah yang membuat Irwan semakin sulit menjauh.

...****************...

Sejak pertemuan itu, mereka mulai bertemu diam-diam,tak lagi di kost,tapi mereka memilih lokasi berbeda setiap kali bertemu,kadang di kota sebelah,kadang pinggiran kota,bahkan sering kali bertemu hanya beberapa jam lalu berpisah kembali.Semua dilakukan secara sembunyi-sembunyi,agar tidak diketahui siapa pun,termasuk oleh keluarga Irwan.

Sementara itu Lastri mulai merasa hidupnya tidak tenang,sejak kejadian orang tua Irwan datang ke kost, ia selalu khawatir,Ia juga tidak ingin anaknya terus berada di tengah situasi yang rumit.

Suatu sore, saat bertemu Irwan, ia menyampaikan keinginannya.

"Mas, aku mau menitipkan anakku ke kampung."

Irwan menoleh.

"Ke orang tuamu?"

Lastri mengangguk.

"Mungkin lebih baik begitu."

"Apa kamu yakin?"

"Aku cuma mau dia tumbuh tenang."

Irwan terdiam beberapa saat,lalu mengangguk pelan.

"Kalau itu yang menurutmu yang terbaik,kenapa tidak."

...****************...

Beberapa hari kemudian mereka berangkat bersama menuju kampung halaman Lastri.

Perjalanan cukup panjang,sepanjang jalan, Lastri lebih banyak diam sambil memandangi jendela,sesekali ia menatap anaknya yang tertidur di pangkuannya,wajahnya tampak sedih,bagaimanapun juga, seorang ibu pasti berat berpisah dengan anaknya.

Saat tiba di kampung, kedua orang tua Lastri menyambut mereka dengan hangat,mereka tidak banyak bertanya,hanya mengira Irwan adalah rekan kerja yang membantu mengantar.

Sore itu, setelah semua urusan selesai, anak Lastri resmi tinggal bersama kakek dan neneknya untuk sementara waktu.

Ketika hendak berpamitan, Lastri memeluk anaknya cukup lama,air matanya jatuh tanpa bisa ditahan.

"Jaga diri baik-baik ya."

Anak kecil itu hanya mengangguk polos,belum memahami sepenuhnya apa yang sedang terjadi.

Dalam perjalanan pulang, suasana mobil terasa sunyi,Lastri beberapa kali menghapus sisa air mata yang menetes di pipinya,sementara Irwan fokus menyetir.Entah kenapa setelah anak Lastri tinggal di kampung, perasaan Irwan justru semakin tidak tenang,Ia sadar dirinya telah melanggar janji yang dibuat di hadapan ayahnya,Ia juga sadar bahwa setiap langkah yang diambil sekarang hanya akan membuat masalah semakin besar.Namun bukannya berhenti, ia justru terus melangkah lebih jauh,tanpa disadari, kebohongan yang sempat hampir berakhir kini mulai tumbuh kembali.Kali ini lebih rapi dan tersembunyi, terasa lebih berbahaya dari sebelumnya.

Perjalanan pulang dari kampung halaman Lastri seharusnya langsung berakhir di kota tempat mereka tinggal,ketika matahari mulai tenggelam di ufuk barat, Lastri tiba-tiba menoleh ke arah Irwan.

"Mas..."

"Hm?"

"Aku belum siap pulang mas."

Irwan melirik sekilas.

Wajah Lastri terlihat murung sejak berpisah dengan anaknya,matanya sembab karena menangis sepanjang sore,sebagai seorang ibu, meninggalkan anaknya di kampung tentu bukan keputusan mudah dan Irwan memahami itu.

"Aku cuma pengen istirahat sebentar," lanjut Lastri pelan.

Irwan terdiam beberapa saat,lalu akhirnya mengangguk.

Tak jauh dari jalur yang mereka lalui terdapat kawasan perbukitan yang dikenal memiliki beberapa vila untuk wisatawan,tanpa banyak bicara, Irwan membelokkan mobil ke arah sana.

Malam mulai turun ketika mereka tiba,udara pegunungan terasa sejuk,kabut tipis mulai turun di antara pepohonan pinus,vila yang mereka sewa tidak terlalu besar, tetapi cukup nyaman dan jauh dari keramaian.

Suasana tenang itu justru membuat keduanya merasa terasing dari dunia luar,seolah tidak ada masalah yang sedang menunggu mereka.

Lastri duduk di teras sambil memandangi lampu-lampu kota yang terlihat kecil dari kejauhan,tangannya memegang secangkir teh hangat,sementara Irwan duduk di sampingnya.

"Kamu masih kepikiran anakmu?" tanya Irwan.

Lastri mengangguk.

"Pasti."

"Kamu ibu yang baik."

Lastri tersenyum tipis.

"Kadang aku nggak merasa begitu."

Irwan menoleh.

"Maksudnya?"

"Aku sering bikin keputusan yang salah."

Kalimat itu membuat suasana hening beberapa saat,keduanya sama-sama tahu keputusan apa yang sedang dibicarakan,hubungan mereka semakin jauh melampaui batas,namun tak satu pun dari mereka berani mengucapkannya secara langsung.

Angin malam berembus pelan,Lastri menyandarkan kepalanya di bahu Irwan,untuk beberapa saat mereka hanya menikmati keheningan.

Bagi Irwan, ketenangan seperti ini mulai terasa candu,tak ada pertengkaran, tuntutan,dan masalah rumah tangga yang menumpuk,hanya percakapan ringan dan perhatian yang membuatnya merasa nyaman,padahal jauh di dalam hati, ia tahu kenyamanan itu dibangun di atas kebohongan.

"Mas."

"Iya?"

"Kalau waktu bisa diulang, apa Mas akan tetap kenal aku?"

Pertanyaan itu membuat Irwan terdiam cukup lama,lalu ia mengembuskan napas perlahan.

"Aaak uu... nggak.. tahu." Jawabnya sedikit terbata.

Lastri menunduk,Irwan kemudian melanjutkan,

"Tapi sekarang aku ada di sinikan di sampingmu."

Kalimat sederhana itu membuat Lastri kembali tersenyum.

Malam semakin larut,di tengah dinginnya udara pegunungan, keduanya menikmati kebersamaan yang mereka yakini sebagai kebahagiaan.

1
Yati Adek
dasar janda bolong wkwkwk
NeyNaa: wkwkwkw tenangin diri kak 🤣🤣
total 1 replies
Yati Adek
dasar janda gatal
Yati Adek
memang perempuangktau malu
NeyNaa: mksh ud mmpir kak 😄
total 1 replies
Neriya Naura
Si lakor kayaknya pke guna2, si iwan ampe segitunya, author matiin tu lakor, gatal bgt....
Si sulis juga demen bgt masih betah am tu laki...
NeyNaa: jgn emosi kak 🤭
total 1 replies
NeyNaa
ud buta sma cnta, efeknya amnesia 🤭
Lili Amalia
laki2 klau sdh mulai mengalami puber ke 2 atau apapun itu alasannya, TDK akan bisa mendengar nasihat dari siapapun.
kalau kata aku sih biar saja mreka ,dan s istri minta talak 3 dan cari cuan sebanyak banyaknya tuk menyenangkan diri sendiri dan anak. Ngapain bertahan dg laki2 tdk setia. najis .
Neriya Naura
Gak tau malu bgt 🤭
Neriya Naura
Ni si pastri gatel ya gak ketulungn, gatel+gak tau malu, si iwan juga silau bgt ama godaan janda🤭, lemah bgt imannya.
NeyNaa: tenangkan dirimu kak...🤭
total 1 replies
Neriya Naura
Cerita menarik, makin seru, si suami naksir janda gatel...
Neriya Naura
Si pastri gatel bgt sih.... 🤭
NeyNaa
seru
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!