NovelToon NovelToon
Bukan Istri Pengganti

Bukan Istri Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Penyelamat / Anak Genius
Popularitas:9k
Nilai: 5
Nama Author: Nana Kusumaningrum

Bagaimana jadinya jika kamu harus menikah dengan musuh kamu, itu yang di rasakan Haziqa Elvarreta Shanum atau kerap di sapa Hazi.

Seorang Dokter umum di salah satu rumah sakit di Jakarta ,anak kedua dari pasangan Kiyia Luqman dan Nyai Khodija.
Hazi harus menikah menggantikan sang kakak, apakah Kehidupan Hazi, akan baik- baik saja setelah menikah, tunggu updatenya hanya di novel ini yaa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana Kusumaningrum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bukan Istri Pengganti 16

Keesokan paginya, Hazi dan juga Arras berangkat bersama,setelah semalam Hazi dan Arras di liputi rasa canggung antara satu sama lain di saat mereka berada di kamar yang sama.

Tadi pagi, Hazi hanya menyiapkan roti dengan Selai, karena apa yang di bilang ke Arras jika dirinya tidak bisa memasak, itu benar adanya.

Awalnya Hazi ingin berangkat menggunakan taxi, namun segera di cegah Arras, bahkan Arras mengancam jika dirinya akan mengumumkan pernikahan mereka di rumah sakit.

"Aku turun di halte saja" ujar Hazi sambil menujuk halte yang berada di depan.

Bukannya menjawab Arras hanya diam dan melajukan mobilnya,hingga mereka tiba di parkiran khusus untuk para pegawai yang berada di samping rumah sakit.

" Mass kok di sini sih, tadi aku kan bilangnya di halte depan, mana banyak orang lagi, kalau ketauan gimana ?" gerutu Hazi yang cukup panik.

" Kamu ini panikan, tapi kenapa bisa jadi dokter sih ?" sahut Arras mengemasi barang- barangnya.

" Yahh.... nanti kan bisa heboh, seorang sahabat menikahi mantan pacar sahabatnya, bisa jadi judul sinetron tuh" jawab Hazi yang melihat dan memastikan keadaan sekitarnya .

" Kamu yang turun dulu atau mas yang turun dulu?" tawar Arras yang kini sudah siap untuk turun.

" Aku dulu mumpung sepi, mas harus turunnya nunggu tiga puluh menit dari setelah aku turun " jawab Hazi yang masih mengamati sekitarnya.

Arras hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah sang istri, tiba- tiba saja suara pintu mobil di tutup kencang dari samping.

" Brakkk"

Arras yang tadi sedang tidak fokus melihat sang istri sedikit terkejut dan kini ia sudah melihat sang istri yang berjalan terburu- buru.

" gue fikir dia kayak kakaknya, ternyata begitu beda tapi yang gue lihat dia orang yang bertanggung jawab" gumam Arras menatap sang istri.

Arras menunggu hampir dua puluh menit di dalam mobil, " kenapa gue juga mau ngikuti kata dia ya..." gumam Arras setelah menyadari jika dirinya menunggu lama di dalam mobil.

Arras kemudian turun dari mobilnya dan bertepatan dengan Xylan sahabat Arras yang juga baru saja tiba,"untung dia enggak ketemu Hazi" .

"Aihhh pengantin baru, cemberut aja nihhh" ejek Xylan saat berpapasan dengan Arras.

" Diem loe, jomblo" balas Arras yang membuat Xylan terdiam.

" enggak usah bawa - bawa jomblo loe, gue lagi mengusahakan seorang Dokter cantik, gue lagi bertarung nih.... seharusnya loe suport gue" sahut xylan.

" Siapa yang loe maksud? " tanya Arras dengan nada ketusnya,karena ia tahu sahabatnya ini begitu mengagumi sang istri.

" Siapa lagi kalau bukan Dokter Haziqa Elvarreta Shanum ku tersayang " jawab Xylan dengan penuh dramatisnya .

" Dan sekarang dia istri gue Lan, gimana kalau loe tau,.wanita yang loe kagumi selama ini sudah jadi istri gue ?" gumam Arras dalam hatinya.

" ckk... jangan ngarep yang enggak bisa di gapai, nanti kayak gue " jawab Arras kemudian pergi meninggalkan Xylan di parkiran.

" Dihh bukannya doa in, seharusnya loe tuh, doain gue, bukannya malah matahin semangat gue" teriak Xylan.

Arras menghadap ke belakang sebentar, " Ini rumah sakit bukan hutan" ucap Arras memperingati sahabatnya tersebut.

Arras kemudian melanjutkan berjalan ke ruangannya dan meninggalkan Xylan, ia di lift hanya bersama Xylan, setelah Xylan berlarian mengejar Arras.

Hingga akhirnya di lantai dua, dua orang masuk yaitu Hazi dan juga Aminah seorang perawat sahabat Lyora dan juga Hazi.

" Assalamualaikum Dokter Hazi " sapa Xylan kala Hazi dan Aminah masuk ke dalam lift.

" Waalaikumsalam Dokter Xylan " jawab Hazi dengan ramah.

Arras entah mengapa, ia tidak suka jika istrinya ramah dengan orang lain, termasuk sahabatnya sendiri, namun ia juga tidak bisa buat banyak, karena istrinya belum ingin mempublikasikan hubungan mereka.

" Lantai berapa?" tanya Arras pada Hazi.

" Lantai enam dok" jawab Hazi .

Di dalam lift hanya ada keheningan, entah mengapa Xylan yang biasanya menggoda Hazi, kini juga tampak diam, hingga akhirnya Hazi dan Aminah keluar dari lift ketika sudah sampai di lantai enam.

Setelah itu banyak sekali orang masuk ke dalam lift, Arras dan Xylan turun di lantai lima belas, Xylan mengekori Arras hingga ke ruangan Arras.

" loe kenapa malah ngikutin gue ?" tanya Arras, saat melihat Xylan mengekori dirinya.

" Gue patah hati, belom juga gue berjuang lagi tapi... gue sudah di buat patah hati sama cincin yang melingkar di jari manis Haziqa, jawab gue jujur, loe kan abang iparnya nih... apa Haziqa kemarin juga nikah?" tanya Xylan yang mengetahui jika Arras akan menikah dengan kakak Hazi.

" Gue enggak tau " jawab Arras dengan cepat,.untuk menutupi rasa gugupnya.

" Huaaa gue baru aja mau masuk islam, tapi kenapa dia udah nikah duluannn" teriak Xylan tidak jelas di ruangan Arras.

"plakk"

Arras melemparkan pulpen ke arah sahabatnya yang kini sedang tantrum tidak jelas di ruangannya, "Berisik, gue suaminya " ucap Arras jujur, karena jujur saja, entah mengapa ia tidak rela jika sang istri di goda oleh sahabatnya itu.

" Hah? bercanda loe, enggak usah gitu dong" sahut Xylan .

"nih " ucap Arras menujukan video akadnya dengan Hazi.

Dan Arras mulai menceritakan semuanya, ia tidak mau jika sahabatnya berharap pada sang istri, ia juga tidak mau jika sahabatnya menganggangu istrinya lagi.

Sedangkan Hazi, baru saja visit ke pasien yang baru saja di pindahkan ke ruang rawat inap, ia visit dengan Aminah tadi.

" Zi, cincin di jari loe? loe udah nikah?" tanya Aminah to the point ,saat ia melihat cincin yang melingkar indah di jari manis Hazi.

" i- iya, aku di jodohin sama abi ku sebelum beliau meninggal, beliau ingin menikahkan kedua putrinya " Jawab Hazi berbohong.

" Wahhh hari patah hati sedunia ini, sama siapa? suami loe tinggal dimana? loe enggak akan berhenti kerja kan?"beruntun pertanyaan dari Aminah.

" Enggak kok, suami ku asli Jakarta dan tinggal di jakarta juga,orang tuanya dulu murid dari kakek ku dan keluarganya juga salah satu donatur di pondok" jawab Hazi yang ini ia tidak berbohong.

Hazi saat ini sedang mendapatkan jadwal praktek di Igd, ia kembali ke meja untuk melihat data pasien dan di sampingnya Aminah terus mencecar dengan berbagai pertanyaan.

" Dokter Hazi, anda benar sudah menikah ?" tanya Salah satu Dokter senior yang sedang berada di Igd.

Hazi dan Aminah saling pandang, Hazi ingin sekali mengamuk pada suaminya,pasti ini ulah suaminya yang memberi tahu semua orang.

" emmm Dokter tau dari mana yaa... dok?" tanya Hazi dengan sopan.

" Tuh.....Dokter Xylan nangis guling- guling di ruangan Dokter Arras, karena dengar kamu sudah menikah, kok enggak undang kita sihh" jawab Dokter Senior tersebut.

" ehhh iya dok, maaf hanya sederhana karena permintaan terakhir abi saya " jawab Hazi yang awalnya sudah siap mengamuk suaminya.

" oh yaaa... turut berduka cita juga ya... Dokter Hazi atas meninggalnya ayahnya, maaf enggak bisa ngelayat kemarin " sahut Dokter senior tersebut.

" Iya gapapa dok, sudah ada perwakilan kak Lyoran dan Dokter Arras" jawab Hazi.

" Kalau begitu saya permisi dulu ya.... masih harus observasi pasien " pamit Dokter senior tersebut.

" Iya dok" jawab Hazi sedikit kikuk.

Setelah Dokter senior itu pergi Hazi mengegerutu, sudah di pastikan suaminya itu bilang pada sahabatnya.

" ekhmmm baru juga di ngomongin udah ada yang tantrum itu, pasti kalau Dokter Arras kualahan ngadepin Dokter Xylan kamu di panggil itu " bisik Aminah.

" Diemm.... lanjut kerja " sahut Hazi .

Tidak lama seorang suster menghampiri Hazi dan memberitahukan Hazi jika dirinya di panggil oleh Dokter Arras di ruangannya.

" Dokter Hazi, di panggil Dokter Arras ke ruangannya" ucap Suster tersebut.

" ada apa ya.. sus?" tanya Hazi.

" Kurang tau ya... dok, tapi di ruangan Dokter arras ada Lyora dan juga Dokter Xylan " jawab suster tersebut.

" Baik Sus, saya akan segera kesana, terima kasih infonya " sahut Hazi.

" Sama- sama dok, kalau begitu saya permisi dulu" pamit suster tersebut.

" Apa gue bilang " bisik Aminah.

...****************...

Haii..... gimana bab ini? semoga makin seruu yaa.... jangan lupa untuk Like, komen, vote, follow dan share yaaa... supaya author bisa tambah semangat lagi..... terima kasih. 😍❤️

1
pilay
Hazi namanya sama dgn tetangga aku
Rahmi
Double up Thor
Aning Melindasari
aaa aku selalu nunggu up an nyaa thor😍😍
Aning Melindasari
aku nunggu bab berikutt nyaa thorr, ceritanya seruuu paraaahhh😍
Nana Ningrum: terima kasih kak🙏 di tunggu yaa kak bab berikutnya 😄👍
total 1 replies
Elly Maryani
lanjut Thor .
Nana Ningrum
bagus
Elly Maryani
yg kamu bilang nyebelin itu jodoh kamu arras
allana
thorr kalau ada waktu luang mampir dongg
Nana Ningrum: okey kak 😍 semangat terus💪
total 1 replies
allana
semangat thorr💪
Elly Maryani
sama2 nyebelin nanti JD bucin😅😅
allana: bener banget biasanya gitu🤭
total 1 replies
Rian Moontero
mampiiirr😍semangat up tiap hari ya thooorr🤣👍👍
Nana Ningrum: terima kasih sudah mampir kak 🙏 di tunggu update selanjutnya yaa kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!