NovelToon NovelToon
ARSA & AUREL

ARSA & AUREL

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Transmigrasi
Popularitas:5.2k
Nilai: 5
Nama Author: Queenvyy27

Glegg

Arsa menelan ludahnya saat melihat tubuh Aurel yang hanya memakai lingerie tipis berwarna hitam, bahkan Arsa bisa melihat apa yang ada di dalamnya.

"Sayang boleh ya." Ucap Arsa memohon.

Aurel hanya mengangguk malu malu sambil menyilangkan tangannya, melihat anggukan Aurel, tanpa ragu lagi Arsa mulai mengeksplor setiap inchi tubuh istrinya.

"Emhhh, Arsa " Aurel mulai terbuai atas perlakuan Arsa, Arsa memperlakukannya sangat lembut, meski terkesan tidak sabaran namun Arsa berhasil menahan diri agar tidak menyakiti Aurel karena ini adalah pengalaman pertama mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queenvyy27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Monti Cemburu

  Sementara itu, di suatu ruangan kerja, Doni sedang menandatangani setumpuk kerjaan yang ada di depan mata nya.

Namun tiba tiba ia membanting bolpoin yang di pegang nya karena kesal, sesaat tadi Soraya baru saja datang dan mengajak nya bertengkar, tak seperti biasa nya, Doni merasa aneh kalau Soraya akhir akhir ini selalu membuat nya kesal, padahal istri nya itu biasa nya penurut, namun tadi ia tiba tiba meminta nya agar tak lagi menjodohkan Monti dengan

keluarga Sanjaya.

Tok

Tok

Tok

Suara pintu di ketuk dari luar

" Masuk." Ucap Doni

Seorang pria yang tak lain adalah asisten dari Doni masuk dan memberikan sebuah berkas padanya.

" Itu berkas tentang nyonya Riana yang kemarin anda minta, dan sudah di pastikan kalau anak itu adalah anak anda tuan." Ucap sang asisten.

" Maksudnya apa?" Suara Monti mengagetkan Doni dan juga sang asisten yang hanya bisa diam.

" Maksud nya apa pah, anak apa? Papah punya anak selain Monti ?" Tanya Monti menahan amarah nya.

Doni meng kode asisten nya untuk keluar dan dengan patuh asisten Doni keluar sambil menundukkan kepalanya di hadapan Doni dan juga Monti.

" Duduk lah terlebih dahulu." Ucap Doni dengan tetap dingin.

" Saya kesini bukan untuk duduk." Jawab monti tak kalah dingin.

Doni melangkah menuju sofa dan duduk disana, namun Monti tak bergeming dari tempat nya.

" Jadi apa yang bisa Papah jelaskan tentang pembicaraan barusan?" Tanya Monti lagi.

" Tak ada yang bisa Papah jelaskan, siapapun dia, anak Papah cuma kamu, kamu ngerti." Ucap Doni

Monti mengepalkan tangan nya kuat kuat.

Brak brak,

Dengan kencang ia menendang beberapa kursi yang ada di dekat nya.

" Dasar ba*ingan!" Setelah berkata seperti itu, Monti kemudian pergi meninggalkan Doni dengan amarah yang memuncak.

Monti pergi tak tentu arah, namun kemana pun motor nya melaju, tanpa sadar ia sudah berada di rumah kos kosan Amel

Dia tak mengetuk gerbang ataupun membunyikan Klakson, Monti hanya memandang jendela Kamar Amel dari tempat nya saat ini.

Amel yang baru saja membeli makanan dari luar melihat Monti yang seperti kehilangan arah tengah menatap ke arah kamar nya, bahkan ia tak menyadari keberadaan Amel yang ada di samping nya.

  "Sayang," Amel menepuk bahu Monti, lelaki itu terkesiap dan menatap wajah Amel, sedetik kemudian ia meraih tubuh Amel kedalam pelukan nya.

" Kenapa disini?" Amel menepuk nepuk punggung Monti.

" Aku kangen kamu." Monti mengeratkan pelukan nya lebih erat.

  Sudah 2 hari mereka tak bertemu langsung semenjak hari itu.

" Ada apa?" Amel menangkup wajah Monti.

" Mau cerita?" Amel mencoba bersikap lebih dewasa untuk menyikapi semua ini.

" Ayo kita kedalam." Amel meraih tangan Monti untuk masuk kedalam kontrakan nya.

Saat mereka akan membuka gerbang, suara yang mereka kenal menginterupsi mereka.

" Mel ... " Amel dan Monti melihat ke arah suara berasal.

Monti menautkan alis nya saat melihat siapa yang berada di depannya.

" Angga" ucap Amel menyambut kedatangan Angga, hal itu membuat Monti bertanya tanya.

" Hai Mon" Angga mencoba mencairkan suasana dengan menyapa Monti, Monti hanya mengangguk menanggapi Angga.

" Ini titipan mamah." Angga memberikan sebuah paper bag yang berisi bahan bahan untuk membuat sebuah gaun.

" Ah, makasih ya" Amel menerima paperbag tersebut.

" Gue balik lagi ya," ucap Angga tak enak pada Amel.

" Tunggu sebentar Mon, ada yang aku mau kasih buat tante." Amel berlari kedalam rumah kontrakannya.

Hening di antara Monti dan Angga saat Amel masuk kedalam rumah.

" Lo sering kesini?" Tanya Monti memecah keheningan.

" Ini kedua kalinya." Jawab Angga

" Kedua kali?" Monti tak langsung bertanya kapan untuk pertama kali nya.

" Yang pertama dua hari yang lalu saat gue nemuin Amel menangis sendirian." Ucap Angga seakan mengatakan kemana lo sebagai cowok nya.

Monti mengepalkan jari jari tangan nya, saat ini kekesalannya memuncak pada Angga, Angga saat ini seperti seorang lelaki yang sedang mengejar gadis.

Sebelum datang ke rumah kontrakan Amel, monti lebih dulu mencari tau tentang apa yang di sembunyikan papah nya, dan betapa mengejutkannya kalau Tante Riana dan Angga adalah korban kebejatan papahnya.

Ia tahu kalau Papah nya lah yang salah, namun ia juga tak bisa menerima semua ini dengan tangan terbuka dan menerima Angga sebagai saudara nya.

  Tak lama Amel datang dan membuat ketegangan diantara Monti dan Angga langsung menghilang.

" Angga, ini buat tante Riana." Amel menyerahkan sebuah rantang makanan.

" Buat mamah aja, buat gue enggak ada?" Tanya Angga pura pura merajuk

" Buat tante Riana, pasti juga buat lo." Jawab Amel

" Oke, gue pergi ya," Angga mengangkat rantang makanan itu tanda ia menerimanya, dan melambaikan tangan pada Monti yang hanya diam saja.

Setelah kepergian Angga, Amel mengajak Monti masuk kedalam rumah kontrakan sederhana Amel.

Saat sudah di dalam kontrakan tiba tiba monti memeluk Amel dari belakang dan menciumi tengkuk leher gadis itu.

Amel menggeliat kegelian, " Sayang duduk dulu, aku buat minum."

monti tak mendengarkan ia justru menarik Amel untuk duduk di atas Sofa.

Kini posisi Amel berada di pangkuan Monti dengan tangan Monti melingkar di pinggang ramping Amel.

Monti menelusup kan wajah nya di antara bahu dan leher Amel.

" Sejak kapan kamu begitu Akrab dengan Angga ?" Tanya Monti, nafas nya sampai terasa di kulit leher Amel

Amel tau Monti tengah cemburu kali ini, apa yang harus ia katakan untuk meredakan kecemburuan Monti.

Monti mengangkat tubuh Amel dan merebahkan nya di atas sofa, kini posisi Monti di atas tubuh Amel.

Deg deg deg..

Jantung Amel sungguh tak aman kali ini.

" Kenapa tak jawab?" Monti bertanya dengan jarak hanya sejengkal dari wajah Amel.

" Aku enggak tau harus jawab apa?" Amel benar benar tak tau bagaimana menyebutkan hubungan nya dengan Angga, dua hari lalu saat ia sedang menangis di butik Tante Riana, Angga ada di sana dan menghibur nya, lalu mereka hanya mengobrol biasa dan berakhir Angga mengantarkan Amel pulang karena tante Riana yang menyuruhnya, tak ada yang spesial bagi nya.

" Angga bilang kamu menangis, kenapa waktu itu tak menangis di hadapan ku, kenapa menangis dihadapannya?" monti mendekatkan lagi wajah nya, kini hidung mereka sudah menempel.

" Maaf, aku tak berfikir jernih saat itu." Bagaimana bisa Amel menangis di hadapan orang yang membuat masalah nya.

" Jangan lakukan itu lagi, apapun yang terjadi ayo berjuang bersama, menangis bersamaku, jangan libatkan siapa pun dalam hubungan kita."

Mata Monti dan Amel bertemu satu sama lain, mereka berpandangan sejenak, dan entah siapa dulu yang memulainya, Monti dan Amel sudah menyatukan bibir nya satu sama lain, menumpahkan kegundahan hati mereka.

1
kanajuliani
Itu kayaknya sherly deh
Queen vyy: yuppsss kakak betul🤗
total 1 replies
kanajuliani
Bolak balik buka novel buat cek updatean wkwk
Queen vyy: tidur ya kak istirahat yang cukup biar tetap sehat🤗besok janji deh aku bakal up banyak banyak
total 1 replies
Lisna
semangat kakkk💪💪💪makin syuka deh sama ceritanya😍😍😍
Queen vyy: wahhh terimakasih kakak, jangan lupa istirahat ya kak jaga kesehatan🤗
total 1 replies
Lisna
pliissss lagi ngebayangin ekspresi kaget nya arumm🤣🤣🤣🤣
Lisna
lanjutt kak udah jam 20:30😍😍😍😍
Queen vyy: kak di sini jam 21 :25😭😭
total 2 replies
Inez Putri
maaf utk nama²nya jgn di ubah² thour. jd hilang fakus q membca,. jd blank q.
kanajuliani
Thor kok Darren sama karenina
Nunung Elasari
Hahaha 🤣🤣🤣🤣
Nunung Elasari
thor tolong deh, itu namanya berubah, tolong editornya cek lagi, berulang nama daren karenina dan aylin
kanajuliani
Lanjut
kanajuliani
Di tunggu lanjutan nya thor
Queen vyy: siap kk sayang
total 1 replies
Nunung Elasari
tapi aku juga punya temen modelan arum gini dan lucu 🤣🤣🤣🤣🤣
Queen vyy: temen yang polos begitu yang setia
total 1 replies
NovitaSN
mantul 💪💪💪💪💪💪🔥🔥🔥🔥🔥
kanajuliani
Lanjut
Queen vyy: siap kk🤗🤗
total 1 replies
Nunung Elasari
masih ada kak nama2 nya
Queen vyy: di bab berapa kak
total 1 replies
Novita Iskandar
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Lisna
lanjuttt💪💪
Queen vyy: siapp kk🤗🤗🤗
total 1 replies
kanajuliani
Lanjut thor...
Semangat 💪💪
Lisna
mantapp kakk lanjuttt
Queen vyy: Siappp kak🙏😍
total 1 replies
Lisna
aku udah sampai tahap ini kak😍😍💪💪💪
Queen vyy: wow makasih kk♥️♥️♥️♥️♥️😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!