NovelToon NovelToon
My Women

My Women

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / CEO
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Kisah Seorang wanita Angel Abraham yang harus menerima kenyataan bahwa suaminya, laki - laki yang berjanji mencintai dia dengan tulus, ternyata di jodohkan dengan pilihan omanya karena luka lama omanya . Kenyataan pahitnya dia harus berpisah dengan suami karena nyawanya sebagai taruhan, disaat dia sedang mengandung anak dari buah cinta mereka. Bagaimanakah nasib cinta seorang Angel Abraham??? Apakah suaminya menyesal???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menjemput Keluarga

"Manggarai??? Mereka disana??"

Jam dua belas siang baru pesawat jet pribadi milik Benaya Company baru mendapat ijin mengudara. Sudah seminggu semenjak Angel pergi dan Dion tahu posisi istri dan anak Aaron dimana. Dion memilih Angel untuk berlibur disana. Dan setelah seminggu, baru Dion memberitahu Aaron posisi dimana Angel dan anak - anak berada.

"Angel pasti akan dingin sama kamu Ron??"

"Kenapa???"

"Dia sedang melakukan penyembuhan jiwa."

"Apa maksud kamu??"

"Selama ini, Kimberly meneror Angel, foto kita membahas proyek bersama Chan dia kirim ke Angel."

"Dasar ular."

Sementara itu di pantai Angel sedang menemani kedua anaknya berenang sambil bermain pasir. Angel menggunakan fasilitas perumahan dokter yang dekat dengan pantai. Ethan dan Teo benar - benar menjadi penyembuh bagi jiwanya. Sampai matahari terbenam. Angel dan kedua anak mereka menikmati suasana alam pantai.

Angel tidak tahu, bahwa Aaron suaminya sedang melihat mereka bertiga.

"Sebegitu sakit kah, aku menyakitimu sayang???"

Ethan yang memeliki indra perasa yang peka pun menoleh ke arah papinya. Dan benar dia langsung memanggil papinya dan berlari ke arahnya. Di ikuti oleh si kecil Teo.

Angel yang masih sakit hati, tidak peduli, dua meninggalkan suami dan kedua anaknya ke rumah mereka. Aaron mengikuti dari belakang. Di rumah sudah ada Dion dan Rido yang mukanya babak belur di pukul oleh Aaron.

"Muka kamu kenapa do??? Di pukul Aaron??? Sakit tidak???"

"Saya baik - baik saja bu bos."

Angel tidak peduli, jiwanya sebagai dokter terpanggil untuk menyembuhkan luka lebam di muka Rido. Aaron melihat semua itu.

"Biar aku yang bersihi. Kamu mandi sana dulu."

"Ini tugas dokter."

"Iya bukan dokter mesum kan??"

Muka Angel sudah sangat marah. Tetapi dia berusaha menahan. Dia ke kamar mandi.

"Sus kenapa body care saya di meja tidak ada??"

"Kita semua ke manggarai sekarang."

"Aku ngak mau."

"Angel tidak ada bantahan."

Aaron langsung mengendong istrinya. Dan dibawa ke mobil.

"Papi please jangan kasar ke mami." Ethan meminta kepada papinya.

Angel tidak mau anak - anaknya sedih. Dia memilih mengendong Matteo Jonatan Burak anak keduanya. Meskipun hatinya tidak senang.

Ethan sudah tertidur, begitu juga Teo dan Angel. Aaron mengatur kursi istrinya, agar dia nyaman. Dan menyelimuti dengan selimut yang sengaja dia bawa dalam mobil. Sampai di kota. Ethan di gendong oleh Rido, Teo oleh suster sedangkan Angel oleh suaminya sendiri Aaron.

Pagi - pagi Angel sudah bangun, di jumpai suaminya sedang memasak sarapan pagi, karena Ethan kelaparan. Sekarang Ethan sedang di meja makan sambil menonton film kartun kesukaannya.

"Selamat pagi sayang." Aaron memberi salam kepada istrinya dan ketika mau mencium, Angel memalingkan mukanya. Aaron sabar, karena dia tidak mau anak - anaknya terluka, terutama Ethan yang sudah membesar. Angel tidak mau menyentuh masakan suaminya, namun oleh Ethan dia dirayu dan Ethan sendiri yang meletakan lauk dan sayur kesukaan maminya di piring makan.

"Besok kita sudah kembali ke Bali. Masa libur Ethan sudah berakhir. Dan kamu sayang sudah kembali bekerja kan??" Angel tidak menjawab.

"Iya papi, besok Ethan sudah bersekolah. Iya kan mami???"

"Iya sayang."

"Jangan sedih ya mami, besok Ethan sudah besar akan Ethan bawa mama berlibur. Hanya bertiga mami, Ethan dan Teo."

"Papi ngak di ajak??"

"Papi kan sibuk bekerja cari uang buat Ethan mau bawa mami ku tercinta berlibur."

"Oke bos."

Mereka pulang menggunakan pesawat jet pribadi lagi. Rido kembali bersama mereka semua. Karena Rido di tugaskan ke Jakarta menjadi asisten Aaron disana. Sedangkan tugas di Bali oleh Dion. Mereka berdua Dion dan Rido sudah terbiasa dengan pekerjaan dua perusahaan ini.

Sampai di Bali, Rido melanjutkan perjalanan ke Jakarta.

"Maafkan aku Do, karena aku kamu harus di baba belur serta harus dipindahkan ke Jakarta oleh bos kamu. ."

"Tidak mengapa bu bos. Ibu jaga diri baik - baik ya."

"Bye uncle see you ya."

"Oke my son."

Sampai di rumah Angel langsung ke kamar mandi, dia sengaja lama - lama di kamar mandi biar tidak berbicara dengan Aaron suaminya. Karena dia dengar bahwa suaminya ada rapat dengan relasi.

Waktu siang Aaron pulang Angel tidak ada di rumah, kata mami Meis, Angel ada ke rumah sakit. Namun dari CPS yang Aaron pasang di mobil Angel sekarang dia berada di sebuah cafe di mall. Lalu di ke kantor Pratama Company. Jam sepuluh malam Angel baru pulang. Aaron tahu dari Dion bahwa Angel ada di kantor.

Sampai di rumah dia langsung ke kamar dan langsung mandi. Dia tahu Aaron sedang menunggunya. Namun dia cuek saja. Selesai keluar kamar mandi dia langsung tidur padahal Aaron sudah datang membawa makan malam.

Aaron tahu, Angel sedang menghindar darinya. Tiga hari di diami Angel, membuat Aaron yang sudah tidak tahan, meluapkan emosinya.

"Dari mana kamu kenapa baru pulang."

"Apa hakmu melarangku??"

"Angel Abraham, aku Aaron Burak adalah suami kamu. Suami sah kamu."

"Suami??? Aku bahkan tidak tahu bahwa aku memiliki suami."

"Angel......"

"Stop Ron. Aku lelah."

"Kamu mau apa??"

"Aku mau kamu jangan ada si depan muka ku."

"Ini rumahku. Kamu ngak punya hak melarang aku berada di rumah ini, apalagi didepan kami."

"Ooooo rumah kamu. Oke. Besok aku akan bawa anak - anak keluar dari rumah ini."

"ANGEL ABRAHAM....BERANI KAMU MELANGKAH KELUAR DARI RUMAH INI, MAKA KEDUA KAKI KAMU AKAN SAYA PATAHKAN."

Mata Angel melotot ke arah Aaron setelah me dengar kata - kata penegasan dari Aaron. Aaron yang merasa di sudah bertindak kasar langsung memeluk Angel istrinya.

"Bapak, Ibu mami pingsan."

Angel lansung berlari keluar kamar untuk melihat mamainya. Angel memeriksa maminya. Kak angkat mami kita bawa ke rumah sakit. Angel di jok belakang bersama maminya. Sedangkan Aaron dan papi di depan. Ternyata mami mengalami serangan jantung. Kata bibi siti bahwa mami di depan kamar mereka setelah lima menit kemudian ke ruang makan dan pingsan serta kurang sadarkan diri.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!