NovelToon NovelToon
Ternyata CEO

Ternyata CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: My finger

Lamaran Raditya di tolak oleh yuni calon ibu mertua nya karena tidak menyanggupi hantaran yang di minta. Yuni bahkan menghina Raditya dan mempengaruhi anak nya agar mencari laki laki yang kaya, karena anak nya Melinda adalah seorang sekretaris di perusahaan ibu nya. terpengaruh oleh ibu nya, Melinda sebagai kekasih Raditya akhir nya ikut merendah kan
karena emosional tiba tiba Raditya melamar seorang gadis yang bernama Dahlia, pembantu di rumah Melinda dengan cincin Berlian.
Namun siapa sangka, Raditya yang di kenal sebagai pegawai admistrasi di tempat Melinda bekerja, sebenar nya adalah anak sulung pewaris perusahaan itu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon My finger, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 18

 Dengan kemeja coklat muda dan sedikit belahan di bawah lutut nya memberikan kesan seksi. Dialah Melinda, sekertaris CEO di perusahaan itu

Chief operating officer biasa nya berada satu tingkat di bawah CEO dalam sebuah perusahaan. CEO memiliki tanggung jawab dalam pengawasan perusahaan dari segi operasional juga menjadi pengawas dan memastikan segala pelaksanaan berjalan secara tepat. Itu artinya Melinda sebagai sekertaris CEO tentu nya memiliki posisi yang di perhitungkan disana.

"Pada ngetawain apa?"

"Itu Raditya curcol, absen ngantor dua hari ini kata nya habis lamar anak gadis orang. tapi ujung ujung nya di tolak" kata Mita sambil menutup mulut nya dengan jari

"Kok bisa nya kamu di tolak Dit?" tanya Toni

"Tanya aja sama Melinda. aku ngelamar dia, tapi dia dan ibunya nolak karena aku gak bisa bawa uang hantaran 200 juta"

Toni dan mita melongo, seolah tak percaya. Saking sibuk dengan pekerjaan, mereka sampai Tak tahu kalau Radit dan Melinda punya hubungan yang lebih dari teman. Kedua nya saling pandang lalu bersamaan memandang Melinda.

Gadis itu melengos mengambil kursi kosong di samping nya. Melinda duduk sambil menatap Radit yang sibuk mengetik. mungkin ada api yang sedang berkobar di dalam hati nya karena mengingat segala ucapan Radit juga tingkah laku Radit yang selalu mengerjai diri nya

"Ya, apa yang Radit bilang itu benar. Aku dan keluarga ku menolak nya mentah mentah. Dimana mana seorang wanita itu setidak nya harus menikah dengan selevel, kalau memang tidak bisa yang di atas nya. Bukan begitu, mit?" tanya Melinda

wanita berambut keriting itu hanya menggigit bibir nya seperti menahan rasa sungkan

"Ya, ya terserah" ucap Radit

"kalian tahu, aku punya cerita full nya, ada yang mau dengar?"

Melinda memekik. semua karyawan yang ada di ruangan itu langsung melirik ke arah nya. Tatapan mereka seolah ingin mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Radit hanya melirik sekilas lalu fokus mengetik lagi.

"Apaan, Mel?" tanya nina yang berada tak jauh dari posisi Melinda

Melinda bangun dari duduk nya lalu berdiri tegak. Ia menatap Radit sinis

"Raditya sudah melamar ku dan aku tolak. Tapi bukan perkara itu sih. Parah nya dia mengakui diri nya sebagai direksi di Sini! Hahaha,, kata nya besok aku harus meminta tanda tangan nya untuk mengambil keputusan, gila kan?"

Semua tertawa, dan Melinda yang paling keras ketawa nya.

"Dit, serius lu ngomong gitu?" tanya Mita

"Iya" jawab Radit

Suara tawa seisi ruangan itu semakin meledak. Radit masih terus mengetik tak peduli. lihat saja nanti, mulut kalian akan aku sumpal satu persatu dengan kenyataan yang akan kalian ketahui, batin Radit

"Kalau dia direksi atau ceo, aku owner nya gaes,! Hahaha" lanjut Melinda semakin melebarkan mulut nya.

"Kalau begitu aku minta di naikan jabatan ku, Mel. jadi direktur utama" ucap Toni

Suasana semakin riuh ricuh. Dada Radit bergemuruh kencang. Radit sangat marah sekali sama Melinda. Tega sekali dia menjadikan Radit bahan tertawaan. Radit tatap gadis yang sedang tertawa itu

Radit meraih handphone nya

"Pak nyoman, aku memutus kan kartu ku di buka sekarang!" perintah Radit

Radit yakin tak ada yang mendengar suara nya, mereka sibuk menertawakan Radit dan menganggap nya gila

"Dit, nikah sama aku aja yuk.! Jangan terlalu tinggi selera mu sayang, ayo" goda Nina mendekati Radit

Semua makin tertawa hingga mulut mereka langsung tertutup rapat saat pak Nyoman masuk ke ruangan itu. laki laki yang berasal dari Bali itu adalah COO di situ. Dialah bos Melinda dan juga Bos seluruh divisi di tempat itu. Mereka semua tidak ada yang berani mengangkat wajah sekarang, semua langsung pura pura bekerja

"Pak, selamat pagi. Saya sudah siap kan berkas untuk rapat nanti jam 10" sapa Melinda mendekat

"Baik, mulai hari ini saya akan berhenti memimpin rapat karena CEO kita sudah kembali. dialah yang akan memimpin perusahaan" seru pak Nyoman

Semua terperangah, termasuk Melinda. Mata nya berbinar, mungkin dia sedang membayangkan anak dari founder perusahaan central glory seperti Kabar burung, sangat tampan dan berkharisma

"Wahh,,, pasti CEO kita sangat keren" kata Nina

"iya jadi penasaran" kata Mita

Pak Nyoman hanya mengangguk sambil tersenyum

"Sebelum nya saya ingin meminta maaf pada kalian semua, sebenarnya selama ini beliau sudah ada bersama sama dengan kita disini" kata pak Nyoman

Semua mata yang tadi nya berbinar tiba tiba meredup. Seperti ada tanda tanya menempel satu satu di wajah mereka. Radit tersenyum melihat kartu AS yang sudah di tangan nya

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!