NovelToon NovelToon
Sistem Kekayaan Dan Kekuasaan

Sistem Kekayaan Dan Kekuasaan

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: Scorpion's

Note: alur nya gak terlalu cepat, jadi buat yg enjoy ama alur yang meningkat sedikit demi sedikit aja ya guys

Hidup sebatang kara semenjak ia duduk di bangku sekolah menengah membuat Alvaro mau tak mau harus bisa terbiasa dengan yang namanya usaha dan kerja keras walaupun sering mengalami kegagalan.

karena ia tahu jika ia menyerah untuk berjuang maka itu berarti mengucapkan selamat tinggal bagi masa depannya dan berakhir hidup di bawah bayang bayang jembatan.

satu hal yang menjadi alasan mengapa dia tetap tak menyerah adalah karena ucapan almarhum ibunya ketika di ujung maut dahulu bahwa dirinya harus tetap berusaha dan tidak menyerah.

namun entah takdir mempermainkan dirinya atau apa, ia harus mengalami kejadian tragis ketika dalam perjalanan pulang selepas kerja..

bagaimana kelanjutan nya?, tetap ikuti cerita nya tak lain dan tak bukan hanya di novel saya "Sistem Kekayaan dan Kekuasaan"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Scorpion's, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7: Luka dan kenangan

...{PERINGATAN!!!!}...

......[ADEGAN DIPENUHI TERIAKAN, SARAN DARI AUTHOR TUTUP TELINGA ANDA!!]......

"Lepaskan tanganmuu....!!" Teriak seorang remaja yang tak lain adalah Alvaro kecil ke arah seorang pria yang sedang melakukan hal tak senonoh pada ibunya.

"Jlebb.. Aarrgghh..." Alvaro tanpa ragu ragu langsung mengarahkan ujung pisau yang ia pegang ke arah punggung pria itu. Pisau itu pun langsung menancap cukup dalam diikuti teriakan kesakitan pria itu.

"Pergi kauu..!!" Teriak Alvaro pada pria itu lagi.

"Bocah sialaaann...!!" pria itu secara tiba tiba menyabetkan belati kecil yang ia sembunyikan ke arah Alvaro.

"Sreethhh.." Sebuah sayatan melintang secara kejam menyayat dada Alvaro yang tak sempat menghindar.

"Bajingan kecill, mati saja kauu..!!!" Teriak pria itu lagi sembari mencabut pisau yang menancap di punggungnya, lalu ia pun langsung mengarahkan ujung pisau itu menuju ke arah Alvaro yang sedang terjatuh kesakitan.

"Alvaroooo....!!!" Sang ibu yang melihat Alvaro dalam bahaya pun langsung berdiri dan berlari ke arah pria itu.

Sang ibu yang secara tiba tiba muncul di hadapan pria itu yang mencoba menusuk Alvaro yang membuatnya terkejut, ia mencoba mengubah arah pisau itu namun naas pisau dapur itu pun menusuk perut sang ibu.

...----------------...

"Pak itu di rumah Alvaro kenapa ya kok rame rame?" Tanya seorang wanita paruh baya yang tak sengaja mendengar keributan waktu melewati halaman rumah Alvaro kepada sang suami yang asyik memandikan burung peliharaan nya.

"Lha yo ndak tahu tanya kok tanya saya." Ucap sang suami enteng sambil bersiul ringan.

"Tapi pak perasaan ku kok gak enak ya?" Tanya sang istri lagi, seolah ia merasakan sesuatu yang membuatnya terganggu.

"Lha emang gak ibu samperin tadi?" Tanya balik si bapak sambil menaruh selang air.

"Enggak sih pak, aku juga gak enak juga takutnya masalah pribadi." Ucap sang istri lagi yang hanya dibalas angguk anggukan oleh suaminya.

"Lha yo yaudah toh kalau gitu, kalau emang khawatir kalau nanti ketemu sama ibunya Alvaro mending kamu tanya aja kenapa gitu. Pokoknya pas kalau udah berduaan ya, takut malah jadi bahan dosa kalau tersebar." Ucap sang suami bijak, sedangkan istri hanya menuruti saja.

Setelah itu pun keduanya berbincang ringan, sesaat kemudian sang istri pun pamit masuk ke rumah yang dibalas anggukan oleh sang suami.

"Pak, Buk...!!" Tiba tiba dari arah jalan setapak nampak bocah kecil yang berlari sambil memanggil orangtua nya.

"Kenapa nak kok lari lari gitu?" Tanya si bapak cukup kaget dengan teriakan anaknya.

"Itu pak.. hahh.. di.. Rumah... Kak Alvaro..." Ucap si anak tersendat sendat yang membuat si bapak malah tambah bingung.

"Sini duduk minum dulu, baru ngomong yang jelas." Ucap sang bapak sambil menggelengkan kepalanya pelan.

"Hahh.. Hahhh. Huppp... Gak ada waktu lagi pak, di-dirumah kak Alvaro aku dengar suara ibunya teriak teriak minta tolong...!!" Ucap si anak setelah mencoba menghirup napas.

"Gimana?" Tanya seorang wanita yang barusan masuk rumah.

"Itu, tadi aku mau ngajak kak Alvaro main bola. Tapi aku dengar ibunya kak Alvaro teriak teriak kayak minta tolong gitu, kalau gak salah ada teriakan kak Alvaro dan suara bentakan laki laki juga buk." Jelas si anak secara panjang lebar.

"Pak..!!" Ia langsung berteriak pada suaminya yang ternyata langsung menarik celurit panjang senjata tradisional orang Madura dan berjalan cepat tanpa banyak kata.

Lelaki itu pun berjalan cukup cepat sambil menenteng senjata tajam miliknya itu menuju arah rumah Alvaro yang memang cukup jauh dengan rumah lain.

"Eh pak Joko kenapa pak kok kayak ada masalah gitu?" Tahan beberapa laki laki yang muncul tiba tiba menghadang laki laki itu yang ternyata bernama pak Joko.

"Eh mumpung ada bapak bapak sekalian, ayo kita ke rumah Alvaro. Kata anak saya disana ada keadaan gawat.." Ucap pak Joko, lalu ia pun langsung berjalan cepat melewati beberapa orang itu.

"Eh gawat kenapa pak kok sampai bawa sajam gitu?" tanya salah satunya.

Namun di daerah itu pak Joko bisa di katakan adalah salah satu pendekar disana yang omongan nya cukup di perhatikan, beberapa orang si sana pun langsung membawa segala hal yang bisa digunakan sebagai senjata.

Pak Joko pun mulai masuk halaman rumah Alvaro, ia tiba tiba mendengar suara pria dari dalam rumah di hadapannya diikuti teriakan seorang wanita.

Ia tanpa banyak fikir pun langsung berlari dan menendang pintu rumah itu hingga hampir copot, sebuah pemandangan mengerikan.

Terlihat di depannya dimana ia melihat ibu Alvaro yang bagian perutnya tertusuk pisau, di belakangnya nampak Alvaro yang pingsan dengan lumuran darah di bagian dadanya nampak dengan jelas.

Di depan sang ibu terlihat seorang laki laki yang sudah bertelanjang dada dengan punggung nya berdarah nampak terkejut akan kedatangan nya, ia pun langsung mencoba melarikan diri.

Kilatan mata pak Joko tiba tiba berubah, ia langsung melesat maju sembari mengayunkan celurit yang ia pegang hingga mengoyak punggung pria itu cukup panjang dan dalam.

Ia dengan tatapan ganas pun menyabet kaki pria itu hingga membuatnya hanya bisa menjerit kesakitan tanpa bisa melawan.

"Di dalam!!" Ucap seseorang dari arah luar rumah, sesaat kemudian sekelompok warga desa nampak membeku kaget. Bahkan diantara nya tak kuat menahan muntahnya dan langsung keluar.

"Se-segera telpon ambulance dan polisi sekarang!!" Teriak salah satunya yang menyadarkan warga desa yang membeku tak percaya.

Mereka pun langsung segera bergegas membantu Alvaro bersama ibunya yang sudah tak sadarkan diri.

...----------------...

"Ukkhh... Sakit sekali.." rintih seorang pemuda di dalam ruangan, ia pun membuka mata nya dan menebak nebak dimana ia berada saat itu.

"I-ini di mana?, apakah rumah sakit." Fikir Alvaro kecil, ia pun menoleh ke pergelangan tangannya yang nampak selang infus yang membenarkan tebakannya.

"kriieett.. Eh Alvaro udah bangun ya?" Tanya seorang wanita paruh baya yang tiba tiba masuk, wajah itu cukup familiar baginya.

"Bibi Arin, eh kenapa kok ada di sini?" Tanya Alvaro bingung, namun si wanita itu pun nampak ragu ragu yang membuat Alvaro merasa lebih aneh lagi.

Ia pun mencoba duduk namun rasa sakit dan perih tiba tiba ia rasakan di dada nya yang membuat Wanita yang di panggil Bibi Arin itu langsung khawatir.

"Eh Alvaro kamu berbaring saja dulu, nanti lukamu terbuka lagi." Ucap sang Bibi yang langsung membaringkan badan Alvaro kembali.

Alvaro pun menurut dan membaringkan badannya, namun ingatan saat ia merasakan rasa sakit di dada nya pun membuatnya terkejut sekaligus panik.

"Alvaro apa yang kamu lakukan?" Tanya Bibi Arin yang melihat Alvaro tiba tiba duduk dan mencoba turun dari kasur.

"Ibu ibuku... Ibuku terkena luka... Ibuukuu Bibii.... Huaaaahh...!!" Teriak Alvaro secara tiba tiba mencoba mendorong tubuh Bibi Arin yang mendekapnya, ia menangis histeris sembari mencoba mendorong tubuh Bibi Arin yang masih kekeh mendekapnya.

"Ibumu tidak apa apa Alvaro tenang.. Tenanglah..." Ucap Bibi Arin mencoba menenangkan, namun walaupun begitu nampak jika ia sendiri juga menitikkan air matanya.

Setelah Alvaro tenang, nampak Alvaro tertidur karena kelelahan yang membuat hati Bibi Arin bergetar. Ia pun membaringkan kepala Alvaro perlahan lahan.

"Semoga masa kritismu segera berlalu kak..." Ucap Bibi Arin pelan sembari menatap Alvaro.

1
Mona
👍👍👍👍
Scorpion's Caesar
tiba tiba teleport ke bab 15 ya 🤣🤣
M⃠☘💠Ɱιƚα⚖❀⃟⃟✵ᴮꜰ
semangat up nya
M⃠☘💠Ɱιƚα⚖❀⃟⃟✵ᴮꜰ
lanjuttt
M⃠☘💠Ɱιƚα⚖❀⃟⃟✵ᴮꜰ
lanjut
mary dice
bikin penasaran aja lanjut ya thor😉
Scorpion's Caesar: siap makasih kak dukungan nya
total 1 replies
Nenk putry
aneh tapi nyata ceritanya bikin males baca aja 😁😁
Scorpion's Caesar: hehe boleh saran atau kritik nya kak ya, aku masih belajar juga
total 1 replies
Jesa Cristian
bang ganteng terima kasih untuk saran untuk Novel ku
Scorpion's Caesar: iya sama sama saling support aj.
dan saya juga menerima kritik dan saran yang membangun kok
total 1 replies
Scorpion Monarch
di bab selanjutnya aku kasih pict motor sport Alvaro yak
Scorpion's Caesar
iya habis ini, aq update nya emang malem. minimal 1 bab per hari kok tenang hehe
Radit Panestu
woy Thor kapan update nya
Scorpion Monarch
..
Scorpion's Caesar
yok yok ramaikan guys
Gege
Thor..kalo system berbicara kasih dalam tanda [ xxxxx ] gitu thor
Scorpion's Caesar: makasih saran nya, tapi tanda [.] itu aku pake untuk yang lain yaa.
tapi makasih udah support saya💪💪
total 1 replies
Scorpion Monarch
maaf ya author cuman update waktu malam soalnya kalau pagi atau siang antara sibuk ataupun jujur aja MAGER wkwk
Yuuki Hakari
mampir thor
Scorpion's Caesar: siap makasih
total 1 replies
Scorpion Monarch
semoga rame yaa, biar aku semangat buat update😍😍😍
Scorpion Monarch
bantu ramaikan dong guyss
Scorpion Monarch
bantu ramaikan dong guys
Scorpion Monarch
bantu ramaikan dong para reader yang baik hati dan tidak sombong.
kritik dan saran boleh kokk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!