NovelToon NovelToon
Sistem Gadis Kaya Raya

Sistem Gadis Kaya Raya

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:18.1k
Nilai: 5
Nama Author: SiPemula

[Ding!]

[Sistem telah menyatu dengan Host baru.]

[Selamat Host mendapatkan hadiah perkenalan 10.000.000.000 rupiah.]

[Terdapat tugas Sistem yang harus Host selesaikan: Habiskan seluruh uang selama 1 jam untuk mendapatkan hadiah rabat 10 kali lipat dari uang yang Host habiskan.]

*

Karina baru saja dipecat dari perusahaan dengan uang pesangon terkena potongan hingga 50 persen.

Di bawah panas teriknya sinar matahari pagi, Karina yang baru melangkah keluar dari tempatnya bekerja, tiba-tiba suara lembut muncul dalam pikirannya, dan sejak saat itu hidupnya berubah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SiPemula, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan Yang Tak Diinginkan

[Ding!]

[Terdapat tugas Sistem yang harus Host selesaikan: Lari pagi sejauh 50 kilometer tanpa jeda istirahat.]

[Hadiah Menyelesaikan Tugas: Uang senilai 100 miliar rupiah, Akar Spiritual Cahaya dan Petir, 4 Pil kebangkitan akar spiritual acak.]

"Benar saja, sepertinya Sistem ingin membuatku kaya, kuat, dan nggak terkalahkan."

"Tugas yang mudah tapi hadiah sama sekali nggak mengecewakan!"

Begitu selesai bersiap, Karina langsung melakukan Tugas Sistem di pagi hari yang cerah dengan sedikit mendung menghiasi langit.

Dia ingin berlari menuju taman kota yang berjarak dua puluhan kilometer dari komplek perumahan tempat tinggalnya.

Bolak-balik dari tempat itu ke rumah, Karina yakin cukup untuk menyelesaikan Tugas yang diberikan Sistem padanya.

"Kebetulan ini hari minggu, jadi aku bisa melewati kawasan bebas kendaraan."

Melihat waktu menunjukkan pukul 05.35 pagi, Karina berencana untuk tiba kembali di rumah sebelum pukul tujuh pagi.

Begitu mulai lari meninggalkan tempat tinggalnya, kecepatan lari Karina sangat stabil, dan kecepatannya tidak sedikit pun menurun di satu kilometer pertama.

"Untungnya aku pakai topi dan masker."

Karina melihat cukup banyak orang melakukan olahraga pagi, membuat jalanan yang biasanya ramai kendaraan kini dipenuhi oleh mereka yang sedang berolahraga, ditambah udara pagi hari ini cukup segar dengan berkurangnya polusi asap kendaraan.

"Oh, bukannya itu Celine dan kakaknya, Leo?"

Di tengah jalan Karina tak sengaja melihat Celine dan Leo, pasangan adik kakak yang juga sedang berolahraga, dan tak berselang lama, dia juga melihat Samuel dan Felix.

"Lengkap sudah empat cucu kesayangan keluarga Pratama."

Mengabaikan mereka, Karina terus berlari menuju tempat yang menjadi tujuannya.

Tetapi saat sudah hampir tiba di tempat tujuan, baru Karina sadar jika ada yang mengikutinya.

"Mereka ini, kenapa tiba-tiba mereka mengikutiku, atau kebetulan tujuan mereka sama?~"

"Kalau tujuan mereka sama, biarkan mereka melaju lebih dulu!"

Karina cepat berbelok melalui jalan memutar, tapi anehnya empat orang yang ada di belakangnya, mereka ikut berbelok, mulai membuat Karina sadar apa yang menjadi tujuan mereka.

"Baik, karena mereka mengikutiku, jadi biarkan saja mereka mengikutiku, tapi itu juga kalau mereka masih sanggup melakukannya!"

Begitu selesai bicara, Karina langsung menambah kecepatan larinya, membuat empat orang di belakang mulai tertinggal, sebelum akhirnya mereka menghilang dari pandangan.

"Mereka tidak sekuat itu untuk bisa terus mengikutiku!"

Suara Karina terdengar lirih, dan dia terus saja berlari tanpa menurunkan kecepatannya.

Sementara itu empat orang yang sadar jika yang sebelumnya mereka lihat adalah Karina, awalnya mereka ingin mengikuti Karina secara diam-diam, tapi mereka tak menyangka Karina bisa lari cepat dan jauh meninggalkan mereka yang sudah kelelahan.

Pada akhirnya mereka kehilangan jejak Karina yang sudah pergi jauh, tak tau lagi kemana perginya wanita yang membuat mereka bertanya-tanya dimana sekarang dia tinggal.

Orang-orang keluarga Pratama yang mencari alamat tempat tinggal Karina dan keluarganya mengalami kebuntuan, dan itu terjadi sejak keluarga Karina meninggalkan kontrakan yang terakhir kali mereka tempati.

"Larinya sangat cepat. Aku nggak sanggup lagi mengejarnya."

Celine meski seorang wanita tapi dia memiliki fisik yang kuat, tetapi dia tak sanggup mengejar Karina yang sudah menghilang dari pandangan.

"Kenapa dia bisa lari cepat dan lama?~"

"Rasa-rasanya aku seperti mengejar pelari profesional."

Felix merasa lelah, dan akhirnya mereka semua memutuskan berhenti mengejar, istirahat di pinggir jalan yang sepi.

Mereka berada di jalan memutar yang jarang dilalui orang. Oleh karena itu suasana sekitar sepi, dan setelah merasa cukup istirahat, mereka memutuskan kembali ke jalur utama.

Merasa percuma lanjut mengejar disaat yang ingin mereka kejar sudah tak terlihat, hilang entah kemana.

Di tempat berbeda, Karina akhirnya tiba di taman kota yang pagi ini sangat ramai, dan karena melewati jalan memutar, dia telah menempuh 34 kilometer untuk tiba di tempat tujuan.

Itu artinya masih ada 14 kilometer yang harus diselesaikan tanpa jeda istirahat, dan dia ingin menyelesaikan 14 kilometer terakhir dengan memutari taman yang terdapat jogging track sepanjang dua setengah kilometer memutari taman.

"Tempat ini cukup nyaman untuk menghabiskan waktu di pagi hari."

"Lain kali aku akan pergi ke tempat ini, dan itu bukan di hari libur karena tempat ini terlalu ramai. Di hari biasa seharusnya nggak seramai pagi hari ini."

Karina bergumam dengan suara sangat pelan, membuat tak ada orang lain yang mendengarnya.

*

Beberapa saat kemudian~

[Ding!]

[Host telah menyelesaikan Tugas Sistem: Lari pagi sejauh 50 kilometer tanpa jeda istirahat.]

[Hadiah Menyelesaikan Tugas: Uang senilai 100 miliar rupiah, Akar Spiritual Cahaya dan Petir, 4 Pil kebangkitan akar spiritual acak.]

Setelah berhasil menyelesaikan tugas yang diberikan Sistem, Karina memilih bersantai di salah satu kursi taman, sembari menunggu supir yang sedang dalam perjalanan menjemputnya.

Saat sedang menikmati sebotol air mineral yang terasa menyegarkan, sudut mata Karina menangkap pergerakan empat orang yang tengah berjalan cepat ke arahnya, dan tampak ada garis-garis amarah di wajah mereka.

"Kenapa kau tadi berlari meninggalkan kami?" tanya Samuel dengan suara keras.

"Kenapa aku harus menunggu kalian?" balas Karina santai.

Mendengar itu Samuel bingung harus mengatakan apa, sebab memang tak ada janji apapun diantara mereka.

Belum juga mulai berdebat Samuel sudah kalah duluan.

Melihat semua itu, Celine cepat menggantikan tempat Samuel.

"Kita ini masih satu keluarga, dan bukannya sebagai satu keluarga kita harusnya saling mengerti tanpa diminta?"

Selesai bicara Celine melihat sekeliling, tapi saat tau tak ada orang lain di sekelilingnya, dia tampak kecewa setelah sebelumnya berbicara dengan suara lantang, dimana dia sengaja melakukan itu untuk menggiring opini publik tentang seburuk apa sifat Karina.

"Kalian berempat yang satu keluarga, sedangkan aku ini bukan bagian keluarga kalian! Kalau nggak percaya, silahkan cek daftar nama keluarga Pratama, apa disitu ada namaku!"

Mendengar semua itu Celine tersenyum, seolah dia sedang mengejek Karina.

"Sekarang memang masih nggak ada, tapi aku yakin sebentar lagi namamu juga nama orangtuamu akan kembali masuk ke dalam daftar anggota keluarga Pratama!"

Celine sangat yakin dengan ucapannya.

"Oh, apa kamu sangat yakin semua itu akan terjadi?" tanya Karina, "aku justru lebih yakin kalau nggak lama lagi akan terbit surat resmi pemutusan keluarga, yang diterbitkan untuk memperjelas hubungan keluargaku dengan kekuatan kalian!" imbuhnya.

"Itu nggak akan terjadi! Tunggu saja, sebentar lagi kau akan tau kebenarannya!"

Celine lebih percaya ucapan Neneknya daripada ucapan yang keluar dari mulut Karina, begitu juga dengan keempat saudaranya.

Karina sendiri hanya mengangkat kedua bahunya, tak peduli pada apa yang diyakini mereka berempat.

"Yakini apa yang menjadi keyakinan kalian!"

Usai mengatakan itu Karina langsung berlalu pergi, dimana dia berjalan sangat cepat, dan saat Celine dan tiga orang lainnya ingin mengejar, mereka hanya bisa melihat Karina yang sudah masuk ke dalam mobil Lamborghini Urus, sebuah mobil yang sudah lama diinginkan Celine, tapi dia harus menunggu uang tabungan kelurganya cukup supaya bisa membeli mobil itu.

1
SENJA
buseet ada hukuman juga , ga main2 lagi hukumannya 🤣
SENJA
nyesel juga percuma! telat
Aeriah Kayla
saya suka dengan karakter MC yang gak menye" kebanyakan ngomong. lanjut ya thor
Wahyuningsih
mampus kluarga dajal emang
Wahyuningsih
kluarga tocix ya kyk gtu gk punya malu
Wahyuningsih
💪💪💪💪💪💪 thor
Wahyuningsih
paling klau q thor nafasnya senin kamis 😅😅😅
Aydin Syam
sangat bagus skli ceritanya dan membuat kita slalu penasaran setiap episodenya, semangat Thor jngn lupa update
Sunarti
secangkir kopi untukmu kak ☕☕☕ lanjutkan kak semangat 💪💪💪
SENJA
ngga cari musuh, musuh datang sendiri 🤣
RaMna Hanyonggun Isj
Kasih banyak update nya. sekali update 50 episode kha
mygood heart
sistem bego mc tolol knp punya sistem di bilang2 sm org tdk seru lg harusnya itu jadi rahasia OON
SENJA
buseh cuma gitu doang hadiahnya gede😤🤣
Sribundanya Gifran
lanjut up yg banyak thor💪💪💪😍
SENJA
laaah ada yang salah sama otak ini ibu 😤
SENJA
idiih najis deh orang2 ini 😤
Sribundanya Gifran
lanjut
Marsya
hah......,dasar kluarga be...na...luuuuuuuu
SENJA
kok menderita karena salah sendiri malah nyalahin orang lain 🤣
SENJA
keberuntungan apa? makanya kalau punya hutang dibayar 😤
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!