NovelToon NovelToon
AKU TALAK SUAMI-MU!

AKU TALAK SUAMI-MU!

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Konflik etika / Mengubah Takdir / Kebangkitan pecundang / Bepergian untuk menjadi kaya / Suami Tak Berguna
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: Meidame

"Wanita bisa hidup bahagia tanpa lelaki." Itu tekad kuat yang Adira tanamkan pada dirinya.

*

Ketika bahagia terlalu lama menyapa, terkadang kita harus lebih waspada, karena bencana bisa datang di saat yang tenang, itulah yang di hadapi oleh Adira yang kini berada di jurang kehancuran. Ia tidak hanya kehilangan suami yang selama ini sempurna untuknya, tetapi juga orang yang selalu ada dan menemani setiap langkah di hidupnya sejak kecil.

Penderitaan Adira semakin dalam saat ia menyadari bahwa perselingkuhan ini bukan hanya mencuri kebahagiaannya, tapi juga kehidupan dan jiwanya.

Di tengah amarah dan rasa sakit yang tak tertahankan, Adira menolak menjadi korban yang pasrah. Ia bangkit dengan tekad yang membara, membalikkan keadaan, dan melontarkan sebuah gugatan yang mengejutkan. "Aku Talak Suamimu!"

Keputusan berani ini bukan hanya tentang memutus ikatan pernikahan, tetapi juga sebuah deklarasi perang terhadap pengkhianatan. Karena Adira tidak sudi untuk di hina lebih jauh lagi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Meidame, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB

• Ibu durhaka?

Malamnya, Yovan benar-benar membuktikan sendiri bahwa apa yang di katakan oleh Adira adalah sebuah kenyataan. Koper dan beberapa kardus berisi barang-barang Adira tergeletak di tumpukan sampah yang tidak jauh dari rumah.

Yovan mengambil semua barang itu, yang untungnya tidak tertimbun dengan sampah lain. Benaknya mulai bertanya-tanya tentang perasaan Linda sebagai seorang ibu. Mengapa sungguh tega melakukan hal ini pada anaknya yang sedang dalam masa sulit?

Apalagi bagi seorang perempuan tindakan pelecehan itu bisa menjadi trauma berat di dalam hidupnya, butuh dukungan dan perlindungan dari keluarga. Tapi keadaan justru malah sebaliknya.

Yovan menaikan semua barang Adira ke motornya lalu mengikat dengan tali pada motor. Dan menatap ke arah rumah Linda. Sebagai seseorang yang selama ini selalu menjadi tempat cerita Adira, Yovan paham pasti bahwa gadis itu sangat amat menyayangi dan menginginkan perhatian dari ibunya tersebut.

Jadi Yovan memberanikan dirinya untuk menemui Linda. Walaupun kemungkinan tamparan kedua akan mendarat di pipinya lagi. Tapi tidak ada salahnya mencoba berjuang untuk Adira. Toh sakit di pipi tidak sebanding dengan sakitnya hati Yovan melihat kondisi Adira.

Dengan tekad Yovan melangkahkan kakinya ke dalam pekarangan rumah Linda, membuka pagar dengan perlahan. Sepatunya menginjak rumput halaman yang kering, lalu menaiki anak tangga yang berjumlah enam.

Kemudian mengetuk pintu berwarna putih itu.

Satu ketukan berlalu, dua ketukan masih belum ada tanda-tanda, saat ketukan ketiga, suara seseorang muncul dari belakang Yovan.

"Ngapain kamu ke sini?!" Sosok Linda terlihat memandang sinis pada Yovan. Wanita itu terlihat membawa plastik berisi makanan.

Yovan tidak mengulurkan tangannya untuk meminta salam, karena sudah pasti akan di tolak oleh Linda. Padahal bagi Yovan menghormati seseorang yang lebih tua adalah hal yang penting.

"Maaf sebelumnya jika saya mengganggu Tante, kedatangan saya ke sini untuk meminta Tante agar berbaikan dengan Adira. Karena kondisi mental Adira saat ini sangat butuh di dampingi oleh orang terdekat. Pelecehan itu bukan hal yang mudah Tante, apalagi Tante juga perempuan, pasti tau bagaimana rasa trauma itu dan betapa mengerikannya." Yovan mencoba untuk menyentuh rasa empati Linda.

Linda mencebik, "Saya tidak punya hubungan apapun sama orang yang kamu sebutkan tadi. Dan lagi, kamu tau apa soal orang itu? Dia memfitnah suami saya, lalu dia sendiri yang trauma? Maaf-maaf saja ya, perempuan itu sendiri yang mengundang pejantan dengan pakaiannya. Dengan cara bicaranya, saya jadi curiga.. Apa selama ini dia selalu menggoda suami saya saat saya engga ada di rumah?"

Yovan terdiam.

"Dan lagi ya, saya juga perempuan, kamu benar, tapi selama saya hidup enggak pernah tuh di lecehkan, karna saya enggak mengundang orang untuk melakukan hal itu. Jadi kamu jangan menyalakan beruang yang sedang tidur."

"Jadi Tante sama sekali tidak percaya sama Adira?" Miris rasanya saat mendengar tuduhan itu keluar dari mulut seorang ibu yang lebih membela suaminya ketimbang anaknya sendiri.

"Buat apa saya percaya sama orang lain? Kamu tolong bilang sama dia, urusan kartu keluarga,, besok saya urus. Kalau dia masih mau mendapatkan maaf dari saya, suruh dia untuk mencabut laporan. Dan kalau dia masih bersikeras untuk melanjutkan laporan itu, maka jangan pernah berharap maaf dari saya, kamu tau kan surga itu di telapak kaki ibu? Nah dia tidak akan pernah dapat surga karena melukai hati saya sebagai ibunya."

Telinga Yovan memerah mendengar semua ucapan yang terlontar dari mulut Linda.

1
Ichigo Kurosaki
Kece abis!
Bé Chun
Nggak bisa berhenti.
Dálvaca
Wow, bikin terhanyut.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!