NovelToon NovelToon
Ternyata Cinta

Ternyata Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:48.1k
Nilai: 4.6
Nama Author: Elgaa

Arindi Azzahra adalah gadis cantik berusia 22 tahun bekerja sebagai pemilik usaha catering. Ia menikah dengan seorang CEO muda berumur 27 tahun akibat perjodohan terselubung yang berkedok kesalahpahaman.

Bagaimana jadinya ya? Apakah mereka bisa saling menerima atau sebaliknya?

follow ig: @xxpfrk_12

Mau tau bagaimana kelanjutan ceritanya, stay terus ya di karya pertama ku🌼

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elgaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

"Ibu.... Ibu..." Riri memanggil manggil ibunya diiringi tangisan. Sontak hal itu membangunkan Rama.

"Ri... Sayang? Kamu kenapa?" Ucap Rama menyadarkan Riri.

"Mas..... Huuuuuuuu" Tangis Riri pecah seketika.

"Iya sayang. Ada apa? Aku disini?" Peluknya mendekapkan wajah Riri di dadanya.

Seketika Riri terdiam tak menjawab. Hanya masih terdengar isakan isakan kecil dipelukannya.

Rama melepaskan pelukannya, membaringkan Riri seperti semula setelah merasa tenang. Ia mengambil ponselnya yang terletak diatas nakas disebelah tempat tidur untuk melihat jam, ternyata ini masih tengah malam.

Ia mengusap lembut anak rambut Riri sembari menyelipkan di telinganya. Kemudian kembali tidur dengan satu tangan berada dibawah kepala Riri sebagai bantal dan satunya lagi memeluknya.

Pagi hari ia terbangun melihat cahaya matahari yang sudah masuk dari celah jendela.

Kenapa dia belum bangun ya? Dan kenapa dia tidak membangunkanku? Gumamnya yang mendapati Riri masih tertidur pulas disebelahnya. Ia mendekat ke arah Riri berniat untuk membangunkan istrinya. Ketika hendak membangunkan Riri, ia menyentuh pelan pipinya.

"Panas" Gumamnya pelan.

"Apa dia demam?"

"Sayang... Bangun, sudah siang" Ucapnya lembut.

"Hmmm" Jawab nya menggeliat.

"Sayang... Kamu demam?" Tanya Rama lagi.

"Enggak kok." Ucapnya berusaha untuk bangun.

Rama mencegah Riri untuk duduk, melihat kondisinya sedang tidak sehat.

"Aku gak apa apa kok Mas. Aku mau pergi kerja" Bantahnya.

"Hari ini kamu gak boleh kemana mana! Kamu itu lagi sakit Ri. Kamu gak ngerasain badan kamu panas gini?!" Ujarnya lagi.

"Aku benar benar gak apa Mas, aku sanggup kok untuk beraktivitas. Lagian aku bosan dirumah sendirian."

"Kalau aku bilang gak boleh ya gak boleh! Aku gak suka dibantah." Tegas Rama

Riri tertunduk diam tak berani menatap Rama yang tengah duduk dihadapannya.

"Sayang... Kamu istirahat ya, biar aku siapin sarapan untuk kamu." Ucapnya lembut, lalu pergi menuju dapur untuk membuatkan sarapan untuk istri nya.

Riri hanya membalas dengan anggukan.

Setelah sekitar 25 menit berkutat di dapur akhirnya sop yang berisi daging dan beberapa jenis sayuran ia hidangkan diatas meja makan. Rama memang cukup pandai dalam hal memasak sejak ia menjadi pria mandiri saat kuliah diluar negeri selama beberapa tahun.

"Sayang... Ayo kita sarapan, sop nya sudah siap." Ajak Rama duduk di pinggir tempat tidur.

Riri menuruti perkataan Rama. Ia takut melihat Rama meninggikan suara nya seperti tadi.

Sesampainya di meja makan.

"Mau aku suapin atau makan sendiri." Tawar Rama menuangkan segelas susu hangat kedalam gelas.

"Aku makan sendiri aja Mas. Mending kamu siap siap berangkat kerja, aku udah baikan kok." Tolak Riri.

"Kalau aku gak kerja, emangnya ada yang marah?" Tanya nya, lalu mengambil alih sendok sop yang ada di tangan Riri untuk menyuapinya.

Riri menggeleng gelengkan kepalanya. Memang benar apa yang Rama katakan, kalau dia tidak berangkat kerja tidak akan ada yang memarahinya. Karena dia seorang CEO.

Rama menyuapi Riri dengan telaten, sesekali menyendokkan kedalam mulutnya. Disaat tengah menyuapi Riri tiba tiba ponselnya berbunyi.

Tringgg Tringgg

Ia lihat nama yang tertera di layar ponselnya ternyata 'Nanda Giovano'. Kemudian menggeser tombol hijau.

"Halo Ram. Lo dimana?" Tanya Nanda to the point tanpa basa basi.

"Gua masih dirumah."

"Kok belum ke kantor sih? Kita kan ada kunjungan ke proyek baru hari ini." Ucap Nanda dari seberang telepon.

"Sorry Nda. Kayaknya gua gak bisa datang deh, soalnya Riri lagi sakit. Gua gak bisa ninggalin dia sendirian dirumah." Tukasnya.

"Ini kan proyek penting Ram, mana mungkin kita melakukan kunjungan tanpa melibatkan Lo."

"Ya udah kalo gitu. Tunggu gua di kantor."

Rama memutuskan sambungan telepon.

"Siapa Mas." Tanya Riri yang baru menyelesaikan sarapannya.

"Nanda." Jawabnya singkat. "Sayang.. Kamu Aku antar kerumah Mama ya. Soalnya aku mau ke kantor. Aku lupa kalau hari ini ada kunjungan ke proyek baru." Jelas Rama memberi pengertian pada Riri.

"Iya Mau mau mau! Aku udah lama gak ketemu mama." Seru Riri bersemangat.

"Kalau gitu habisin dulu susunya. Terima kasih pengertiannya sayang." Mengecup pucuk kepala Riri.

.

.

"Ma, Rama titip Riri ya. Rama mau ke kantor ada urusan mendadak. Rama gak tega ninggalin dia sendirian dirumah soalnya dia lagi sakit." Semenjak menikah dengan Rama, Riri berubah menjadi wanita yang manja dan cengeng.

Dikirain aku barang apa? main titip titip segala.

"Kamu apain menantu mama sampai sakit begini? Diapain Ri?" Tanyanya menatap kearah Riri.

"Aduhh Mama... Cuma di apa apain sewajarnya kok. Riri cuma kecapean aja ma." Terangnya pada Shinta.

"Kalau gitu aku berangkat dulu ya Ma." Mencium tangan Shinta.

"Iya hati hati. Pesanan Mama gimana?"

"On proses Mama."

"Kamu istirahat ya sayang, jangan terlalu capek. Kalau ada apa apa, cepat kabari aku."

'Kalau ada apa apa, cepat kabari aku' adalah bahasa cinta yang paling sederhana.

.

.

Seusai berpamitan kepada 2 orang yang ia sayangi itu, Rama langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Karena jarak rumah kediaman orang tua nya agak jauh dari kantor, Ia menghabiskan waktu sekitar kurang lebih 30 menit.

Dari dulu Rama memang tidak menggunakan jasa supir pribadi, ia terbiasa menyetir mobil sendiri.

Setelah memarkirkan mobil di parkiran khusus untuknya, ia bergegas menuju kedalam ruangannya. Disana sudah ada Nanda dan Aisyah yang tengah asyik mengobrol sedari tadi sebelum kedatangan Rama. Entah apa yang mereka bahas, hanya mereka dan tuhanlah yang tau.

.

.

Sementara itu dirumah, Riri sudah berada didalam kamar Rama. Ia memperhatikan sekeliling kamar yang di dominasi warna Hitam dan putih. Kamar yang cukup luas berukuran 4x6 meter dengan kasur yang berukuran king size, Dihiasi beberapa lukisan minimalis dan miniatur super hero yang tersusun rapi terletak di lemari kaca koleksi nya.

Ini bukan kali pertama ia masuk kedalam kamar milik Rama. Tapi baru kali ini ia sempat memperhatikan secara detail kamar milik suaminya pada saat masih bujangan.

Ada satu hal yang membuatnya penasaran dan menarik perhatiannya, yaitu laci nakas yang tak tertutup rapat yang terletak di samping tempat tidur.

Ia mendekati nakas tersebut, bermaksud untuk menutup pintu laci tersebut. Tapi hati nya berkata lain, ia malah membuka dan melihat isi dari laci itu. Betapa terkejutnya dengan apa yang ia lihat, bagaikan petir di siang bolong.

Terdapat beberapa foto Rama dan Nindya sedang berciuman sewaktu masih berpacaran dan sebuah foto saat bertunangan. Dan beberapa benda kenangan milik mereka.

Aku harus menanyakan ini kepada mas Rama

Tetapi Riri tidak mau cepat mengambil kesimpulan dengan foto foto yang ia temukan. Ia harus menjadi wanita yang bijak dalam bertindak, meskipun dalam hatinya bergejolak dan terbakar api cemburu. Untuk menghilangkan rasa overthingking seorang perempuan yang sedang PMS, memilih untuk tidur agar tidak berfikir yang tidak tidak.

Kurang lebih seperti ini ya kamarnya Mas Rama 😁

...----------------...

Hai Readers setia Ternyata Cinta!!! Semoga ceritanya masih menghibur ya!! Jangan lupa LIKE, VOTE, KOMEN, dan SARANnya, supaya Author makin semangat dan rajin update😘😍

1
Perjuangan cinta Tuan Muda
hai thor aq balik lg. semangat trus upnya. dtunggu dlapakku ya.
brshaaffn_18★HFN★
hai kak 👋🙃
maaf baru feedback sekarang hehe 😅, aku udah like sama rate 5 ya 😁

always spirit 💪😄
salam hangat dari MACAC dan RTBAC ✌️😆
S R
Like..like..like..

Ditunggu bab selanjutnya y thor..

Salam dariku Jadi Bodyguard Janda Cantik

Feedback karyaku juga ya.. Makasih
kh!@#g fu sh3=g
hai thor, aku mampir datang membawa 20 like, jangan lupa mampir di karyaku jangan panggil aku monster. salken untukmu
Noejan
Tetep semangat~ 😘
Noejan
Mantap!
Avie Lia Bento
udah mampir ni akuh kak
Senja
semangat upnya kakakkkkk
Ismi Kawai
8 like menyusul
Ismi Kawai
maaf telat mampir
Miss Dara
Hai, semangat trus upnya Ka
Andrias CPC
mantap 👍
Fitri Fitri
yang mn ni yg di pilih
Fitri Fitri
critanya bagus
Machan
2 like kak
ttfauziyah
like,. semangat
Jenna
semangat kak aku mampir lagi. aku tunggu up epesode selanjutnya 💚✨

Salam dari _Until we found the lost memory
Vigilo
hai aq mampir lagi kak. semangat up terus sampai sukses! mari saling dukung sesama penulis ke depannya :D
Tilyt🧚
hadir like, next up...

jangan lupa feedback ya😊
ptr_25
Yuk semangattt 🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!