HIDUP KEMBALI!!! atau lebih tepatnya mengulang kembali, siapa yang percaya akan hal ini, hanya orang tidak waras saja yang percaya.
Tetapi percaya atau tidak percaya itulah yang Viola rasakan sekarang, gadis bernama lengkap Viola Arayla Queensya berusia 22 tahun itu hidup kembali setelah dirinya mengalami kematian akibat ke perbuatannya sendiri.
Di kehidupan sebelumnya Viola adalah gadis yang sangat jahat dan suka menyelingkuhi suaminya yang bernama Sean Algala Frendolem, bahkan dia dan kekasih selingkuhannya yang bernama Deanra berniat ingin menyingkirkan Sean.
Sedangkan Sean adalah pria yang menaruh semua perasaannya pada Viola, Sean rela melakukan apapun agar Viola bisa mencintainya. Tetapi perasaan cintanya itu di balas dengan luka, Viola bahkan secara terang-terangan selingkuh di depannya. Dengan kembalinya Viola ke masa lalu, apakah dirinya bisa memperbaiki semuanya atau tidak?
Selamat membaca..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mencari Masalah
Beberapa hari kemudian.
Di sebuah cafe terlihat Viola dan Melanie tengah berbincang serius, terlihat raut kemarahan di wajah Melanie sedangkan Viola terlihat santai.
'Kamu sengaja kan melakukan hal itu agar karierku hancur!" tuding Melanie menatap tajam Viola
'Memangnya apa yang sudah ku perbuat? kamu sendiri yang menggali kuburan mu sendiri, dan sekarang berdalih bahwa aku yang menghancurkan karirmu?" balas Viola membalas tatapan tajam Melanie
Di kehidupan sebelumnya Viola mengingat jelas jika Melanie adalah wanita yang tidak jauh berbeda dengannya, bedanya dirinya sudah menikah dan selingkuh sedangkan Melanie menjadi simpanan seorang pengusaha asal Inggris yang umurnya di atas usia daddy Edmund. Mengingat itu membuat Viola merasa jijik pada dirinya sendiri dan Melanie yang sangat tidak tau malu.
'Betapa menjijikkan diriku yang dulu" batinnya
'Kamu akan merasakan yang namanya hancur, lihat saja nanti!" ancam Melanie
'Oh yaa... Kamu pikir aku takut? atau kamu ingin mengadukan hal ini pada kekasih tuamu itu?" tanya Viola sambil terkekeh
Melanie sangat terkejut mendengar ucapan Viola, sampai sekarang belum ada yang tau tentang hubungan terlarangnya dengan sugar daddy nya yang berasal dari Inggris, bahkan usia mereka sangat jauh berbeda. Dirinya menjadi simpanan pria tua itu untuk status sosial masuk ke dalam grup model internasional, karena untuk masuk ke dalam grup itu tidaklah mudah, mereka tidak melihat status keluarga melainkan betapa terampilnya sang model. Karena hal itu Melanie menjilat dengan menjadi simpanan pengusaha Inggris itu.
'Kamu....." Melanie tidak melanjutkan kata-katanya melihat senyuman licik di wajah Viola
'Bagaimana aku tau? aku bahkan mengetahui jika kamu sudah menjadi simpanan beberapa pria lainnya? apa kamu tidak takut tertular penyakit?" tanya Viola tersenyum mencemooh pada Melanie
'Terus kalau kamu tau, kamu mau apa?!" amuk Melanie karena merasa terancam
'Mudah saja, kamu cukup menjauh dari suamiku, kamu itu sampah yang tidak tau malu, saudara sendiri di jadikan objek kepuasan, otakmu berada dimana?!" kesal Viola
Viola ingin sekali menampar wajah tidak tau malu Melanie, tetapi mereka ada di sebuah cafe yang kebetulan pelanggannya begitu ramai.
'Kalau aku tidak mau bagaimana? aku mencintainya" balas Melanie tersenyum mengejek
'Kalau tidak mau siap-siap saja video syur mu tersebar, kamu pikir aku tidak ada alat bertempur untuk bertemu denganmu" Viola mengeluarkan sebuah amplop coklat dan melemparkannya pada Melanie
Melanie melotot, bagaimanapun karirnya adalah hal yang paling penting, beruntungnya sugar daddy nya mau membantunya saat terjadinya kekacauan yang dia perbuat saat ulang tahun Sean, bagaimana sekarang? di foto itu terlihat jelas wajah sugar daddy nya, otomatis mereka berdua akan hancur bersamaan, dan bagaimana jika para simpanannya juga ikut terseret, hidupnya akan hancur hanya karena sebuah foto.
Beberapa hari belakangan ini Melanie selalu menelpon dirinya dan mengancamnya dengan cara akan merebut Sean darinya, awalnya Viola mengabaikannya tetapi amarah Viola langsung meledak saat Melanie mengirim sebuah foto Sean yang tengah tertidur di atas ranjang tanpa mengenakan baju meskipun Viola tau jika Sean mengenakan celana di dalam selimut, tetap saja Viola tidak rela jika foto telanjang dada suaminya tersebar.
Beruntungnya ingatannya di kehidupan sebelumnya masih tersimpan erat sehingga tidak susah mencari kesalahan Melanie, setelan mendapat alat yang akurat akhirnya Viola memutuskan untuk bertemu Melanie.
'Bagaimana?" tawar Viola tersenyum mengejek
'Aku akan membuat perhitungan denganmu nanti!" ancam Viola dan langsung pergi meninggalkan Viola yang terdiam dengan raut wajah sedih
'Sampai kapanpun Sean hanya milikku, secepatnya aku harus segera hamil sehingga Melanie tidak punya celah merebut Sean" ucapnya pelan
'Lagian kisahku sungguh aneh, masa pelakor dalam pernikahan ku malah adik ipar ku sendiri, ada-ada saja" gumannya
'Sebaiknya aku pulang saja pasti bayi besar ku sudah pulang" ucapnya saat melihat jam yang kini menunjukkan pukul 5 sore
Entah sudah berapa lama dirinya berada di cafe tersebut sehingga kini sudah mau malam.
Viola mengemudikan mobilnya dengan kecepatan rata-rata, dia tidak ingin Sean mengulah dengan cara nangis-nangis saat tidak melihatnya di rumah. Suaminya itu terlihat berbeda dari suami orang lain, biasanya sang istri yang suka menangis tetapi malah suaminya yang suka menangis.
Viola mengumpat saat dirinya terjebak macet, sekarang jam yang paling di hindari semua orang setelah jam 7 pagi. Semua orang yang bekerja tengah pulang sehingga membuat jalanan macet, entah kenapa Viola merasa jika semua jam kerja di Indonesia sama semua, mulai dari jam masuk kerja hingga jam pulang kerja.
'Aku yakin dirinya tengah menangis" ucapnya sambil menatap beberapa kendaraan yang terjebak macet
'Apa sebaiknya aku meminta Sean membelikan helikopter untukku agar tidak macet" gumannya
20 menit berlalu tetapi dirinya masih terjebak macet yang begitu panjang, habis sudah kesabarannya tetapi mau marah juga percuma, dirinya terlalu naif karena tadi begitu semangat menjatuhkan harga diri Melanie, ada kepuasan dan penyesalan dalam dirinya karena bagaimanapun Melanie adalah iparnya.
'Apa aku salah karena melakukan itu?" tanya nya pada dirinya sendiri
Tidak lama kemudian mobilnya keluar juga dari area macet, berlama-lama di dalam mobil membuatnya sesak.
Mobilnya memasuki area rumah yang kini menjadi tempat tinggalnya, dimana dirinya memulai semua dengan hal yang baru.
Di depan sana terlihat Sean yang mondar-mandir membuat Viola tersenyum geli, suaminya sangat berlebihan dalam bersikap padanya.
'Akhirnya kamu pulang juga, aku sangat khawatir sayang, lain kali kabari aku kalau ingin keluar" ucap Sean heboh sambil memeluk Viola
'Aku sudah mengabari mu sayang, tapi nomormu dan nomor Ray tidak aktif" Viola mengecup pipi Sean mencoba menghilangkan rasa khawatir berlebihan Sean
'Benarkah?" tanya Sean sejenak
'Periksalah" ucap Viola tersenyum manis
Sean pun mengambil ponselnya dan melihat jika ponselnya mati total, ingatannya tertuju saat dirinya akan menghadiri rapat dengan beberapa investor dia mematikan ponselnya begitu juga dengan Ray.
'Maaf dayang, aku lupa menghidupkannya" Sean menggaruk kepalanya yang tidak gatal
'Tidak apa-apa, sebaiknya kita masuk dan bersih-bersih" ajak Viola sambil menggandeng tangan Sean
Sean menatap tangannya dan Viola yang saling bertautan, pikirannya membayangkan saat dirinya telah memiliki seorang anak, mereka bertiga akan saling bergandengan tangan, Sean akan membuat anak-anaknya menjadi anak yang paling bahagia di dunia. Sean akan membuktikan bahwa dirinya adalah seorang pria sejati.
'Sayang" panggil Sean setelah mereka sampai di dalam kamar
'Ada apa?" tanya Viola
Sean tiba-tiba memeluk Viola dan mencium puncak kepala Viola sambil menghirup aroma tubuh Viola yang menguar.
'Aku mencintaimu" ucapnya kemudian mengecup kening Viola
'Aku juga mencintai suamiku ini" balas Viola dengan memeluk Sean erat
Keduanya menikmati pelukan hangat yang berasal dari perasaan keduanya.
🐐🐐🐐
Banyak juga sih kasus jika ibu mertua atau adik ipar atau pun saudara yang lainnya tidak suka pada istri sang anak, tetapi Viola berbeda Melanie tidak menyukainya karena mencintai Sean yang tidak rela jika Sean menikah dengan Viola. Ada-ada sjaa ya bund..
riri-can
Endingnya koq agaq gantung ya 🤭