NovelToon NovelToon
MENDADAK NIKAH

MENDADAK NIKAH

Status: tamat
Genre:Terpaksa Menikahi Murid / Tamat
Popularitas:241.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: GuloJowo

BY : GULOJOWO NOVEL KE-8 😘

BRAAKK!!

Suara pintu yang di dobrak dengan keras membuat seorang laki-laki yang berprofesi sebagai guru BK itu membelalakkan matanya karena terkejut.

"APA YANG BAPAK LAKUKAN?!" Teriakan seorang kepala sekolah yang menjadi atasannya membuat laki-laki itu kesulitan menelan ludahnya.

"Ti-tidak pak, saya tidak melakukan apapun. Sumpah!" Laki-laki itu mengangkat kedua tangannya ke atas. Namun sayangnya tidak ada yang percaya dengan omongannya itu saat melihat seorang gadis yang tergeletak tak sadarkan diri dengan kondisi baju seragamnya yang sudah terbuka keseluruhan kancingnya.

Kira-kira apa yang akan terjadi selanjutnya? Yuk ikuti kelanjutannya 🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon GuloJowo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PART 18

Siang harinya saat kelas usai, Bentari kembali pulang bersama Daffa. Dan tak sengaja Pak Ivan yang baru saja tiba berpapasan dengan mobil Daffa yang baru saja melintas meninggalkan gerbang kampus. Pak Ivan menstandarkan motornya di depan gerbang kampus namun agak ke pinggir agar tidak mengganggu pengguna jalan yang akan melintasi pintu gerbang.

Pak Ivan langsung masuk ke dalam menuju ke pos security untuk menanyakan keberadaan istrinya kepada sekurity yang berjaga di sana. Namun belum sempat dirinya mencapai pos security, terdengar suara seseorang yang memanggil namanya.

"Kak Ivan!" Teriak Vida dari kejauhan. Vida yang saat itu ingin menuju ke parkiran kampus untuk mengambil mobilnya tak sengaja ekor matanya melihat Pak Ivan yang dikenalnya sebagai Kakak dari sahabatnya berada di dekat pintu gerbang. Vida pikir pasti Pak Ivan akan menjemput adiknya, Bentari. Vida langsung melangkah menghampiri Pak Ivan yang masih terdiam di tempatnya. "Kakak mau jemput Tari?"

Pak Ivan hanya mengangguk seraya mengamati gadis yang berdiri di depannya. Ternyata itu adalah teman dari istrinya yang baru saja berkenalan dengannya tadi pagi.

"Tari baru saja pulang Kak. Memangnya Tari tadi tidak memberitahukannya kepada kakak kalau dia pulang bersama Daffa?" Vida menatap lekat ke arah Pak Ivan yang nampak menggeleng. "Harusnya kan Tari menghubungi Kakak dulu agar kakak tidak usah menjemputnya kalau memang dirinya ingin pulang bersama Daffa." Lanjut Vida lagi. "Be-"

"Terimakasih!" Ucap Pak Ivan memotong ucapan Vida dan langsung berlalu meninggalkan Vida yang nampak terbengong. Pak Ivan langsung memutar balik motornya untuk mengejar mobil Daffa. Dengan kecepatan tinggi Pak Ivan mengendarai kuda besinya itu. Dan tidak sia-sia saat dirinya menemukan mobil Daffa yang terjebak di lampu merah. Pak Ivan langsung membuntuti mobil itu dengan jarak aman agar tidak ketahuan oleh Daffa dan juga istrinya.

Mobil yang dikendarai oleh Daffa berbelok ke sebuah Cafe anak muda yang sedang nge-hits. Cafe itu terlihat ramai dipenuhi dengan muda-mudi yang sedang menikmati minuman serta makanan dan juga spot-spot foto yang menarik. Kata anak muda zaman sekarang, Instagram-abel.

Pak Ivan segera ikut membelokkan motornya ke Cafe tersebut saat melihat istrinya dan Daffa sudah masuk ke dalam Cafe. Diparkirkannya motornya itu kemudian segera mencari topi yang biasanya ia simpan di dalam jok motor.

Dengan menggunakan topi berwarna hitam dan juga masker dengan warna serupa, Pak Ivan akhirnya masuk ke dalam Cafe tersebut. Untung saja hari ini dirinya tidak mengenakan seragam guru. Pak Ivan hanya menggunakan kemeja panjang dengan warna biru muda dipadukan dengan celana bahan warna hitam. Kalau saja saat ini dirinya memakai baju hitam juga, mungkin semua orang akan mencurigainya sebagai seorang mata-mata atau sejenisnya.

Diedarkannya pandangannya ke seluruh penjuru Cafe dan menemukan istrinya itu berada diantara banyaknya muda-mudi yang ada di sana. Pak Ivan segera mencari meja yang masih kosong. Dan tepat sekali, masih ada tempat yang tersisa yaitu di pojokan dan jauh dari meja yang ditempati oleh istrinya. Pak Ivan segera melangkahkan kakinya menuju ke meja itu.

Pak Ivan membuka maskernya saat seorang pelayan datang. Namun setelah pelayan pergi Pak Ivan memakai kembali maskernya.

Ada rasa sesak di dalam dadanya saat melihat istrinya itu nampak tertawa-tawa lepas bersama laki-laki lain, bukan dirinya yang notabenya adalah sebagai suaminya. Namun untuk melabraknya juga ia tidak sampai hati. Bukannya dirinya tidak berani melakukan itu. Hanya saja Pak Ivan tidak ingin mempermalukan istrinya dan juga dirinya sendiri. Biarlah, toh mereka juga hanya sekedar mampir minum. Dan dirinya pun tidak melihat adanya kontak fisik di antara keduanya.

Bentari dan Daffa langsung meninggalkan Cafe setelah menghabiskan minuman dan makanannya. Pak Ivan pun langsung ikut beranjak untuk kembali mengikuti mereka.

Mobil yang dikendarai oleh Daffa berhenti tepat di depan pintu gerbang rumah kediaman Papa Adrian. Bentari langsung turun dari dalam mobil tersebut. Dan setelah mobil Daffa kembali melaju, Bentari segera membuka pintu gerbang dan langsung masuk ke dalam. Saat dirinya akan kembali menutup pintu gerbang, Bentari dikejutkan dengan bunyi klakson yang dinyalakan beberapa kali. Dan yang membuatnya lebih terkejut adalah ternyata itu adalah suaminya sendiri. Mata Bentari terlihat membulat antara terkejut dan takut. Takut jika suaminya itu sempat melihat dirinya yang diantar oleh Daffa.

Bentari segera membuka kembali pintu gerbang yang belum tertutup sempurna. Pak Ivan melewatinya begitu saja menuju ke garasi di mana ia biasanya menyimpan motornya di antara mobil-mobil yang berada di sana. Bentari kembali menutup pintu pagar rumahnya kemudian melangkah menuju ke teras rumah menunggu suaminya di sana. Bentari hanya ingin memastikan apakah suaminya itu tadi melihatnya pulang bersama Daffa atau tidak. Namun sayangnya saat suaminya itu tiba di teras, Pak Ivan hanya melewatinya begitu saja tanpa menyapanya. Bentari melongo melihat sikap suaminya yang tidak seperti biasanya. Suaminya itu biasanya selalu bertanya ini dan itu. Namun kenapa tiba-tiba suaminya itu mendiamkannya? Apa benar suaminya tadi melihat dirinya pulang bersama Daffa?

Bentari segera berlari masuk ke dalam rumah mengejar suaminya yang ternyata sudah masuk ke dalam kamar. Namun sayangnya suaminya itu tidak ada di sana, namun terdengar gemericik air yang berasal dari arah kamar mandi. Mungkin suaminya itu saat ini sedang mandi atau sekedar membersihkan diri.

Bentari segera meletakkan tasnya ke atas sofa dan mendudukkan tubuhnya di sana untuk menunggu suaminya keluar dari kamar mandi.

*****

*****

*****

Eh ternyata udah hari Senin 😁 ada yang punya Vote nganggur nggak ya 😁 edisi malak alus 🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️

Jangan lupa Like Komen dan Votenya, saweran kopi dan bunganya juga boleh ☕🌹 Tonton iklannya ya setelah membaca, terimakasih 🙏

1
Umi Syafaah
egois banget di tari
Umi Syafaah
Luar biasa
Umi Syafaah
kalo dilihat dari penulisan kata2nya, seperti nya ini kisahnya menarik,
Wiek Soen
😭😭😭😭 nyesek pasti ayo Syifa tolong ayah mu
Wiek Soen
akhirnya terungkap juga, berbohong demi kebaikan pk Ivan
Wiek Soen
innalilahi wa'inaillaihi roji'un bapak nya Syifa kecelakaan 😭😭😭
Wiek Soen
sami sami Thor, kayaknya kok sdh agak lama ya novel ini
Cahya Durrah
Luar biasa
Darmawangsya Darmawangsya
kapan up
Darmawangsya Darmawangsya
benar2 sama cerita dan judulnya sampai 2 kali terjadi
Darmawangsya Darmawangsya
benar2 sama cerita dan judulnya sampai 2 kali terjadi8
Darmawangsya Darmawangsya
benar2 sama cerita dan judulnya sampai 2 kali terjadi
Darmawangsya Darmawangsya
munkin wanita bersuami maksudnya
Darmawangsya Darmawangsya
inimi yang ditunggu,dan penyesalan Tari nantinya
Darmawangsya Darmawangsya
jangan dipaksakan
Darmawangsya Darmawangsya
ngapain mencinrai istru sprti itu.udh tinggalin aja
Darmawangsya Darmawangsya
betul banget
Darmawangsya Darmawangsya
lumayan lah
Darmawangsya Darmawangsya
semoga ivan mengalah dan melepas Bentari
Darmawangsya Darmawangsya
emang belum ada pacarnya Vid .
ambil aja,biar Bentari nyesal
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!