NovelToon NovelToon
Dream Wedding

Dream Wedding

Status: tamat
Genre:Anak Haram Sang Istri / Keluarga & Kasih Sayang / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Penyesalan Suami / Hamil di luar nikah / Cintapertama / Tamat
Popularitas:5.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Lunoxs

Sejak bangku SMA Lili dan Anjas bersama, berangan-angan menikah dan memiliki pernikahan impian, memiliki banyak anak dan hidup menua bersama.

Rencana itu begitu indah, hingga sebuah malapetaka menguji cinta mereka.

"Gugurkan, dia bukan anakku," ucap Anjas.

Lili termenung, menyentuh perutnya yang berdenyut nadi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lunoxs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DW Bab 18 - Tidak Mengharapkan Apa-apa

"Cepat ambil handuk, keringkan kepala mu," ucap Robby saat dia dan Lili akhirnya menepi dan masuk ke dalam rumah.

"Aku tidak basah Rob," tolak Lili.

"Apa perlu aku keringkan menggunakan baju ku?" tanya Robby, lalu mengedipkan sebelah matanya genit.

Lili mencebik, yang lainnya tertawa dan Anjas sungguh tidak tahan melihat semuanya.

"Pergi ke kamar, ajak Gisel," ucap Anjas kemudian.

Dan Lili menggangguk patuh atas perintah suaminya tersebut. Dia pergi dari sana bersama dengan Gisel.

Sementara para laki-laki mendatangi ruang tengah dan duduk di sana.

"Kalian menginap saja, besok kan masih libur," ucap Anjas, di luar mulai hujan deras. Hari ini adalah sabtu sore, jadi besok jelas semua orang masih libur bekerja.

"Aku terserah Robby," jawab Usman.

"Aku ikut maunya Gisel," jawab Gala pula.

Para pria itu kemudian terkekeh, sangat bersyukur pertemanan itu masih terjalin begitu baik meski waktu telah berjalan cukup lama.

Akhirnya mereka semua sepakat untuk menginap di rumah Anjas. Di rumah ini ada 5 kamar, 3 di lantai 2 dan 2 di lantai 1.

Robby dan Usman tidak ingin tidur sekamar, jadi mereka pilih untuk tidur masing-masing di lantai 1.

Gala dan Gisel jadi menempati salah satu kamar di lantai 2.

Saat menjelang malam mereka bersama-sama naik kesana, Lili dan Anjas jadi tak enak hati ketika hendak masuk ke kamar mereka masing-masing, pasalnya Gala dan Gisel pun selalu mengintai.

Jadilah Anjas ikut masuk ke kamar sang istri dan hal itu membuat Lili mengulum senyum.

Saat sudah berada di dalam kamar, Lili diam saja. Dia tau Anjas tak suka mendengar dia bicara.

Lili tetap menjalankan aktivitas seperti biasa, berjalan menuju kamar mandi dan mencuci muka. Lalu mengganti baju menggunakan baju tidur.

Kali ini Lili sengaja menggunakan baju yang cukup seksi.

"Kamu menggoda ku?" tanya Anjas, dia masih duduk di sofa, seolah enggan sekali naik ke atas ranjang.

Padahal saat ini sudah jam 11 malam, mereka terlalu asik menghabiskan waktu bersama dengan yang lain.

Dan Lili tidak menjawab dengan kata-kata pertanyaan itu, dia hanya menggelengkan kepalanya berulang kali. Lalu menuju meja Rias dan menyisir rambutnya.

Anjas membuang nafas kasar, makin gundah saat Lili seolah tak menganggapnya ada seperti ini.

"Ayo tidur," ajak Lili setelah dia beres.

Anjas diam, hanya menatap dengan tajam.

Tapi Lili tidak takut, dia tersenyum kecil dan segera menuju ranjang.

Berbaring di sana tanpa menggunakan selimut, hingga gaun tidurnya makin naik dan memperlihatkan kakinya yang jenjang.

Anjas melihat itu semua dengan jelas.

Jangan harap aku akan menyentuh mu. batin pria itu, merasa geram, tak terima karena di tubuh Lili hidup bayi sialan itu.

Jam pun bergulir.

Lili memang tidak mengharapkan apa-apa, dia sudah cukup senang Anjas masuk ke dalam kamar ini.

Jadi tak lama setelah dia berbaring, Lili benar-benar tertidur, dia memang begitu mengantuk.

Sampai deru nafasnya yang teratur terdengar oleh Anjas yang masih duduk di sofa.

Pria itu bingung, tidur di sini atau kembali ke kamarnya? jika sampai ketahuan mereka tidur di kamar yang berbeda jelas akan menimbulkan masalah.

Namun jika tidur disini, dia tidur dimana?

Apa ranjang itu?

Apa sofa ini?

"Tidak, untuk apa aku tidur di sofa, aku tidak akan menyiksa diriku sendiri hanya gara-gara anak itu!" geram Anjas, dia bangkit dan segera menuju ke ranjang.

Akhirnya ikut berbaring di sana bersama sang istri.

1
Ibrahim Efendi
wajar kalau anjas masih terluka menghadapi fakta ini. namun lili juga lebih terluka. perlu lebih sabar dan ikhlas menghadapi semua. biarkan waktu yang perlahan akan membuat luka mengering dan sembuh.
Ibrahim Efendi
novel yang bagus. membacanya membuatku tak ingin berhenti dan penasaran ingin melihat kelanjutannya. dari awal, kita sudah disuguhi dengan konflik. berupa perang batin dan pengorbanan. novel ini sepertinya memang dikhususkan sebagai novel 'tears'. dan itu berhasil. good.
Ibrahim Efendi: akhirnya, semuanya perlu waktu untuk berubah ke arah yang lebih baik. karena itu, sabar dan khlas adalah kuncinya.
total 2 replies
Ibrahim Efendi
mantap kali.....
Ibrahim Efendi
memang dilema. di satu sisi, naluri seorang ibu memang sangat kuat melindungi anaknya. di sisi lain, suami mana yang tak kecewa melihat janin yang bukan darah dagingnya. aku tak bisa menyalahkan yang manapun.😞
Maria Magdalena Indarti
lily diperkosa???
Sunarmi Narmi
ITU PILIHANMU LI...SEMUA LELAKI AKAN KECEWA DGN KEPUTUSAN SEPERTIMU..10 BANDING 1 KLO ADA..KAMU JGAN SERAKAH..PENGEN ANJAS TETAP DISISIMU DGN CINTA KALIAN TPI KAMU MENGANDUNG HAL YG MEMBUAT SEORANG LAKI" HANCUR..WALAU TUJUANMU BAIK UNTUK KEMANUSIAAN..MUNGKIN KLO KAMU MSIH SINGEL BISA DITERIMA TPI KMU SDH MENIKAH...SULIT
Sunarmi Narmi
Klo Lili pngen mertahanin kandungan memang hrs menjauh dri Anjas..biar Anjas ngak sakit hati...mlah kerja dn bilang lgi hmil..yg bener aja Li..bangga hamil hsil pelecehan..itu reputasi jg perlu buat semua
Sunarmi Narmi
Klo aku pribadi sdh dri awal kan kesalahan ini...dn suami bisa terima..klo resiko hamil ya memang hrs digugurkan...dtipda aku berat dibayi tpi pernikahan kita hancur...kan runyam..klo anak pas besar ngak tau blas budi..kita jg sakit hati..kecuali klo hsil dri pernikahan kan bisa itu kesalahan anak dipikul breng" dgn cara pola asuh kerjasama suami istri..ini blm keluar suami jls ogah terima...harga dri..kecuali hati seluas samudra...klo aku setipis tisu ngak bisa tetep pilih gugurin aja.
Eli sulastri
jadi ingin ikut nangis sama Dimas bagaimanapun juga dia anaknya
Rezeki
mending pisah li..
rasa sayangmu pada anakmu itu wajar walaupun hasil pelecehan.
dan rasa sakit hati anjas juga wajar karna hargadiri laki itu besar
yg salah kalian tidak bicarakan tuntas dr awal sebelum menikah...
Rezeki
dari awal seharusnya dicek dulu ada isi gak..,ini malah digauli🤦🏻.
tidak ada anak haram dan rasa sayang pada anak itu alami bagi setiap ibu terlepas itu hasil dr hal bejat.
Nia Nara
Apa cuma saya yg berharap dimas dan lili bersama ?
bosqu bosqu
harusx arsylia anggara adiguna..biar adil
Anonim
syukur lah tunangan sma bella
Bie
Ya karena anak itu hidup di badan lili, artinya anak kandung lily, msa dia hrus membenci anak kandung sndri??! ogeb!!
Lina ciello
wooo kok ga jujur dari awal to Li 😒
Lina ciello
dyar
Lina ciello
walahhh kamprett
Lina ciello
sopoo iki jall 😤
Lina ciello
tapi jano pelakune sopoo woii
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!