NovelToon NovelToon
Pewaris Kaisar Es Jiang Yuan

Pewaris Kaisar Es Jiang Yuan

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Fantasi Timur / Action
Popularitas:7.7k
Nilai: 5
Nama Author: Chizella

Jiang Yuan—18 tahun, hidup terasing di Desa Daun Hijau. Ketika desanya dihancurkan oleh kelompok misterius dari Aula Jiwa, ia terpaksa melarikan diri demi menyelamatkan nyawanya.

Di ambang kematian, Jiang Yuan diselamatkan oleh Wang Ning, seorang tetua kuat dari Sekte Bulan Kabut. Melihat bakat dalam dirinya, Wang Ning menjadikan Jiang Yuan sebagai murid dan membawanya memasuki dunia kultivasi.

Kini, Jiang Yuan harus bertahan di dunia yang kejam dan penuh bahaya, menempuh jalan menuju puncak kekuatan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chizella, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7: Kaisar Peri Es

Beberapa hari berlalu dalam kesunyian gua yang hanya diterangi oleh cahaya kebiruan dari batu-batu bercahaya di langit-langit.

Dou Qi yang padat dan murni terus mengalir, menyelimuti tubuh Jiang Yuan dalam pusaran energi keperakan yang semakin hari semakin pekat.

Namun, pada suatu pagi, Jiang Yuan akhirnya membuka matanya.

"Ohok!"

Seteguk darah segar berwarna merah pekat menyembur dari mulutnya, menodai lantai batu di hadapannya. Tubuhnya tersedak hebat, dadanya kembang kempis saat ia berusaha mengatur napas yang kacau.

Jiang Yuan mengangkat tangannya, memegangi dadanya yang terasa seperti ditimpa batu besar. Aliran Dou Qi di dalam meridiannya bergolak liar, seperti sungai yang meluap dan tak terkendali.

"Terlalu terburu-buru," gumamnya dengan suara serak. "Menerobos Ranah Dou Zhe terlalu cepat... belum sepenuhnya siap."

Ia menarik napas panjang, berusaha menenangkan energi yang berontak di dalam tubuhnya. Kedua tangannya perlahan-lahan ia satukan di depan dada, mengumpulkan Dou Qi di sekitarnya untuk menstabilkan kondisinya.

Namun, saat aliran energi mulai mengalir kembali, hawa di sekitarnya berubah.

Dingin.

Jauh lebih dingin dari sebelumnya.

Bahkan batu-batu di lantai gua mulai dilapisi oleh lapisan tipis embun beku yang berkilauan samar di bawah cahaya redup. Napas Jiang Yuan keluar dalam bentuk uap putih tipis yang langsung menghilang di udara.

Mata Jiang Yuan menyipit. Instingnya berteriak waspada.

Seharusnya tidak ada yang berani menerobos masuk ke Puncak Teratai. Terutama karena ada Wang Ning yang menjaga wilayah itu.

Wanita kejam itu tidak akan membiarkan siapapun mengganggu wilayah kekuasaannya tanpa konsekuensi yang mengerikan.

Tapi kali ini berbeda.

Ada kehadiran lain. Sesuatu yang tidak kasatmata namun terasa sangat nyata.

Jiang Yuan menutup matanya, menarik kesadarannya masuk ke dalam dirinya. Ia membiarkan pikirannya tenggelam, meluncur ke dalam lautan Dou Qi yang luas dan dalam di dalam tubuhnya.

Di Lautan Kesadarannya, Jiang Yuan berdiri.

Pandangannya menyapu lautan Dou Qi yang tak bertepi. Gelombang-gelombang energi berkilau keperakan bergulung lembut di bawah kakinya, membentang sejauh mata memandang. Namun, ada yang berbeda hari ini.

Langit di atas lautan itu terlihat sedikit gelap. Awan-awan hitam pekat bergulung di kejauhan, menyelimuti cakrawala dengan kegelapan yang dingin dan menyesakkan.

Jiang Yuan merasakannya. Kehadiran lain. Di Lautan Kesadarannya. Tempat yang seharusnya tidak bisa dimasuki oleh siapa pun selain dirinya sendiri.

"Siapa?" tanya Jiang Yuan, suaranya tenang namun tegas, menggema di antara gelombang Dou Qi yang berdesir.

Dari dalam gumpalan kabut hitam pekat yang bergulung-gulung membelah langit, sebuah siluet tubuh perlahan-lahan mulai menampakkan wujudnya.

Lalu, dengan gerakan yang perlahan dan penuh keanggunan yang mistis, ia melangkah keluar menembus batas kabut.

Sosok itu ternyata adalah seorang wanita muda. Kulitnya seputih susu dan tampak berkilau kontras di bawah siraman cahaya temaram yang memancar dari lautan Dou Qi di bawah.

Wajahnya memiliki kecantikan yang luar biasa, terlalu sempurna untuk ukuran manusia biasa. Bahkan tingkat kejelitaan wajahnya terasa mampu melampaui pesona yang dimiliki oleh Wang Ning.

Bentuk tubuhnya pun ideal dan proporsional. Sepasang puncak kembar miliknya tidak berukuran terlalu besar namun juga tidak bisa dikatakan kecil, menyembul indah dengan kencang seiring helaan napasnya yang teratur di balik pakaian sutra tipis yang ia kenakan.

Pakaian wanita misterius itu sengaja dibuat cukup terbuka, langsung memberikan kesan buruk serta penuh kewaspadaan di dalam benak Jiang Yuan.

Bagian yang tertutupi dari tubuh wanita itu secara minimalis hanyalah sepasang puncak kembarnya yang membusung menantang angin, serta selembar rok kain berukuran kecil yang melilit pinggang rampingnya untuk menutupi bagian tubuh bawahnya.

Setiap kali angin langit berembus, pinggulnya yang elok tampak meliuk gemulai, membuat potongan pakaiannya yang minim itu bergerak-gerak sensual dan memamerkan keindahan kulit mulusnya yang tak bercelah.

Mata Jiang Yuan menyipit. Ia menggeser posisi kakinya, mengambil kuda-kuda rendah yang siap bergerak kapan saja.

Wanita itu tidak terlihat terancam. Dengan langkah ringan, ia menapakkan kakinya yang mulus di atas permukaan lautan Dou Qi.

Setiap kali telapak kakinya menyentuh permukaan energi, riak-riak kecil menyebar ke segala arah, seperti batu yang dijatuhkan ke kolam tenang.

"Tenanglah," ucap wanita itu, suaranya merdu dan dingin seperti aliran sungai di musim salju. "Aku tidak memiliki niat jahat. Kau bisa merasakannya, kan?"

Jiang Yuan terdiam. Wanita itu benar. Dari seluruh tubuhnya, tidak terpancar niat membunuh sedikit pun. Hanya hawa dingin yang menyelimuti, seperti es yang tidak pernah meleleh.

"Apa yang kau lakukan di sini?" Jiang Yuan mundur selangkah, menjaga jarak.

Wanita itu mengangkat bahunya pelan.

Gerakan sederhana itu membuat pakaian sutra tipisnya bergeser sedikit, memperlihatkan lekuk bahunya yang putih dan ramping.

"Aku Bing Bi," katanya, "Atau mungkin lebih dikenal sebagai... Kaisar Peri Es."

Jiang Yuan tertegun.

'Kaisar Peri Es?'

Pikirannya berputar cepat. Kaisar Peri Es. Nama legendaris yang sudah mati 400 tahun yang lalu. Itu adalah pengetahuan umum di dunia kultivasi.

Seorang tokoh misterius yang konon menguasai kekuatan es tertinggi dan menghilang setelah pertarungan dahsyat di masa lalu.

Namun tiba-tiba, ada seorang wanita yang muncul di Lautan Kesadarannya dan mengaku sebagai Kaisar Peri Es?

Terlalu tidak masuk akal.

"Kau pikir aku mudah dibodohi?" tanya Jiang Yuan, nadanya datar namun menyiratkan keraguan yang dalam.

Bing Bi hanya tertawa ringan. Tawanya terdengar seperti gemerincing lonceng kristal di tengah keheningan, dingin namun memikat.

"Yah, sudah kuduga kau tidak akan percaya."​

1
cyulikk akuhh donkk
luar biasa
cyulikk akuhh donkk
mc abis win langsung lari wkwk
cyulikk akuhh donkk
udh ungu, anu lgiii, uhuyyy
cyulikk akuhh donkk
tipikal mc cerdik
yayat
sungguh kuat mental jian
yayat
dapat bonus extra ni dari tetua ning
Cecilia: tinggal tunggu mainnya😋
total 1 replies
emg gw pikirin?
yh, ini mc ga naif, ga asal ambil harta, best deh
emg gw pikirin?
mc msi cool2 dsnii
emg gw pikirin?
suka dchhh sama mc gni
Gege
belom kunjung ada adegan kulit bertemu kulit dan bulu bertemu dengan bulu dalam adegan kultivasi ganda untuk meningkatkan kekuatan sang MC..💪😄🤣🤭
Cecilia: hampir ini🗿 dikit lagi, besok keknya
total 1 replies
Cecilia
besok ku up sampe bab 40
yayat
ditunggu
Cecilia
letsgooo, tungguin next bab gaes
Tsumuri Makabe
bagus, mc op, licik
Tsumuri Makabe
lesgooo jiang yuann
Tsumuri Makabe
/Determined//Determined//Determined//Determined/
Tsumuri Makabe
/Determined//Determined//Determined/
Tsumuri Makabe
hmmm, awal yg bagus
asammanis
kurus dagingnya dikit
yayat
apa ni yg diminta ga mungkin minta nganu kn haha
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!