NovelToon NovelToon
Memuaskan Nafsu Kakak Ipar

Memuaskan Nafsu Kakak Ipar

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Balas Dendam / CEO / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nyonya_Doremi

Setelah menikah dengan Boy dan tinggal di rumah mewah itu, Pricella yang merupakan adik ipar dari Brian, juga harus memuaskan nafsu kakak iparnya yang memiliki kelainan seksual tanpa sepengetahuan suaminya Boy.
Pricella yang awalnya terpaksa, kini menikmati permainan ranjang sang kakak ipar.

Lalu bagaimana dengan Boy? Apakah skandal antara istri dan kakaknya akan terbongkar?
Yuk ikutin kisahnya dan jangan lupa tinggalkan like dan komennya ya😀😀

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nyonya_Doremi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menemui Cella

Saking sakitnya perut Boy, laki-laki tampan itu sampai berkeringat.

Boy kemudian berusaha bangkit dan berpindah ke kamar yang ada di dalam ruangannya.

Boy langsung menghempaskan tubuhnya di kasur yang tidak terlalu besar itu.

"Ada apa ini? Kenapa perutku tiba-tiba sakit seperti ini?" keluh Boy meringkuk menahan sakitnya.

"Cella.. Kenapa aku memikirkan Cella di saat rasa sakit ini menyerang ku? Apa dia tengah berjuang melahirkan buah hatiku. Kalau di hitung-hitung, memang sudah waktunya ia lahiran. Dimana kamu Cella?" ucap Boy di sela-sela rasa sakitnya.

Sementara itu, Cella kini tengah berjuang di ruang bersalin. Rasa sakit yang semakin bertambah membuat Cella bercucuran dengan keringat.

"Cella kuat ya nak, Ibu yakin kamu pasti bisa," ucap Ibu Mita memberinya semangat.

"Terima kasih Bu. Doakan aku supaya bisa lahiran dengan selamat," jawab Cella mencoba menarik nafas beratnya.

Beberapa jam kemudian, Cella akhirnya melahirkan bayi perempuan yang sangat cantik. Sedangkan sakit perut yang di rasakan Boy mendadak hilang setelah hampir satu jam lebih ia merasakannya.

"Kenapa sakit di perutku tiba-tiba hilang? Padahal tadi sakit sekali," tanya Boy meraba-raba perutnya.

Boy kemudian bangkit dari tempat tidurnya lalu kembali ke meja kerjanya.

Seolah-olah tak terjadi apa-apa, Boy yang masih keheranan selalu saja terpikirkan oleh Cella, mantan istrinya.

.

.

Sementara itu, Brian yang masih fokus menyelidiki keluarga Niko, sama sekali tidak mendapatkan fakta apapun tentang wanita hamil yang bertemu dengannya di bandara waktu itu.

'Siapa sebenarnya wanita itu? Kenapa aku merasa tidak asing dengannya?' batin Brian bertanya-tanya.

.

.

Di lain tempat lain, Niko yang sedang duduk di ruangan kerjanya mendapat kabar bahwa Cella baru saja melahirkan.

Keesokan harinya, Niko langsung berangkat ke Korea untuk menemui Cella dan juga orang tuanya.

Brian yang mendapat kabar jika Niko akan berangkat, berencana untuk mengikutinya dan mencari tau apa tujuannya pergi ke negeri ginseng tersebut.

Berangkat dengan pesawat yang sama, Brian pun menutupi wajahnya dengan kaca mata hitam, masker dan juga topi.

Meskipun Brian dan Niko duduk berdekatan, namun Niko sama sekali tidak menyadari jika laki-laki itu adalah Brian.

Setelah tiba di Korea, Niko terus saja di ikuti oleh Brian tanpa sepengetahuan Niko

Ia sengaja mengganti sweater dan topi yang ia kenakan agar Niko tak mencurigainya.

'Rumah sakit? Buar apa Niko ke sini? Siapa yang sakit.' batin Brian.

Dengan penasaran yang tinggi, Brian pun terus mengikuti Niko hingga ia masuk ke salah satu kamar rawat inap.

Brian pun melihat di balik pintu, siapa yang ada di dalam sana. Dan betapa terkejutnya Brian saat ia melihat wanita yang selama ini ia cari berada di dalam sana dengan mengendong seorang bayi mungil.

"Itu.. Itu Cella? Ya itu Cella," ucap Brian kaget. Ia tak menyangka wanita yang bertemu dengannya di bandara itu adalah Cella.

"Lihat saja, aku akan membawamu pulang kembali," ujar Brian kemudian menelpon seseorang.

.

.

"Halo," jawab Boy mengangkat telponnya.

"Halo Boy, ini kakak Kakak mau bicara padamu," jawab Brian dari seberang telponnya.

"Chh.. Bicara apa lagi? Bukankah di antara kita tidak ada hubungan apa-apa lagi," jawab Boy sinis.

"Boy tunggu dulu. Kakak menghubungimu hanya ingin memberi tahu dimana Cella. Kakak sudah tau dimana keberadaannya sekarang. Kamu lihat foto yang kakak kirimkan ini," ucap Brian membuat Boy membelalakkan matanya. Ia kemudian melihat pesan berupa foto yang dikirimkan oleh kakaknya Brian.

Di sana terlihat seorang wanita tengah duduk di atas ranjang rumah sakit dengan menggendong seorang bayi mungil. Wanita itu adalah Cella, mantan istrinya.

"Kak katakan padaku, dimana Cella sekarang? Aku akan menjemputnya kembali pulang," tanya Boy yang sudah tidak sabar untuk segera bertemu dengan Cella dan juga anaknya.

"Dia ada si salah satu rumah sakit di Korea. Kesini lah, nanti kita akan bertemu di bandara," jawab Brian tersenyum licik.

"Apa? Korea? Sama siapa dia di sana? Siapa yang membawanya?" tanya Boy tak habis pikir.

"Kamu nanti akan tau setelah tiba disini," jawab Brian sembari pergi meninggalkan rumah sakit itu.

"Baik, aku akan segera berangkat ke sana hari ini juga," jawab Boy kemudian mematikan telponnya.

Dengan senyuman yang tak henti mengembang, Boy pun segera berlari meninggalkan kantornya menuju apartemennya.

Sepanjang jalan, tak henti-hentinya Boy menyebut nama Cella berkali-kali.

"Boy, kamu sudah pulang?" tanya Michel lembut sembari mengelus perut buncitnya itu.

"Sudah," jawab Boy singkat lalu berlalu meninggalkan Michel yang masih menyambutnya di depan pintu.

Michel pun akhirnya mengikuti langkah Boy masuk ke dalam kamar.

Dan ia begitu terkejut dengan apa yang dilakukan Boy.

"Mau kemana kamu Boy? Kenapa kamu memasukkan semua pakaianmu ke dalam koper?" tanya Michel dengan jantung berdegup kencang.

"Bukan urusanmu," jawab Boy sembari terus memasukkan baju-bajunya.

"Boy, aku ini istrimu. Ayo katakan, kamu mau kemana? Jangan bilang kamu mau pergi meninggalkan aku sendirian.

Ingat Boy, aku ini lagi hamil. Hamil anakmu," ucap Michel memegang lengan Boy.

"Lepaskan aku Michel. Aku harus pergi. Tunggu saja disini sampai aku pulang," jawab Boy mendorong Michel pelan hingga wanita itu sedikit terhenyak.

"Awww Boy.. Jangan pergi.. Perutku sakit," teriak Michel dengan berpura-pura kesakitan dan juga air mata buayanya.

Boy sama sekali tidak menghiraukan panggilan Michel. Ia terus berjalan dan turun menaiki lift.

Saat Michel hampir bisa menyusul suaminya itu, sayang sekali mobilnya sudah melaju dengan kencang.

"Boy?" teriak Michel sejadi-jadinya.

"Aaaarrgghhh sial. Pasti ini semua ada hubungannya dengan wanita ****** itu," teriak Michel kesal.

"Oh ya Cella, apakah kamu sudah memberi nama anak ini?" tanya Niko mengelus pipi bayi Cella.

"Hmmm, sudah. Dia aku namai Cahaya. Cahaya putri Anastasya," jawab Cella menyebutkan nama panjang putri kecilnya.

"Nama yang bagus. Selamat datang Cahaya. Semoga kamu bisa menjadi cahaya dalam kehidupan Ibumu," jawab Niko berbicara pada Cahaya, putri kecil Cella.

Keesokan harinya, pesawat yang di membawa Boy ke Korea baru saja mendarat di bandara tersebut.

Ia benar-benar sudah tidak sabar untuk bertemu kembali dengan Cella.

"Aku yakin Cella masih mencintaiku. Aku akan meminta dia untuk rujuk kembali denganku," ucap Boy berbicara pada dirinya sendiri.

"Boy," panggil Brian melambaikan tangannya.

Boy yang mendengar seseorang memanggil namanya langsung menoleh ke asal suara. Setelah mengetahui siapa yang memanggilnya, Boy segera berlari ke arah suara tersebut.

"Apa kabar Boy? Maafkan kakak selama ini. Kakak benar-benar minta maaf dan menyesalinya," ucap Brian sembari memeluk adiknya itu.

"Entah aku bisa memaafkan kakak atau tidak, yang terpenting sekarang tolong antarkan aku ke tempat Cella. Aku mau bertemu dengannya dan juga bayinya," jawab Boy melepas pelukannya.

"Oke, tapi kakak benar-benar berharap jika kamu memaafkan kakak Boy," balas Brian lalu masuk ke dalam mobilnya.

1
Surati
bagus
Shifa Burhan
memang otak wanita2 sekarang ada masalah novel istri selingkuh dan banyak melakukan hal menjijikan, hina, murahan, haram, dan laknat mereka malah dianggap hal bagus

moral kalian perlu dipertanyakan
Evy
Ipar laknat...
Evy
Sekelas CEO ..tapi tidak punya ART...wau .. sungguh diluar nalar..
Carloz Loco
kayak teerganggu brian kejiwaanny karena sebuah peristiwa
Carloz Loco
wuahh kk iparnya hyper banget
Rianti Zega
Luar biasa
M Holis
astaga thorr...🤦🤦🤦🤦🤦😡😡😡😡😡😡
Wulan
Luar biasa
@Al**
/Good/
Rohimatul Amanah
Luar biasa
Rohimatul Amanah
Lumayan
Ita rahmawati
berarti anaknya boy ya 🤭
Ita rahmawati
niko jodoh yg sesungguhnya kah
Ita rahmawati
astagaaaaaa
Ita rahmawati
brian sm boy sm² gila
Ita rahmawati
parah ini mah parah
Ita rahmawati
kyknya si brian udh gila deh
Ita rahmawati
luar boasah si cella,,melayani 2 pria sekaligus 🤭
Ita rahmawati
hadeuh habis dihajar suami di hajar ipar eh dihajar lg sm suami gmna rasanya tuh 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!