Perkenalkan nama ku Rengganis ajeng kusuma
Aku menerima lamaran Mas Abymanyu karena aku yakin orang tua ku tidak salah memilihkan laki-laki untuk ku,apa lagi Mas Abymanyu adalah teman ku sejak kecil,kami memang berbeda usia 3 tahun,Mas Abymanyu lebih tua dari ku,walaupun aku belum mencintai nya karena sebelumnya hanya aku anggap sebagai kakak,tapi ada pepetah jawa mengatakan "witing tresno jalaran saka kulino" dan aku percaya cinta akan tumbuh seiring berjalan nya waktu karena sering bertemu.
Tapi Allah berkehendak lain,umur jodoh ku dengan Mas Abymanyu tidak panjang,karena kecelakaan itu.
Apakah Rengganis bisa melupakan Mas Abymanyu?
Apakah Rengganis akan menemukan jodoh sejatinya?
---> Kepoin terus setiap episodenya.
**Semoga Karya saya sedikit banyak bisa memberi hikmah untuk para pembaca setia**
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon santy puji, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bahagia
Setelah selesai berfoto-foto,semua anggota keluarga menuju meja makan.
"Ma,Buk,Ganis ke kamar ya,ganti pakai baju gamis,tidak nyaman makan masih memakai kebaya ini,ganti gamis yang longgar ya buk,"ucap Rengganis.
"Ya sudah,tapi mbak-mbak yang merias kamu juga akan makan lhoo Nduk," jawab Ibuk.
"Tidak apa-apa saya saja yang membantu Ganis buk," ucap Abymanyu.
"Walah,'manten Anyar' sudah tidak sabar toh," ledek Budhe Abymanyu.
Semua yang ada di meja makan pun tertawa.
"Ih sudah Mas di sini saja makan,Ganis malu Mas," ucap Ganis.
"Kenapa malu,Mas ini suamimu,ayo cepat," ajak Abymanyu.
Abymanyu dan Rengganis menuju kamar Rengganis,tepatnya kamar pengantin.
Sesampainya di kamar,Rengganis menuju meja rias,di susul Abymanyu.
"Mas ini di jilbabku banyak sekali jarum pentul,tolong Mas ambilkan satu persatu," ucap Ganis.
Aby manyu menuruti permintaan Ganis.Dengan telaten ia melepaskan semua jarum pentul yang ada di jilbab Rengganis.
Rengganis pun membuka jilbabnya setelah jarum pentulnya semua terlepas.Lalu Rengganis membuka gelungan di rambutnya,sehingga rambutnya tergerai dengan indahnya.
Abymanyu begitu takjub menyaksikan kecantikan Rengganis tanpa jilbab.
Rambut Rengganis,panjang lurus dan hitam.
"Mas Aby...Mas...Mas kenapa melamun Mas"
"Tidak apa-apa Nis,Mas hanya mengagumi kecantikanmu," jawab Aby.
Rengganis menyisir rambutnya dan meletakannya di sisi sebelah kanan,sehingga mempertontonkan leher sebelah kirinya.
Abymanyu menelan ludahnya,melihat leher jenjang putih mulus milik Rengganis.
"Astagfirullah," ucap Abymanyu.
"Kenapa Mas"
"Nis kamu cepat ganti baju! Mas takut tidak tahan ini," jawab Aby.
"Ih Mas ini apa-apaan sih,kata Mas tadi kita kan sudah suami istri," ledek Rengganis.
"Ganis,kamu mau menguji Mas ya"
Aby pun mendekatkan diri dengan Rengganis lalu segera memeluk Rengganis dari belakang,menenggelamkan kepalanya di leher Rengganis,menghirup dalam-dalam wangi Rengganis yang khas.
Rengganis kaget dengan perlakuan Abymanyu.
"Mas geli,jangan seperti ini Mas,yang lain sudah menunggu di meja makan," ucap Rengganis gugup.
"Kamu tadi meledek Mas,sayang," Aby pun melepaskan pelukannya lalu membisikan kata di telinga Rengganis "Mas mencintaimu."
Rengganis tersenyum,"Ganis juga mencintai Mas."
"Ya sudah Mas keluar ya ke meja makan,kamu cepat ganti bajunya ya Nis,Mas menunggumu," ucap Abymanyu.
"Iya Mas,5 menit deh"
Rengganis terburu-buru membuka kancing kebayanya lalu mengganti dengan gamis longgarnya serta jilbab syar'i nya.
Rengganis menatap diri dalam kaca,lalu tersenyum.Rengganis merasa bahagia telah menjadi istri Abymanyu.Abymanyu begitu lembut dan romantis.
Rengganis bergegas menuju meja makan.Di meja makan sudah tidak ada orang,hanya tersisa dirinya dan Abymanyu.
Rengganis tahu keluarganya pasti sedang menyiapkan pesta resepsinya nanti setelah Dzuhur.
Rengganis pun melayani abymanyu dengan mengambilkan nasi dan lauk Pauknya.
"Makasih sayang, " ucap Abymanyu.
Rengganis mengangguk.
"Sayang tidak makan?"Tanya Abymanyu.
"Ganis tiba tiba tidak lapar Mas"
"Eh tidak boleh seperti itu,nanti resepsi lelah sekali Nis.Mas suapi yah,"ucap Aby.
Rengganis pun mengangguk.
Wulan,Aisha dan Melli menuju meja makan ingin meledek Abymanyu dan Rengganis.
"Ehmmm...pengantin baru mesranya,"ledek Melli.
" Ya lah,nanti dapet pahala banyak," jawab Abymanyu.
Ganis pun mencubit lengan Abymanyu.
"Awww,sakit yank," ucap Aby.
"Mas jangan seperti itu,kasihan mereka iri nanti dengan kita,kan mereka jomblo Mas,"ledek Ganis.
Abymanyu pun tertawa.
" Ganis awas ya,"ucap mereka bertiga serempak.
Setelah selesai makan Ganis segera membereskan meja makan.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
(Ditunggu resepsinya ya nanti sehabis dzuhur
jangan lupa dukungan nya,like komen vote,trims.)
hihihi