NovelToon NovelToon
Gadis Culun Milik Tuan Marco

Gadis Culun Milik Tuan Marco

Status: sedang berlangsung
Genre:Bad Boy / Romansa Fantasi / Diam-Diam Cinta
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: Lily Quinza

NOVEL INI MENGANDUNG BACAAN DEWASA || PILIHLAH BACAAN YANG BIJAK. DILARANG PLAGIARISME!

JANGAN LUPA FOLLOW INSTAGRAM: LilyQuinza || info update visual disana yah 🥰❤

"Liora, mungkin ini semua salah mengingat aku Pamanmu, tapi, jika mengingat kita tak sedarah, aku tidak perduli!"

"MarcoI—itu apa?"

"Kau harus membiasakan diri baby, cobalah berkenalan dengannya."

"Gila benda itu tidak akan cukup jika—"

"Ssstttt, Cobalah... "

"Ini sakit!"

"Sial! Kau sangat cantik saat kau tidak memakai kacamata itu!"

"Berhenti menggodaku, aku bisa gila Marco!"

Liora adalah gadis culun yang selalu menyembunyikan kecantikannya di balik kacamata tebal, pakaian sederhana, dan sikap pemalu. Ia hanya ingin menjalani kehidupan kampus dengan tenang tanpa menarik perhatian siapa pun. Namun, semua berubah karena Marco.

Marco adalah adik angkat ibu kandung Liora yang usianya hanya terpaut lima tahun darinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lily Quinza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

Pagi itu berubah menjadi malam dengan begitu cepat di kota Amsterdam. Langit dihiasi bintang-bintang yang bertaburan, sementara lampu-lampu taman memancarkan cahaya hangat di antara pepohonan.

Liora duduk di salah satu bangku taman dengan tenang di mansion. Sebuah novel berada di pangkuannya, sesekali ia membalik halaman sambil menikmati semilir angin malam yang sejuk. Suasana damai itu membuatnya sedikit melupakan rasa canggung yang sejak siang tadi terus mengganggunya.

Drrrttt...

Ddrrrttt....

Ponselnya yang diletakkan di samping mendadak bergetar.

Nama "Mom" muncul di layar.

Senyum tipis terukir di wajah Liora. Ia segera mengangkat panggilan video itu.

"Ibu!" sapanya ceria.

Di layar, wajah Mauren langsung muncul dengan senyum lembut.

"Liora, bagaimana kabarmu? Apa Marco menjagamu dengan baik?" tanya Mauren penuh perhatian.

Liora mengangguk pelan.

"Aku baik, bu. Marco juga baik. Tadi aku ikut ke kantornya."

Mauren tersenyum lega. "Syukurlah. Ibu sempat khawatir karena harus meninggalkanmu selama seminggu."

Liora menggeleng sambil tersenyum menenangkan. "Jangan khawatir. Aku sudah dewasa."

Mauren tertawa kecil. "Ya, kau memang sudah dewasa, Tapi di mata ibu, kau tetap gadis kecil."

Liora hanya tersenyum malu.

"Dimana Marco?" tanya Mauren kemudian.

"Sepertinya masih bekerja di ruang kerjanya. Aku sedang membaca novel di taman."

"Kalau begitu jangan terlalu malam di luar. Udara Amsterdam saat malam cukup dingin. Nanti masuk ke dalam mansion dan jangan lupa pakai sweatermu nak."

"Iya, bu."

Mauren memandang putrinya beberapa saat sebelum tersenyum hangat.

"Ibu merindukanmu nak."

Liora merasakan dadanya menghangat.

"Aku juga merindukan ibu."

"Pasti. Setelah urusan di Los Angeles selesai, ibu akan langsung kembali."

Mereka kembali mengobrol ringan beberapa menit. Mauren sesekali menanyakan makanan yang dimakan Liora, apakah ia tidur dengan nyenyak, hingga memastikan Marco tidak terlalu sibuk hingga mengabaikannya.

Tanpa mereka sadari, dari balik pintu kaca yang menghadap ke taman, Marco berdiri dengan kedua tangan di saku celana.

Tatapannya tertuju pada Liora yang tersenyum begitu tulus saat berbicara dengan ibunya.

Entah mengapa, melihat senyum itu membuat sudut bibir Marco ikut terangkat tipis sebelum ia kembali masuk ke dalam mansion, memilih tidak mengganggu percakapan hangat antara ibu dan anak tersebut.

Mauren melambaikan tangan dari balik layar.

"Jaga dirimu baik-baik, sayang. Ibu akan menghubungimu lagi besok."

"Iya, ibu. Ibu hati-hati disana ."

Panggilan video pun berakhir. Liora mengembuskan napas pelan sambil menatap layar ponselnya yang kini gelap. Rasa rindu kepada sang ibu masih terasa, tetapi ia berusaha tersenyum.

"Apa kaka baik-baik saja?"

Suara berat yang tiba-tiba terdengar membuat Liora sedikit terkejut. Ia menoleh dan mendapati Marco berdiri beberapa langkah di belakangnya. Pria itu mengenakan kemeja hitam dengan lengan yang digulung hingga siku, sepertinya baru saja menyelesaikan pekerjaannya.

Liora mengangguk. "Iya. Ibu hanya memastikan aku tidak merepotkanmu."

Marco terkekeh pelan. "Kalau begitu, apa jawabanmu?"

Liora menatapnya sesaat sebelum tersenyum kecil. "Aku mengatakan Marco menjagaku dengan baik."

"Bagus. Setidaknya aku tidak akan dimarahi kakakku."

Liora tertawa pelan. Suasana di antara mereka terasa jauh lebih santai dibandingkan sebelumnya.

Marco kemudian melirik novel yang masih berada di tangan Liora.

"Seru?"

"Cukup seru. Ceritanya tentang seorang detektif yang memecahkan kasus pembunuhan."

Marco mengangkat sebelah alis. "Kau suka cerita seperti itu?"

"Iya. Aku suka menebak siapa pelakunya sebelum akhir cerita."

"Kalau begitu, sepertinya kau juga pandai mengamati orang."

Liora memiringkan kepala. "Mungkin."

Marco tersenyum tipis, lalu mengalihkan pandangannya ke langit malam Amsterdam.

"Sudah hampir pukul sembilan. Udara semakin dingin."

Liora baru menyadari angin malam mulai menusuk kulitnya. Ia mengusap kedua lengannya pelan.

Marco tanpa banyak bicara melepaskan jas yang sedari tadi disampirkannya di lengan, lalu menyelimutkannya ke bahu Liora.

"Nanti kau bisa sakit."

Liora membeku sejenak. Aroma parfum khas Marco yang lembut langsung tercium dari jas itu.

"Kau tidak kedinginan?"

"Aku terbiasa."

Liora menundukkan kepala, menyembunyikan pipinya yang mulai menghangat. "Terimakasih."

Marco mengangguk singkat. "Ayo masuk. Besok aku tidak ke kantor terlalu pagi. Kalau kau ingin berkeliling kota, kita bisa pergi setelah sarapan."

Mata Liora langsung berbinar. "Benarkah?"

"Ya. Anggap saja liburan kecil."

Senyum lebar pun mengembang di wajah Liora. Untuk pertama kalinya sejak ia berada. Di mansion. benar-benar tak sabar menantikan hari esok.

Sementara itu, Marco diam-diam memperhatikan senyum cerah gadis itu, tanpa sadar ia ikut tersenyum tipis sebelum keduanya melangkah masuk ke dalam rumah bersama.

1
Lilyyy
HALLO GUYS, JANGAN LUPA BERIKAN ULASAN YA JIKA BERKENAN TRIMAKASIH UNTUK YANG SUDAH MAMPIR 🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!