NovelToon NovelToon
Nona Kota Di Posko Kkn

Nona Kota Di Posko Kkn

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:5.9k
Nilai: 5
Nama Author: Anshuu_

Alya Mahendra, gadis kota yang harus menjalani KKN di Desa Sukamaju, sebuah desa pelosok yang jauh dari kehidupan nyamannya. Karena tingkahnya yang sering mengeluh dan tak terbiasa hidup sederhana, teman-temannya mulai menjulukinya “Nona Kota.”

Di tengah hari-hari KKN yang penuh tantangan, ada Arga Pratama, cowok dingin dan kaku yang diam-diam sering membantu Alya meski wajahnya selalu terlihat tak peduli. Namun saat konflik mulai muncul di posko, mampukah Alya bertahan sampai akhir?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anshuu_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sekolah Dasar Sukamuju..

Cahaya pagi mulai masuk melalui celah-celah dinding posko yang terbuat dari papan tipis. Alya masih berbaring di tempat tidurnya dengan tatapan kosong mengarah ke langit-langit.

Bukan karena rasa kantuk yang masih tersisa, melainkan karena pikirannya terus dipenuhi kejadian memalukan sekaligus mengerikan beberapa saat lalu.

Bayangan jamban sederhana di atas sungai, lubang besar tepat di bawah pijakannya, air sungai yang terus mengalir, serta fakta bahwa tempat itu ternyata memang digunakan Warga sekitar setiap hari sukses membuat Alya kembali merasa merinding.

Perlahan, gadis itu menutup wajahnya dengan kedua tangan seolah berusaha menghapus ingatan traumatis itu dari kepalanya.

“Ya Tuhan…” gumamnya pelan.

Semakin lama dipikirkan, rasa jijik itu justru makin menjadi. Kalau jamban sederhana tadi memang dipakai warga sekitar setiap hari, berarti sungai itu jelas digunakan untuk banyak hal.

Mandi, mencuci, bahkan kemungkinan besar menjadi tempat asal ikan-ikan yang biasa ditangkap lalu dijual di dekat lapangan kemarin.

Baru membayangkan kemungkinan itu saja sudah cukup membuat Alya merinding hebat, tubuhnya refleks bergidik seolah baru saja menyadari sesuatu yang seharusnya tidak ingin ia pikirkan lebih jauh.

Mulai sekarang… aku gak mau makan ikan lagi.

Keputusan itu terasa mutlak di dalam pikirannya. Pengalaman beberapa saat lalu sukses meninggalkan trauma kecil yang membuat Alya yakin untuk sementara waktu ia tidak ingin menyentuh makanan berbahan ikan sama sekali.

Semakin berusaha melupakan kejadian tadi, Justru bayangan tentang sungai itu terus kembali berputar di kepalanya.

Sampai akhirnya lamunannya mendadak terputus ketika—

“Pagi, nona kota.”

Tiba-tiba sebuah suara memecah keheningan pagi di dalam posko. Alya yang sejak tadi masih duduk sambil memeluk selimut Langsung mengangkat kepala, lalu perlahan menoleh ke arah sumber suara dari seberang ruangan.

“Apa?” tanya Alya malas.

Adrian menatapnya sambil menyeringai jahil.

“Gimana tidurnya? Nyenyak setelah serangan biologis subuh tadi?”

Alya mengernyit.

“Serangan apa?”

Dion yang sedang melipat selimut langsung ikut menimpali.

“Jangan pura-pura lupa.”

“Semua orang bangun gara-gara kentut lo.”

Selama beberapa detik, Alya hanya diam Tanpa reaksi. Tubuhnya membeku di tempat, sementara otaknya seolah sedang berusaha mencerna kalimat yang baru saja ia dengar.

“Hah?”

Tiara yang sedang duduk di dekatnya mengangguk pelan.

“Bener. Bau banget.”

Wajah Alya perlahan berubah merah.

“Enggak mungkin…”

“Arga aja sampai bangun,” tambah Rizki.

Tanpa sadar Alya langsung menoleh cepat ke sudut ruangan. Di sana, Arga terlihat berdiri santai sambil merapikan selimutnya seperti baru selesai bangun tidur.

Cowok itu seakan menyadari dirinya sedang diperhatikan, hingga perlahan mengangkat pandangan dan menatap balik ke arah Alya.

Beberapa detik mata mereka saling bertemu, sebelum Arga akhirnya membuka mulut dengan wajah datar khasnya yang sulit ditebak seperti biasa.

“Mematikan.”

Seketika satu posko langsung pecah ketawa ngeliat ekspresi Alya.

“AAAAAHHH!”

Alya refleks menutup wajah dengan bantal.

“Kenapa aib aku banyak banget sih di desa ini?!”

Gelak tawa kembali memenuhi ruangan.

Tidak lama setelah itu, suasana posko mulai ramai kembali karena semua orang sudah mulai bersiap untUk kegiatan mereka pagi ini.

“Hari ini kita dibagi dua kelompok,” ucap Laura sambil melihat catatan di tangannya.

“Sebagian ke kebun bantu warga, sebagian lagi ke sekolah dasar.”

Mendengar kata sekolah, Alya langsung mengangkat kepala.

“Aku ikut ke sekolah.”

“Serius?” tanya Nadia sambil menaikkan alis.

“Iya.”

Dion melirik Alya dari ujung kepala sampai kaki.

“Lo yakin?”

“Kenapa emangnya?”

“Ya lihat penampilan lo dulu.”

Mendengar itu, semua orang ikut memperhatikan Alya.

Hari itu gadis tersebut mengenakan blouse putih lengan panjang dengan detail renda kecil di bagian pergelangan, dipadukan rok panjang warna cream dan sneakers putih yang masih terlihat sangat baru.

Rambut panjangnya diikat setengah ke belakang menggunakan pita kecil, ditambah jam tangan tipis mengkilap di pergelangan tangan.

Penampilannya pagi itu jelas mencolok. Terlalu rapi, terlalu mewah, dan benar-benar kelihatan seperti anak kota yang salah masuk desa.

Melihat itu, Rizki langsung terkekeh geli.

“Anjir… kita mau KKN di desa apa mau photoshoot majalah?”

“Bener-bener nona sosialita,” timpal Siska sambil tertawa.

“Serius Alya… outfit lo lebih cocok buat nongkrong di mall.”

“Emang kenapa? Bagus kan?” balas Alya polos.

Laura langsung menggeleng.

“Ini nih… aura anak orang kaya terlalu kuat.”

Adrian menepuk pundak Dion.

“Kalau ada warga nanya, bilang aja kita bawa sponsor.”

Semua kembali tertawa.

Sementara Arga yang berdiri tak jauh dari sana hanya melirik sekilas ke arah Alya.

Lalu kembali sibuk memasukkan sesuatu ke tasnya.Namun sudut bibirnya terlihat sedikit terangkat.

Setelah menempuh perjalanan sekitar lima belas menit menyusuri jalan desa, akhirnya mEreka tiba di SD Sukamaju.

Begitu sampai di depan bangunan sekolah sederhana itu, Alya langsung terdiam melihat pemandangan di hadapannya.

Bangunan sekolah itu sederhana. Cat temboknya sebagian mengelupas, halaman depannya masih berupa tanah, dan beberapa anak kecil sudah berdiri menunggu di depan kelas.

Namun saat anak-anak itu melihat rombongan KKN datang, mata mereka langsung tertuju pada Alya.

Seorang anak perempuan kecil yang berdiri Paling depan langsung menutup mulutnya sambil menatap Alya dengan mata berbinar.

“Kak…”

Melihat itu, anak-anak laIn pun langsung ikut berkerumun mendekat dengan wajah penuh rasa penasaran.

“Kakak cantik banget…”

“Ini artis ya?”

“Serius ini artis kan?”

Mendengar itu, Alya langsung membelalak kaget sambil menunjuk dirinya sendiri.

“Hah? Artis?”

Tak butuh waktu lama, anak-anak lAin ikut mengerubungi Alya dengan wajah antusias.

“Kakaknya kayak di TV.”

“Bajunya bagus…”

“Kakak cantik banget…”

“Rambutnya juga bagus…”

Melihat kejadian itu, anak-anak KKN yang berdiri di belakang langsung saling lirik sambil menaHan tawa. Adrian pun langsung mendekat ke Dion lalu berbisik pelan.

“Udah fix.”

“Kenapa?”

“Nona kota menemukan habitat aslinya.”

Dion hampir tertawa keras.

Sementara Alya yang tadi sempat kikuk perlahan mulai ikut tersenyum. Tidak butuh waktu lama, gadis itu sudah jongkok di depan mereka sambil mulai menGobrol santai seperti sudah kenal sejak lama.

“Namanya siapa?”

“Dita, Kak.”

“Kalau kamu?”

“Reno.”

“Wah keren dong namanya.”

Anak-anak itu langsung terlihat semakin antusias.

Alya dengan cepat membaur, tertawa bersama mereka, bercanda, bahkan membantu salah satu anak merapikan kerah bajunya.

Melihat itu, Siska tersenyum kecil.

“Kirain bakal susah adaptasi.”

Adrian mengangguk.

“Padahal ternyata anak-anak langsung suka sama dia.”

Untuk pertama kalinya pagi itu, Arga seperti melihat sisi lain dari Alya Mahendra. Gadis yang selama ini ia kenal cerewet, manja, dan kadang terlalu dramatis itu ternyata bisa dengan mudah membaur, tertawa lepas, dan akrab dengan siapa saja dalam waktu singkat.

Tatapan Arga bertahan sedikit lebih lama dari seharusnya, Sebelum akhirnya ia sadar sendiri dan mengalihkan pandangannya.

1
Aylnn_
...
Aylnn
Bagus Sekali..
Aylnn
bagus kak..
cintaa
lanjut thor🙏🙏
Aylnn_: Besok sy update yah Kak..🙏🥰
total 1 replies
cintaa
ditunggu kelanjutannyaa 🙏💪
Aylnn_: Sudah update yaa kak..
total 1 replies
cintaa
lanjut thorr tapi banyakin yaa maaf kalo ngelunjakk🙏🙏🙏
Aylnn_: Sudah Update yaa kak, itu saya buat kan 3 bab yahh kak semoga suka🥰
total 1 replies
cintaa
hmm... mana yaa kak lanjutannya🙏🙏
Aylnn_: sudah update ya kak, maaf kemarin² saya sibuk🙏🥰
total 1 replies
cintaa
lanjut thorr💪💪💪💪
Aylnn_: Oke besok pagi yaa kk..
total 1 replies
Muh Adhil
hahah author nya tega banget sama alya 🤣
Aylnn_: Yaa Ampunn..
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!