NovelToon NovelToon
Kisah Aisha

Kisah Aisha

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:513
Nilai: 5
Nama Author: Mia Putry

Kisah seorang anak gadis yang melarikan diri ke negri Jiran Malaysia untuk jadi TKW,
perjalanan panjang dan penuh perjuangan, hingga bertemu dengan seorang pria
penasaran kan yuk simak kisahnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mia Putry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ais pulang kampung

Hari berlalu, Sarah dan Heri pun tinggal dirumah orang tua Heri. Sarah menerima Heri dengan lapang dada, karena mereka telah menikah siri

Keadaan Tantri sekarang seperti orang lagi depresiasi berat setiap hari hanya berdiam diri di kamarnya. Keluar rumah hanya untuk belanja kebutuhan sehari-hari.

Ais dan Alex tampak bahagia . Alex semakin sayang sama Ais. Dan Ais juga sudah mulai mencintai Alex . Walau masih malu untuk mengakui nya.

Hari yang di tunggu telah tiba. Ais dan Alex sudah memesan tiket pesawat untuk pulang ke kampung halaman Ais.

Mereka sekarang berada di bandara .

" Apa Ais bahagia , ?" Tanya Alex pada Ais, ketika dalam bandara .

" Entahlah Lex. Ais jadi gugup . Apalagi nanti ketemu orang tua disana. Mungkin ayah akan kaget dengan apa yang kita sampaikan. " Ucap Ais.

" Hmmmm, semoga ayan menerima ku sebagai menantu nya nanti. Kalau saya di tolak yah ,saya akan berusaha sebaik mungkin untuk meluluhkan hati ayahmu nanti. " Ucap Alex dengan percaya diri.

" Semoga saja. Ais juga tidak mau kalau harus pisah sama kamu Lex. UPS. "Ais menutup mulutnya karena  Ucapan Ais sontak membuat Alex jadi berbunga bunga.

' kamu sudah mencintai ku juga rupanya ais.' Guman Alex dalam hati.

" Maaf , Ais salah ucap Lex." Ucap Ais malu malu.

" Tidak salah ucap pun tidak masalah Ais . Saya malah suka. Dan makin cinta. " Ucap Alex menggoda Ais.

" Apaan sih Lex ," pipi Ais semakin merona , karena malu. Dan Ais makin tertunduk sambil tersenyum kikuk.

" Ahhh istri ku ini semakin menggemaskan saja. " Alex tak henti hentinya menggoda Ais

Dimatanya Ais begitu imut kalau sedang tersipu.

" Lex . Kita harus boarding pass sekarang. Pesawat sebentar lagi akan take off. " Ucap Ais mengalihkan perhatian Alex.

" Oh iya ayo, kita masuk sekarang. " Ucap Alex sambil menggenggam tangan Ais dengan penuh kasih sayang.

Mereka berdua masuk ke dalam pesawat . Tak lama setelah itu , pesawat fly

Dari kota Pontianak ke menuju kota Kendari .

Perjalanan yang melelahkan memang. Tapi tidak membuat Ais dan Alex jadi patah semangat.

Bagi Ais perjalanan ini sangat penting untuk nya. Karena tak lama lagi dia akan bertemu dengan kedua orang tua nya.

Namun bagi Alex lain lagi. Perjalanan ini jadi tantangan untuk nya. Karena perjalanan kali ini untuk meminta restu kepada mertuanya. Meskipun Ais dan Alex sudah menikah sirih . Tapi Ais belum menjadi istrinya yang sesungguhnya. Alex belum berani menyentuh Ais. Dan Ais belum berani memberikan hak Alex sepenuhnya.

************

Sampai lha mereka di bandara Haluoleo Kendari. Meraka sampai di sana sudah pukul sepuluh malam.

Jadi Ais dan Alex pun bergegas mencari taksi untuk ke hotel terdekat.

" Lex , kita nginap di hotel terdekat untuk malam ini. Besok baru kita ke kampung orang tua ku. " Ucap Ais ketika mereka keluar dari gate bandara.

"Ummm kenapa tidak malam ini saja Ais. ?" Tanya Alex.

" Kampung Ais masih harus nyebrang lagi Lex. Dan malam ini sudah tak ada kapal yang kesana. Besok jam delapan pagi hari ada. Jadi malam ini kita cari hotel dulu. " Ucap Ais menjelaskan.

" Oke., Saya juga sudah lelah ini. Ingin cepat tidur. " Uca Alex.

," Nah itu taksinya. ,"

Meraka masuk kedalam taksi

" Ke alamat mana Ki Bu?" Tanya sang supir.

" Di hotel Zahra saja pak. Dekat jhi to dari pelabuhan itu. Karena besok harus ke pelabuhan pagi pagi sekali. " Ucap Ais.

" Oh tenang mi Bu. Dekat jhi itu. Kalau mau besok saya mi saja datang jemput kita. " Sang sopir taksi menawarkan diri.

" Boleh juga . Jam tujuh datang Ki jemput ka . " Ucap Ais lagi.

" Oke mi paling. Kasi ka nomornya. Biar besok tidak susah saya telpon kita. "

" Ini 08****** Ais. Itu namaku. ."

" Oke. Tunggu mi besok saya jemput kita jam tujuh. Siap siap mi saja. " sang sopir menepikan mobilnya di depan hotel Zahra di pos masuk. " Nah sampai mi Bu. Kita pesan mi dulu kamar hotelnya . Nanti barang ta saya yang kasih masuk ke dalam lobi. Kalau mau makan ada jhi didalam restoran. "

" Oh iya terima kasih di. "

Sejak tadi Alex diam menyaksikan obrolan antara Ais dan sopir taksi.

Alex bingung harus bagaimana. Dari obrolan itu ,banyak yang tidak Alex mengerti

Tapi Alex cuek saja. Menurut nya itu adalah ciri khas dari orang-orang di kota itu.

" Berpami sewanya itu pak ?" Tanya Ais pada sopir taksi.

" Seratus lima puluh ribu mi saja Bu. " Jawab sopirnya.

" Ini, jangan mi kasih kembali. Jadi besok saya tidak cari mi itu taksi lain. Saya tunggu ki besok nah. "

" Oke mi Bu. Siap

Terimakasih di Bu. ,"

" Sama sama. ,"

Alex dan Ais masuk ke lobi hotel zahra. Mereka menuju resepsionis hotel.

" Permisi Bu. Ada yang bisa kami bantu. " Tanya salah satu resepsionis hotel Dangan ramah

" Oh iya , saya dan suami saya mau menginap malam ini. Apa masih ada kamar kosong," tanya Ais Pada resepsionis hotel itu.

" Tunggu sebentar yah Bu. Saya cek dulu. "

Sambil menunggu resepsionis hotel. Ais dan Alex duduk di sofa ruang tamu hotel tersebut.

" Silahkan Bu, ada di kamar nomer tiga kosong lima sebalah kiri dari arah lift.

Dan ini kuncinya. Oh iya. Berapa hari akan menginap disini Bu," ucap resepsionis hotel itu ramah.

" Hanya malam ini saja. Karena besok saya akan ke muna jam tuju pagi. " Ais menjawab pertanyaan resepsionis itu .

" Oke. Ini Bu. Dan ini KTP nya Bu. Semuanya satu juta Enam ratus ribu. Mau dibayar sekarang atau nanti ketika cek out nanti"

Alex pun berkata kepada resepsionis hotel itu.

" Sekarang saja. Bayar pakai ini saja. " Ucap Alex sambil mengeluarkan kartu Bank dari dompetnya.

" Oh iya tunggu sebentar. Yah. " tak lama kemudian resepsionis itu mengembalikan kartu milik Alex. Semua sudah beres yah Bu pak. Ini kunci kamar nya. Dan ini kartunya.

Semoga anda betah berkunjung kemari. "

" Terimakasih yah. "

Karena barang bawaan Alex dan Ais hanya sedikit saja jadi mereka tidak perlu Repot-repot untuk membawanya.

Ais dan Alex sampai dikamar tujuan

Tanpa menunggu lama Ais segara masuk di dalamnya. Ais bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.

Setelah Ais selesai , Alex segera mandi .

Ketika Alex keluar dari dalam kamar mandi. Ais sudah tertidur pulas.

Alex mencium kening Ais dan mengecup bibir Ais diam diam. Takut Ais terganggu dan bangun.

" Selamat tidur istri ku sayang. Semoga mimpi indah. Dan aku ada didalamnya. ,I love you more sayang. " Ucap Alex lirih.

*****

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!