karena sakit hati akan perselingkuhan sahabat dan kekasihnya, membuat gadis cantik blesteran inggris Prancis LARASATI AYUNDA. nekat mendatangi club malam untuk menenangkan pikiran dan segala problem yang tengah dialami, hingga tanpa disadari olehnya bahaya tengah mengintai dirinya.
dengan tiba-tiba segerombolan pria berpakaian serba hitam, menyeret-nyeret tubuhnya lalu dibawa ke suatu tempat yang asing, sampai ketika! sesuatu yang sangat berharga direnggut paksa oleh seseorang tanpa identitas.
setelah melewati malam panjang bersama orang asing, hingga menumbuhkan kehidupan baru yang bersemayam dalam rahimnya. apa yang akan terjadi selanjutnya dengan kehidupan LARASATI??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sekarwangi91, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
17.
"a a aku k kotorr hu hu hu... Ibuuuu a a ku k kotorr.."
Laras masih terus menangis tanpa mau berhenti, seraya terduduk dilantai dengan menundukkan kepalanya dalam keadaannya yang polos. Laras meratapi nasib hidupnya yang selalu mengalami penderitaan juga kesengsaraan. Ditambah lagi status dia yang hanya seorang anak panti asuhan tanpa memiliki kedua orangtua. Membuat sebagian orang-orang memandangnya sebelah mata, padahal jika dia ingin memilih. Dia tidak ingin berada di posisi seperti ini. Tapi dia bisa apa? Semua itu sudah menjadi jalan takdirnya.
Tunggu!!
d d dimana semua makanan ku? Apakah tertinggal di restoran? Kemudian Laras pun terdiam beberapa saat untuk mengingat kembali dimana gerangan buah tangan yang dia bawa ketika pulang kerja, dan semua itu adalah pemberian dari sang manajer di tempat kerjanya teruntuk adik adik adiknya. Setelah mengingat nya Laras pun hanya menarik nafas panjang manakala semua makanan pemberian dari sang manajer jatuh berserakan dijalan, ketika tubuhnya diseret-seret paksa oleh seseorang yang tak dikenalnya. "Ya Tuhanku.. apa salah dan dosa kedua orangtuaku? hingga aku yang mengalami semua penderitaan dan kepahitan dalam kehidupan ku?"ucapnya dengan pilu. "Mengapa tidak kau berikan saja hukuman itu untuk mereka! yang telah melahirkan ku, tetapi dengan tega mereka membuang ku begitu saja tanpa meninggalkan apa apa untuk melanjutkan hidup ku dimasa depan."Laras terus menerus berucap atas segala kesialan juga kepahitan jalan hidupnya. Dengan perasaannya yang begitu sakit dan nyeri dia meminta pada yang maha kuasa untuk memberikan hukuman yang pantas untuk kedua orangtuanya yang tidak tahu dimana keberadaannya? Juga siapa orangnya? Dia harus kuat dan yakin bahwa semua ini hanya sebagai ujian hidupnya juga jembatan untuk Bisa meraih kesuksesan juga kebahagiaan. setelah penderitaan selalu menemani hari-hari nya, Dan segera Laras menghapus airmata yang mengalir deras membasahi kedua pipinya. Setelahnya Laras pun bangkit dari duduknya dan memunguti pakaiannya yang berserakan dilantai yang kotor dan kumuh dengan tumpukan beberapa sampah plastik yang rapuh dimakan usia. "i i ini bukan pakaian ku! Lalu dimana pakaian ku?" Katanya dengan terheran-heran seraya menatap pakaian dengan fashion pria yang dia lebarkan didepan wajahnya. "J j jaket ku dimana?" Kembali Laras berucap seraya mencari keberadaan jaket berwarna hitam. Dan hanya jaket itulah yang menjadi pelindung ketika dia pulang bekerja malam hari untuk melindungi dari dinginnya udara malam. Namun sekian lama mencari cari pakaiannya, hanya pakaian inilah yang Dia temukan disekitarnya. Sebuah kemeja hitam panjang dengan celana bahan yang ukurannya begitu besar berwarna abu-abu, masih dipegang erat oleh Laras dalam genggaman tangannya. Laras pun bingung ingin memakai nya atau tidak? Tapi jika dia tak memakai nya, lantas dengan apa dia memakai pakaian untuk menutupi tubuhnya yang polos tanpa busana apapun. Akhirnya dengan sangat terpaksa Laras pun memakai pakaian tersebut untuk menutupi tubuhnya. "Ya ampun besar sekali, bagaimana ini?"katanya bingung ketika celana bahan tersebut begitu kebesaran bertengkar di pinggang kecil nya. Laras pun mencari cari sesuatu untuk dia ikatkan di pinggangnya, supaya celana tersebut tak merosot ketika dia pakai. Namun sesuatu menarik pandangan matanya. Dan gegas Laras pun mendekat untuk mengetahui lebih jelas benda apakah yang menampilkan Kilauan cahaya nya ketika bertemu dengan pantulan sinar matahari. Yang masuk lewat atap plafon tanpa genting. "Jam tangan."desis Laras berbisik seraya mengambil sebuah jam tangan mewah yang tergeletak di lantai. Lalu melihatnya lebih teliti dan memasukkan nya dalam saku kemejanya. "Ini dia celana ku,"katanya kembali dengan sedikit menampilkan senyum manis diwajahnya. Tapi dimana keberadaan celana training pendek yang dia gunakan sebagai lapisan dalam sebelum memakai celana luarnya,< gumam Laras kembali mencarinya dengan mengitari pandangan matanya keseluruh sudut ruangan. namun Laras membiarkan nya setelah mencari-cari tak juga menemukannya. Dan dengan cepat Laras segera pergi dari kios terbengkalai yang menjadi saksi bisu untuk kedua kalinya kehormatannya direnggut secara paksa oleh seseorang tanpa di ketahui indentitas nya. Dan beruntung nya ketika Laras sampai dipanti asuhan, Suasana panti dalam keadaan sepi tanpa ada keberadaan adik adiknya juga ibu nya. Kemungkinan semua adiknya tengah bersekolah. Dan untuk ibunya mungkin tengah mengantarkan barang dagangannya ke beberapa warung kecil juga sekolah adik adiknya. Laras pun masuk kedalam panti lewat Pintu belakang yang tak terkunci. Dan langsung menunju ke kamarnya untuk membersihkan tubuhnya dari sisa-sisa penyatuan dengan laki laki asing. °°°°°°°°°°°°°°°°°° MANSION ROLAND.. "Sial sial kurang ajar terkutuk kau Jesica mondly."berang Roland seorang diri ketika dia mengingat jelas kepingan kepingan kejadian malam itu hingga dia berbuat nekat memperkosa seorang wanita yang tengah berjalan seorang diri ditengah malam. ya, Roland mengingat jelas saat dia tengah menikmati segelas koktail seorang diri. Tiba-tiba teman sekolahnya ketika dia mengenyam pendidikan SMK hingga perguruan tinggi yaitu JESSICA MONDLY datang menghampirinya dengan mengajaknya berbincang-bincang, namun dengan cuek masa bodoh Roland tak menggubrisnya. Roland lebih banyak diam tanpa menanggapi keberadaan Jesica didekatnya. Lalu saat Roland pergi sebentar ke toilet untuk buang air kecil. Keberadaan Jesica tak lagi berada di mejanya. Dan setelahnya Roland pun kembali menikmati segelas koktail dengan menambah beberapa botol untuk menenangkan pikirannya. Tetapi tiba-tiba sekujur tubuhnya merasakan panas dengan aliran darahnya yang merangkak naik ke wajahnya. Dan entah mengapa dia merasakan nafsunya begitu menggebu ngebu. Ingin segera melakukan penyatuan supaya hasratnya tersalurkan. Kemudian tanpa aba-aba Jesica memeluk tubuhnya dari belakang sambil mengendus lehernya dengan ciuman yang menuntut untuk bisa melakukan lebih dari apa yang dilakukannya. Roland pun hampir menyambut baik perlakuan Jesica terhadapnya. Tetapi untungnya kesadarannya masih bisa dikontrol baik agar dia tak masuk dalam jebakan wanita binal seperti Jesica. Dengan kasar Roland pun mendorong kuat tubuh Jesica hingga jatuh terjerembab dilantai dengan posisi terlentang. Gegas dengan tergesa-gesa Roland pun meninggalkan club tanpa membayar tagihan. Dan segera menuju ke mobilnya untuk pulang ke mansion, guna merendam kan tubuhnya dengan air dingin untuk menghilangkan sedikit nafsunya yang bergejolak dalam dirinya. Namun saat dalam perjalanan Roland sungguh tak kuat dan tak bisa untuk terus menahan libidonya yang begitu menggerogoti tubuhnya ingin segera tersalurkan. Hingga dia pun tak bisa konsentrasi ketika mengemudikan mobilnya. dan pandangan matanya melihat siluet seorang wanita yang tengah berjalan seorang diri menggunakan jaket hitam hingga menutupi kepalanya. lalu tanpa aba-aba Roland langsung menerjang sang wanita dengan menyeret nyeret tubuhnya kearah kios kosong tak berpenghuni dengan keadaan bangunan nya yang sangat rusak. Huh... KEPARAT KAU JESSICA!! °°°°°°°°° HY JANGAN LUPA LIKE DAN COMENT NYA 😍😍🤭. TERIMAKASIH SALAM DUNIA HALU 😚 😊😊😁