NovelToon NovelToon
My Sexy Lady

My Sexy Lady

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Mafia / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:462.5k
Nilai: 5
Nama Author: lena linol

"Hi, Señorita!" Nero tersenyum miring seraya mengacungkan senjata api tepat di kening Elle.

"Kau ingin membunuhku?!" Elle terisak ketakutan saat pria itu hendak menarik pelatuk senjata apinya. Sebentar lagi dia akan mati.

DOR!

Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa Nero ingin melenyapkan wanita yang sangat dicintai.

Penasaran? Ikuti terus kisahnya. Dan jangan lupa, Follow IG Author @Thalindalena

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lena linol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mulai terbuka

Nero segera melepaskan ciuman itu. Meskipun dia sangat ingin membalas ciuman itu tapi bukan seperti ini caranya. Ia ingin melakukannya saat Ele dalam keadaan sadar, tidak mabuk seperti ini.

Ele tidak mau ciuman itu berakhir. Ia menahan tengkuk Nero, kembali melabukan ciuman. Namun, Nero tetap menolak.

Nero sampai kualahan menghadapi tingkah Ele. Untung saja imannya sangat kuat, jika tidak, mungkin ia sudah membawa gadis ini ke hotel untuk menuntaskan hasratnya.

"Dia membuatku gila!" Nero memejamkan matanya erat saat kepalanya mendadak pening karena ulah gadis ini. "Sial, dia bangun!" umpat Nero, menunduk ke bawah, menatap miliknya yang menggembung disela pahanya.

Nero segera mengatur nafas untuk mengontrol hasratnya yang membumbung tinggi. Untung saja dia sudah terlatih, kelamaan jomblo membuatnya pandai menenangkan dedek gantengnya. 🤣🤣

*

Jalanan Italia malam itu lengang. Nero mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang, sesekali melirik Ele yang kini terlelap di jok depan.

Tak berselang lama mobil mewahnya memasuki area rumah. Para penjaga menyambutnya dengan hormat dan salah satu diantara mereka dengan sigap membuka pintu mobil untuknya.

"Tutup mata kalian!" titah Nero saat akan menggendong Ele keluar dari mobil. Ia tak rela tubuh Ele yang sexy di tatap pria lain.

Semua penjaga di sana patuh, segera balik badan dan tutup mata.

Setelah memastikan tidak ada yang mengintip. Dengan hati-hati, ia melangkah masuk ke dalam rumah sambil menggendong Ele, ,menuju kamar gadis itu.

Ia meletakkan Ele di atas ranjang dengan hati-hati, tapi sayangnya gerakannya itu tetap membuat gadis itu terbangun.

"Panas sekali!" keluh Ele seraya mendudukkan diri.

"Hei! Apa yang kau lakukan!" Nero panik, wajahnya langsung memerah hingga menjalar ke telinga saat melihat gadis itu membuka baju, tapi ia segera menahan gerakan tangan gadis itu. "Jangan!"

"Panas! Kau tidak lihat tubuhku berkeringat!" Ele marah sambil menepis tangan Nero dengan kasar. "Jangan mencampuri urusanku, urus saja kekasihmu yang sedang hamil itu!" ketusnya sambil membuka baju bagian atas lalu melemparnya ke sembarang arah.

"Oh, shitt!!!" umpat Nero sejadi-jadinya karena gadis itu sudah tidak mengenakan apa pun lagi. Tubuh mulus, dan sexy dengan dua gunung kembar bulat sempurna dan lembah ranum yang ditumbuhi bulu tipis terpampang di depan matanya. Dia pria normal, tentu langsung bergairah melihat pemandangan seperti ini. Jangkunnya naik turun, menahan gejolak gairah yang berkobar dalam dirinya.

"Ele! Pakai bajumu!" Nero mengais sisa akal sehatnya untuk tidak menerjang gadis itu.

"Tidak mau ... tidak mau!" balas Ele, berteriak. "Apa aku kurang sexy untukmu?" tanya Ele menatap Nero dengan pandangan mengembun. Dengan sisa kesadarannya, ia meraih tangan Nero. "Jawab aku! Sekarang aku bukan anak kecil, aku gadis dewasa, Nero!" lirih Ele dengan suara nyaris tercekat.

"Apa maksudmu? Ele, kau mabuk, bicaramu ngelantur."

"Aku memang mabuk tapi aku masih sadar!" balas Ele, menatap kesal pria itu, tak berselang lama menangis sesegukan. "Apa aku tidak pantas di cintai? Kenapa kalian para pria menyakitiku di waktu bersamaan? Nick, kemudian kau! Apa salahku pada kalian, hah?!" bentak Ele, seraya menghempaskan tangan Nero yang masih ia pegang. Ia benar-benar frustrasi dengan semua peristiwa yang menimpanya secara bersamaan.

Nero menghela nafas panjang. Ia memungut pakaian Ele. "Kau cantik, dan pintar meskipun pemabuk. Tapi, aku yakin pasti akan ada pria yang mencintaimu dengan tulus. Jangan putus asa hanya karena Nick memanfaatkanmu." Nero memberikan nasehat pada gadis itu.

"Lalu kau?" Ele berkata lirih seraya melirik tajam Nero.

"Aku?"

"Kau dulu memutuskan pertunangan kita begitu saja tanpa alasan yang jelas." lirihnya lagi dengan ekspresi sendu.

"Kau yang meminta pertunangan itu berakhir, Ele. Kau lupa?" Nero menjawab dengan nada agak kesal.

"Dasar tidak peka! Harusnya kau waktu itu membujukku dan meluluhkan hatiku!" Ele mengambil apa saja yang ada di dekatnya lalu dilemparkan pada Nero.

"Astaga! Jadi ..." ucapan Nero terhenti saat gadis itu mengangguk sambil menangis.

"Aku berpacaran dengan Nick untuk melupakanmu, dasar pria idiot, bodoh!" maki Ele meluapkan emosinya.

Nero sangat syok mendengar pengakuan gadis itu. "Ele ..."

"Jangan mendekat! Semua sudah terlambat. Kau sudah bahagia dengan pilihanmu, hiks .... Kekasihmu hamil, kau pasti bahagia 'kan?" Ele menangis sesegukan sembari menangkup wajah dengan kedua tangan.

"Maksudmu Winters?"

Ele mengangguk-angguk berulang kali dengan ekspresi sangat menyedihkan.

"Ha ha ha." Nero tertawa terbahak sambil mendudukkan diri di tepian tempat tidur. "Kau salah paham."

"Salah paham bagaiman ... emh ..." ucapan Ele terhenti saat Nero tiba-tiba menciumnya dengan rakus. "Nero ..."

"Diam!" Nero memperdalam ciuman  tersebut.

1
Nazwa Azzahra
lanjut
Anonim
Berta panik setelah melihat jam tangannya. Dia sudah melanggar aturan Botak.

Cammora tidak peduli dengan aturan Botak untuk Berta. Camorra mengajak Berta bersenang-senang. Cammora menggenggam erat tangan Berta menuju mobilnya.

Cammora membawa Berta ke salon kecantikan.

Cammora ingin pegawai salon merubah penampilan Berta menjadi cantik, sampai membuatnya pangling.
Anonim
Botak bisa galau juga - Berta sudah satu jam lebih pergi sama Cammora belum kembali.

Elle senang tersenyum puas menikmati kegalauan Botak.

Cammora pria yang bisa membuat Berta bisa tersenyum. Berta merasa di hargai, di inginkan, dan di perhatikan.

Berta hatinya tersentuh dengan perhatian-perhatian kecil dari Cammora.

Apalagi Cammora memberikan Berta semangat dan dukungan moril, juga memberi nasehat.

Berta tumbuh dengan rasa ketakutan, tidak percaya diri, dan terasingkan.

Kini ada pria yang mengatakan Berta berharga. Jangan pernah lagi merasa rendah diri. Berta gadis hebat dan kuat.

Berta dengan mata berkaca-kaca mengucapkan terima kasih pada Cammora.
Berta tersentuh, terharu dengan apa yang dikatakan Cammora.
Anonim
Sepertinya Cammora mau ngajak Berta jalan-jalan sore.

Cammora bertanya pada Berta - Botak yang menjawab.

Cammora tak terima pada Botak yang ikut campur urusannya dengan Berta.

Elle datang - menyelamatkan Berta dari aturan Botak yang seenaknya sendiri.

Botak kalau suka sama Berta bicara terus terang. Sok meremehkan Berta. Nyatanya cemburu Berta didekati Cammora.

Rasain Batak. Suka memarahi Berta - mana bilang bukan hanya wajah Berta yang jelek, tapi cara kerjanya juga jelek.

Lihat tuh si jelek disukai Cammora yang kaya raya. Botak tak ada apa-apanya dibanding Cammora.
Anonim
Cammora tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada. Tinggal di rumah Nero hanya di beri batas waktu seminggu.

Cammora memanfaatkan waktunya untuk mendekati Berta.

Bahkan kemanapun Berta pergi, Cammora mengikuti.

Berta sampai protes pada Cammora.
Anonim
Cammora memaksa Berta untuk duduk di sampingnya. Cammora memperkenalkan diri.

Berta menyebut nama sekalian nama panggilannya.

Elle dan Nero berada di kamar menatap mereka.

Nero tak terima istrinya memuji Cammora yang gentelman.
Yennie Ika
lanjut thorrrr.... dabel uppp🔥🔥
isni afif
next kak....paling botak nyeselll tow....
isni afif
lanjut kak...🥰🥰🥰
❤️MOMMY JEJE💋💋💋
jare wong jowo anak Pitu meteng telu🤣
Anonim
Cammora gombalannya maut. Berta baginya berlian wkwkwk.

Meronalah kedua pipi Berta mendengar tamu majikannya mengatakan - berliannya Berta.
Anonim
Cammora benar-benar mengincar Berta. Sampai menginap di rumah Nero.

Di kasih waktu satu minggu oleh Nero.

Nero mengancam Cammora akan kehilangan kepalanya kalau melakukan hal bahaya atau melukai penghuni rumah Nero.

Elle memperbolehkan Cammora menginap - biar Botak cemburu dan sakit hati.

Elle syok mendengar penuturan Nero - Botak tidak pernah mau menikah. Mungkin Botak tidak tertarik pada wanita.

Sepertinya Botak tidak mau menikah bukan karena gay, Elle.
❤️MOMMY JEJE💋💋💋
💋💋💋😘💋💋💋
❤️MOMMY JEJE💋💋💋
💋💋💋💋💋💋💋
🇦 🇵 🇷 🇾👎
🤣🤣🤣🤣🤣upin ipin
Ayna Adam
ditunggu updatenya lagi kak 😊
Ainal Fitri
Mak Lena aku jd terkikik sendirian ngebayangin paman botak sampe shock gt seandai nya ad gambar pasti lebih seru lg liat nya 😂😂😂😂🤣 entah knp akunikut bhgia seperti Elle liat paman botak mnderita gegara galu. lanjut ya Mak aku dukung Elle buat nyiram bensin knhati nya paman botak wlonpun bensin lg mahal tak masalah 🤣🤣🤣
🥰🥰🥰🥰
Ainal Fitri: bener kak LANY lengah dikit batu x jd berlian d tangan cammora.. 🤭
total 2 replies
Tuti Tyastuti
𝘸𝘢𝘩 𝘣𝘰𝘵𝘢𝘬 𝘨𝘦𝘨𝘢𝘯𝘢🤣🤣🤣
Ainal Fitri
nah itu dia bawa k salon dan permak sebaik mgkn pasti nya bakalan mirip Kim Kardashian 🥰
biar nti pulang paman botak pangling dan lupa ngasih hukuman 🤣🤣🤣
Ainal Fitri: auto d ganti kak.. maka nya paman botak sampe pangling Krn Berta waktu pergi dan daaat pulang bukan Berta yg sama lg penampilan nya 🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
Tuti Tyastuti
𝘤𝘢𝘮𝘮𝘰𝘳𝘢 𝘬𝘦𝘳𝘦𝘯 𝘥𝘢𝘩👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!