NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Dunia Mafia

Terjerat Cinta Dunia Mafia

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Mafia / Persaingan Mafia / Tamat
Popularitas:10.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: reesha swee

Perhatian : Banyak adegan 21 + dan kekerasan.

Harap bijak dalam memilih cerita

(Masih dalam tahap revisi, tetapi masih bisa dinikmati alur ceritanya. Abaikan tanda baca dan penggunaan huruf besar juga kosa kata yang tidak sesuai dengan KBBI)


Salwa Humaira adalah putri sulung dari empat bersaudara, ia dibesarkan dengan kondisi ekonomi yang sulit. Dengan berat hati ia meninggalkan keluarganya untuk mencoba peruntungan dengan bekerja sebagai TKW di negeri orang. Sampailah ia bertemu dengan dua orang bos mafia yang saling bermusuhan. Hidupnya seketika berubah setelah dua orang tersebut menaruh perhatian kepadanya.

Bagaimana keseruan jika seseorang yang bermusuhan menyukai gadis yang sama. Dan siapakah yang akan dipilih oleh Salwa Humaira sebagai pendamping masa depannya?

Dipenuhi aksi heroik dan romantis, siapkan hati, jantung dan pikiran beserta camilan yang lezat untuk menikmati alur cerita ini.

IG . aleena_anonymous

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon reesha swee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pengaruh Yang PouHan

Setelah menikmati makan siangnya, Salwa pergi ke kamarnya. Yang Pou Han yang berada di belakangnya menarik tangannya dan memaksanya segera masuk ke kamarnya. Pria itu meletakkan sebuah kartu di dinding kamar untuk mengunci kamar Salwa.

Setiap kamar memang dilengkapi dengan akses kunci berupa id card yang akan di-scan otomatis untuk membuka dan mengunci kamar tersebut. Sayangnya hanya Yang Pou Han yang mempunyai card tersebut, sehingga para wanita yang berada di rumahnya tidak bisa mengunci kamar mereka.

"Lepaskan!"ucap Salwa sambil menarik tangannya.

"Tenang aku tidak akan berbuat macam-macam padamu pencuri kecil." Yang Pou Han menekankan kata pencuri kepada Salwa, sehingga membuat Salwa terdiam.

"Baju siapa yang kau pakai?" tanya Yang PouHan kepada Salwa. Ucapan Yang Pou Han seketika membuat wajah Salwa memerah karena malu, ia kedapatan mengenakan pakaian seseorang tanpa permisi.

"Maafkan aku, Tuan Yang. Aku sudah lancang mengambil bajumu. Aku tidak bisa memakai pakaian yang ada di lemari pakaianku. Aku merasa tidak nyaman harus menggunakan pakaian seketat dan terbuka seperti itu." Salwa memohon sambil berjongkok mengiba di kaki Yang Pou Han demi mendapat permintamaafan dari lelaki itu.

Yang Pou Han tersenyum melihat Salwa yang tengah merasa bersalah sedang memohon kepadanya.

"Kau merasa tidak nyaman? Itu aneh sekali. Kau dulu selalu memakainya. Aku bisa memaklumi saat ini kau sudah menolakku dua kali, meskipun kita sudah melakukan hal itu berkali-kali. Aku tidak masalah karena kau tidak mengingat apa-apa, tetapi mencuri pakaianku lalu mengenakannya. Apa kau tidak merasa malu?" Yang Pou Han malah memberikan pernyataan aneh yang membuat Salwa terkejut.

"Apa? Aku sudah melakukan hal seperti itu denganmu?" tanya Salwa merasa tidak percaya dengan ucapan Yang pouHan.

"Tentu saja, semua wanita di sini menginginkan aku untuk tidur dengan mereka. Termasuk kau." Yang Pou Han sekali lagi mencoba menyudutkan Salwa.

Salwa duduk di lantai dan terdiam. Air matanya mengalir. Dia tidak menyangka dirinya yang dulu adalah perempuan kotor yang mau dijadikan pemuas nafsu laki-laki tanpa adanya ikatan pernikahan.

"Apakah aku wanita murahan?" ucapnya lirih.

Yang Pou Han meraih tangan Salwa dan mengajaknya duduk di atas ranjang.

"Baiklah, ayo duduk di sini!" Salwa mengusap air matanya, sejenak ia ragu namun terlihat Yang Pou Han sepertinya tidak akan berbuat mesum kepadanya sehingga ia mau menuruti perkataannya.

"Kau bukan wanita murahan. Kau hanya wanitaku yang bertugas melayaniku saat aku menginginkanmu," ucap Yang Pou Han dengan senyuman khasnya.

Salwa merasa jijik dengan dirinya sendiri. Ia tidak menyangka hal itu pernah ia lakukan dengan laki-laki di depannya ini. Hati kecilnya memberontak , tidak menerima kenyataan pahit yang harus ia terima bahwa ia hanya wanita simpanan sama seperti wanita-wanita lain yang tinggal di rumah ini.

Dalam keadaan yang penuh dengan kebencian dengan dirinya sendiri, Yang Pou Han memberikan sebuah map kepada gadis itu. Salwa menerimanya dan membolak-balikkan map tersebut. Keningnya mengernyit, menyaratkan kebingungan dalam benaknya.

"Apa ini?" tanya Salwa heran.

"Bukalah!" Yang Pou Han meminta Salwa segera membuka map berwarna kuning tua itu. Sebuah kartu identitas dan beberapa foto dan potongan surat kabar.

Salwa memejamkan matanya karena tidak ingin melihat foto-foto mengerikan itu. Foto mayat seseorang yang dibunuh secara kejam beserta foto wanita meninggal dalam keadaan tubuh tak mengenakan pakaian juga bebrapa foto-foto lain yang tidak kalah sadisnya.

"Kenapa kau memberikan foto-foto ini kepadaku?" tanya Salwa kepada Yang dengan melemparkan foto-foto itu ke atas ranjangnya.

"Kau boleh meneriakiku, itu adalah kenyataan. Itu foto keluargamu yang telah dibunuh oleh seseorang. Kau tahu, kau datang kepadaku sebenarnya dengan satu alasan." Yang PouHan mulai mempengaruhi Salwa.

Salwa hanya mendengarkan karena saat ini hati dan pikirannya masih sangat kacau setelah melihat foto-foto tersebut.

"Kau ingin membalas dendam atas kematian keluargamu yang mengenaskan. Lihatlah di sana! Ayah dan ibumu dihabisi dengan begitu kejam, kepalanya hancur bahkan semua orang jijik jika harus mengurus jenazahnya. Dan foto mayat wanita telanjang ini, ini adalah adikmu yang diperkosa oleh seseorang lalu membunuhnya dengan begitu sadis."

"Cukup! Aku tidak mau mendengar lagi." Salwa berteriak seraya menutup telinganya dengan kedua tangannya. Salwa menangis sejadi-jadinya, ia menangisi nasibnya yang begitu menyakitkan sehingga tidak mempunyai keluarga dan harus hidup dalam dunia kelam seperti ini.

Yang Pou han tersenyum melihat usahanya berhasil.

"Apa kau ingin membalaskan dendam keluargamu itu?" Yang memberikan sebuah foto seorang laki-laki bertato kepada Salwa.

"Dia yang telah melakukan semua pembunuhan keji itu. Kau datang kepadaku untuk meminta bantuanku agar bisa membalaskan dendam keluargamu, dan sebagai gantinya kau menjadi wanitaku, melayaniku sepanjang yang aku inginkan," ucap Yang sambil membelai rambut hitam Salwa.

Salwa hanya terdiam dan berusaha mencerna perkataan Yang Pou Han kepadanya. Meskipun terasa sakit tetapi ia harus bisa menerima kenyataan yang sebenarnya.

Salwa menatap foto laki-laki yang diberikan Yang kepadanya. Sorot matanya penuh kebencian dengan sosok berparas tampan yang sedang dipandanginya.

"Siapa nama laki-laki ini?" tanya Salwa dengan mata yang sudah sembap. Yang Pou Han tersenyum dengan wajah yang seolah puas karena hasutannya telah berhasil. Tangannya mengelus pucuk kepala Salwa dan membelai rambut panjang perempuan itu yang terikat kuat oleh pita rambutnya.

"Sean Arthur"

○○○○○▪▪▪▪▪▪▪○○○○

visual Sean Arthur 🤗🤗

1
frida
emang ada mavia segoblok ini???
evi carolin
2 org bodoh ko dipelihara 🤦
Mimik Pribadi
Lagian ngobrol kondisi Salwa aja hrs pergi dri ruangan pemeriksaan,Sean itu tidak berkaca dri pengalaman,,,,dan ini udh ke brpa kalinya dia lalai meninggalkan Salwa,udh tau musuhnya bnyk 🤦🏻‍♂️🤦🏻‍♂️🤦🏻‍♂️
Mimik Pribadi
Orng tua Salwa kan tau nya dia meninggal karna kecelakaan itu,ko gak dikabari klo ternyata msh hidup,Salwa jga sdh punya Hp pintar mehong lgi,apakah orng tua/adik2 nya gak bisa telp,ngabari keadaan dia baik2 saja trus sedang hamil??
Mimik Pribadi
Aku kira stlh Yang menikah gak nakal lgi sm Salwa,tapi ternyata,,,dasar cabul!!!!
Mimik Pribadi
Ini msh jauh dari adegan ataupun kata2 vulgar thor,berasa lewat aja gitu karna kata2 yng menceritakan adegan 21+ nya msh B aja ,,,🤭🙏🏻🙏🏻
Mimik Pribadi
Makin muter2,,,,
Mimik Pribadi
Skrng gantian Salwa yng bth darah,sblmnya Sean yng bth darah dan pendonornya Salwa
Mimik Pribadi
Masyaa Allaah visualnya cantik bngt,wajahnya polos,anggun,teduh,dan tidak membosankan 😍😍
Fajar Alfiyanshah
Luar biasa
Winarno Suzhi
salwa yang bodoh,bego...lagian kalo tau yg buat sean kecelakaan trus salwa bisa apa?dunia luar sana jauh lebih kejam.
Sidieq Kamarga
Ahhh si Alan ini ngaco saja, skin to skin munvkin gak harus melakukan hubungan "itu" !!
Sidieq Kamarga
Adddsuh Seannnnn Sean 🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
Sidieq Kamarga
Di part ini aku gregetttttttt sama si Abust, 😡😡😡😡😡😡
Siti Kalimah
hadir
ibeth wati
maaf saya berhenti baca Thor
ibeth wati
kok LBH suka baca komen ya drpd ceritanya😆
ibeth wati
saat baca sinopsisnya tak pikir cerita aktion tp kok makin kesini jadi kayak cerita sinetron ya ..belibet otak kecil q rada" blenk bacanya pakek acara amnesia segala
Eka Kurnia Sari
terlalu indosiar ga sih thor
Juan Sastra
kurang happy..
lanjut marathon yg kedua..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!