NovelToon NovelToon
Aku Lelah, Mas!

Aku Lelah, Mas!

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Penyesalan Suami / Fantasi
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Amie.H

Kehidupan yang tidak mudah harus aku jalani. Aku Nisya. wanita usia 29 tahun, seorang Ibu dari 3 orang anak. Awal pernikahan hidup kami baik-baik saja dengan ekonomi yang cukup. namun, setelah tiga tahun menikah dan gaji suami ku jauh lebih besar di banding sebelumnya, ia mulai berubah. Mabuk, judi hingga perselingkuhan mewarnai rumah tangga kami. Bahkan uang bulanan yang biasanya lebih dari cukup itu kini berubah menjadi serpihan kenangan. Ya.. Suamiku, Gani. Kini memberikan nafkah kepada kami dengan asal-asalan, bahkan tak jarang ia justru memberikan makian disaat aku meminta hak kami.
"Kerja kalau mau uang tuh, kerjaannya minta terus. Kamu gak tau kan kalau kerja itu capek, kamu taunya hanya minta saja!" selalu kata itu yang terucap.
Mulai dari situ, hidupku aku rubah. Aku tak ingin lagi berleha-leha. aku ingin merubah hidupku bagaimana pun caranya.
Mari ikuti kisah perjalanan aku mengubah hidupku kali ini😊

Fb : Adivahalwahasanah
Ig : @Adivahasanah
Tt : A.H Hasanah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amie.H, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 23

Selama perjalanan menuju lokasi liburan, Nisya tidak terlibat percakapan bersama keluarganya. Dia lebih banyak berdiam diri sehingga membuat Lia menghela nafas kasar.

"Mbak kenapa? dari tadi aku perhatiin kayaknya diem aja?" tanya Lia yang akhirnya tak tahan dengan diam nya Nisya.

"Mbak nggak apa-apa kok Li" jawab Nisya.

"Mbak nggak usah mikirin soal vidio itu, biarin aja lah!" kata Lia.

"Nggak.. Mbak ngga mikirin soal vidio itu kok!" jawab Nisya, Lia yang tau bagaimana Nisya pun tak percaya begitu saja.

"Terus kalau nggak mikirin vidio itu Mbak mikirin apa?" tanya Lia mendesak Nisya.

"Mbak cuma mikir aja, kenapa rumah tangga Mbak jadi runyam kayak gini!" kata Nisya dengan suara pelan.

"Udah takdir kali Mbak, Mbak Nisya nggak perlu nyalahin diri Mbak Nisya sendiri. Lagian di sini kita ada buat Mbak Nisya, jadi Mbak Nisya nggak perlu berpikir yang nggak-nggak. Sekarang Lia tanya, Mbak Nisya mau kayak gimana dengan rumah tangga Mbak sama Bang Gani?" tanya Lia.

"Mbak juga belum tau Lia, Mbak juga masih bingung. Kalau liat keadaan rumah tangga Mbak dan Mas Gani yang kayak gini, apalagi ditambah sama mertua Mbak yang seperti itu. Mbak nggak tau harus gimana" kata Nisya membuat Lia menghela nafas.

"Mbak sebaiknya pikirin semuanya dengan matang, ingat ada anak-anak yang masih memerlukan peran penting kedua orangtuanya. Mungkin Mbak bisa aja ngambil jalan perpisahan, tapi anak-anak yang akan jadi korban. Dan lagi, Lia yakin kalau Mbak sama Bang Gani pisah ibu Bang Gani pasti akan sangat senang!" kata Lia membuat Nisya menyeritkan kening.

"Maksud kamu apa?" tanya Nisya.

"Iya dong Mbak, dengan begitu berarti Bu Ratih udah berhasil menyingkirkan Mbak Nisya dalam kehidupan Bang Gani. Walaupun ada anak-anak, tapi tetep aja namanya setan kan ya Mbak. Nggak berfikir kesana!" kata Lia.

"Terus Mbak harus gimana sekarang Li?" tanya Nisya.

"Kalau saran Lia, Mbak mendingan bertahan sama Bang Gani. Lagi pula menurut Lia yang bermasalah di sini Bu Ratih dan juga Lika, kalau aja mereka nggak terus menghasut Bang Gani nggak mungkin Bang Gani berbuat sesuatu yang menyakiti hati Mbak Nisya!" kata Lia.

"terus maksud kamu nyuruh Mbak bertahan sama Mas Gani apa? Kamu kan tau kalau Mas Gani pasti akan mengikuti perkataan Bu Ratih, apapun itu!" kata Nisya.

"Menurut Lia, setelah apa yang terjadi hari ini. Nggak mungkin Bang Gani akan terus mengikuti perkataan ibu nya, Bang Gani bukan orang bodoh Mbak. Dia pasti nggak akan membiarkan rumah tangganya berantakan hanya karna hal yang sebetulnya bukan kesalahan dia!" kata Lia.

Nisya terdiam, dalam hatinya sedikit membenarkan apa yang Lia katakan. Tapi sedikit relung hatinya kembali merasa dilema, dia tau jelas bagaimana sikap Bu Ratih dan juga Lika selama ini. Andai Nisya memilih bertahan dengan Gani, Nisya yakin kedua nya nggak akan membiarkan Nisya hidup tenang berdua dengan suaminya.

"Mbak akan pikirkan apa yang kamu bilang, walaupun menurut Mbak semuanya masuk akal tapi tetap saja Mbak akan memikirkan semuanya. Mbak nggak mau sembarangan memutuskan, Mbak takut keputusan Mbak menyakiti hati bapak!" kata Nisya membuat Lia terkekeh.

"Mbak.. Mbak... Kayak nggak tau bapak aja kayak gimana, bapak nggak akan sakit hati hanya karna hal kayak gitu Mbak. Lagian kan bapak udah bilang kalau putusan ada di tangan Mbak, lagian aku rasa bapak juga bisa mengatasi Bu Ratih sendiri dengan semua persoalannya. Oiya satu lagi, Bu Ratih sama Lika juga pasti akan berubah sikap pada Mbak Nisya andai Mbak Nisya kembali pada Bang Gani!" kata Lia.

Nisya sangat paham apa yang dikatakan Lia, karna Pak Sabar sudah lebih dulu menjelaskan kemungkinan yang terjadi setelah ia mengatakan yang sesungguhnya.

"Iya Mbak paham apa yang kamu bilang, kalau itu nggak perlu lah Mbak pikirkan. Mau mereka berubah sikap atau nggak, sama sekali nggak ada urusan sama Mbak!" kata Nisya.

"Yahh Mbak... Mereka pasti akan ambil keuntungan dari Mbak lah, nggak mungkin nggak. Apalagi mereka udah tau kalau bapak punya minimarket yang sekarang menyaingi minimarket mereka!" kata Lia.

"Itu kan punya bapak, biar aja mereka berurusan sama bapak. Kalau aku ya nggak ada urusan!" kata Nisya.

"Mbak tau kan kalau mereka bisa melakukan apa aja yang mereka suka?" kata Lia membuat Nisya mendongak.

"Maksud kamu apa?" tanya Nisya.

"Mbak nggak takut apa yang menimpa bude nanti menimpa Mbak juga?" tanya Lia.

"Astagfirullaaahhh... Pikiran kamu jauh banget Li, Mbak nggak kepikiran sampai kesana loh!" kata Nisya.

"Mereka kan orang jahat Mbak, mereka bisa aja ngelakuin hal yang kita sendiri nggak bisa bayangkan. Coba deh, sama Bude aja yang jelas majikan mereka aja tega melakukan hal itu apalagi sama Mbak nanti?" tanya Lia. Aku menggelengkan kepala.

"Astagfirullah... Nggak baik Lia kita berburuk sangka seperti itu, lagian kita juga nggak tau kebenarannya seperti apa!" kata Nisya.

"Jadi... Maksud Mbak, Mbak nggak percaya dengan apa yang bapak katakan?" tanya Lia menatap tajam Nisya yang langsung menggelengkan kepala.

"Nggak... Bukan begitu juga, tapi kita harus cari tau lebih detail. Apalagi kamu sudah mulai berprasangka yang nggak-nggak loh, ingat Li. Kita nggak pernah di ajarkan untuk berpikir buruk soal orang lain!" kata Nisya.

"Aku bukan berprasangka Mbak, tapi itu lah kenyataan yang sudah terjadi. Kita juga nggak bisa menutup mata begitu aja, sebelum terjadi pada Mbak lebih baik kita waspada. Nggak ada salahnya kan?" tanya Lia. Nisya kembali terdiam. Lia benar, nggak ada salahnya jika waspada pada orang yang jelas mempunyai catatan buruk seperti Bu Ratih.

"Bener apa yang Lia bilang Nis, Mama setuju. Lagian semua yang terjadi pada bude kamu itu memang menjadi pembelajaran untuk kami. Bapak dan juga Mama. Kami juga nggak mau apa yang menimpa bude itu menimpa kamu juga!" kata Mama yang ternyata sedari tadi mendengar apa yang Lia dan juga Nisya bicarakan.

"Mama udah bangun?" tanya Nisya.

"Udah.. Lumayan buat dengerin pembicaraan penting kalian!" kata Mama.

"Maaf Ma.. Tapi..."

"Nggak apa-apa, Mama tau apa yang kamu pikirkan. Kamu nggak salah, lagian semuanya memang sudah berlalu. Seharusnya kami memang menutup kisah itu, tapi Mama juga tau bagaimana terlukanya bapak ketika kehilangan orang yang dia sayangi dalam waktu tidak terlalu jauh!" kata Mama.

"Bener apa yang Mama bilang Mbak, kita hanya lihat luar Bapak yang sangat tenang selama ini. Kita tidak tau bagaimana sakit dan traumanya bapak, belum lagi ketika bapak tau jika anak perempuannya hidup dengan anak dari orang yang sudah menghancurkan kehidupan keluarganya!" kata Lia kembali membuat Nisya terdiam.

Bersambunggg

1
Jetva
perasaan lia baru masuk SMA..koq udah kuliah..??
AH. HASANAH
Kuat ya kak💪🙏
Jetva
papaq hanya 3 bln melihat cucunya ...beliau meninggalkan dunia ini saat anakq berusia 3 bln....klo mamaq lebih lama..hingga anakq lulus SMA...
AH. HASANAH
Kalau langsung, tamat dong ceritanya kak hehehe😄
falea sezi
cerai sat sset 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!