NovelToon NovelToon
Sebening Cinta Aisyah

Sebening Cinta Aisyah

Status: tamat
Genre:Teen / Komedi / Perjodohan / Dosen / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Delia Septiani

Aisyah Safitri, menerima pinangan dari Hanif, seorang dosen yang terkenal soleh dan baik hati.

Awal pernikahan mereka, memang terlihat seperti rumah tangga orang lain pada umumnya, yang bergitu romantis dan harmonis.

Tapi siapa sangka, dibalik keharmonisannya itu, tersimpan sebuah rahasia, yang membuat rumah tangga mereka berada di ujung tanduk.

Akankah perceraian terjadi di antara keduanya? Dan mampukah, Aisyah mempertahankan rumah tangganya? Apa sih rahasia penyebab itu semua?

Yang penasaran, yuk lanjut baca aja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Delia Septiani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Adam Lagi Adam Lagi

Sementara itu di rumah, Aisyah terlihat sedang asyik melakukan video call bersama Umi dan Adiknya Yusuf.

"Teteh, Abah bilang Yusuf bakalan dipindahkan sekolahnya, ke Jakarta teh," ucap Yusuf seakan mengadu.

"Kenapa? Kenapa tidak di asrama Abah saja?" tanya Aisyah, sambil terus menatap layar ponselnya, melihat wajah Umi dan Adiknya.

"Iya, Abah bilang biar Yusuf lebih mandiri. Kalau di sini kan, dia berleha-leha, mentang-mentang anak yang punya pesantren. Makanya... Abah mau pindahin Yusuf ke pesantren An-Nur," jawab Umi Arum.

"Yusuf, Yusuf ... tapi baguslah, lebih baik seperti itu, biar Yusuf gak manja!" ujar Aisyah terkekeh.

"Ah... Teteh mah, bukannya belain Yusuf, malah ngejek! Ya sudahlah Yusuf mau ke kamar saja mau tilawah." ucap Yusuf mencebikkan bibirnya. Terlihat Yusuf sudah pergi, dan kini hanya terlihat Umi Arum saja di layar ponsel Aisyah.

"Umi, Aisyah juga sebenarnya mau bekerja," ucap Aisyah.

"Kerja? Kerja apa?" tanya Umi Arum begitu penasaran.

"Mengajar ... di pesantren."

"Apa sudah meminta izin kepada Nak Hanif?" tanya Umi Arum. Aisyah pun mengiyakan.

"Memangnya Aisyah mau mengajar di pesantren mana?"

"Di pesantren An-Nur."

"An-Nur? An-Nur yang di maksud sama Abah? Yang, Yusuf mau pesantren ke situ?" tanya Umi Arum, sedikit heboh. Aisyah menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.

"Eh... tapi Umi jangan bilang sama Yusuf, kalau nanti Aisyah mau mengajar di pesantren itu," pinta Aisyah, Umi Arum mengiyakannya.

Kemudian mereka berdua kembali melanjutkan obrolan mereka berdua, dengan begitu Asyik.

***

Di pondok pesantren An-Nur, Bu Nawa terlihat baru saja keluar dari ruang rapat guru.

Ia berjalan memasuki sebuah ruang kelas yang kosong, terlihat di sana ada Adam yang tengah, asyik mempelajari buku mengenai keutamaan salat hajat.

"Adam," panggil Bu Nawa. Adam seketika menutup bukunya, dan segera menoleh ke arah sumber suara.

"Ibu." Adam berjalan, mendekati Ibunya, yang tengah berdiri di ambang pintu.

"Ayo! Ikut Ibu ke kantin, ada yang mau Ibu bicarakan sama kamu," ujar Bu Nawa, sambil berjalan terlebih dahulu. Sedangkan Adam, ia berjalan satu meter di belakang Ibunya.

Di sepanjang koridor sekolah, hampir semua santri maupun santriwati memberi salam kepada Bu Nawa, sambil menundukkan pandangan mereka.

Karena, sekarang memanglah jam istirahat ke dua, di pesantren ini, jadi para santri memang sedang berada di luar kelas, untuk beristirahat.

Sesampainya di kantin, Bu Nawa memilih salah satu bangku yang ada di sana, terlihat sebagian santri yang mejanya berdekatan dengan Bu Nawa, segera pergi, berhamburan. Karena Bu Nawa ini, memang sangat di segani oleh para santrinya. Bukan takut, namun para santri hanya tak ingin, membuat kebisingan di dekat pemilik pondok pesantren ini, makanya mereka memilih untuk pergi mencari tempat lain.

"Duduklah," pinta Bu Nawa, kepada Adam. Adam langsung mendudukkan tubuhnya di kursi yang satu meja dengan Ibunya.

"Ada apa Bu?" tanya Adam.

Bu Nawa menarik nafasnya terlebih dahulu, dan menghembuskannya perlahan.

"Begini, jadi tadi ... Ibu dengan para Ustaz dan Ustazah di sini, sudah selesai membahas mengenai sekretaris di pesantren kita. Dan Bu Halimah, sudah benar-benar ingin mengundurkan diri dari pesantren kita ini. Maka dari itu, untuk sementara waktu apa kamu bisa mengurus masalah sekretaris di sini?"

Adam terlihat sedikit berpikir. "Apa Ustazah Halimah, keadaannya masih belum membaik Bu?" tanya Adam. Bu Nawa mengiyakannya.

"Tapi, sampai kapan Adam mengurus jadi sekretaris di sini?" tanya Adam.

"Sampai Ibu mendapatkan sekretaris baru," ucap Bu Nawa.

Sebenarnya Adam seakan enggan sekali untuk mengurus masalah seperti itu di pondok pesantrennya ini, ia lebih senang untuk mengajar di kelas saja, atau mengajar dibagian ekstrakurikuler. Namun ia juga tak bisa menolak permintaan wanita kesayangannya itu.

"Ya sudah, untuk sementara waktu biar Adam yang pegang, tapi Ibu janji ya, kalau sudah ada penggantinya, Ibu harus secepatnya memberitahu Adam," ucapnya. Bu Nawa mengiyakannya, sambil tersenyum menatap anak sulungnya itu.

“Huhft, ujungnya Adam lagi, Adam lagi,” gumamnya dalam hati.

Buah kedongdong dibelah pakai arit

**VOTE DONG! JANGAN PELIT 🤪

Udah sampai sini tapi gak pernah like, gak pernah ngevote. Sungguh terlalu kau markonda.

Tapi, tenang aja, author percaya kok, pembaca di sini orangnya baik-baik, suka nge like, rajin nge vote, gak kayak si MARKONDA yang bisanya cuma baca doang, tanpa mendukung. 🙊 hehe CANDA ya kak**.

1
Nani Sumarni
masih me nyimak alur ceritanya
Vivi Bidadari
Wanita siluman berwajah manusia ga terima ditinggal nikah eehhh mau merebut pula suami org... haduhhh beginian mau jadi dosen gimana mahsiswa/i yg diajar ya minus akhlak..

Mau menyamakan. Aisyah ya beda level lah Nara kamu mah ga ada apa apanya
Vivi Bidadari
Suami macam apa kamu Hanif lebih mementingkkan wanita lain dari istri Mu sendiri ...

Kamu selingkuh Hanif

Biar Aisyah sama Adam aja
Kasna Wati
lanjut jangan lama2 x
Annie Caem
lanjut dink cerita x rme bnget
Samsidar Mnk
lanjut
Muna Muna
lalnjut
Tetty Manik
lanjut
Siti Sarfiah
movelx seru bangat, lanjutkn
NuryamahFatmah
Thor...apa Hanif pacaran sama Nara?
NuryamahFatmah
thorr..kalo panggilan nya Abang lebih mesra deh
Ros Diana
kasihan aisyah dibohongi.
Nurdaidah
ga suka sama hanif. alim tp pegang tangan nara. dasar oon
Nurdaidah
kalau hanif alim ga spt itu. g pernah lht org alim ketempat paxar hehe
Alenia Askiya
katay tamat kok menggangtung....
Alenia Askiya
kok g ada lanjutannya...
Fitrah Fitrah
tlong klo nara mau Hanif
minta ke Aisah baik2
jngan pake cra yg keji , jahat
Novi Handayani
Lanjut
Andi Wati Mallaniung
sama adam aja,hanaf kan ada pacarx.
Rita Handayani
tetap Hanif aja...kasih hati Hanif untuk Aisyah Thor... kasihan Aisya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!