NovelToon NovelToon
Bukan Pacar Bucin

Bukan Pacar Bucin

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Komedi
Popularitas:820.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Azura Ryn

Ina ingin punya pacar dingin seperti di novel-novel lokal yang sering dia baca. Akhirnya dia pun jadian dengan cowok paling dingin di sekolah, Azam. Namun sayang, tidak seperti tokoh-tokoh idamannya yang berubah dari dingin jadi bucin, cowok itu malah makin nyebelin.

"Kenapa Azam gak bucin kayak di novel-novel aja, sih?"
- Ina -

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Azura Ryn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Selamat

Sekarang jiwaku tak tenang, lagi. Jika tadi ingin segera mendengar bel istirahat berbunyi, saat ini aku tidak ingin bel pulang berbunyi dengan cepat. Pesan dari Azam tadi benar-benar menghantuiku. Kuyakin itu hanya prank, tapi jika benar, aku tidak ingin bertemu dengan A Akbar.

Seriusan, ini lama-lama aku sama Azam tukeran posisi. Bukankah biasanya cowok yang main ke rumah cewek duluan? Kenapa malah aku yang harus ke rumahnya? Walau dalam rangka menjenguk orang sakit, sih.

Ke sananya harus nebeng sama orang lain pula. Nanti aku pulangnya gimana? Gak mungkin kan dianterin Azam, dia kan lagi sakit. Gak mungkin juga minta diantar pulang sama A Akbar, plis deh dia bukan Kang Ojek.

Leli sepertinya menyadari kegelisahanku, tatapannya benar-benar menusuk sejak tadi. Aku yakin dia ingin bertanya, tapi takut ditegur sama ibu guru di depan. Kasihan, aku pun membalik buku ke halaman terakhir, lalu menulis, "Sakit perut."

Baiklah, sebaiknya aku berpura-pura sakit saja. Sungguh demi Azam yang jarang ngobrol, aku belum siap ke rumahnya! Aku pengen hubungan kita ini jalan pelan-pelan dan alami. Kalau langsung pergi ke rumahnya itu terasa seperti memotong jalan pas kena macet.

Leli memandangku khawatir, dia pun membalas, "Sabar, bentar lagi juga pulang."

Entah kenapa radarku menangkap jika gadis itu salah paham akan sesuatu. Aku mengendikkan bahu, lalu mencoba fokus pada penjelasan ibu guru. Baiklah, sebaiknya aku berhenti memikirkan Azam barang sejenak.

"Hari ini dicukupkan sampai di sini, jangan lupa kumpulkan LKS kalian di meja ibu." Ibu Liah pun meninggalkan kelas setelah ucapannya diiyakan anggota kelas.

Sekarang jantungku berdetak kencang, aku benar-benar gugup! Tadi Azam hanya bercanda kan? Dia tidak benar-benar menyuruhku datang ke rumahnya, kan?

Aku kembali mengecek ponsel, membaca sebuah pesan yang baru saja masuk. Pas sekali, apa Azam memasang alarm di ponselnya agar ia tahu kapan bisa pulang?

"Jadi ke sini?"

Oke, sekarang aku benar-benar yakin Azam serius. Aku tidak mau ke rumahnya, tapi aku tidak tahu bagaimana caranya menolak. Maksudku hei, dia sedang sakit. Bagaimana bisa aku menolak untuk menjenguk orang sakit.

"Na," Leli memanggilku dengan suara khawatir, "katanya mau ke toilet?"

Kapan aku bilang mau ke toilet?

Ah, sudah kuduga teman satu bangkuku itu memang salah paham. Apa di benaknya hanya terlintas buang air besar saat orang lain mengatakan sakit perut? Benar-benar tidak bisa dipercaya.

Tok. Tok. Tok.

"Permisi," sapa sebuah suara yang cukup familiar. Aku segera menoleh ke pintu, dan benar saja, itu A Akbar! Gila, sekarang rasanya aku mau pura-pura pingsan saja. Bagaimana caranya aku kabur dari A Akbar?

"Kenapa, A?" tanya Parhan yang kebetulan berada di dekat pintu untuk pulang.

A Akbar celingukan, lalu saat matanya menemukan keberadaanku dia segera memasang senyum lebar. "Sini, Na!"

Mati aku! Aku belum menyiapkan alasan untuk ngeles!

Aku tersenyum sepolos mungkin, berpura-pura tidak mengerti maksud kedatangannya.

"Ada apa, A?" tanyaku basa-basi. Duh, padahal hatiku sudah ketar-ketir memikirkan bagaimana caranya untuk segera pergi dari hadapan A Akbar.

"Itu, katanya kamu mau nebeng." A Akbar memasang senyum menggoda, cukup untuk membuat gadis berhati lemah akan coganku meleleh sedikit.

"Oh, itu ... anu ...." Aku tidak tahu harus menjawab apa, akhirnya lipatan rok harus rela aku jadikan pelampiasan akan rasa gugup.

Tapi tiba-tiba suara yang di telingaku terdengar mirip malaikat datang, membuat aku senang bukan kepalang.

"Ina!" panggil seseorang semangat, gadis itu menuruni tangga sambil membawa baju olahraga.

"Ayo ganti baju bareng."

Ah, kenapa aku bisa melupakan itu? Sekarang hari Selasa, jadwalnya ekskul voli. Syukurlah Tuhan masih berbaik hati memberiku jalan keluar.

"Maaf, A, sepertinya tidak usah. Aku harus ikut ekskul dulu. Nanti biar aku yang mengabarinya." Aku memberitahu A Akbar kelewat semangat, masa bodoh jika dia tahu aku sedang berbohong.

Lelaki itu memasang senyum maklum, "Baiklah, kalau begitu aku duluan." Dia pun pergi begitu saja, meninggalkan Fia--teman satu ekskulku yang berwajah cengo. Sepertinya sebentar lagi akan ada rentetan pertanyaan kenapa A Akbar bisa ada di sini.

Takut lupa, aku segera membuka aplikasi WhatsApp dan mengirim pesan pada Azam.

"Maaf, hari ini aku ada ekskul. Semoga lekas sembuh🤗🤗🤗."

1
Najaem
lanjutin plsss
atmaranii
pokonya bsa bkin kngen dan pngn BCA ulang
atmaranii
kngen ma novel ini...pas nengok blm up LG..smga authornya sehat2 y biar bsa up lg🤲
‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎𝐎𝒇𝒇🔇 ‎: udah 5th kak ngga ada up samsek, sumpah sampe skrng aku masih penasaran pake banget😭😭
total 1 replies
Pitpitawewew
masih nungguin di 2025
Riski
Luar biasa
Mala Sia
Lumayan
Kiky Nurischa
ya ampun ngakak bacax si ina berharap si azam peka sampe kucing bertelur jg gak akan peka si azam mah dia tipe org yg hrs ngomong to the point🤣🤣🤣
Kiky Nurischa
astaga temen2 gak ada akhlak malah ditinggalin😆😆
Fitri Lin
baca berulang tetep meleleh dgn gombalan azzam..pdhl yg digombalin ina hiks hiks..kpn nih up lg thor
Shafira Amelia
kpn up nya kk
Najaem
Gatau ini udh berapa tahun nunggu up
Elisa Queen
sudah 3x lebaran thor aku menunggumu
Elisa Queen
kami menanti kelanjutan cerita ini
Elisa Queen
thor lupa sandi kah atau gimna aduh thor
Elisa Queen
aku nunggu 2 thn loh ibi thor
Fullsun Chann
Kak, apa Azzam gamau bukber bareng Ina wkwk
Meida Atini
kasian sekali kamu ya na,heheee
MF -尺ノム刀ノ
kakkk lanjutt dongg.....
kapan up nya thorrr
Huaaaaaaa
Anonim
thor ini uda 2022,, trus nasip pembaca setia karyamu ini bagaimana,,, 😭
Anonim
selalu buka dan cek,,, uda lebih dari setahun thorr,,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!