NovelToon NovelToon
My Kinyis-kinyis Wife

My Kinyis-kinyis Wife

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Pengantin Pengganti
Popularitas:112.4k
Nilai: 5
Nama Author: Faiola Dea

Kania Dahani Larasati, gadis remaja yang cantik, pemberani dan supel. Di usianya yang masih 18 tahun, ia harus terpaksa menikahi calon kakak iparnya yang usianya 32 tahun, Kania terpaksa menikahi kakak iparnya karena kakaknya kabur tepat di hari pernikahannya.
Orang tua Kania memaksa Kania untuk menikah dengan Kevin Anggara agar kedua belah pihak keluarga tidak merasa malu dan bisnis ayahnya juga terselamatkan.


Semua foto yang ada di novel berasal dari Pinterest, jadi hak cipta
milik Pinterest.


Mohon dukungannya dengan cara like, komen, rate, favorit dan vote agar author bisa semangat buat update yup.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Faiola Dea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Morning Kiss

"Gadis ini kecil-kecil tapi banyak sekali tingkahnya. Tidak waktu bangun ataupun waktu tidur, selalu banyak tingkah" Kevin berdecak sebal karena tidurnya terganggu oleh gerakan Kania yang kesana kemari, meski sedang tidur sekalipun Kania tetap mengganggunya.

Kevin dan Kania akhirnya memutuskan tidur seranjang, tapi dengan penghalang guling dan beberapa bantal di antara mereka.

Kevin menyuruh Kania tidur di ranjang bersamanya karena merasa kasihan saat melihat Kania yang tidak nyaman tidur di sofa kemarin malam, Kania senang saat mendengar Kevin menyuruhnya tidur seranjang dengannya.

"Kalo tau akan begini jadinya, nyesel aku nyuruh dia tidur di ranjangku" sesalnya.

Kania menguap dan mulai terbangun dari tidur nyenyaknya. Dan saat Kania membuka kedua mata indahnya, kedua matanya sudah di sajikan pemandangan yang sangat indah. Apalagi kalo bukan wajah tampan suaminya.

"Wahh surga dunia" ucapnya dengan mata yang berbinar. Seperti biasanya Kevin hanya cuek mendengar pujian yang terlontar dari mulutnya.

Kania langsung mengambil posisi duduk menghadap Kevin, "Om nungguin Kania bangun ya? Terus minta Morning Kiss dari Kania ya? Sini-sini Kania udah siap kok" katanya sambil mencondongkan bibirnya dan menutup kedua matanya. Beberapa detik Kania menunggu dengan keadaan bibir yang mencondong dan mata tertutup tapi bibirnya masih belum merasakan Morning Kiss hingga akhirnya ia membuka kedua matanya. Dan melihat Kevin masih dengan posisi awalnya tadi.

"Ihh Om kok PHP in Kania sih" ucapnya dengan cemberut.

"Maksudnya?" tanya Kevin yang tak mengerti maksud Kania yang mengatainya sedang memberi harapan palsu kepadanya.

"Katanya Om mau ngasih Morning Kiss ke Kania, udah Kania tunggu sampe bibir Kania jontor juga!" ucapnya dengan kesal.

"Memang kapan aku bilang akan memberimu Morning Kiss?"

"Gak bilang sih" jawabnya yang bingung sendiri juga, "Terus kenapa Om duduk nungguin Kania bangun sambil natap Kania lagi. Kania mikirnya Om mau minta Morning Kiss dari Kania."

"Bangun udah pagi! Ngimpi teross." ucap Kevin dengan keras, tepat di telinga Kania. Kania langsung lesu, tak bertenaga lagi. Namun, wajahnya kembali ceria saat kedua bola matanya melihat guling pembatas antara dirinya dan Kevin yang berantakan.

"Om mah malu-malu tapi aslinya doyan" katanya dengan senyum sumringahnya. Kevin mengeryitkan dahinya, bingung dengan perkataan Kania.

"Kalo Om gak mau minta Morning Kiss dari Kania tapi Om maunya deket-deket Kania tanpa adanya pembatas di antara kita, benar 'kan?" goda Kania sambil mencolek lengan Kevin dengan raut wajah yang tersipu malu.

Kevin tak menanggapi perkataan Kania, ia memilih berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan memulai aktivitas paginya di hari minggu yang cerah ini.

"Ehh Om tunggu! Kania ikut" teriak Kania dan berlari saat mendapati Kevin yang hendak mandi, tapi semua itu sia-sia karena Kevin sudah menutup pintu kamar mandinya.

"Om buka pintunya Kania juga mau mandi bareng sama Om. Kania ingin lihat perut Om yang kotak-kotak kaya balok es itu, memangnya Om tidak tertarik buat lihat tubuh molek Kania, apa!" teriak Kania yang menggedor-gedor pintu kamar mandi, berharap Kevin membukakan pintu kamar mandinya dan mempersilahkan dirinya masuk untuk mandi bersama.

Di dalam Kevin terus tersenyum mendengar ocehan Kania, "Dasar gadis aneh" gumamnya, yang sedang mandi di bawah guyuran shower.

Kevin selesai mandi tapi ia langsung memakai pakaiannya di dalam kamar mandi juga, sebab jika ia keluar hanya dengan mengenakan handuk yang terlilit di pinggangnya, Kania akan mencoba mendekati dan memegang perutnya.

Kania terus menunggu Kevin keluar dari kamar mandi, ia menantikan Kevin keluar dengan keadaan hanya mengenakan handuk yang terlilit di pinggangnya saja, tapi semua itu tak seperti yang ia angankan.

"Kok Om udah pake baju sih, Kania 'kan ingin lihat hak yang seharusnya jadi milik Kania." ucapnya dengan kesal.

"Memangnya aku bonekamu yang bisa seenaknya kamu lihat! Sana mandi!" suruhnya, sambil mendorong pelan Kania agar masuk ke dalam kamar mandi.

Dengan lemas Kania menutup pintu kamar mandi tapi, "Om mandiin Kania dong. Tiba-tiba tangan Kania mati rasa nih." ucapnya yang mencoba menggerak-gerakkan kedua tangannya.

"Tidak sudi!" balasnya tidak peduli karena Kevin tahu, semua yang terucap dari bibir Kania hanyalah bualan semata.

"Om tega!" ucapnya, akhirnya menutup pintu dan mulai mandi sendiri. Saat mandi Kania terus bernyanyi lagu milik Caca Handika, "Mandi, mandi sendiri. Mandi, mandi sendiri" Kania terus bernyanyi dengan lirik yang sama sampai ia menyelesaikan ritual mandinya.

Kevin dan Kania keluar dari kamarnya, dan turun untuk sarapan bersama. Saat sampai di meja makan, mereka tak mendapati Lina dan Anggara di sana.

"Bi, papa sama mama, dimana?" tanya Kevin pada asisten rumah tangganya yang sedang menyiapkan sarapan.

"Kata tuan Anggara, mereka sedang berlibur sekaligus melihat peliharaan belutnya." jawab asisten rumah tangganya pada Kevin.

Kevin sudah tahu maksud dari kalimat yang asisten rumah tangganya katakan. Tapi tidak dengan Kania, "Om, apa papa juga membudidayakan belut di suatu tempat?" tanyanya penasaran.

"Hem begitulah" jawab Kevin dengan malas.

"Wahh... kalau gitu lain waktu ajak aku berkunjung ke tempat budi daya belut milik papa ya" pinta Kania, ia berharap bisa melihat dan memegang belut peliharaan papanya.

"Tidak!" sentaknya, Kevin menolak dengan tegas permintaan Kania. Dengan perasaan sedih, Kania memakan sarapan yang ada di hadapannya karena Kevin menolak mengajaknya pergi di tempat budi daya belut Anggara.

Bagaimana aku mengijinkan gadis aneh ini bertemu dengan belut papa yang jelek itu. Papa juga sama anehnya, mengatakan bahasa aneh kepada sembarang orang yang seharusnya hanya di katakan pada mama saja.

"Om jalan-jalan yuk. Kita Apel gitu biar kaya anak muda pada umumnya" ajak Kania setelah mereka menghabiskan sarapan mereka.

Bukan terlihat seperti anak muda yang sedang berpacaran, lebih tepatnya orang-orang akan berpikir aku sedang mengajak jalan keponakanku.

"Tidak mau! lebih baik aku berolahraga atau mengerjakan tugas kantor daripada keluar berdua denganmu" tolak Kevin dengan mentah-mentah.

"Om kerja terus, kapan dong waktu bahagiain Kanianya," Kevin tak menanggapi curahan hati Kania, "Bagaimana kalo kita olahraga bersama, Om" saran Kania, yang masih ingin terus bersama dengan Kevin.

"Tidak! Aku tidak jadi berolahraga" tolaknya lagi.

"Kalo begitu Kania akan menemani Om mengerjakan tugas kantor, Om" ucap Kania yang tidak menyerah, meski beberapa kali di tolak Kevin.

"Aku bilang tidak! Kamu ini tidak mengerti perkataanku ya" ucap Kevin yang mulai kesal karena Kania yang terus memaksanya.

Bel rumah berbunyi, menghentikan pertikaian antara Kevin dan Kania. Kania datang ke arah pintu untuk membukakan dan mengetahui siapa yang datang bertamu pagi hari di rumah mereka.

Bersambung....

1
sheila
sllu mnunggu upnya Thor...
Enneem
dilanjutin dong kaka
fidela satyaswari
Thor, knp ceritanya g dilanjut lagi?
aku padahal udh nunggu nunggu eps selanjutnya lho......
soalnya bikin penasarannya
ayo dong Thor dilanjut lagi ceritanya, soalnya seru banget
ig✍risnaafrianty❣❣❣
keren judulnya, bisa kepikiran sampai kesana😁
Ajeng Putri
lanjut dong kaak...👍😘💪
putri wahyuni
lanjutt dungss💖
Rezza Handira: baca juga kak novelku mertua galak judulnya
total 1 replies
Ya Lia
lanjut thor
Virgo Lishuez
lama bangett upnya kakk
Awalshole
lanjut Thor e
Virgo Lishuez
lama bangedd upnya
kia: hai kak, maaf izin promosi yaa
yuk mampir ke ceritaku "PERNIKAHAN WASIAT"😊 (langsung klik profilku)
ceritanya bikin geregetan dan seru abis!!!
terima kasih
total 2 replies
fidela satyaswari
lanjut dong Thor, up nya jangan lama lama. makin kepo tau ga Thor klo up nya lama🥺🥺🥺
fidela satyaswari: tapi juga up nya jangan lama lama bikin greget thor
total 2 replies
Ahmad Aldi
lanjut
Ya Lia
lanjut thor
Desy Fitriyani
cepet up lgi Thor,
Author comell: selalu dukung thor yak, dg cara apapun itu entah itu komen 'lanjut', like, vote agar thor semangat up yak wkwkw
total 1 replies
putri wahyuni
🆙lagiii..udah lama g🆙💪💪💪💪
Devi Erawati
gemes
Kirauhe Sonny
lanjut thor
Hana Me
yuhuuu, up lagiii
baca lagii
Fitri Sasa
gemes deh lihat Kania
Virgo Lishuez
aaaahhh gak sabar pengen kania cepet2 lulus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!