Sejatinya rumah tangga yang harmonis harusnya tidak akan tergoda oleh godaan diluar sana, namun tidak dengan rumah tangga Amara, Tak pernah ia bayangkan jika rumah tangganya berada diambang kehancuran akibat perselingkuhan Victor suaminya, yang tidak pernah ia sadar selama ini. Nyaris tak pernah ada pertengkaran, bahkan keromantisan masih tetap terjaga, seakan menutup noda perselingkuhan Victor diluar sana.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Leo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bahagianya Amara
bab 17
.
.
.
Kecupan tak pernah terlupa saat Victor tiba mengantar Amara tiba dikantor.
" Nanti aku jemput ya.." ucap Victor sebelum melajukan mobilnya kembali.
" Asal tidak mengganggu pekerjaanmu." Balas Amara.
Lambaian tangan Victor mengiringi mobil Yang telah melaju menuju jalanan.
Senyum bahagia begitu terlihat dari wajah Amara
" Kau terus menatap suamimu Am," tegur Jakson yang entah sejak kapan sudah didekat Amara.
" Eh. tuan. maaf," Amara nampak tak enak.
Jakson mengembangkan senyum saat Amara nampak tertunduk.
"biasa saja Am. ayo masuk." ajak jakson yang langsung melangkah lebih dulu.
Amara pun langsung mengekor dibelakang bosnya, Jakson sedikit mengurangi kecepatan jalannya hingga Amara bisa sejajar dengannya.
Tak sengaja Ani dan Sindy yang juga baru masuk melihat Amara yang berjalan dan sedikit mengobrol dengan atasan mereka.
" Lihatlah, Amara terlihat cocok ya dengan Tuan Jakson." ucap Sindy.
" Apaan sih kau ini.. mereka sama-sama.sudah memiliki pasangan jangan aneh-aneh deh." Balas Ani.
" Bukan aneh-aneh. Hanya saja sifat Amara dan tuan Jakson itu hampir mirip jadi terlihat serasi."Timpal Sindy.
" Ya.. dibanding dengan Victor." Tambah Sindy.
" Jangan membuat gosip. Jika didengar karyawan lain Kasihan Amara." ralat Ani.
Ani memilih memanggil Amara saja agar satu temannya itu tidak lagi menjodoh-jodohkan sahabat mereka.
" Amara ?!" panggil Ani.
Amara seketika menghentikan langkahnya begitupun dengan Jakson
" Hay.." Amara terlihat senang saat kedua temannya menghampiri dia.
" Selamat pagi tuan maaf mengganggu." Sapa Sindy dengan sopan.
" Tidak masalah. saya dan Amara kebetulan masuk bersamaan. kalau begitu saya duluan." Jakson melangkah masuk kedalam lift meninggalkan Amara dan kedua temannya.
" Am, apa kau jadi akan berangkat kebali besok ??" Tanya Sindy kala mereka melangkah menuju ruangan.
" Iya. aku bahagia sekali, ideku diterima pasar, dan tuan Jakson bilang ini bisa membuat posisiku naik lagi.." Amara begitu bahagia dan bersemangat.
" wah.. selamat ya Am, akhirnya impianmu terwujud." Ucap Ani seraya memegangi jemari Amara.
" Sama-sama. kalian juga jangan ragu jika punya ide atau sebuah pemikiran, siapa tau tuan Jakson menyetujuinya." Nasehat Amara.
" Kita tidak sepandai dirimu Am. Aku rasa otak kami juga tidak selebar milikmu." Ucap Sindy dengan Asal.
" Jangan berkata begitu kalian harus tetap semangat !!" Amara mengangkat tangan memberi semangat untuk kedua temannya itu. Gerakan itu diikuti Ani dan sindy bersamaan.
"Semangat !!!" Ucap Ani dan sindy bersamaan.
.
.
Victor menghentikan mobilnya tapi tidak dikantor. ia berhenti tepat disebuah hotel mewah yang biasa Victor kunjungi.
Seraya bersiul Victor memasuki hotel itu. tak lupa ia membuka pesan yang terdengar baru masuk.
kamar 1132
Senyum Victor terbit dengan lebarnya. ia melenggang menuju kamar yang dimaksud.
Menyusuri lorong hotel dengan Melihat nomer yang ia cari, Victor berhenti saat tepat berdiri didepan pintu kamar bernomer sesuai pesan yang masuk dalam ponselnya.
Tanpa mengetuk lagi, Victor langsung masuk dan netranya langsung disuguhkan tubuh seksi yang hanya berbalut lingery tipis berdiri membelakanginya dengan menatap keluar jendela kaca Kamar itu.
Victorpun terlihat bersemangat dan langsung merengkuh pinggang Miranda dan mendekap dari belakang penuh hasrat.
" Aku merindukanmu.." bisik Victor ditelinga Miranda.
Miranda terlihat menikmati pelukan Victor dengan memejamkan mata. ia mengusap pipi Victor yang bermanja dipundaknya.
" Kau harus membayar kecemburuanku semalam pagi ini.." Ucap Miranda dengan suara manjanya seraya membuka mata dan kemudian membalikkan tubuh menatap manik mata Victor yang bagai singa kelaparan kala bertemu dengan mata Miranda.
" Only with you baby.." Balas Victor yang dengan brutal langsung me lu mat bibir Miranda. keduanya larut kembali dalam pergulatan penuh peluh yang bergairah.
.
.
.
🤦♀🤦♀🤦♀
Ginian terus sih, jadi haredang deh 😁😁😁
.
.
.
dsr bodoh ya bodoh udh tau bnyk kejadian aneh msh sjj percaya SM suami laknut kyk gtu mau jadi istri Sholeha biar tersakiti aduh Amara kasihan dech mu
makan tu air mata
udh prnh kedapatan kejanggalan PD mereka msh sjj percaya greget jdi baca
buat Thor si Amara cerdasan dikit
mudah"n CPT terbongkar jgn sampai percaya 100 presen Amara mereka berdua it sama laknut