NovelToon NovelToon
Ternyata Istriku Selingkuh

Ternyata Istriku Selingkuh

Status: tamat
Genre:Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:248.3k
Nilai: 5
Nama Author: Amallia

Elvan begitu mencintai istrinya. Begitu juga istrinya yang sangat mencintainya. Namun, setelah menikah tiga tahun lamanya, Clara yang merupakan istri Elvan mulai berubah sikap. Di sela-sela rumah tangganya yang tak baik-baik saja, Elvan terjebak satu malam bersama Rania yang merupakan office girl yang bekerja di kantornya.

Akankah Elvan mempertanggung jawabkan perbuatannya? Ataukah dia tetap pada pendiriannya untuk tetap setia dengan istrinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amallia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode.17

Sudah berhari-hari Elvan menginap entah dimana. Clara juga beberapa kali datang ke kantor suaminya dan meminta suaminya itu untuk pulang ke rumah. Clara merasa seperti seorang istri yang di abaikan. Elvan masih menolaknya untuk pulang.

Pagi ini Clara berkunjung ke rumah Bu Rosma. Dia sengaja pergi kesana karena mengira jika suaminya menginap disana. Clara menarik napasnya lalu menghembuskannya perlahan, sebelum dia mengetuk pintu rumah Bu Rosma. Sebenarnya dia malas berkunjung kesana karena Bu Rosma yang selalu mmperlihatkan sikap tak sukanya. Namun dia datang juga terpaksa karena ingin bertemu dengan suaminya.

Tok tok

Clara mengetuk pintu rumah Bu Rosma. Tak lama, pembantu di rumah itu yang membukakan pintu.

''Silakan masuk, Non!'' ucapnya ramah.

''Teima kasih, Bi.'' ucapnya.

''Sama-sama, Non.'' jawabnya.

Clara melangkah memasuki rumah. Dia menghampiri Bu Rosma yang sedang duduk bersantai sambil menikmati segelas teh hangat.

''Pagi, Mah.'' ucap Clara menyapa. Lalu dia duduk di sofa tepat di depan Bu Rosma.

''Tumben datang kesini?''

''Iya, Mah. Aku datang untuk menemui Mas Elvan. Apa Mas Elvan ada?''

Bu Rosma mengerutkan keningnya pertanda heran.

''Kamu kan istrinya, kenapa nyari suamimu disini?''

''Sudah beberapa hari ini Mas Elvan tinggal di luar. Dia tidak pulang ke rumah. Aku kira Mas Elvan tinggal disini,'' ucapnya.

''Tidak, Elvan tidak tinggal disini.''

''Lalu Mas Elvan kemana, Mah?''

''Mana Mamah tahu. Makannya kalau jadi istri itu harus serba bisa. Bukan hanya pintar dandan doang. Kalau istri serba bisa, pasti suami juga betah di rumah.''

Clara tampak termenung memikirkan kemana kemungkinan suaminya itu pergi.  Dia tidak tahu jika suaminya itu punya apartemen atau mungkin rumah lain. Ya, karena dia yang sibuk dengan kekasihnya sehingga sama sekali tidak peduli dengana suaminya. Mungkin itu salah satunya yang membuat Clara tidak tahu semua tentang suaminya. Yang dia tahu jika suaminya itu merupakan orang kaya nomor satu di kotanya.

''Baiklah, kalau begitu aku mau ke kantornya saja,'' Clara beranjak dari duduknya. ''Permisi, Mah." Clara segera pergi dari rumah itu.

Setelah kepergian Clara, Bu Rosma langsung menghubungi anaknya. KIni Alan sudah mengangkat panggilan teleponnya.

''Hallo, ada apa, Mah? Tumben Mamah telepon pagi sekali?''

''Iya, Nak. Mamah menghubungimu karena ada yang ingin Mamah tanyakan,'' uapnya.

''Mamah mau tanya apa?''

''Kata istrimu, sudah beberapa hari ini kamu menginap di luar. Memangnya kamu menginap dimana?''

''Jadi Clara mengadu sama Mamah?''

''TIdak, Nak, Tapi dia mencari kamu kesini.''

''Aku aman kok, Mah. Walaupun aku tinggal di luar.''

''Tapi kamu tinggal dimana, Nak?''

''Di apartemenku, Mah. Mamah jangan kasih tahu Clara ya kalau aku tinggal disini.''

''Siap, Nak. Kamu tenang saja.''

Kini keduanya sudah selesai berteleponan. Bu Rosma sedikit menyunggingkan senyumnya. Bu Rosma senang karena sepertinya anaknya sudah menyadari jika Clara itu bukan wanita baik-baik.

Dua puluh menit kemudian, Elvan yang sedang fokus menatap layar laptopnya, dia mendengar ada yang mngetuk pintu dari luar.

''Masuk!''' ucap Elvan dengan sedikit menaikkan volume suaranya agar terdengar dari luar.

Terlihat Clara memasuki ruangan itu. Dia mendekati suaminya yang sepertinya sedang sibuk. Sedangkan Elvan hanya menatapnya sekilas. Dia kembali fokus mengerjakan pekerjaannya. Clara menarik kursi, lalu duduk. Kini dia dan suaminya saling berhadap-hadapan.

''Mas, aku mau tanya. Selama beberapa hari ini kamu menginap dimana? Aku tadi pergi ke rumah Mamah untuk menghampirimu. Eh ternyata Mas Elvan tidak tinggal disana,'' ucapnya.

''Aku memang tidak tinggal di rumah Mamah,'' ucapnya.

''Lalu Mas Elvan tinggal dimana?''

''Tidak perlu tahu. Lagian aku baik-baik saja kok walaupun tinggal di luar.''

''Tapi tetap saja Mas Elvan itu punya istri, bahkan istrinya itu sedang hamil.''

''Apa maumu?''

''Aku hanya ingin Mas Elvan kembali pulang ke rumah.''

"Iya nanti. Tapi bukan hari ini.''

''Baiklah, aku akan menunggu Mas Elvan kembali pulang.''

''Lebih baik kamu pulang saja. Tidak baik jika hamil muda tapi suka bepergian,'' ucapnya mengingatkan.

''Iya, aku akan langsung pulang kok. Aku tunggu kepulangan Mas loh,'' ucapnya.

Setelah berpamitan kepada suaminya, Clara langsung saja pulang.

........

Clara penasaran dimana tempat tinggal suaminya, selama menginap di luar. Jadi sore ini Clara memutuskan untuk mengikuti suaminya sepulang kerja.

Clara yang berada di taxi, dia melihat mobil suaminya keluar melewati gerbang.

''Pak, ikuti mobil di depan!'' pintanya.

Pak sopir langsung mengemudikan mobilnya mengikuti kemana mobil Elvan pergi.

Kini Elvan telah sampai di area apartemen yang di tinggalinya. Dia langsung memarkirkan mobilnya di parkiran. Lalu segera pergi menuju ke apartemennya.

Melihat suaminya yag melangkah pergi menaiki lift, Clara langsung mengikutinya. Namun dia masih berdiri di depan lift, menunggu suaminya sampai duluan ke lantai yang di tuju.Barulah setelah itu dia masuk ke dalam lift.

Clara sudah sampai di lantai yang tadi di tuju oleh suaminya. Dia tampak menatap kanan kirinya. Namun dia sudah tidak melihat suaminya. Clara tidak tahu yang mana apartemen yang di tuju oleh suaminya.

Setelah cukup lama berdiri, akhirnya Clara melihat suaminya keluar dari apartemennya. Namun suaminya itu tidak sendiri, tapi keluar dengan seorang wanita.

Tentu Clara terkejut melihat suaminya bersama wanita lain. Apalagi mereka keluar dari apartemen yang sama.

''Apa-apaan ini? Kenapa Mas Elvan bersama wanita lain? Bahkan tadi aku melihat kalian keluar dari apartemen yang sama?'' Clara menatap suaminya penuh selidik.

Elvan dan Rania tentu terkejut, karena tiba-tiba ada Clara disana.

Clara memperhatikan wanita yang berdiri di samping suaminya yang tak lain adalah Rania. Sepertinya dia pernah bertemu dengan nya, namun dia lupa pernah bertemu dimana.

''Saya hanya pembantu di apartemen milik Pak Elvan,'' uca Rania beralasan. Rania berusaha agar raut wajahnya tetap tenang.

''Benar, dia itu pembantuku. Kebetulan di apartemenku ini ada dua pembantu. Kalau tidak percaya, biar aku panggilkan bibi yang satunya lagi,'' ucap Elvan.

Sebenarnya Clara tidak percaya begitu saja apa yang di katakan oleh suaminya dan juga Rania. Karena mana ada pembantu memakai pakaian branded. Namun Clara pura-pura percaya dulu saja.

''Iya aku percaya.'' Clara mencoba percaya walaupun dalam hatinya masih menyimpan kecurigaan terhadap suaminya. ''Tapi, kalian mau kemana?"' tanya Clara.

Elvan juga Rania sama-sama terdiam memikirkan alasan apa yang akan mereka katakan.

"Mas mau antar dia ke swalayan. Kebetulan beberapa stok bahan makanan sudah habis," ucap Elvan.

"Nanti saja perginya. Aku mau masuk dong ke apartemen milikmu," Clara berucap kepada suaminya.

"Baiklah, mari masuk!"

Rania melangkah masuk duluan. Dia akan menemui Bi Darmi. Kebetulan Bi Darmi sedang ada di dapur.

"Bi, di luar ada tamu. Dia istri pertamanya Mas Elvan. Misalkan dia bertanya mengenai aku kepada Bibi, jawab saja kalau aku ini pembantu disini."

"Baik, Non." ucapnya.

Bi Darmi tidak akan bertanya lebih kepada Rania. Karena tugasnya sebagai pekerja hanya menurut saja.

1
Selamet Turipno
WOI AUTHOR ANJING KATANYA JUDUL ISTR YG SELINGKUH INI MALAH BANYAK CERITA ELVAN DAN RANIA BENAR BENAR AUTHOR ANJING
Aldi ana
trs di genjot
Aldi ana
di genjot trs
hellena jsn
novel pertama Yang aku baca watak lelaki nya bodoh cam elvan...bkin malas baca Kalo watak kelewat bodoh
Aan Darian
Roy sama Clara... di rantau bareng wkwkkwkwk
Aan Darian
nak Tek tok nya... elvan tegas, Clara antagonis yg ngegemesin, Rania wanita yg polos tapi ga lebay, Bu Rosma pendukung yg baik...
Tokoh2nya kuat karakternya...
Aan Darian
enak Tek tok nya... elvan tegas, Clara antagonis yg ngegemesin, Rania wanita yg polos tapi ga lebay, Bu Rosma pendukung yg baik...
Tokoh2nya kuat karakternya...
Simon Tambun
Rania hamil lagi ya pasti dong...wong digenjot terus sama Elvan koq
Simon Tambun
Itu aja jadi pembahasan ya
Simon Tambun
Pasti biar sekalian ya maksud si Elvan
Simon Tambun
Diajak berhubungan badan aja biar mulut nya mendesah nggak diam terus seperti itu
Simon Tambun
Dasar Reno tukang ngadu dia itu...dulu sewaktu mau didekatkan sama Ningsih sok jual mahal
Simon Tambun
Asal aja bukan didasari sifat licik nya si Roy
Simon Tambun
Emang nya kenapa dengan status pembantu ya???
Simon Tambun
Ada-ada aja Ibu mertua dan menantu nya ini
Simon Tambun
Bingung si Reno nya ya..... Tapi si Ningsih cantik kagak menurut kamu Reno😂😂😂
Simon Tambun
Dengan anak mu apa dengan Rania istri mu😂😂😂
Simon Tambun
Gimana sih Bu Rosma ini...kalo sama Elvan anak nya nggak mungkin lah😁😁😁 pasti nya ke si Reno dong
Simon Tambun
Ningsih apakah akan sementara bekerja pada keluarga Elvan atau untuk selama nya yaaa
Simon Tambun
Terlalu betul kalau Elvian macam-macam ya Thor...karna semua tau kan bagian itu pasti ada jahitan nya😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!