The story of the alchemist..
Kisah sang ahli kimia..
___________________________________
*Jing xia yu adalah wanita dewasa dari abad 21 dia adalah seorang dokter ahli dalam bidang ilmiah Dari meracik obat atau pun racun. Dia juga seorang atlit beladiri saat usia nya masih muda.
Dia di khianati oleh kekasih dan temannya sendiri sampai kematian menjemputnya. setelah kematiannya di dunia moderen ternyata dia terlahir kembali sebagai permaisuri dari kekaisaran xing.
Permaisuri itu bernama XIA WEI NUAN dia menikah dengan salah satu raja dari kerajaan xing anak kelima dari kaisar jiazhen, xia wei menikah karena jebakan dari selir yenny yaitu ibu tirinya. xia wei menjalani kehidupan seperti di neraka dia selalu di fitnah dan mendapatkan hukuman dari suaminya karena perbuatan dari mantan kekasihnya sampai kematian menjemputnya.
xia yu terlahir kembali dan menempati raga xia wei yang telah meninggal akibat hukuman yang sudah melampaui batas kesanggupannya, xia yu bertekad untuk balas dendam..
novel ini terinspirasi dari satu novel dan komik yang aku baca.. Jika kalian pernah baca, pasti kalian tahu novel dan komik yang aku maksud.. maaf
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cuiss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
17. Ini masakan ciptaan ku sendiri
**
Sinar sang surya telah menyapa semua umat manusia yang masih tertidur. Beberapa dari mereka ada yang masih nyenyaknya dengan tidurnya seperti tak ingin memulai rutinitas harian. Namun ada juga yang mulai pada subuh dini hari seperti gadis yang satu ini. Xia yu sedang berendam di bak mandi kayu yang terisi dengan air hangat, gadis itu baru saja berolahraga seperti biasanya diawal hari dimana bulan dan matahari berada di barisan yang berlawanan arah.
Di kehidupannya yang dulu Xia yu terbiasa bangun pagi sebelum orang lain bangun. Dia memiliki rutinitas harian paginya yang tidak bisa dihentikan meskipun dia sekarang berada di tubuh yang berbeda.
Setelah selasai mandi dan berpakaian Xia yu berjalan ke arah tempat tidur disana masih ada gadis kecil yang tertidur dengan lelapnya sampai suara langkah yang Xia yu pijakkan diatas lantai tak terdengar olehnya. Xia yu duduk di pinggir kasur itu dan mencoba membangunkan gadis yang masih tidur dengan pulasnya.
"Fang yin bangunlah." Ucapnya dengan suara yang sedikit pelan tak ingin mengejutkan gadis itu.
"Mmm.." Fang yin masih menutup mata dengan erat, dia enggan membukanya.
"Fang yin bangun.." Xia yu kembali memanggil namanya agar terbangun.
"Nini, sebentar lagi aku masih ngantuk nanti saja beli tepungnya." Fang yin malah mengigau, mendengar hal itu Xia yu hanya bisa terkekeh geli. Nini adalah sepupu dari fang yin yang tinggal bersama ibunya di kediaman Xia yu, gadis itu juga menjadi pelayan tapi sekarang telah di berhentikan oleh yue yin anak kedua dari Selir Yenny.
"Fang yin jika kau tidak bangun, aku akan meninggalkanmu di sini sendiri." Setelah mengatakan itu Xia yu berdiri berjalan ke arah tempat duduk disana telah tersedia makan yang dia buat sendiri pagi-pagi buta sekali.
Samar-samar Fang yin mendengar suara nonanya, detik berikutnya dia langsung mengerjapkan tubuh dan pikirannnya kemudian mencari sosok sang nona. Fang yin sadar sekarang hari telah siang tapi dia masih tidur. Dengan perasaan bersalah dia turun dari tempat tidur dan bergegas menghadap Xia yu yang sedang membaca buku. Fang yin bersujud di bawah kaki Xia yu memohon maaf atas keterlambatannya melayani nonanya.
"Nona, saya mohon maaf karena telah membuat nona marah dan maaf juga saya terlambat bangun untuk melayani nona." Lirihnya setelah berada dihadapan Xia yu.
Tindakan Fang yin yang begitu tiba-tiba membuat Xia yu terkejut, "Apa yang kamu lakukan, cepat bangun." Ucap Xia yu bergegas memegang kedua bahu Fang yin. Gadis polos itu pagi-pagi sudah bikin orang kaget saja.
"Maafkan saya nona, tolong jangan tinggalkan saya nona, saya tidak mau berjauhan lagi dengan anda." Rengek Fang yin dengan wajah sedihnya, dia tidak ingin Xia yu marah padanya dan meninggalkannya lagi.
"Memangnya siapa yang mau ninggalin kamu hum?" Jawab Xia yu seraya mencubit pipi Fang yin. Muka bantal bercampur kesedihan itu tak kuasa menahan rasa gemas di hati Xia yu, secara refleks gadis itu mencubit salah satu pipinya kemudian menariknya dengan cepat karena takut menyakiti gadis itu.
"Nona, kan tadi nona bilang mau ninggalin saya kalo saya tidak bangun." Lirih fang yin bingung.
"Haih.. Kamu ini begitu saja langsung mau sedih." Xia yu mengeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkahnya.
"Nona.." Fang yin kembali bersedih.
"Aku kan tidak bilang mau ninggalin kamu kemana, aku hanya bilang ninggalin kamu dan aku hanya ninggalin kamu makan bareng soalnya kau susah sekali saat di bangunin, bukannya bangun malah ngigau." Jelas xia yu membuat Fang yin malu seketika.
"Mm, maaf nona." Lirih Fang yin, dia memohon maaf dengan menundukkan wajahnya karena malu.
"Sudahlah sekarang kau bersihkan dirimu dan cepat kembali kita sarapan bersama. Aku akan menunggumu karena kau sudah bnagun." Titah Xia yu.
"Baik nona, sekali lagi saya mohon maaf." Fang yin bangkit dari duduk dan membungkuk.
"Ya, sudah sana cepat mandi." Xia yu mengibaskan tangannya, barulah Fang yin bergegas pergi untuk membersihkan diri. Sementara Xia yu kembali duduk dan membaca buku lagi, dia terlihat sangat serius ketika membolak-balikan halaman buku untuk mencerna semua yang tercatat dalam buku itu.
Waktu berlalu sekitar dua puluh menitan, tidak butuh waktu lama bagi Fang yin untuk membersihkan dirinya, dia kini kembali menghadap nonanya kemudian berkata. "Nona saya sudah selesai membersihkan diri."
"Hum, kemarilah duduk bersamaku." Jawab Xia yu terlihat begitu santai.
Kedatangan Fang yin yang begitu tiba-tiba sedikit mengejutkannya ketika terlalu fokus saat membaca, untungnya dia bisa bersikap lebih santai untuk menutupi keterkejutannya. Dengan gerakan yang elegan namun cepat, Xia yu memasukkan kembali buku itu kedalam kotak spesialnya tanpa sepengetahuan Fang yin.
Fang yin menatap takjub pada deretan makanan yang tersaji diatas meja. Dia bingung darimana semua makanan itu. "Nona, makanan ini?" Ucap nya seraya menunjuk pada makanan itu.
"Cepat makanlah ini aku yang buat." Jawab Xia yu singkat. Karena Fang yin sudah ada dia mulai mengambil satu lembar roti pipih yang berbentuk bulat.
"Nona yang buat?!" Mulut Fang yin terbuka lebar, dia terkejut. Awalnya dia mengira makanan itu mungkin diberikan oleh para pelayan yang bekerja pada Raja Liu, dia tidak menduga jika hidangan yang ada didepannya itu dibuat oleh Xia yu.
Melihat tingkah Fang yin, Xia yu sigap merobek roti dan mencampurkannya dengan tumis telur orak arik yang diberi bumbu rahasia yang dibuatnya kemarin. Tadi pagi selain membuat roti Xia yu juga membuat hidangan lainnya.
"Bagaimana rasanya, apakah enak?" Tanya Xia yu.
"Mmm, enak nona. Makanan ini sangat lezat, baru kali ini saya memakan makanan yang selezat ini." Jawab Fang yin jujur, dia sangat antusias dengan masakan Xia yu.
"Ini masakan ciptaanku sendiri. sudahlah makan saja nanti kita akan keluar untuk menjual minyak yang kita buat." Xia yu mengalihkan pertanyaan fang yin, dia terlalu malas menjelaskan banyak hal pagi-pagi begini.
"Mm baiklah saya makan, terimakasih nona dan maaf juga saya bangun kesiangan tadi." Fang yin menatap penuh rasa bersalah terhadap Xia yu.
"Ya sudahlah, kapan makannya kalau kamu minta maaf terus?" Tegur Xia yu lelah mendengar kata maaf terus dari Fang yin, padahal dia yang salah karena mengerjai gadis itu.
"Maaf..." Lirih Fang yin kembali menundukan wajahnya tak kuasa melihat wajah marah Xia yu.
"Maaf lagi? Kamu ini benar-benar ngeyel ya, cepat makan jangan sampai aku melihat mulutmu tak penuh dengan makanan kalau tidak aku akan tinggalkan kamu sendiri disini." Xia yu berkata dengan serius dan menyematkan satu ancaman.
Mendengar ancaman nonanya tanpa berkata lagi Fang yin langsung mengambil makanan yang ada dihadapannya dan dengan cepat memasukan makanan itu kedalam mulutnya sampai penuh seperti balon. Sedangkan Xia yu hanya bisa menahan senyum bahkan terkekeh geli melihat kelakuan Fang yin yang patuh seperti itu.
****tbc**
AQ KIRA THOR NYA LAKI2...
LEBIH BANYAK KOMENTAR dr pd CERITANYA
ternyata masih "tergantung" ...
cerita sebelumnya juga dah lupa🤭🙏
masih nunggu lanjutnya
skrg dithn 2025 balik lagiiiiiii nunggu bgt lanjutannyaaaa
tapi kenapa masih ga ada lanjutannyaaaaa
hiks hiks sedih deh
padahal favorite bgttttttt
author ke manaaaaaa😫😫😭😭😭😭
email dan fb ku pun username xia yue krn suka bgttttttt sma novel ini terutama dgn karakter xia yue ......
dilanjutkan. kenapa digantung Thor?