menceritakan kisah Azril dan teman temannya ketika bersekolah di Smageat... teman baru masalah osis dan Farrel, apa yang terjadi antara Azril dan Farrel dan bagaimana dengan sang ketua kedisiplinan yang bernama Layla delta breninndy?
.... see....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dipanggil ndholLep saja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
villa
5 menit menunggu Tama dan Afi di rumahnya Zidan membuat Azril dkk merasa bosan dan boring dong hingga akhirnya kedua pemuda itu nongol juga dari arah timur.
"kemana sih lo lama bet, bambang udah capek nunggu neh kebelet nyusu"sewot Rendy sambil mengelus elus bambang
"neh si tama keceret, gua juga capek nunggu tau gak"afi mulai jengah
( keceret \= berak di celana )
"udah jadi gak nih??"tanya Windy
"capcyus"Rendy memasuki mobil
Dua jam perjalanan akhirnya mereka sampai di sebuah villa milik orang tuanya Zidan yang hampir dua bulan tidak dihuni.
"yakin nih ??"tanya Lay pada keenam temannya itu
"yakin,udah yuk masuk didalem udah ada leon, bryan, ma putra dinda kayla juga udah ada"jawab Zidan sambil mengambil ranselnya
"yuk masuk bambang"Rendy mengambil bambang markonah dari saku celananya
sampai si dalam villa terlihat villa itu sedikit gelap karna memakai lampu kuning di bagian depannya.
"ikkkhhhh serem"Tama bersembunyi dibalik lengannya Afi
"hanjay"Afi menepis Tama dari lengannya
Mereka berjalan menuju ruang tengah, terlihat disana Leon dkk sudah ngumpul dan bermain handfhone mereka masing-masing.
"udah lama nunggu bro? " sapa Afi
Afi dan Bryan melakukan tos
ala ala mereka
"baru 15menitan bro"jawab Putra
"gua beliin jajan ya, yok zrel"ajak Rendy
Azril tak berguman apapun langsung ngebutut si Rendy
"eh"Rendy berbalik ke arah Windy
"mommy, jagain dedek bambang dulu ya"rendy memberikan bambang markonah ke windy
"iya daddy"jawab Windy yang mengambil bambang dari tangan rendy
"bjir" guman leon
Mereka pergi ke Alfamei terdekat untuk membeli beberapa jajan dan zuzu.
"eh dan... di villa angker nggak"tanya Dinda
"ga tau, gua juga cuman beberapa kali doang ke sini"jawab Zidan yang fikus di bukunya
"yakin nih dan??"tanya Afi
"semoga"jawab Zidan, lalu dari arah dapur terdengar suara panci yang jatuh
"inalilah, subhanallah, anjayyyyyy"kaget mereka semua
"paling kucing" jawab Putra yang fokus dgn gamenya
Tak lama Azril dan Rendy datang, mereka meletakkan apa yang mereka bawa di meja, dan mengambil buku.
"eh, besok ada pendaftaran ketos & wakilnya, diantara kalian ada yang minat gak?"tanya Lay kepada temannya, Azril sekilas mengangkat alisnya
"guaa minat nin"jawab Azril, jawaban Azril membuat mereka semua memandangnya dgn ekspresi bingung
"nin?"tanya Windy
"berinndy kan"jawab Azril dgn santai
"cie uhuy, panggilan zheyeng"ledek Rendy
"alay"Guman Bryan
"uhuy, kalo azril panggilan sayangnya apa nin??"tanya kayla dgn nada meledek
"ayang zaka ayang zaka"tambah Tama
"apa sih lu"Lay malu setengah kesel hanya menyembunyikan wajahnya, mereka hanya asik saja dgn buku mereka masing masing
"udah jam sembilan nih,tidur yuk"Windy mengajak teman temannya
"yuk beb"Rendy menarik lengan Windy
"dih mau tidur berdua lo, mau nanem kecebong apa , ****,,....heh belom muhrim"protes Afi
"njer mau kelon"ledek Bryan
"nanem kecambah ren"tambah Tama
"astagfirullah temanku"Rendy yang hanya mengelus dada
"bobok sana udah malem"Leon membereskan bukunya dan menggandeng tangan Afi
"besok yang telat bangun ditinggal"tambah Lay yang faham kalau Rendy itu anaknya susah dibangunin
"iya nindynya zaka"ledek Rendy yang berbalik dan mengambil bambang markonah
"masih mau ledek ledekan,, kalau besok telat jangan salahin gua yang ngusulin nginep disini"Zidan yang berjalan dgn santai
disini lama ga hujan
semangat thor
aku padamu