novel ini menceritakan tentang seorang santri yang bertemu dengan jodohnya disalah satu pesantren tempatnya menimba ilmu
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aldiena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 16
"sebentar ya" ucap ku pada hilya sambil mengangkat telpon
"siapa?"
"ummah" jawabku
'assalamualaikum ummah' sapaku ketika ummah sudah terlihat
'waalaikumsalam nak. gimana kabar kamu?'
'baik ummah, ummah sama ayah sehat?'
'alhamdulillah ummah sama ayah sehat'
'ummah' panggil hilya tiba-tiba
'loh kok kamu dirumah fisya nak, lagi main ya?'
'disuruh nginep sama fisya ummah. katanya kangen sama hilya'
'ummah kangen sama kalian, besok ummah kesana ya. ummah bawain makanan yang banyak'
'ummah, fisya sama hilya minggu depan pulang ke pesantren koq jadi ummah ngak usah kesini ya. ummah istirahat aja dirumah minggu depan baru ke pesantren ya'
'ummah kangen banget nak sama kalian. boleh ya ummah kesana'
kami berbincang dengan ummah dan akhirnya kami menyerah dan besok ummah akan berkunjung ke sini. karena sudah malam kami pun langsung pergi tidur.
***
pov zaky
aku sampai dirumah sekitar pukul 23.00 wib. karena lelah aku langsung terlelap. sebenarnya waktu kepulangan ku masih 1 minggu lagi. Tapi karena semua masalah sudah beres dan restoran bisa ditinggal pada orang kepercayaan ku. sebenarnya pengen banget nelpon istri, tapi berhubung ingin membuat kejutan jadi ditahan lah 1 minggu lagi.
bulan sudah berganti matahari. aku keluar dari rumah dan menuju ke rumah ummi untuk sarapan.
"tadi mertua mu telpon katanya mau ke tempat pkl fisya. sekalian juga mampir kesini katanya"
"ummi bilang ngak kalau zaky sudah pulang?"
"ngak, ummi juga lupa tadi kalau kamu udah pulang. oh iya nak, ummi cuma mau ngingetin sama kamu jangan pernah nyakitin istri kamu, pastikan wanita di masa lalumu itu tidak akan mengganggu keluargamu"
"insya allah ummi. nafisya sudah mengambil seluruh hati zaky dan tidak akan ada tempat untuk wanita lain"
"kamu ngak mau ke tempat istrimu?"
"kalau zaky ke sana yang ada nanti nafisya zaky bawa pulang kesini"
"rencana kamu hari ini apa?"
"mau belanja perlengkapan rumah yang kurang. ummi ikut ya" ummi hanya menganggukkan kepala dan aku melanjutkan sarapan pagi di temani oleh ummi.
***
pagi hari kami berjalan-jalan disekitar rumah untuk mencari sarapan. selesai sarapan, kami melatih murid-murid untuk penampilan saat perpisahan nanti.
"mbak fi, ada ummahnya mbak diluar" ucap mila tiba-tiba menghampiriku. Aku, fizah dan hilya langsung keluar.
"ummah" panggilku sambil berlari langsung menghambur ke pelukan ummah.
"ummah kangen sama kamu nak" ucap ummah sambil mencium wajahku. Aku langsung memeluk ummah dengan sangat erat
"ummah" sapa hilya dan fizah bersamaan. ummah membentangkan tangannya dan kami pun berpelukan bertiga
"ummah sama siapa?" tanyaku
"sama santri. ayah ngak bisa ikut ada keperluan lain soalnya. masuk yuk ummah bawa makanan buat kalian. ayo makan"
"Nanti dulu ummah, temen fisya masih ngelatih buat perpisahan nanti makan bareng-bareng" ummah hanya mengangguk kepala mengiyakan.
kami pun masuk kedalam rumah. kami berbincang-bincang diruang keluarga. banyak yang aku ceritakan pada ummah termasuk tentang kak nizar.
"sikap mu sudah bener nak, tapi nanti kalau nak zaky sudah pulang kamu ceritakan semua yang terjadi disini biar ngak ada salah paham suatu saat nanti. ummah ngak mau kalau rumah tangga kamu ada masalah"
"iya ummah"
kami pun berbincang-bincang dan makan bersama setelah latihan selesai.
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa