NovelToon NovelToon
Cintai Aku!

Cintai Aku!

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Duniahiburan / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Yudhi Nita

Update santuy!!


Disarankan untuk membaca novel sebelumnya yang berjudul Terjebak Pernikahan, karena novel ini merupakan sequel dari novel tersebut.

Menceritakan keseruan Bianca dan Key dalam rumah tangga, mengasuh anak lelaki mereka, Kin Dhananjaya Bajra.

Sementara Felix dan Kimmy terlibat hubungan yang rumit.

Begitu pun kisah Susan, apakah dia berhasil dalam hidupnya?

Bagaimana kisah mereka? Ikuti yaa ....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yudhi Nita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Satu Tahun Baby Kin

Waktu bergulir begitu cepat, tanpa terasa usia baby Kin menginjak tahun pertamanya. Balita itu telah belajar berjalan setapak demi setapak. Kosakatanya pun bertambah seiring waktu. Bianca dan Kimmy selalu mengajaknya bicara, mengobrol hal-hal apapun. Anak balita itu menyimpan banyak kosakata untuk dia ucapkan.

"Mami ... tutu," pintanya saat meminta minum.

"Timi ... etong," ujarnya jika meminta Kimmy untuk menggendong.

Bianca telah mengajarkan pada Kin agar dia memanggil Kimmy dengan 'tante' tapi Kin belum bisa mengucap tante.

Pagi itu, Kin berjalan merambat ke Felix. Pria dingin itu hanya melambaikan tangan pada Kin.

"Eyik ... eyik ...."

Felix mengerutkan dahi.

Ngomong apa dia?

"Dia panggil Bos Pelix," ujar Kimmy.

"Ooh .... Halo, Tuan Muda Kecil Kin," sapa Felix dengan datar.

Balita itu berdiri memegang tangan sofa dengan kaki yang belum terlalu kuat berdiri lama. Sebentar kemudian, dia menjatuhkan diri dan kembali berdiri. Dia terlupa akan Felix dan berkonsentrasi pada mainan yang ada di atas karpet ruang tamu.

Felix tercenung, merasa dicuekkin. Dia menggelengkan kepala, lalu pergi ke depan untuk bersiap ke kantor pagi itu.

Sepertinya dua gigi bawah Kin akan keluar dan terasa sangat gatal, semua dia gigiti. Dua gigi atas telah tumbuh sewaktu usianya enam bulan. Kin meraih sebuah mainan dan kemudian menggigitinya. Kimmy menemani Kin bermain di ruang tamu.

"Coba ini Bos Kin, ngeeeng ... ngeeeng ...."

Kimmy melajukan mobil mainan di depan balita itu. Kin memperhatikan dan menirukan cara Kimmy bermain. Mengambil mainan yang dipegang Kimmy, kemudian meletakkan di atas karpet.

Dia merekam suara mobil yang diucapkan Kimmy, tapi belum bisa menirukannya. Balita itu kembali menggigiti mainannya.

Hari ini hari ulang tahun Kin. Namun, Bianca dan Key tak ingin mengadakan acara ulang tahun, mengingat keamanan. Akhir-akhir ini banyak pemberitaan tentang penculikan bayi dan balita. Mereka merasa ingin melindungi keamanan balita mereka. Untuk soal imunisasi saja, harus dokter pribadi yang melakukannya.

Balita itu semalam demam karena esok kemarin disuntik imunisasi oleh dokter anak pribadi khusus. Lebih lagi, gigi bawahnya akan tumbuh.

"Demam mungkin akan terjadi, tapi jangan kuatir, Nyonya. Berikan banyak ASI, pakaikan pakaian yang nyaman dan beri penurun panas. Yang mesti dikuatirkan jika panas melebihi empat puluh derajat celcius dan balita mengalami kejang. Langsung hubungi saya," ujar dokter pribadi Kin.

Bianca menuruti apa kata dokter. Untunglah, pagi tadi balita itu kembali sehat dan tak demam lagi.

Pagi ini, Bianca akan pergi ke hotelnya dan berpesan pada Kimmy agar menjaga Kin di rumah.

"Kimmy, tolong jaga Kin dulu. Aku mau menengok kemajuan hotel dulu," pamit Bianca sambil membenahi rambutnya yang dikepang satu agak acak tapi terlihat indah dan natural.

"Baik, Bos Nona."

"Menu pagi ini untuk Kin, sup tahu dan telur ayam kampung. Untuk ASI sudah ada di botol ASI di dalam kulkas, ya?" pesan Bianca.

"Iya, Bos Nona."

Bianca melirik jam tangannya. Pria yang ditunggu sedang menuruni tangga, membenahi dasi. Entah kenapa untuk beberapa orang, acara membenahi dasi seperti menambah kekerenannya.

Sejenak Bianca memperhatikan pria tampan yang sekarang telah menjadi suaminya itu. Dulu, dia tak pernah berani membayangkan akan menikah dengan seorang pengusaha. Kaya raya pula.

"Sayang, ayo ...."

Ucapan Key yang ternyata telah berada di depannya membuyarkan lamunan. Bianca tersenyum dan menggandeng pria itu. Mereka menciumi baby Kin yang sudah akan merengek, tapi Kimmy mengalihkan perhatian balita itu dengan mainan-mainan.

Mereka melewatkan acara makan pagi.

"Aku di rumah saja, Kin akan main bersamaku," ujar Pak Anton keluar dari ruang makan.

"Iya, Papa!" seru Bianca senang.

"Tek ... tek ...." ujar baby Kin

"Kenapa bayi ini bilang jorok??" tanya Key. Begitu juga batin Felix.

"Dia bilang kakek, bukan tetekk!" ralat Bianca. Dia tak habis pikir kenapa pria-pria tak dapat mengerti kata-kata seorang balita.

"Papa, kami berangkat dulu. Papa baik-baik ya di rumah dengan Kin ...." ujar Bianca. Wanita itu melirik sebentar ke balita yang sedang asyik bermain dan diajak ngobrol oleh Kimmy.

"Kin Sayang, Mommy tak akan lama ...." desis Bianca sambil perlahan keluar dari ruang tamu.

Usai mereka bertiga pergi, Pak Anton mengajak Kin untuk berjalan-jalan.

"Kimmy, biar Kin berjalan-jalan di kompleks denganku," ujar Pak Anton pada Kimmy yang sedang mengajak Kin bermain.

"Baik, Bos Tuan Besar."

Kimmy memandang balita yang sedang memutar-mutar mainannya dengan bibir mengerucut serius.

"Bos Kin, sama Kakek dulu ya?" ujarnya. Balita itu mengangkat kepala mendengar kata kakek.

"Tek ... tek ...." panggilnya pada Pak Anton.

"Iya, sama Kakek. Sini ...." Pak Anton melebarkan tangannya, kemudian Kin berdiri dan melangkah tergesa, terhuyung ke pelukan kakeknya.

Pak Anton mencium kemudian menggendong balita dengan berat dua belas kilogram itu, lalu membawanya keluar untuk mengitari kompleks yang aman.

Kimmy memasuki ruangan baby Kin untuk membersihkannya. Beberapa baju Kin yang kotor masih teronggok di rak baju kotor. Dia segera membawanya ke laundry room, memasukkannya ke dalam mesin cuci dan menunggu mesin itu bekerja dia kembali ke kamar sembari membersihkan kamar bayi itu dengan vacuum cleaner. Tak terlewat sedikitpun debu yang menempel. Setiap hari Kimmy membersihkan kamar itu hingga begitu bersihnya. Kebersihan adalah hal yang utama bagi Kimmy untuk baby Kin.

Setelah membersihkan kamar, dia mulai ke dapur untuk menyiapkan sarapan Kin.

"Kimmy, persiapan makan untuk tuan kecil Kin ada di meja khusus di sana," tunjuk Hana pada meja baru di sudut dapur. Dia tak mau menu makan tuan kecilnya tercampur dengan makanan lain untuk orang dewasa.

Para pelayan begitu menyayangi tuan kecil mereka.

"Baik, Hana," ujar Kimmy.

Gadis itu melangkah ke meja yang dimaksud. Segala perlengkapan seperti food processor, penghangat bubur bayi, pengukus, panci, pemeras jeruk, parutan keju, mangkuk dan sendok khusus tersedia lengkap di sana. Lemari khusus pun ada. Lemari itu menjadi tempat penyimpan beras organik, beras merah, kacang hijau, minyak zaitun, butter dan keju bayi. Bahkan beragam jenis sayur dan buah organik ada di lemari es khusus baby Kin. Kimmy senang sekali semua dibuat mudah di rumah ini. Segala sesuatunya tersedia.

Baru saja dia menyiapkan bahan makanan yang akan dimasukkan ke pengukus, tiba-tiba ponselnya bergetar. Jika sedang membawa baby Kin, dia tak akan membukanya. Kali ini dia membuka dan membaca pesan dalam ponselnya, pesan yang dikirimkan oleh ibunya dari desa.

[Kimmy, bisakah kamu pulang minggu ini?]

Kimmy berpikir sebentar kemudian membalasnya.

[Nanti aku minta ijin Bos Nona, Ma. Aku usahakan.]

Tak ada lagi balasan dari ibunya. Kimmy memasukkan ponselnya ke saku lalu melanjutkan pekerjaan sebelum tuan kecil pulang dari jalan-jalan.

******

Plagiarisme melanggar Undang-undang No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

1
ZHANG LINGHE 🥰🥰🥰
😁😁
Silvia Karundeng Manampiring
🤣🤣🤣🤣 ada ada saja kamu kk author.. hehehe
Fatma Arek Magetan
touge thor 🤣🤣🤣🤣
Fatma Arek Magetan
yaa Allah ngakak aq thor
Lisa Icha
aduh si Kimmy emang nekad ya.😂😂😂😂🤣🤣🤣🤣mula baca ayem puer from Indonesia bikin Aku ngakak sakit perut.Ya pastilah mas bule itu mikir kamu orang miskin gitu lalu diberi uang🤣🤣🤣🤣
Lisa Icha
aduh 🤣🤣🤣🤣🤣🤣😂😂😂😂😂si Felix Sama blo oon kayak si Kimmy.Nikah beneran dipikir main2
Lisa Icha
hahaha Felix ma Kimmy lagi perang Asmara ya kayak Tom n jerry 😂😂😂😂.
westi
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Khoerun Nisa
udah cari yg judul nya mas duda l love you tapi pas di baca GK sama alurnya SMA di cerita ini di atas kan Caca nmnya klu di sebelah nur orang betawi
Lia Rochmatuz
Ah kin, ngeganggu suasana yang lagi romantis ajh sih
Lia Rochmatuz
Kirain pistol beneran yang izinya peluru, ternyata malah pistol Air.. ngakak jamaah... lagi tegang2nya tapi masih saja melawak
Lia Rochmatuz
Belum tau dya sedang berhadapan dgn siapa... seenaknya jidatnya saja menghina orang.. kalau sudah tau ku nyakin dya bakal sujud d kaki Susan
Lia Rochmatuz
Yahhh, knp d situ ydk terdapat namaku sihh
Lia Rochmatuz
Wahhh kim kim tekdung ituh
Lia Rochmatuz
ayo dong d praktekin juga
Lia Rochmatuz
Wahh cantiknya Bidadari desa ini
Lia Rochmatuz
Dasarrrrr, Para suami Pencemburu akut
Lia Rochmatuz
Hareudang Hareudang,, Panas Panaas Panasssssss🤣🤣🤣
Lia Rochmatuz
Cieeeeeeee,, Romannya ada yang kesepian dan merindu ini...😂😂😂
Lia Rochmatuz
Karna kata Ngengggg, terus apa hubungannya dgn dokter yah...???
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!