NovelToon NovelToon
Papaku King Mafia

Papaku King Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Anak Genius / Action
Popularitas:9.7k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Ardio adalah seorang mafia kejam sejak kematian istri yang meninggal karena di bunuh oleh musuhnya, padahal istrinya bari melahirkan seorang bayi.

Setelah kepergian istrinya, ia menjadi bertambah kejam, meskipun begitu, ia sangta lembut kepada putri kecilnya yang bernama Adel, bahkan menggantikan popok pun ia mau bahkan rela begadang agar buah hatinya tidak terganggu oleh masalah.

Hari ini ia sedang mengeksekusi penjahat yang ingin menganggu bisnisnya, Tiba-tiba saja ia mendapat telpon dari pengasuh anaknya jika Adel tidak bisa tidur tanpa dirinya, dan ia rela pulang, dan menyurh anak buahnya untuk mengeksekusi penjahat tersebut.

Meskipun ia mafia kejam, tapi ia adalah ayah yang penyayang.

Adel pun berusia masuk SMA favorit, tapi ia mendapatkan pembullyan daei teman Sekolahnya karena ada seorang pria primadona yang mendekatinya.

Sementara ia tidak sedikit pun menyukai sang primadona tersebut.

Tapi Adel menyimpan sendiri pembullyan itu hingga akhirnya di ketahui oleh Ardio.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

16

Atmosfer kantin SMA Garuda Bangsa siang itu mendadak menjadi riuh dan riuh rendah saat bel istirahat berbunyi.

Di tengah kerumunan murid yang sibuk menyantap makan siang, Devan melangkah masuk dengan gaya percaya diri.

Kali ini, ia tidak datang sendirian. Dua temannya membawakan seikat besar bunga mawar merah dan sebuah kotak beludru hitam.

Langkah Devan terhenti tepat di hadapan meja Adel dan Karin. Seluruh pasang mata di kantin seketika tertuju ke arah mereka.

"Adel," sapa Devan dengan suara sedikit keras, sengaja menarik perhatian seluruh isi ruangan.

Karin yang sedang minum es teh mendadak tersedak. "K-Kak Devan?! Mau ngapain lagi?!"

Devan mengabaikan Karin. Ia berlutut dengan satu kaki di depan Adel, memegang buket bunga mawar merah itu, dan membuka kotak beludru yang berisi kalung perak berliontin berlian kecil.

"Adel, selama dua minggu ini, aku sudah mencoba bertahan dan membuktikan keseriusanku. Aku tahu kamu beda dari cewek-cewek lain di sekolah ini. Kamu tegas, mandiri, dan tidak gampang terpengaruh. Justru karena itu, aku yakin kamu cewek yang aku cari. Mau jadi pacarku?" ujar Devan dengan senyum paling menawan.

Suara sorakan histeris langsung terdengar di seluruh kantin.

"Terima! Terima! Terima!" sorak murid-murid di sekitar mereka, tak sabar menyaksikan momen romantis sang primadona sekolah.

Di sudut kantin dekat pintu masuk, Sisca berdiri mematung. Tangannya mengepal erat, menahan rasa malu dan cemburu.

Pria yang selama ini ia kejar-kejar justru berlutut di depan seorang gadis baru yang dianggapnya tidak selevel.

Tapi Adel sama sekali tidak kebahagiaan. Justru merasa terganggu.

Adel meletakkan sendoknya dengan pelan, lalu berdiri dari kursinya.

"Kak Devan," panggil Adel dengan suara rendah.

"Ya, Del? Kamu mau terima, kan?" tanya Devan optimis.

"Berdiri, Kak. Jangan permalu dirimu sendiri," potong Adel tanpa ragu, menatap ke arah Devan.

Devan tersentak, perlahan berdiri dengan raut bingung. "Maksudmu gimana, Del?"

"Aku sudah bilang berkali-kali. Aku tidak tertarik padamu. Tidak dengan bungamu, kalungmu, atau aksi drama di depan umum seperti ini. Ditolak berkali-kali harusnya membuat Kak Devan paham bahwa jawaban 'tidak' itu mutlak, bukan ajakan untuk makin mengganggu!" lanjut Adel dengan nada tegas.

Seketika katun menjadi sunyi.

Semua orang terperanjat tak percaya apa. yang do ucapkan oleh Adel.

"D-Del... kamu serius?" bisik Devan. dengan mata membulat.

"Sangat serius. Tolong jauh-jauh dariku dan jangan pernah bawa drama murahanmu ini lagi ke hidupku. Karin, ayo kita pergi," jawab Adel dingin.

Adel menarik tangan Karin dan melangkah pergi menembus kerumunan, meninggalkan Devan dengan bunga dan kalung di tangannya dengan menahan malu luar biasa.

Sisca yang menyaksikan pertunjukan itu menjadi bertambah kesal.

"Kurang ajar... berani-beraninya gadis kampung itu menghina kak Devan!" bisik Sisca penuh dengki.

Sheila mendekati Sisca, berbisik panas. "Sis, cewek itu benar-benar melunjak! Kalau dibiarkan, dia bakal bikin kamu makin tidak dihargai di sekolah ini!"

"Tenang saja. Aku tidak akan biarkan dia lolos begitu saja. Kali ini, bukan cuma gertakan. Aku bakal bikin dia berlutut memohon ampun padaku!" kata Sisca dengan nada dingin penuh dengan dendam.

Sementara itu, di balik tiang kantin, seorang siswi yang membawa buku sketsa, yang sebenarnya adalah agen intelijen wanita Ardio, mengetik laporan singkat di perangkat komunikasi tersembunyinya.

"Laporan untuk markas utama. Penolakan publik berhasil dilakukan oleh Non Adel. Target Devan gagal total. Namun, eskalasi emosi dari target Sisca mencapai tingkat bahaya. Diprediksi akan ada tindakan fisik atau pembalasan dalam waktu 24 jam."

Ardio yang membaca pesan itu terbaca di layar utama.

"Bagus! Biarkan gadis kecil bernama Sisca itu melangkah lebih jauh. Makin besar kejahatan yang dia perbuat pada putriku... makin tak tersisa tempat baginya dan keluarganya di kota ini!" gumam Ardio pelan, menyunggingkan senyum penuh misteri yang mengerikan.

1
Ariany Sudjana
wah seru ini
Tosari Agung
kak less buat ardio jadi psikopat karena dia akan dapat target utamanya si voctor itu
Ariany Sudjana
puji Tuhan, Adelia bisa diselamatkan, tetap waspada yah
Diana Lely
Nah gitu dong...bantu anaknya gemes aku bacanya
siti Syamsiar
lanjut thor👍👍👍👍👍
less22: siappppp
total 1 replies
Siiealan
setiap bab terlalu pendek
Ambu Rinddiany Thea
rasain loh ,
Ambu Rinddiany Thea: 😂🤭/Facepalm/
total 2 replies
Ambu Rinddiany Thea
mening ga usah d tutup tutup lah ardio drpd adel ntar tau dr orang lain , mening cerita pelan2 selain pengusaha , papa mu ini seorang mafia /Grievance//Applaud/
less22: ehaaaaa🤣🤣🤣
total 1 replies
Ambu Rinddiany Thea
gas ngeeeeng adel , jadilah wanita terkuat ya 🫠
Ambu Rinddiany Thea
hadiiir ka lessss , maaf baru sempet buka 🤭,klo bisa anaknya juga d ajarin bela diri ya ka les biar yg buli tunduk smaa adel , kasian donk masa ayahnya mafia kelas kakap anaknya ga bisa apa2 ya ka less 🤭 /Pray/
Ambu Rinddiany Thea: iiih keren ath laaah /Ok//Good//Heart/
total 2 replies
Luna
wah MC nya mas duda lagi👍,🤭🤭🤭
less22: asoyyyyyyyyy🤣🤣
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!